Showing posts with label Haid. Show all posts
Showing posts with label Haid. Show all posts

Bila Darah Haid Sedikit, Jangan Panik! Beginilah Cara Melancarkannya!


Melancarkan darah haid yang sedikit - Menstruasi bagi wanita adalah yang wajar terjadi, karena ini merupakan suatu kodrat sebagai seorang wanita. Menjadi pertanyaan besar bila seorang wanita tidak mengalami haid, pastilah disitu ada gangguan yang sedang dialami wanita tersebut. Banyak cara yang dapat dilakukan agar memperoleh siklus haid yang normal.

Normalnya, haid seorang wanita berlangsung selama 3 sampai 8 hari dengan waktu tunggu untuk periode haid berikutnya berkisar 21 hingga 31 hari hingga memperoleh masa haidnya kembali.

Rentang waktu itu bisa kita anggap sebagai tolak ukur menstruasi normal seorang wanita. Dan bila datangnya haid pada diri Anda tidak sesuai dengan waktu-waktu itu, apakah datang lebih awal atau malah tak kunjung datang, bisa jadi Anda sedang mengalami gangguan menstruasi.

Perlu Anda ketahui bahwa, barometer atau patokan ketidaknormalan haid dapat diukur dengan cara lain selain menghitung lama hari masa haid. Salah satu cara yang dapat Anda gunakan untuk mengetahui apakah Anda mengalami haid yang normal atau tidak yaitu dengan mengukur jumlah darah yang keluar pada saat menstruasi.

Pada umumnya, darah menstruasi normal akan keluar sebanyak kurang lebih 20 - 60 ml setiap harinya. Dan apabila jumlah darah menstruasi yang Anda keluarkan kurang atau lebih dari rentangan itu, dapat Anda jadikan suatu pertanda bahwa Anda sedang mengalami masalah menstruasi. Bila menjumpai hal demikian, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi kepada dokter agar dapat dipastikan dengan jelas apa penyebabnya.

Penyebab Darah Haid Sedikit

Sebelum berkonsultasi kepada dokter, beberapa faktor penyebab darah haid sedikit berikut ini mungkin dapat menambah wawasan Anda mengenai darah haid yang sedikit itu.

1. Faktor Psikologis
Volume keluarnya darah yang dikategorikan kedalam kondisi tidak normal biasa disebabkan oleh faktor psikologis. Ada beraneka ragam pemicu suasana psikologi wanita di antaranya: ketakutan yang berlebih, amarah memuncak dan tidak terkontrol, cemas saat menstruasi berkunjung.

Keadaan psikis ini dapat mempengaruhi kondisi fisik wanita yang merangsang pada perubahan hormon yang tidak stabil sehingga memicu keluarnya darah menstruasi yang sedikit.

2. Faktor Kurang Istirahat
Istirahat yang tidak teratur kerap kali disepelekan oleh umumnya manusia. Padahal, istrahat yang cukup sangat berpengaruh pada kondisi tubuh yang sehat dan bugar dalam melaksanakan segala aktivitas.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa pola istrahat yang tidak teratur berpengaruh pada gangguan sistem hormon di dalam tubuh manusia. Saat tubuh mengalami gangguan tersebut, penyakit pun berdatangan. Salah satunya mendorong darah menstruasi keluar dalam jumlah yang relatif sedikit.

3. Faktor Berat Badan
Selain karena faktor psikis dan istrahat yang kurang, berat badan berlebih juga dapat berpangaruh pada volume darah menstruasi yang sedikit. Hal tersebut dipengaruhi oleh kadar hormone enerogen dalam tubuh wanita tidak berjalan beriringan dengan metabolism tubuh.

4. Genetik.
Faktor genetik juga dapat mempengaruhi jumlah darah haid yang keluar. Untuk itu ada baiknya bila Anda menanyakan kepada Ibu atau sodara perempuan apakah mereka juga mengalami hal yang sama. Bila ternyata mereka juga mengalami hal yang sama, ada kemungkinan bahwa yang menyebabkan darah haid Anda sedikit adalah faktor hormon.

Bila demikian, cobalah periksakan ke dokter ahli dan tanyakan apakah hal itu normal ataukah perlu perhatian khusus?

5. Faktor pola hidup
Pola hidup yang tidak sehat juga dapat mempengaruhi jumlah darah haid yang keluar. Seperti terlalu keras berolahraga, berat badan yang naik turun secara drastis itu semua akan mempengaruhi keseimbangan hormon yang memicu jumlah darah yang dikeluarkan pada saat haid.

6. Pemakaian alat kontrasepsi
Alat kontrasepsi juga dapat mempengaruhi jumlah darah haid yang keluar. Seperti bila Anda menggunakan pil KB, pada umumnya, orang yang baru pertamakali menggunakan alat kontrasepsi seperti pil KB akan berdampak pada jumlah darah haid yang keluar.

7. Aspek umur.
Menstruasi sedikit normal terjadi pada kelompok yang barusan alami pubertas, serta pada kelompok yang sebentar lagi mencapai umur menopause.

Dua kelompok ini bisa alami hypomenorrhea lantaran pada umur itu saat terjadinya proses ovulasi belum atau tak teratur serta perubahan susunan endometrial (dinding dalam rahim) alami masalah.

8. Masalah tiroid
Kelenjar tiroid bisa membuahkan hormon yang bisa melindungi metabolisme tubuh. Namun, produksi hormon pada tiroid mungkin alami masalah hingga beresiko pada menstruasi Anda.

Bila Anda menanggung derita hipertiroid (penambahan kandungan hormon tiroid didalam darah), mungkin saja Anda bakal alami darah menstruasi yang sedikit. Pasien hipotiroid (kandungan hormon tiroid didalam darah yang alami penurunan dapat juga alami menstruasi tidak teratur ini.

9. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
Keadaan ini terjadi saat ovarium ditumbuhi oleh kista-kista dalam ukuran amat kecil. Pasien PCOS bisa alami menstruasi sedikit lantaran proses ovulasi alami masalah.

10. Asherman’s syndrome
Keadaan ini bisa bikin dinding sisi dalam rahim (endometrium) meradang, hingga kurangi volume rongga rahim. Tidak hanya menstruasi sedikit, masalah ginekologis ini bisa ditandai juga dengan timbulnya tanda-tanda kram serta nyeri perut.

11. Hamil
Hampir setiap wanita tidak menyadari kehamilannya pada awal kehamilan. Tanda awal kehamilan memang terkadang tidak terlalu nampak dengan jelas. Sehingga banyak orang yang seringkali mengabaikan tanda dan gejala awal kehamilan.


Beberapa diantara mereka tidak merasa bahwa dirinya tengah berbadan dua karena mereka merasa bahwa masih dalam periode haid. Kemungkinan darah yang keluar saat hamil bukanlah darah haid, melainkan pendarahan yang dialami oleh ibu hamil.

Tidak jarang seorang wanita hamil pada awal kehamilan (trimester pertama) mengalami pendarahan atau flek yang seringkali dianggap sebagai darah haid.

Inilah penyebabnya mengapa ada beberapa wanita yang tidak tahu dirinya sedang hamil, bahkan sampai memasuki usia kehamilan 9 bulan. Choi menjelaskan, keluarnya darah seperti haid yang sedikit atau flek pada wanita juga bisa menjadi pertanda kehamilan ektopik, yakni ketika sel telur yang telah dibuahi menempel di tempat lain selain rahim. Jika Anda ragu, lakukan tes kehamilan atau konsultasi ke dokter.

Cara Alami Mengatasi Darah Haid Sedikit

Berikut ini adalah beberapa cara untuk melancarkan darah haid bila Anda mengalami darah haid yang keluar jumlahnya sedikit.

a Kunyit
  • Siapkan beberapa bahan yang akan diracik sebagai ramuan herbal. Bahan tersebut antara lain adalah 2 kunyit, 2 biji cengkeh, 4 kapulaga, 3 lembar daun srigading, serta ketumbar, jinten hitam, dan juga pala secukupnya.
  • Setelah semua bahan tersedia, cucilah semuanya dengan menggunakan air bersih.
  • Tumbuk bersama sampai dengan halus.
  • Jika tumbukan telah halus, seduhlah tumbukan tersebut dengan menggunakan air panas kurang lebih satu gelas.
  • Saring campuran air dan tumbukan tersebut, kemudian minumlah ramuan herbal ini secara rutin beberapa hari sekitar 1 sampai dengan 2 kali dalam sehari.

b. Calincing
  • Siapkan 30 gr calincing segar yang 10 gr diantaranya adalah calincing kering
  • Siapkan 20 gr jahe dan iris tipis
  • Cucilah dengan bersih calincing dan jahe yang telah disiapkan
  • Usai itu rebus semua bahan dengan air sebanyak 400 cc sampai dengan mendidih dan hanya menyisakan kurang lebih 200 cc air saja
  • Saringlah kemudian minum secara teratur

c. Daun Dewa
  • Pertama-tama siapkan terlebih dahulu 15 gr daun dewa dan juga 5 gr bunga pacar air yang berwarna putih
  • Cucilah kedua bahan menggunakan air bersih
  • Rebus dengan air sebanyak 500 cc sampai mendidih dan berkurang serta menyisakan sebanyak 200 cc saja
  • Saring ramuan dan minumlah

d. Lidah Buaya
Lidah buaya adalah tanaman yang telah terbukti memiliki banyak khasiat. Salah satu khasiat dari lidah buaya adalah mengatasi siklus menstruasi abnormal, alias tidak lancar.

Bagi anda yang mengalami siklus menstruasi tidak lancar dan juga darah yang keluar saat menstruasi sedikit, cobalah untuk memanfaatkan daun lidah buaya untuk dijadikan jus yang kemudian diminum secara teratur. Mengonsumsinya secara teratur akan bermanfaat untuk melancarkan siklus menstruasi.

e. Istirahat yang cukup
Kurang istirahat merupakan salah satu faktor yang menyebabkan darah menstruasi keluar dalam volume yang kecil. Nah, oleh karena itu diperlukan istirahat yang cukup agar tubuh tidak mudah terserang penyakit.

Luangkan sedikit waktu untuk mengistirahatkan pikiran dari kejenuhan dengan cara berlibur atau melakukan hobi yang membuat hati gembira. Jauhkan beberapa kegiatan yang dapat menimbulkan perasaan stress.

Imbangi cara mengatasi dara haid sedikit ini dengan pola hidup sehat dengan mengkomsmsi buah dan sayuran. Mudahan bermanfaat

Baca juga: Cara mengatasi telat haid

Hal-hal yang Dilarang Saat Menstruasi (Antara Mitos dan Fakta)

Mitos dan Fakta Seputar Haid - Haid atau menstruasi merupakan siklus bulanan yang memang normalnya terjadi pada wanita. Darah haid yang keluar lewat daerah kewanitaan merupakan suatu proses ketika sel telur wanita yang sudah matang dan tidak dibuahi, maka akan meluruh dengan sendirinya, proses ini lebih dikenal dengan istilah menstruasi atau haid.

Bila seorang wanita telah mengalami haid, beberapa perubahan tentu akan terjadi pada gadis tersebut. Salah satunya adalah perubahan hormonal, mood swing, nafsu makan yang menggila, rasa nyeri di sekujur tubuh, pusing, dan bahkan nafsu untuk berhubungan badan lebih tinggi.

Perubahan-perubahan semacam ini mengharuskan seorang wanita untuk belajar mengontrol dirinya agar tidak menuruti perubahan hormonal tersebut.

Berikut ini adalah beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan ketika haid seperti yang dilansir dari boldsky.com.



1. Berhubungan seks 
Hal pertama yang harus dihindari adalah berhubungan seks ketika haid. Selain karena faktor agama, berhubungan badan saat menstruasi akan berdampak buruk pada kesehatan Anda.

Banyak kerugian yang akan anda peroleh ketika melakukan hubungan seks ketika pasangan anda sedang mengalami menstruasi.

Salah satunya yang akan mengancam kesehatan anda adalah infeksi pada alat kelamin yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.

Beberapa dasar yang menjadi larangan berhubungan badan saat menstruasi adalah:

Saat sedang datang bulan, organ reproduksi wanita cenderung tidak steeril akibat dari peluruhan dinding rahim, sehingga pembuluh darah disekitar dinding rahim menjadi terbuka yang berarti sangat rentan sekali terkena infeksi

Selain itu, melakukan hubungan badan saat menstruasi beresiko mengalami kemadian mendadak bagi pelakunya. Karena pada saat menstruasi banyak pembuluh darah yang terbuka, dan aktivitas seksual yang dilakukan bisa menyebabkan udara masuk ke dalam pembuluh darah hingga ke jantung, dan hal ini sangat membahayakan.


2. Makan yang berlebihan
Setiap wanita memiliki perbedaan soal pola makan ketika menstruasi. Ada sebagian wanita yang memiliki penurunan nafsu makan dan ada pula sebagian wanita yang memiliki nafsu makan semakin menggila ketika sedang haid.

Tentu bila hal ini dibiarkan, akan berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Ketika menstruasi, Anda akan kehilangan banyak darah sehingga anda harus tetap makan makanan sehat secara teraturr agar kondisi tubuh tetap bugar ketika menstruasi sedang bertamu.



3. Bekerja terlalu keras
Saat menstruasi, wanita sebaiknya tidak bekerja terlalu keras. Sebab rasa nyeri yang muncul saat menstruasi dan dipadukan dengan kerja yang keras akan membuat rasa nyeri tersebut semakin memburuk. 

4. Jarang mengganti pembalut 
Saat mens, pembalut merupakan hal utama yang pasti dipakai wanita. Jangan malas untuk menggantinya terutama jika darah mens Anda sedang banyak-banyaknya. Alasan utamanya adalah untuk mencegah Anda dari infeksi vagina. 

5. Tidak menjaga kebersihan tubuh 
Selain harus mengganti pembalut dengan rutin, Anda juga tidak boleh lupa untuk menjaga kebersihan tubuh terutama di organ intim Anda. Hal ini bermanfaat untuk menghindarkan tubuh Anda dari berbagai macam bakteri penyebab infeksi.

6. Mengkonsumsi Kafein
Dikutip dari Women’s Health, saat menstruasi seorang wanita tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein, karena pada saat menstruasi sedang datang, biasanya perut cenderung kembung dan sensitif.

Sehingga ketika seorang wanita mengkonsumsi kafein saat menstruasi hal itu justru akan memperburuk kondisi perut yang tidak nyaman dan kembung bahkan bisa memperparah kram perut akibat menstruasi.


Itulah beberapa hal yang sebaiknya dihindari ketika menstruasi sedang bertamu.

Inilah Fakta yang Perlu Remaja Ketahui Saat Menstruasi (Menarche) Petamanya




Firdaus45.com - Fakta Seputar Menstruasi Pertama | Setiap remaja mungkin akan memiliki perbedaan kapan mereka pertama kali merasakan menstruasi. Namun yang jelas, setiap wanita pasti akan mengalami menstruasi, meskipun waktunya berbeda-beda. Menstruasi pertama seorang gadis akan diperoleh ketika beberapa tanda atau gejala sudah mulai dirasakan, seperti 
  1. Perubahan payudara
  2. Tumbuhnya bulu pada area tertentu
  3. Adanya bercak noda pada celana dalam
Baca selengkapnya: Tanda Haid Pertama Pada Remaja

Itu adalah beberapa tanda bahwa menstruasi pertama akan segera datang, bila tanda itu sudah muncul maka si gadis harus mengetahui apa saja persiapan yang harus dilakukan dalam menghadapi menstruasi pertama. (Baca: Hal yang wajib dilakukan ketika haid pertama berkunjung)

Menstruasi yang baru pertama kali dirasakan oleh wanita disebut dengan istilah menarche. Bila seorang gadis sudah mengalami menarche, itulah tanda bahwa gadis tersebut sudah memasuki usia puber.

Berikut ini adalah beberapa fakta seputar menarche yang harus diketahui oleh setiap gadis. 

1. Waktu Menstruasi
Normalnya, menstruasi pertama terjadi pada usia 11-14 tahun, namun ada sebagian gadis yang mengalami menstruasi pada usia 9 tahun, ada juga yang mengalaminya ketika usia 20 tahun.

Perbedaan waktu dalam mengalami menstruasi pertama setiap gadis ini adalah permasalahan yang normal terjadi. Banyak faktor yang menjadi penyebab perbedaan menstruasi pertama pada setiap gadis. Beberapa faktor diantaranya yaitu, pola makan, stress, dan aktivitas fisik. 

Jadi kamu tidak perlu merasa bahwa ada yang tidak normal pada diri kamu bila lebih awal atau lebih akhir mengalami menstruasi dibanding teman-teman sebayamu. Karena itu adalah hal wajar saja terjadi. Hal yang harus kamu ketahui adalah faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya menstruasi pertama.

2. Faktor yang mempengaruhi menstruasi pertama
Beberapa faktor, seperti faktor lingkungan dan sosial, bisa memengaruhi terjadinya menarche dini, seperti:
  1. Anak perempuan yang obesitas dan kurang melakukan olahraga
  2. Ketegangan atau stres yang berasal dari keluarga
  3. Anak perempuan yang lahir dengan berat badan rendah
  4. Anak perempuan yang sudah mengenal rokok
  5. Ibu yang mengalami preeklampsia saat kehamilan anaknya tersebut

Selain itu, beberapa faktor dibawah ini juga dapat mempengaruhi menarche yang terlambat bagi sebagian wanita. 
  1. Kadar lemak tubuh berada di bawah 15-22% dari total berat badan. Tidak saja memengaruhi menarche yang lebih lambat, kadar lemak tubuh yang sangat rendah juga dapat memengaruhi lonjakan pertumbuhan (growth spurt).
  2. Anak perempuan dengan diabetes mellitus tipe 1

3. Hal yang terjadi pada saat menstruasi pertama
Ketika menstruasi pertama baru menghampiri, seorang anak gadis mungkin akan merasa tegang dan lebih emosional sehingga mereka lebih mudah marah ataupun menangis. Perubahan emosi pada setiap gadis ini terjadi tanpa ada alasan yang jelas.

Bagi sebagian wanita, menstruasi pertama yang berkunjung mungkin akan membuat berat badannya menurun, perut merasa kembung, kram pada bagian pertu, punggung, atau kaki. Payudara juga akan terasa menjadi lebih lembut. Hal ini biasanya disebut dengan premenstrual syndrome (PMS).

Baca juga: Mengatasi Perut Kembung Saat Haid

Beberapa bulan sebelum menarche, anak perempuan juga biasanya mengalami keputihan. Hal ini adalah normal terjadi sebagai persiapan untuk terjadinya menarche. Kemudian, pada saat sistem reproduksi anak perempuan sudah matang, Anda akan mengalami menarche.

Pada saat menarche, anak perempuan akan menemukan darah di celana dalamnya. Darah ini keluar dari v4gina. Darah ini berwarna kecoklatan dan baru keluar dalam jumlah sedikit pada beberapa hari pertama menarche, kemudian akan berubah menjadi merah dan jumlahnya bertambah banyak pada hari-hari berikutnya. Pada saat ini, anak perempuan harus memakai pembalut untuk membantu menampung darah yang keluar.

Pada periode pertama, biasanya menarche atau menstruasi terjadi secara tidak teratur. Menstruasi akan mulai teratur memasuki tahun kedua. Pada menstruasi yang terjadi di tahun-tahun awal juga biasanya lebih lama berlangsung dan lebih banyak.

Baca juga: Cara mengatasi telat haid

Periode menarche atau menstruasi biasanya akan berlangsung selama 3-7 hari setiap bulannya. Namun, jangan khawatir, menstruasi setiap bulan tidak akan menghalangi Anda untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

4. Anda sudah dapat DIHAMILI (Jadi berhati-hatilah dengan laki-laki hidung belang) 
Ya, menarche juga berarti anak perempuan sudah bisa hamil jika sudah melakukan hubungan seksual. Jika ada yang bilang bahwa melakukan hubungan seksual pertama kali tidak akan menyebabkan kehamilan, maka ini salah. Hamil tidak berhubungan dengan sudah berapa kali Anda melakukan hubungan seksual. Hamil bisa terjadi saat sel telur dari perempuan dilepaskan oleh ovarium bertemu dengan sperma dari laki-laki. Jika Anda berhubungan seksual mendekati waktu sel telur dilepaskan, maka kemungkinan hamil bisa terjadi.

Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa anak perempuan yang baru mendapat menarche belum bisa hamil karena tubuhnya belum siap untuk hamil. Anggapan ini salah besar! Berapa pun usia anak perempuan, 11 tahun, 12 tahun, 13 tahun, lebih muda, atau lebih tua dari ini, jika ia sudah mendapatkan menarche, maka ia sudah bisa untuk hamil, walaupun tubuhnya belum cukup matang untuk hamil. Anak perempuan yang sudah menarche, setiap bulan ia akan melepaskan sel telur, yang jika bertemu dengan sperma maka kehamilan bisa terjadi, dan jika sel telur ini tidak dibuahi oleh sperma, maka menstruasilah yang akan terjadi.

Semoga dapat bermanfaat buat kalian para gadis yang mungkin sedang menunggu menstruasi pertamanya atau yang sedang mencari-cari informasi seputar menstruasi pertama. Tetap jaga diri dan kesucian anda, jangan biarkan burung kutilang bernyanyi pada daearah kewanitaan anda yang suci itu. Tetap jaga lapisan tipis supaya tidak robek sampai nanti kamu menikah nanti.
Inilah Hal yang Harus Dilakukan Bagi Kamu yang Baru Pertama Kali Merasakan Menstruasi

Inilah Hal yang Harus Dilakukan Bagi Kamu yang Baru Pertama Kali Merasakan Menstruasi

Firdaus45.com - Wanita yang tidak pernah mendapatkan informasi seputar haid pastilah akan merasa heran sekaligus takut bila secara mendadak keluar darah pada daerah kewanitaan.

Rasa panik dan malu untuk bertanya pada orang tua sudah tentu, terlebih jika haid pertama kali terjadi pada saat malam hari. Mungkin akan membuat kamu bingung bagaimana mencuci celana dalam yang sudah penuh dengan darah. Anda beranggapan bahwa orang tua tidak boleh mengetahui hal ini, karena takut dimarahi atau ditanyai yang aneh-aneh.



Semua hal tersebut adalah wajar sekali terjadi, sehingga diperlukan bimbingan, arahan serta pemahaman dari kedua orang tua bahwa si anak sudah beranjak dewasa dan memiliki tanggung jawab lebih terhadap mahkotanya tersebut.

Jika Anda belum pernah mengalami menstruasi dan sedang mencari-cari informasi seputar menstruasi, Anda tidak salah membaca artikel ini.

Sekilas akan dijelaskan mengenai apa saja gejala awal menstruasi akan datang. Berikut ini adalah beberapa gejala yang pada umumnya dialami oleh setiap wanita yang baru pertama kali merasakan haid pertamanya yaitu

1. Perubahan fisik
Perubahan fisik seorang gadis yang akan mengalami menstruasi pertamanya adalah membesarnya payudara.


Selain payudara, bila seorang gadis akan memperoleh haid pertamanya, pada daerah kewanitaan akan mulai tumbuh bulu halus.

Perubahan fisik tersebut dapat kamu jadikan sebagai penanda awal bahwa kamu akan segera mendapatkan haid pertamamu. Jadi persiapkan dengan baik dirimu.

2. Keluarnya lendir atau noda coklat yang menempel pada celana dalam
Seorang gadis yang akan mengalami haid pertama kali pasti ditandai dengan munculnya lendir. Lendir ini pada umumnya akan keluar 6 bulan sebelum darah haid pertama keluar.

3. Perubahan Hormonal
Bagi kamu yang bukan praktisi medis, perubahan hormonal tanda awal menstruasi memang seringkali terabaikan. Perubahan ini memang tidak berhubungan langsung dengan daerah kewanitaan yang kamu rasakan.

Perubahan hormonal lebih kepada naik turunnya emosi, dan mood yang tidak menentu.

4. Premenstrual Syndrome atau lebih dikenal dengan istilah PMS
Pada saat baru pertama kali merasakan haid, beberapa gejala dan keluhan semacam ini seringkali terjadi.

Rasa sakit pada bagian bawah perut sering dialami oleh setiap gadis yang baru mendapatkan menstruasinya. Rasa nyeri tersebut biasanya dikenal dengan istilah dismenore atau nyeri haid

Dismenore atau nyeri haid merupakan suatu kejadian alami yang diakibatkan oleh kontraksi otot rahim. 

selain itu, gejala lain seperti perut kembung, sakit kepala, dan terkadang membuat orang tersebut mudah sekali lelah. (baca: Cara mencegah perut kembung saat haid)

Selengkapnya: Tanda awal haid akan segera datang

Tips Memperiapkan Diri Menghadapi Menstruasi Pertama

Bila kamu sudah mengetahui apa saja yang merupakan tanda dan gejala awal bahwa haid pertama akan datang, yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah memperisapkan diri untuk menghadapi haid pertamamu. 

Apa saja yang harus dipersiapkan? yuk simak penjelasannya dibawah ini.

1. Pahami apa itu siklus menstruasi 
Siklus menstruasi merupakan periode kapan menstruasi ke 2 kamu peroleh. 

Dengan memahami siklus menstruasi ini, kamu akan mudah mempersiapkan diri jauh hari sebelum menstruasi datang. Sekaligus untuk membiasakan diri dalam mempersiapkan kebutuhan selama menstruasi.

2. Siapkan Pembalut
Menstruasi pertama memang datang tanpa harus permisi. Akan tetapi bila kamu sudah mengetahui tanda awal menstruasi akan datang, yang harus kamu lakukan untuk mengantisipasinya adalah dengan menyiapkan pembalut.

Pembalut digunakan untuk menahan darah yang keluar dari daerah kewanitaan agar tidak berceceran kemana-mana. 

Bila sedang bepergian, sangat disarankan untuk membawa pembalut cadangan sebagai ganti. Tujuannya adalah untuk dapat diganti sesegera mungkin bila pembalut sudah penuh dengan darah.

Saat memilih pembalut, sebaiknya pilihlah yang sesuai dengan kondisimu, atau pilihlah pembalut yang mampu menampung banyak darah dengan daya serap tinggi agar daerah kewanitaanmu tetap terjaga kebersihannya.

3. Siapkan obat atau ramuan tradisional pereda nyeri
Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa gejala yang pada umumnya terjadi saat menstruasi pertama adalah munculnya rasa nyeri pada bagian perut bawah.

Bagi sebagian orang nyeri haid akan sangat mengganggu aktivitas. Namun, ada juga yang tidak terlalu merasakan sakit ketika haid pertama datang
Disarankan meminum pereda rasa nyeri bila memang kamu tidak dapat menahan rasa sakit yang ditimbulkannya. 

4. Kurangi aktivitas fisik
Bagi kamu yang gemar olahraga, jalan-jalan, dan lain sebagainya, sebaiknya kurangi kegiatan tersebut bila haid sedang menghampirimu.
Sebenarnya tidak ada larangan, hanya saja menjaga diri agar darah menstruasi tidak jatuh berceceran tanpa disadari. 

Terlebih bila haid pertama dibarengi dengan nyeri haid, maka sebaiknya beristirahatlah yang cukup. Konsumsi makanan sehat penyubur sel telur agar kualitas sel telur tetap terjaga.

Jaga cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup agar terhindar dari dehidrasi. 

5. Siapkan pembersih daerah kewanitaan
Darah haid merupakan darah kotor yang harus dikeluarkan. Akan menimbulkan masalah lain bila kamu tidak rajin menjaga kebersihan daerah kewanitaan.

Beberapa masalah kesehatan bila kamu tidak rutin membersihkan daerah kewanitaan selama masa haid diantaranya yaitu keputihan, bau tidak sedap pada daerah kewanitaan, dan juga dapat berakibat munculnya kista yang dapat memicu kanker servik.
Saat haid datang, sering-seringlah mengganti pembalut yang sudah penuh dengan darah. Jangan lupa untuk mencuci bersih daerah kewanitaan agar darah yang diluar tersapu air. 

Bila tidak mengetahui dengan baik soal pembersih daerah kewanitaan, jagan gunakan obat tersebut.

Bila salah pemakaian, malah justru akan merusak pH pada daerah kewanitaan sehingga menyebabkan kuman tumbuh subur dan menyebabkan penyakit menular seksual.

Tidak usah terlalu panik menghadapi darah menstruasi, pada intinya selalu utamakan menjaga kebersihan daerah kewanitaan kamu selama masa subur datang. 
Cara Mengatasi Telat Datang Bulan / Haid Secara Cepat dan Alami

Cara Mengatasi Telat Datang Bulan / Haid Secara Cepat dan Alami

Cara Mengatasi Telat Datang Bulan / Haid - Bagi sebagian wanita, siklus menstruasi terkadang berjalan sesuai dengan jadwal, terkadang pula tidak sesuai dengan jadwal. Haid seringkali maju, namun lebih sering telat. Keterlambatan datang bulan inilah yang menyebabkan seorang wanita harus pandai-pandai mensiasati bila sewaktu-waktu tamu bulanan datang padanya.

Penyebab telat haid secara umum tidak dapat disamakan antara wanita yang satu dengan wanita yang lainnya. Banyak kemungkinan yang menjadi penyebab seorang wanita mengalami telat datang bulan, dan biasanya kebanyakan orang menganggap bahwa telat datang bulan merupakan tanda awal kehamilan.

Memang benar bila telat menstruasi merupakan tanda awal kehamilan. Akan tetapi, tanda kehamilan biasanya akan dibarengi dengan gejala yang lainnya seperti mual, muntah, sakit kepala, demam, badan cepat lelah dan lain sebagainya.



Lantas, Apa yang Menjadi Penyebab Terlambat Datang Bulan pada Seorang Wanita?

Menstruasi pada seorang wanita terjadi karena terjadinya peluruhan dinding pada bagian dalam rahim. Darah haid yang keluar merupakan darah dari sel telur yang tidak dibuahi dan hal ini berbeda dengan kasus anovulasi (sel telur yang gagal matang). Ovarium secara teratur akan menghasilkan sel telur, bila ovarium terlambat menghasilkan sel telur maka akan terlambat pula sinyal yang dikirimkan ke rahim sehingga menyebabkan keterlambatan menstruasi. 

Bagi yang menginginkan untuk cepat hamil, hal ini tentu akan menjadi masalah utama. Karena dengan masalah ini, pasangan tersebut akan kesulitan untuk menentukan masa subur. Pada kasus normal, seorang wanita biasanya memilki siklus menstruasi setiap 28 hari.
Adakah faktor lain yang menyebabkan menstruasi sering terlambat? Mungkin penjelasan di bawah ini akan membantu Anda menemukan jawabannya.

Masalah yang pertama adalah masalah psikis.
Rasa stres pada seorang wanita kemungkinan besar berpengaruh terhadap kesuburan seorang wanita. Ketika stres, biasanya seseorang akan mengalami ketidakseimbangan hormon. Gangguan keseimbangan hormon juga menjadi salah satu penyebab anovulasi yaitu PCOS atau Polycystic Ovary Syndrome.

Polycystic Ovary Syndrome sendiri dapat mengakibatkan hormon kesulitan mengatur keseimbangan pelepasan sel telur, haid tidak teratur dan tentunya infertilitas.

Faktor Usia
Perubahan usia menjadi sangat krusial bagi kesuburan seseorang, baik wanita dan pria. Pada usia remaja, hormon tubuh seringkali mengalami perubahan, penyesuaian tubuh terhadap perubahan hormon terkadang juga dapat menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi.

Pada usia 45-55 tahun merupakan awal seorang wanita memasuki masa menopause. Perubahan ini akan membuat tubuh kembali mengalami masa perubahan yang juga menyebabkan haid tidak lancar bahkan sudah tidak lagi mengalami menstruasi karena tidak lagi memproduksi sel telur. Sehingga bagi Anda yang sudah memasuki usia 45-55 ada kemungkinan bahwa masa menopause sudah terjadi pada diri Anda. Sebaiknya tanyakan pada dokter agar lebih jelas.

Faktor PCOS
Diatas sudah disebutkan sedikit mengenai PCOS atau polycystic ovary syndrome.  Ketika seorang wanita mengalami PCOS, tubuh akan menghasilkan lebih banyak hormon pria Androgen-Testosteron ketimbang hormon wanita Estrogen dan Progesteron.

PCOS ini akan mengakibatkan ovum tidak mampu lagi memproduksi sel telur secara sempurna. Sehingga proses ovulasi tidak dapat terjadi yang pada ujungnya menstruasi tidak dapat terjadi. Selain itu, juga akan berdampak pada telah haid dalam waktu yang cukup lama, bisa hitungan minggu bahkan hitungan bulan. Lebih buruk lagi, hal ini akan menyebabkan seorang wanita susah mendapatkan keturunan.

Faktor berat badan
Berat badan yang berubah secara mendadak juga dapat menjadi penyebab keterlambatan datang bulan. Alasannya adalah, berat tubuh dibawah ideal akan menyebabkan fungsi organ tubuh tidak maksimal, termasuk juga pada organ kewanitaan. Sedangkan jika berat badan terlalu ekstrim dibawah berat ideal, maka tidak akan terjadi ovulasi sama sekali. Hal ini mungkin karena tubuh memutuskan bahwa sedang tidak berada dalam kondisi ideal untuk memiliki keturunan.

Saat tubuh mengalami penambahan berat badan secara pesat, hormon insulin juga akan mengalami peningkatan sehingga mengakibatkan ketidakseimbangan hormon-hormon lainnya.

Faktor Kelainan
Kelainan di sini dibedakan menjadi dua macam, yaitu kelainan anatomi dan non-anatomi.

Kelainan anatomi lebih disebabkan karena faktor penyakit kista ovarium (kista indung telur), myoma uteri, dan juga kanker yang bisa membuat siklus haid terlambat atau tertunda.

Sedangkan untuk faktor non-anatomi bisa berupa gangguan hormonal seperti yang tadi sudah dijelaskan. Faktor non-anatomi lain yang bisa menjadi penyebab terlambat datang bulan adalah penggunaan alat kontrasepsi yang mengakibatkan pembekuan darah.

Cara Mengatasi Terlambat Datang Bulan dengan Metode Alami
Faktor penyebab telat haid di atas memang tidaklah sama bagi setiap wanita. Namun bila Anda mengalami masalah telat menstruasi, yang pertama harus Anda lakukan adalah tetap tenang dan sebisa mungkin hindari rasa stres.

Hindari berpikiran negatif yang terlampau jauh sebelum fakta-fakta terkait keterlambatan datang bulan yang sedang Anda alami. Untuk itu, ada baiknya bila Anda selalu mengecek kondisi tubuh Anda, baik dari segi mental, kebugaran, asupan nutrisi dan vitamin atau yang lainnya.

Rasa stress ditambah penat akibat aktivitas yang terlampau diporsir juga menjadi penyebab perubahan hormon pada seseorang. Dan bisa jadi inilah yang menjadi penyebab telat haid yang Anda alami.  Bila masalahnya adalah faktor psikologis, maka yang harus Anda lakukan adalah menenangkan diri Anda, hibur, dan pulihkan kondisi mental Anda dengan cara-cara yang Anda sukai. Usahakan juga untuk tetap mencukupi kebutuhan tidur Anda.

Melancarkan atau bahkan mempercepat haid agar siklusnya kembali normal dapat Anda lakukan dengan menerapkan pola hidup sehat. Seperti berolahraga secara teratur, mengkonsumsi makanan yang sehat, merupakan upaya yang dapat Anda lakukan supaya menstruasi lancar.

Beberapa makanan dan minuman memang dipercaya dapat memperlancar haid, salah satunya adlah jeruk nipis. Dengan rajin mengonsumsi perasan air jeruk nipis akan membantu anda menormalkan kembali siklus haid Anda. Tidak hanya itu saja, rutin mengkonsumsi air jeruk nipis juga akan membantu Anda menjaga daya tahan tubuh Anda, mencukupi kebutuhan vitamin C.

Tidak hanya dengan jeruk nipis, bila Anda gemar mengkonsumsi jamu paitan, segelas air rebusan daun sirih juga dapat membantu Anda dalam melancarkan haid. Bila Anda hendak minuman rebusan daun sirih, sebaiknya tidak dicampur dengan garam, karena akan membuat lambung terasa perih. Daun sirih saja sudah cukup membuat lambung Anda terasa perih. Jangan dipaksakan bila Anda tidak terbiasa meminumnya.

Bila segala upaya telah Anda lakukan dengan cara berbagi informasi dan tetap haid Anda tidak kunjung lancar, maka segeralah berkonsultasi pada dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Inilah Tanda-tanda Haid / Menstruasi Pertama Akan Segera Datang pada Seorang Remaja

Inilah Tanda-tanda Haid / Menstruasi Pertama Akan Segera Datang pada Seorang Remaja

Tanda-tanda Haid / Menstruasi Pertama Akan Segera Datang Pada Gadis Remaja - Menstruasi atau haid adalah siklus bulan yang menjadi ciri khas dari seorang gadis remaja.

Haid pertama seorang gadis akan diperoleh ketika gadis tersebut sudah matang secara biologis yang menjadi penanda bahwa gadis sudah memasuki masa pubertas.

Pada umumnya, haid pertama kali akan dibarengi dengan rasa nyeri di bagian perut (Baca: Nyeri Haid).

Oleh karena itu, penting bagi seorang gadis untuk mengetahui bagaimana cara merawat daerah kewanitaan untuk mempersiapkan haid pertamanya.

Pada umumnya, setiap wanita gadis tidak terlalu mengerti akan perubahan tubuhnya. Apabila secara mendadak didapati ada bercak darah di dalam pakaian dalam, maka rasa panik dan bingung akan menghampiri gadis  tersebut.

Oleh karena itu, penting kiranya setiap gadis memperoleh pemahaman mengenai haid secara menyeluruh. Persiapan pertama yang perlu diketahui yaitu tanda-tanda yang muncul dari tubuh yang menjadi penanda bahwa haid pertama akan segera datang.

Tanda-tanda Menstruasi akan Segera Datang


Beberapa tanda-tanda haid yang akan segera dapat diamati secara jelas seperti penjelasan berikut ini



1. Usia gadis
Pada umumnya, seorang wanita mendapatkan haid pertamanya ketika Dia berusia 8-15, usia yang masih sangat belia untuk mengerti soal masalah reproduksi wanita.

Hal ini menjadi penyebab bahwa peran orang tua sangat penting dalam mendampingi anak gadisnya dan memberikan pemahaman mengenai apa itu menstruasi.

Usia yang masih sangat belia tersebut membuat sebagian wanita akan panik, bingung dan malu jika harus menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ke dua orangtuanya.

Haid pertama seorang gadis berbeda-beda, ada  beberapa gadis memperoleh haid pertamanya ketia berusia 8 atau 9 tahun. Adapula yang memperoleh haid pertamanya ketika berusia 14 atau 15 tahun.

Sebenarnya hal ini adalah kejadian yang normal terjadi, karena kematangan setiap gadis berbeda-beda. Ada faktor lain yang menyebabkan anak perempuan lebih cepat matang secara biologis.

Dalam bahasa medis, seorang anak perempuan yang telah mendapatkan haid pertama disebut dengan istilah menarche atau puber. Dalam hal ini, Gen sangat mempengaruhi kapan gadis tersebut memperoleh haid pertamanya.

Menstruasi pada seorang anak perempuan akan datang sendiri pada waktunya, sehingga tidak dapat dimajukan atau dimundurkan waktunya. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda bertama kepada Ibu atau kakak perempuanmu, kapan mereka mendapatkan haid pertamanya. Ada kemungkinkan kamu juga akan mendapatkan haid pertamamu di usia yang sama seperti mereka.

Jika usiamu sudah menginjak angka 16 dan kamu masih juga belum mendapatkan haid, ada baiknya periksa ke dokter untuk mengetahui apakah ada sesuatu yang salah.

2. Perhatikan perubahan dan pertumbuhan payudara 
Saat anda akan mendapatkan haid pertama anda, perubahan pada payudara menjadi sangat terasa. Salah satu tanda seorang gadis akan memasuki masa puber yaitu payudara yang semakin membesar, terasa lunak dan lebih sensitif. 

Setiap anak memiliki perubahan yang berbeda-beda, ada yang cepat dan ada juga yang lambat. Penting untuk anda ketahui, bahwa payudara yang anda miliki akan memiliki ukuran yang berbeda antara payudara kanan dan payudara kiri. Akan tetapi, jangan merisaukan hal ini, karena ini adalah hal yang wajar. Pada akhirnya nanti, kedua payudara anda akan memiliki ukuran yang sama, meskipun tidak benar-benar sama.

Ketika payudara anda tumbuh dan membesar dengan sangat cepat, biasanya juga akan dibarengi dengan rasa sakit pada bagian puting. Untuk melindungi payudara, sebaiknya anda mulai mengenakan bra. Mengenakan bra yang sesuai ukuran juga akan menjaga bentuk payudara agar tidak mengendur saat masa pertumbuhan. (Baca: Tips memilih bra yang sehat)

Menstruasi akan datang ketikan payudara sudah mulai tumbuh. Namun, ada sebagian orang yang baru mendapatkan haid beberapa tahun setelah payudaranya tumbuh. Sekali lagi, keadaan ini berbeda-beda bagi tiap orang. Namun setidaknya kamu sudah bisa mengira-ngira kapan kamu akan mendapat menstruasi pertama. (Baca: Cara mempertahankan payudara tetap kencang)

3. Tumbuhnya bulu, baik di kaki, lengan, ketiak dan daerah kewanitaan
 Munculnya bulu di beberapa bagian tubuh juga menjadi tanda bahwa haid pertama akan segera anda dapat. Bulu yang tumbuh di daerah kemaluan disebut dengan rambut pubes. Bulu ini memiliki tekstur yang kasar dan gelap. Dengan tumbuhnya bulu di daerah ini, berarti anda harus lebih sering-sering membersihkan daerah kewanitaan. Jika anda malas untuk membersihkannya, maka perlahan akan muncul bau tidak sedap pada daerah kewanitaan anda. (Baca: Cara menjaga daerah kewanitaan agar tidak bau)

Selain daerah kewanitaan, pada daerah ketika juga akan ditumbuhi bulu. Bulu yang tumbuh pada daerah ketiak anda akan menyebabkan anda lebih mudah berkeringat dan menimbulkan bau yang kurang sedap pada area sekitar ketiak. Jangan risau, anda dapat mengatasi masalah ini dengan menggunakan deodoran. Atau anda juga bisa mencukur bulu ketiak anda, akan tetapi saat anda mencukur bulu ketiak akan terasa sangat geli dan mengganggu. Rasa geli perlahan menghilang seiring tumbuhnya bulu. (Baca: Apakah deodoran dapat memicu kanker payudara?)

4. Bercak-bercak noda di celana dalam / sekresi serviks
Biasanya yang sering diabaikan yaitu bercak noda putih kekuningan atau kehijuan 6 bulan sebelum haid pertama datang atau juga terjadi pada 1-2 hari sebelum waktu haid datang.

Cairan yang dikeluarkan adalah seperti susu putih dan biasanya kondisi ini terjadi sebelum waktunya haid datang. Noda ini akan semakin gelap dan kental menjelang minggu-minggu akhir haid pertamamu. Oleh karena itu jangan pernah abaikan gejala-gejala kecil yang muncul pada dirimu. Tanda haid satu ini merupakan tanda bahwa haid sebentar lagi akan datang dan merupakan sebuah keadaan yang normal. Jika mulai mengalami hal ini, maka bersiaplah karena Anda akan kedatangan tamu 1-2 hari setelahnya.

Untuk mengatasi masalah ini, anda dapat menggunakan pembalut agar noda-noda tersebut tidak sampai mengenai celana dalam kamu.

Saat memilih pembalut, sebaiknya pilihlah yang dianjurkan oleh dokter, bertekstur halus dan yang lebih penting saat digunakan terasa nyaman dan tidak menimbulkan rasa gatal di daerah selangkangan yang mengakibatkan selangkan menjadi hitam akibat gesekan dengan pembalut dan celana dalam.(Baca: Cara memutihkan selangkangan secara alami)

Tidak semua noda yang keluar pertama kali itu merupakan tanda haid pertama akan datang. Bisa jadi noda tersebut bertanda bahwa ada infeksi atau luka di badian dalam tubuh anda.

Saat terjadi infeksi di bagian dalam tubuh, noda yang keluar memiliki tekstur yang kental dengan bau yang tidak sedap dan dibarengi dengan gatal pada daerah kewanitaan. Jika ini terjadi, kamu harus segera mengunjungi dokter yang bisa meresepkan obat untukmu. (Baca: Gejala kanker serviks)

Bagi Anda yang belum pernah mengalami menstruasi atau akan segera memperoleh haid pertama kalinya, mungkin akan mengalami beberapa gangguan seputar menstruasi. Biasanya, akan terjadi kepanikan karena faktor belum pernah mengalaminya.

5. Wajah mulai tumbuh jerawat
Ketika haid atau menstruasi akan segera datang, hormon tubuh juga akan mengalami perubahan. Perubahan hormon yang terjadi menyebabkan beberapa kestabilan hormon terganggu. Hal ini memicu jerawat tumbuh subur disekitar wajah.

Sehingga bila anak SD sudah mulai terlihat memiliki beberapa jerawat, maka itu merupakan tanda-tanda haid pertama akan segera datang.

6. Terasa sakit saat buang air kecil
Bila anak sering mengeluh sakit ketika buang air kecil, ada kemungkinan bahwa anak gadis anda akan segera memperoleh haid pertamanya.

7. Terjadi penurunan berat badan
Berat badan yang semakin turun juga dapat menjadi tanda-tanda bahwa anak gadis Anda akan segera memperoleh menstruasi pertamanya.

Pada sebagian wanita yang akan segera memperoleh menstruasi pertama mungkin mengalami penurunan berat badan, namun bagi sebagian wanita lainnya tidak mengalami hal ini. Jadi ini bukanlah merupakan tanda-tanda umum haid pertama yang dapat dijadikan sebagai patokan.

Penurunan berat badan bianya tidak terlalu banyak, hanya berkisar 1-5kg. Penurunan berat badan akan kembali normal setelah memperoleh haid pertamanya.

8. Vagina Kering
Bila di atas disebutkan bahwa tanda-tanda haid biasanya dimulai dengan adanya bercak noda di celana dalam, namun terkadang hal berbeda terjadi pada sebagian wanita.

Beberapa diantara mereka ada yang mengalami kekeringan pada daerah kewanitan saat hendak menstruasi. Hal semacam ini masih tergolong dalam keadaan normal yang tidak harus dikhawatirkan.

Jadi bila mendapati daerah kewanitaan mendadak mengering jangan panik. Tetaplah tenang dan selalu utamakan menjaga kebersihan daerah kewanitaan Anda pada saat menstruasi berkunjung.

9. Susah berkonsentrasi
Susah berkonsentrasi karena dampak dari tubuh lelah dan mengantuk yang menyebabkan seorang wanita akan mulai sulit berkonsentrasi. 

10. Suasana Hati Mudah Berubah
Para wanita kebanyakan juga akan mengalami tanda haid berupa perubahan suasana hati yang cukup drastis. Kalau biasanya perubahan suasana hati ini dikaitkan dengan gejala depresi atau stres, maka bila suasana hati berubah disertai tanda haid lain yang telah disebutkan, tentu bukan berhubungan dengan stres.

11. Sakit Punggung
Sebelum haid datang, para wanita juga rata-rata akan mengalami yang namanya nyeri di bagian punggung. Jadi bukan hanya di bagian payudara saja rasa nyeri tersebut menyerang, punggung pun akan terasa sakit. Rasa sakit di sini bisa nyeri atau juga pegal-pegal tanpa alasan di mana sebetulnya wajar dan nanti bisa hilang sendiri.

12. Kram Perut Bawah
Rasa sakit di punggung dan payudara ternyata juga bisa diikuti dengan rasa sakit di bagian perut. Bila perut terasa sakit dan kram, sebetulnya ini hal yang biasa. Kram akan datang pada umumnya di perut bagian bawah di mana ini disebabkan adanya kontraksi di bagian rahim.

Rasanya benar-benar tidak nyaman saat kram perut ini datang. Ada beberapa kasus di mana wanita dengan tanda haid ini akan sulit hanya untuk bangun karena rasa sakit yang begitu serius di perutnya. Saat sedang mengalami rasa nyeri perut semacam ini, rata-rata wanita akan kesulitan untuk berkonsentrasi dalam melakukan aktivitasnya.

Persiapan yang harus dilakukan ketika menstruasi datang, untuk kamu yang belum pernah menstruasi harus baca ini. 

Belum pernah menstruasi? atau sedang mengalami tanda dan gejala awal menstruasi? Sebaiknya kamu harus tahu apa saja persiapan yang harus dilakukan ketika menstruasi datang menghampiri.

Menstruasi memang terkadang datang tanpa disadari oleh kita. Meskipun kita sudah sering mengalami menstruasi, namun tetap saja terkadang kedatangan menstruasi membuat kita kaget karena waktu datangnya yang tidak tepat misalnya.

Persiapan sebelum datangnya masa haid menjadi sangat penting bagi kamu yang baru saja mengalami menstruasi atau akan mengalami menstruasi.

Selengkapnya baca: Hal yang perlu dilakukan ketika haid pertama datang menghampiri