Manfaat Daun Kemangi Serta Efek Sampingnya Bila Dikonsumsi Secara Berlebihan



Manfaat Daun Kemangi (Kandungan & Efek Sampingnya)

Pada umumnya, masyarakat Indonesia memanfaatkan daun kemangi sebagai lalapan, bahan sambal, atau bahkan bumbu pelengkap agar masakan menjadi lebih nikmat.

Sebagai lalapan, daun kemangi biasanya disajikan bersamaan dengan kubis, mentimun dan juga sambal untuk teman santap belut, lele, ikan goreng ataupun ikan bakar.

Nilai Gizi dan Kandungan Daun Kemangi

Pada 100 gram daun kemangi mengandung 5.5 gr protein, 7.5 gr karbohidrat, 0,3 gram lemak, 43 kilokalori energy, 35 miligram kalsium, 106 miligram fosfor dan 1 miligram zat besi.

Selain itu, di dalam 100 gram daun kemangi juga terkandung beberapa jenis vitamin seperti vitamin A sebanyak 1017 IU, Vitamin B1 sebanyak 0.06 miligram dan Vitamin C sebanyak 30 miligram.

Zat flavonoid polifenol seperti orientin dan vicenin juga banyak terdapat di dalam daun kemangi.

Daun kemangi memiliki senyawa minyak esensial seperti eugenol, sitronelol, linalool, citral, limonene dan terpineol. Senyawa ini diketahui memiliki sifat anti inflamasi dan anti bakteri.

Daun kemangi tidak mengandung kolesterol dan juga rendah kalori. Dan yang paling penting adalah daun kemangi memiliki banyak kandungan nutrisi yang penting bagi kesehatan tubuh, mineral dan juga vitamin.

Daun kemangi tinggi akan beta karoten, vitamin A, cryptoxanthin, lutein dan zea xanthin. Senyawa ini berfungsi dalam melindungi tubuh terhadap radikal bebas yang diturunkan oksigen dan spesies oksigen reaktif (ROS), dampaknya seperti penuaan dini dan meningkatkan resiko penyakit berbahaya.

Zea xanthin adalah senyawa karotenoid flavonoid yang berfungsi untuk menyaring sinar UV yang berbahaya memasuki retina mata. Studi menunjukkan bahwa sayur-sayuran dan buah-buahan yang kaya antioksidan zea xanthin, berbukti bermanfaat untuk melindungi dari penyakit yang berkaitan dengan mata. Hal ini terutama bagi orang yang berusia lanjut.

Manfaat vitamin A sudah populer memiliki sifat antioksidan dan baik untuk organ mata. Selain itu, mengkonsumsi makanan alami yang kaya vitamin A mencegah kanker paru-paru dan kanker rongga mulut.

Daun kemangi mengandung sejumlah mineral seperti kalium, mangan, tembaga, dan magnesium. Kalium menjadi bagian penting berkaitan dengan sel-sel dan cairan tubuh, serta membantu mengontrol detak jantung dan tekanan darah.

Zat besi berfungsi sebagai komponen dari hemoglobin di dalam sel darah merah, bekerja dalam pembawaan oksigen dalam darah.

Vitamin K sangat dibutuhkan darah dan juga menjaga fungsi tulang, penguatan tulang, mencegah penyakit tulang.

Gambar Daun Kemangi

Berikut ini adalah nilai gizi dan kandungan daun kemangi dari hasil penelitian yang mengambil sampel sebanyak 100 gram daun kemangi.
  • Bagian yang dapat dikonsumsi (bdd / food edible) = 65 %
  • Jumlah kandungan Energi = 43 kkal
  • Jumlah kandungan Protein = 5,5 gr
  • Jumlah kandungan Lemak = 0,3 gr
  • Jumlah kandungan Karbohidrat = 7,5 gr
  • Jumlah kandungan Kalsium = 35 mg
  • Jumlah kandungan Fosfor = 106 mg
  • Jumlah kandungan Zat Besi = 1 mg
  • Jumlah kandungan Vitamin A = 1017 IU
  • Jumlah kandungan Vitamin B1 = 0,06 mg
  • Jumlah kandungan Vitamin C = 30 mg

Informasi nilai gizi daun kemangi tersebut diperoleh dari berbagai jenis publikasi ilmiah baik dari dalam negeri seperti publikasi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber dari luar negeri.

Manfaat Daun Kemangi dan Efek Sampingnya Bagi Kesehatan Tubuh


Daun Kemangi dapat Meningkatkan kekebalan tubuh


Tubuh sehat dan bugar dengan daun kemangi

Beta karoten yang terdapat di dalam daun kemangi memiliki fungsi untuk meningkatkan respon antibody. Selain itu, beta karoten yang ada di dalam daun kemangi juga memiliki fungsi untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang telah rusak.

Daun Kemangi dapat Mencegah Munculnya Kanker


Ilustrasi Sel Kanker

Dari hasil studi klinis yang diterbitkan dalam Nutrition and Cancer diperoleh hasil bahwa daun kemangi mengandung phytochemical. Phytochemical ini memiliki manfaat untuk mencegah kanker secara alami pada bagian kulit, hati, lidah dan juga paru-paru.

Kemampuan daun kemangi membantu meningkatkan antioksidan dalam tubuh yang berguna untuk menghentikan tumor kanker yang bila dibiarkan akan terus menyebar ke seluruh jaringan tubuh. Hasil ini ditunjukkan pada penelitian yang menggunakan obyek hewan untuk mengetahui pengaruh daun kemangi tersebut. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa ekstrak daun kemangi yang diberikan kepada hewan mampu meningkatkan perlindungan terhadap serangan kanker.

Selain itu, ekstrak daun kemangi juga dapat membantu melindungan jaringan yang normal dan sel-sel dari efek samping pengobatan kanker seperti radiasi atau kemoterapi.

Bila merujuk pada penelitian ini, maka sudah selayaknya bila daun kemangi dapat dijadikan sebagai pengobatan kanker atau setidaknya sebagai bahan untuk mencegah munculnya kanker di dalam tubuh.

Daun Kemangi dapat Melancarkan Peredaran Darah


Ilustrasi Peredaran Darah Manusia

Kandungan Magnesiun yang terdapat di dalam daun kemangi dapat membantu merilekskan pembuluh darah dan juga jantung sehingga dapat menjaga aliran darah tetap lancar.

Selain itu, magnesium juga memiliki beberapa manfaat lain seperti:
Mengatasi oste

Daun Kemangi dapat Mencegah Kemandulan

Siapa sangka bahwa kemandulan yang terjadi pada seseorang dapat dicegah dengan mengkonsumsi daun kemangi.
Daun kemangi mengandung zar arginin yang dipercaya memiliki manfaat untuk memperpanjang usia atau daya hidup sperma. Dengan begitu, sperma akan dapat bertahan hidup lebih lama sampai akhirnya dapat menembus sel telur yang memicu terjadinya pembuahan pada seorang wanita.

Daun Kemangi dapat Menjaga Kesehatan Jantung

Kombinasi magnesium dan beta keroten yang dikonsumsi atau yang tercampur dalam suatu makanan akan berperan dalam menjaga kesehatan jantung. Dimana magnesium merupakan mineral penting yang sangat dibutuhkan oleh jantung untuk menjaga jantung agar tetap sehat.

Antioksidan yang terkandung di dalam daun kemangi juga berperan dalam menjaga kondisi jantung agar tetap sehat.

Daun Kemangi dapat Digunakan untuk Mengobati sariawan

Banyak sekali yang menjadi penyebab sariawan. Kekurangan vitamin C, Daya tahan tubuh yang sedang menurun, kebersihan mulut yang kurang terjaga, terkena gigitan, produk pasta gigi yang tidak cocok, terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas mapun asa, semuanya itu menjadi salah satu penyebab kenapa Anda mengalami sariawan.

Bila terkena sariawan, langkah yang harus Anda lakukan adalah membersihkan mulut Anda dari berbagai macam kuman dan bakteri penyebab sariawan. Bisa menggunakan obat apotik bisa juga menggunakan bahan herbal alami.

Bila pada umumnya orang lebih kenal daun sirih sebagai obat sariawan dan juga gusi bengkak. Namun apakah Anda pernah mendengar bahwa daun kemangi juga dapat digunakan untuk mengobati sariawan?

Bila tertarik ingin mencoba, caranya cukup mudah. Ambilah beberapa lembar daun kemangi kemudian kunyah-kunyah sekitar 3-5 menit. Setelah itu berkumurlah dengan air hangat. Lakukan ini sebanyak 1-3 kali dalam sehari secara teratur.

Sebagai pelengkap, penuhilah kebutuhan vitamin C Anda bila ternyata penyebab sariawan adalah kekurangan vitamin C dengan mengkonsumsi buah tomat, jeruk, atau beli suplemen vitamin C di apotek terdekat.

Daun Kemangi juga dapat membantu perkembangan tulang

Fosfor, merupakan zat yang berperan dalam perkembangan tulang. Kekurangan fosfor di usia muda akan mempercepat pengeroposan tulang bahkan osteoporosis. Untuk itu, bila tidak ingin mengalami pengeroposan tulang ataupun osteoporosis dini, banyak-banyaklah mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung fosfor dan juga kalium.

Beruntunglah bagi Anda yang gemar mengunyah lalapan seperti daun kemangi. Karena daun kemangi memiliki kandungan fosfor dan juga kalium yang memiliki peran dalam pembentukan tulang.

Bila tulang Anda masih sehat dan normal, mengkonsumsi daun kemangi baik sebagai lalapan ataupun sebagai bumbu masakan akan membantu Anda mencegah terjadinya pengeroposan tulang.

Daun Kemangi Dapat Digunakan untuk Mengobati Panu

Meskipun tidak berbahaya, panu merupakan suatu penyakit yang sangat mengganggu, terutamanya mengganggu penampilan.
Kemunculan panu pada area kulit akan menurunkan kepercayaan diri seseorang. Pasalnya, panu yang ada pada kulit identik dengan kepribadian seseorang apakah dia itu selalu menjaga kebersihan badan ataukah orang tersebut sangat jorok.

Menghilangkan panu pada dasarnya mudah sekali dilakukan. Banyak cara yang dapat Anda lakukan agar panu pada kulit menghilang. Bisa menggunakan obat oles seperti kalpanax atau canesten.

Namun bila Anda malu untuk membeli obat-obatan tersebut di apotek, anda bisa menggunakan cara alami agar panu hilang yaitu dengan menggunakan daun kemangi.
Haluskan daun (sebelumnya dicuci bersih), lalu campurkan dengan sedikit kapur sirih, terakhir oleskan pada bagian tubuh yang terkena panu.

Daun Kemangi dapat Mengurangi bau keringat

Bau keringat juga dapat diatasi menggunakan daun kemangi. Apabila Anda mengalami bau keringat... maka coba konsumsi daun Kemangi sebagai lalapan selama satu minggu saja, rasakan khasiatnya.

Daun Kemangi dapat Mencegah dan menghilangkan jerawat

Daun kemangi efektif mencegah timbulnya jerawat karena fungsinya yang memurnikan darah dengan membuang racundi dalam darah. Daun kemangi mengandung zat anti bakteri dan anti jamur yang manfaatnya mencegah peradangan.

Kandungan antiseptik yang terdapat di dalam daun kemangi dapat membunuh bakteri dan juga memperlancar peredaran darah. Fungsi inilah yang dipercaya bahwa daun kemangi mampu membunuh bakteri penyebab jerawat dan untuk penggunaan harian akan membantu mencegah kembalinya jerawat.

Untuk penggunaan luar: pertama-tama haluskan daun Kemangi, lalu campur dengan air panas. Aduk sampai sarinya keluar, dan tunggu hingga agak dingin.
Peras daun kemangi dan simpan airnya dalam botol. Terakhir oleskan pada wajah. Hal ini bermanfaat agar jerawat bisa segera kering dan wajah menjadi lebih bersih.

Daun Kemangi Dapat Digunakan untuk Mencegah Komedo

Mencegah komedo menggunakan daun kemangi cukup mudah dilakukan. Caranya yaitu, ambil beberapa lembar daun kemangi kemudian haluskan. Campur sedikit air kemudian oleskan pada bagian wajah yang terdapat komedo. Biarkan sampai kurang lebih 20 menit agar meresap secara maksimal ke seluruh permukaan kulit wajah. Bila sudah terasa mongering, bersihkan wajah menggunakan air hangat.

Konsumsi daun kemangi juga membantu membuat kulit tampak lebih bersih dan cerah, karena fungsinya yang memurnikan darah dan menghilangkan racun dari dalam tubuh, hingga membantu menyembuhkan masalah kulit.

Mencegah rambut beruban

Untuk membuat ramuannya: pertama-tama rendam daun kemangi kering bubuk dan bubuk amla dalam air semalaman, lalu cuci rambut dengan ramuan ini pada keesokan harinya. Manfaatnya mencegah rambut beruban hingga rontok.

Mencegah rambut rontok

Rambut rontok adalah masalah umum yang terjadi karena gatal di kulit kepala. Pasta dari daun kemangi yang ditambahkan ke minyak rambut, kemudian dioleskan pada kulit kepala bermanfaat untuk menjaga kulit kepala tetap dingin, mengurangi gatal dan juga menguatkan rambut.

Mencerahkan kulit kusam

Kulit yang kusam juga dapat diatasi dengan menggunakan daun kemangi. Caranya sama seperti ketika digunakan untuk menghilangkan komedo yaitu dengan menghaluskan beberapa lembar daun kemangi dan campur dengan madu. Bila adonan sudah jadi gunakanlah adonan tersebut seperti bila anda menggunakan masker dari produk-produk kecantikan pada umumnya.

Obat alami untuk mengatasi ketombe

Bila ingin ketombe hilang dan tidak datang lagi, anda bisa menggunakan ramuan daun kemangi.

Caranya buatlah minyak dari daun kemangi kemudian campur dengan minyak kelapa. Hangatkan kemudian oleskan minyak yang sudah tercampur tadi ke bagian kepala lalu pijit dengan lembut sampai minyak meresap ke dalam kulit kepala.

Sebaiknya campuran minyak kelapa dan minyak kemangi ini digunakan pada saat hendak tidur. Biarkan semalaman dan cuci rambut menggunakan shampoo pada saat bangun tidur.

Manfaat yang diperoleh yaitu meningkatkan sirkulasi darah, menghilangkan rasa gatal, dan membersihkan kotoran pada rambut dan kulit kepala.

Anti Aging Alami

Zat antioksidan di dalam kemangi berkhasiat untuk melindungi kulit dan tubuh dari bahaya serangan radikal bebas, efek buruk radikal bebas ini semakin parah dengan semakin banyaknya polusi di lingkungan hidup. Kandungan antioksidan menjaga kulit agar tidak dimasuki zat asing berbahaya, serta mencegah penuaan dini.

Kesehatan gigi dan mulut

Kemangi menjadi obat herbal yang populer untuk mengobati gigi dan mulut. Sifat antibakteri dari kemangi mampu menghancurkan bakteri merusak di dalam mulut, yang manfaatnya untuk mencegah penyakit gigi dan mulut. Juga membuat gusi lebih kuat dan mempercepat penyembuhan ulkus.

Mengobati rasa gatal akibat gigitan serangga

Rasa gatal setelah gigitan serangga dapat diredakan dengan daun kemangi. Caranya: siapkan daun kemangi yang masih segar dan bersih, lalu hancurkan daun, lalu oleskan pada bagian tubuh yang gatal. Diamkan selama beberapa menit, membeirkan manfaat untuk mengatasi rasa gatal.

Mencegah batu ginjal

Daun kemangi memiliki sifat diuretik dan baik untuk proses detoksifikasi. Hal ini memiliki manfaat sangat besar dan penting, untuk mengurangi kadar asam urat dalam darah, yang mencegah terjadinya batu ginjal.

Meredakan demam & masuk angin

Daun kemangi dapat digunakan untuk meredakan demam pada bayi. Caranya membaut ramuannya, siapkan beberapa lembar daun kemangi, lalu dihancurkan bersama bawang merah dan minyak kelapa, lalu dioleskan ke perut, dada, dan punggung.

Mengatasi Keputihan 

Manfaat daun kemangi untuk keputihan

Keputihan memang seringkali dialami oleh setiap wanita. Penyebabnya juga sangat bervariasi, namun pada umumnya adalah karena kurangnya menjaga kebersihan pada area kewanitaan.

Mengatasi keputihan juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan daun kemangi. Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat kemangi keluhan keputihan yang Anda alami.

Menghilangkan rasa gatal

Seringkali keputihan yang dialami setiap wanita juga diikuti dengan rasa gatal. Gatal yang Anda rasakan pada saat keputihan disebabkan karena jamur. Salah satu yang dapat Anda amati apakah Anda sedang keputihana atau tidak yaitu dengan melihat adakah cairan berwarna putih kental seperti susu, kadang tidak berbau namun juga ada rasa gatal pada sekitar area kewanitaan.

Perlu Anda ketahui bahwa keputiha terjadi atau ditularkan bukan karena hubungan S3ksu4l. Mengatasi keputihan sebenarnya juga cukup mudah yaitu dengan menggunakan obat anti jamur.

Obat anti jamur alami yang dapat Anda gunakan adalah daun kemangi. Daun kemangi memiliki kandungan senyawa esensial seperti eugenol, linalool, terpineol, sitronelol, citral dan juga limonene yang merupakan senyawa anti bakteri sehingga bisa digunakan untuk membunuh jamur serta bakteri penyebab keputihan yang diikuti rasa gatal sekaligus mengurangi rasa sakit dan perih akibat aktivitas menggaruk area sekitar vagina.

Mengatasi bau keputihan

Cara mengatasi bau menyengat pada saat keputihan juga bisa dihilangkan dengan daun kemangi. Dalam daun kemangi mengandung phytochemical yang sangat baik untuk mencegah kanker serviks sekaligus menghilangkan bau tidak sedap pada keputihan sekaligus melindungi jaringan normal dari sel negatif yang ditimbulkan kanker serviks.

Mengurangi jumlah keputihan

Keputihan yang terlalu banyak menandakan jika ada penyakit keputihan tidak normal yang anda alami sehingga bisa membuat vagina basah dan harus segera diatasi. Daun kemangi juga mengandung beberapa vitamin seperti vitamin A, vitamin B dan vitamin C yang sangat baik untuk mengurangi racun dalam tubuh penyebab keputihan terlalu banyak. Selain itu, kemangi juga mengandung zat anti bakteri dan anti jamur sehingga bisa mengatasi peradangan yang umumnya terjadi pada saat keputihan.

Mengatasi lengket pada area kewanitaan

Keputihan juga membuat organ intim wanita terasa lengket dan akhirnya bisa menimbulkan rasa gatal. Untuk mengatasi rasa lengket akibat keputihan juga bisa diatas dengan kemangi yang sekaligus juga membuat organ intim wanita menjadi lebih kesat dan tentunya sehat terbebas dari bakteri.

Menghilangkan bau amis pada area kewanitaan

Bau tidak sedap seperti amis yang ditimbulkan pada saat keputihan terjadi karena pola hidup tidak sehat sehingga menyebabkan pH pada organ intim jadi tidak seimbang, kemudian bakteri berkembang biak dan akhirnya menimbulkan bau amis yang tentunya sangat mengganggu. Memakai kemangi pada saat keputihan berguna untuk menghilangkan bau amis yang terjadi dan juga meningkatkan respon antibodi karena beta karoten dalam kemangi akan memperbaiki fungsi sel yang rusak sekaligus menghambat perkembangan bakteri penyebab bau tidak sedap tersebut. Selain itu, anda juga bisa menggunakan ketumbar.

Efek samping daun kemangi

Walaupun tidak menyebabkan efek samping yang serius, seseorang yang menderita diabetes dan sudah mengambil obat resep untuk diabetes, maka jika ingin menggunakan daun kemangi harus berkonsultasi dengan dokter. Daun kemangi berfungsi untuk mengurangi kadar gula darah, yang akibatnya bisa beresiko menimbulkan pusing (jika juga mengkonsumsi obat diabetes).

Beberapa penelitian pada obyek hewan telah menunjukkan bahwa konsumsi ramuan dari bahan daun kemangi bisa beresiko menurunkan kesuburan. Meskipun tidak ada bukti yang cukup kuat tentang efek samping dari kemangi pada ibu hamil, disarankan ibu hamil hati-hati dalam konsumsi daun kemangi.

Dilansir dari hamil.co.id, daun kemangi, daun kol, buncis, kacang panjang dan wortel kurang baik bagi ibu hamil ini karena:
  • Sayur mentah mengandung banyak bakteri, bakteri yang ada pada sayuran tersebut bisa membuat ibu hamil muntah, mual dan pusing.
  • Ibu hamil bisa terkena diare atau bahkan disentri.
  • Janin juga bisa terinfeksi dengan bakteri.

Disamping itu ada pihak yang pro mengenai konsumsi daun kemangi bagi ibu hamil, bahwa tidak mengapa ibu hamil konsumsi daun kemangi. Manfaatnya untuk mengatur pembekuan darah (karena kandungan vitamin K di dalamnya), dimana manfaat vitamin K berperan dalam pembekuan darah. Sehingga mengurangi risiko kehilangan darah.

Kandungan vitamin A bermanfaaat untuk menjaga kesehatan jantung, mata, otak dan paru-paru janin. Manfaat lainnya untuk membantu perkembangan sistem saraf pada janin, lalu membantu pembentukan tulang janin, hal ini karena kandungan magnesium di dalam kemangi.

Baca juga:
  1. Manfaat belimbing wuluh
  2. Manfaat Strawberry
  3. Manfaat kunyit putih
  4. Manfaat Buah Ceri

Selain itu, mengonsumsi kemangi bermanfaat untuk meningkatkan energi, sangat penting dalam mencegah kelelahan selama kehamilan.

Dengan begitu (karena ada yang pro dan kontra) maka ibu hamil tetap boleh konsumsi daun kemangi, tetapi harus DIBATASI konsumsinya (jangan banyak-banyak).
Manfaat Buah Ceri untuk Kesehatan Tubuh Serta Cara Mengolahnya

Manfaat Buah Ceri untuk Kesehatan Tubuh Serta Cara Mengolahnya

Manfaat Buah Ceri


Manfaat buah ceri - Ceri merupakan tumbuhan dengan marga Prunus. Ceri memiliki berbagai jenis, seperti P cerasus, P. avium, dan P. emarginata. Di negara Jepang, pohon ceri menjadi icon negara tersebut dimana bunganya sering kita kenal dengan sebutan bunga sakura. Bila bunga sakura sudah mulai bermekaran, banyak orang yang mengadakan piknik di sekitar tanaman di bawah pohon yang penuh dengan bunga sakura.



Selain memiliki keindahan pada bunganya, ceri memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Sebelum mengetahui apa saja manfaat buah ceri untuk kesehatan tubuh kita, ada baiknya bila kita mengetahui apa saja kandungan gizi pada buah ceri yang kita makan.

Kandungan Gizi Buah Ceri Jumlah Per 100 g

  • Kalori (kcal) 50
  • Jumlah Lemak 0,3 g
  • Lemak jenuh 0,1 g
  • Lemak tak jenuh ganda 0,1 g
  • Lemak tak jenuh tunggal 0,1 g
  • Kolesterol 0 mg
  • Natrium 3 mg
  • Kalium 173 mg
  • Jumlah Karbohidrat 12 g
  • Serat pangan 1,6 g
  • Gula 8 g
  • Protein 1 g
  • Vitamin A 1.283 IU 
  • Vitamin C 10 mg
  • Kalsium 16 mg 
  • Zat besi 0,3 mg
  • Vitamin D 0 IU 
  • Vitamin B6 0 mg
  • Vitamin B12 0 µg 
  • Magnesium 9 mg
Itulah beberapa kandungan gizi yang terdapat di dalam setiap 100g buah ceri yang kita makan. Lalu apa saja manfaatnya bagi kesehatan tubuh kita bila kita secara rutin dan teratur mengkonsumsi buah ceri?

Manfaat Buah Ceri untuk Kesehatan Tubuh

1. Buah ceri bermanfaat sebagai Antioksidan

Baru-baru ini, kita seringkali mencari-cari sumber makanan yang kaya akan antioksidan tinggi. Mereka beranggapan bahwa dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak antioksidan akan mampu mencegah kanker dan juga penuaan dini.

Di dalam tubuh, antioksidan berperan sebagai zat yang menangkal radikal bebas di dalam tubuh. Bila radikal bebas jumlah melebihi batas normal, daya tahan tubuh akan semakin menurun. Akibatnya orang tersebut akan mudah sekali terkena penyakit, mudah lelah, dan lebih parahnya akan memicu tumbuhnya kanker dengan cepat.

2. Buah ceri bermanfaat sebagai Anti Inflamasi

Inflamasi atau peradangan merupakan respon tubuh yang akan secara otomatis melindungi tubuh dari luka akibat trauma fisik, zat kimia yang merusak atau zat – zat mikrobiologik.

Inflamasi adalah usaha tubuh untuk menginaktivasi atau merusak organisme yang menyerang, menghilangkan zat iritan, dan mengatur zat perbaikan jaringan.

Inflamasi juga merupakan proses yang vital untuk semua organisme dan berperan baik dalam mempertahankan kesehatan maupun dalam terjadinya berbagai penyakit yang dicetuskan oleh pelepasan mediator kimiawi dari jaringan yang rusak dan migrasi sel.

Banyak orang yang merasa tidak enak badan bila di dalam tubuhnya sedang terjadi peradangan. Mereka menginginkan agar rasa tidak enak akibat peradangan dapat hilang dalam waktu yang cepat.

Padahal, penelitian yang terbaru menyatakan bahwa peradangan dapat menyembuhkan jaringan otot yang mengalami kerusakan. Sehingga disarankan untuk tidak menghilangkan secara total peradangan yang sedang terjadi. Biarkan proses peradangan berjalan secara alami, dan berikan obat anti peradangan sesuai dengan anjuran dokter.

Selain dengan menggunakan obat dokter, meredakan peradangan juga dapat dilakukan salah satunya dengan nutiri dan makanan bergizi.

Baca juga:
  1. Manfaat Strawberry
  2. Manfaat Belimbing Wuluh
  3. Manfaat Kunyit Putih

Salah satu buah yang dapat digunakan sebagai bahan untuk meredakan peradangan secara alami adalah buah ceri. Buah ceri mengandung anti inflamasi yang sangat cocok dikonsumsi bila tubuh sedang terjadi peradangan. Baik akibat bakteri, virus atau karena trauma fisik

3. Sebagai bahan antiseptik alami

Di dalam daun buah ceri mengandung flavonoid, saponin dan tanin yang memiliki sifat anti bakteri yang dapat Anda jadikan sebagai antiseptik alami.

Setidaknya ada banyak bakteri yang bisa dilawan oleh daun buah ceri ini seperti bakteri S. aureus, C. diphtheriae, S. epidermidis, K. Rhizophil dan P. vulgaris.

Cara Mengolah Buah Ceri




Pada umumnya, buah ceri digunakan sebagai buah pelengkap untuk mempercantik minuman dan juga kue-kue ringan. Buah ceri juga bisa dijadikan sebagai selai untuk pelengkap sarapan roti diwaktu pagi.

Berikut ini adalah beberapa resep yang berbahan dasar buah ceri,

Selai ceri

Bahan yang harus disiapkan
  • 0,5 kg buah ceri (masam atau manis)
  • 600 - 1.000 g gula pasir
  • Pektin buah kering kemasan 170 g
  • 1/4 cangkir (59 ml) sari lemon
Cara membuat:
  1. Buang terlebih dahulu biji yang ada di dalam buah ceri
  2. Cincang ceri yang sudah bersih dari biji sampai halus
  3. Tuangkan buah ceri yang sudah halus ke dalam panci
  4.  Masukkan satu buah kemasan pektin ke dalam panci yang sudah terisi buah ceri
  5. Tambahkan lemon agar rasanya semakin nikmat
  6. Nyalakan kompor
  7. Aduk bahan-bahan yang ada di panci sampai merata dengan api sedang sampai mendidih
  8. Tambahkan gula secukupnya kemudian aduk kembali sampai merata
  9. Didihkan kembali sampai cairan mulai sedikit mengental
  10. Saring dan dinginkan 
  11. Selai ceri siap disajikan

Baca juga:
  1. Manfaat Bangle untuk kesehatan
  2. Manfaat Semangka untuk Ibu Hamil
  3. Manfaat Buah Naga
  4. Manfaat Daun Ketumbar
  5. Manfaat Ciplukan
Cara Pijat Bayi yang Baik dan Benar

Cara Pijat Bayi yang Baik dan Benar

Cara pijat bayi yang baik dan benar memang tidak dimengerti oleh setiap ibu baru. Kebanyakan dari mereka memilih untuk memanggil tukang pijat bayi yang sudah mahir.

Padahal kita, sebagai orang tua setidaknya mengetahui bagaimana memijat bayi dengan baik dan benar. Sehingga bila sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan, kita bisa memberikan pertolongan pertama pada buah hati kita.

Kami telah menyederhanakan pijat bayi agar mudah dipraktekkan. Lakukan masing-masing secara perlahan, selama sekitar satu menit, dengan menggunakan tekanan sedang yang diterapkan dengan bantalan jari-jari Anda, bukan seluruh telapak tangan Anda. Jaga agar bayi tetap nyaman dengan menjaga suhu ruangan agar tetap hangat dan menggunakan handuk lembut untuk menutupi kulitnya yang terbuka.

Sebelum Anda memulai memijat bayi, pastikan terlebih dahulu apakah anda memiliki peralatan berikut ini.

  1. Permukaan datar yang nyaman ditutupi oleh selimut atau tikar
  2. Sejumlah kecil minyak bayi (minyak zaitun juga bekerja dengan baik)
  3. Tisu atau tisu untuk menyeka minyak berlebih
  4. Handuk atau selimut lembut untuk menutupi bayi Anda
  5. Sebuah dot, jika itu menenangkan untuk si kecil Anda 
  6. Penerangan yang Redup
  7. Musik lembut
Bila peralatan tersebut telah tersedia di dekat Anda, marilah kita mulai melakukan pijat bayi.

Baringkan bayi Anda dengan nyaman di atas perutnya, dengan kepala menoleh ke satu sisi.

Tuang beberapa tetes baby oil atau minyak zaitun ke tangan Anda, dan gosokkan bersama-sama untuk melembabkan mereka.

Mulailah mengelus dari dahinya di atas kepala, lalu turun ke tengkuknya.

Tekan perlahan setiap bahu dari pusat leher sampai ke lengan, lakukan ini pada kedua lengan secara bergantian

Dari atas punggung bayi Anda, pijat ke pinggulnya dengan kedua tangan, berhati-hati untuk menghindari tulang belakang.

Tekan secara perlahan menggunakan jari-jari Anda pada kaki belakang bayi anda dari paha sampai bawah kemudian kembali lagi

Ulangi gerakan membelai yang sama di bagian belakang lengan bayi Anda.

Balikkan bayi Anda ke punggungnya. Ulangi gerakan bawah dan dada di dada dan bagian depan lengan dan kakinya.

Lakukanlah dengan penuh kelembutan supaya bayi Anda tidak merasa kesatikan ketika Anda pijat. Semoga cara pijat bayi ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Related:

  1. Cara Mengatasi Demam pada Bayi
  2. Cara Meredakan Batuk Bayi
Ingin Janin Sehat Selama Kehamilan? Sebaiknya Hindari Makanan ini!

Ingin Janin Sehat Selama Kehamilan? Sebaiknya Hindari Makanan ini!

Agar janin sehat selama hamil - seorang ibu hendaknya harus selalu mengupdate pengetahuan mereka seputar nutrisi yang dibutuhkan janin, dan apa saja seputar kehamilan. Menjaga kehamilan agar janin sehat selama masa kehamilan memang tidak mudah, banyak hal tak terduga yang terkadang datang tanpa disadari.

Menjaga kesehatan janin selama kehamilan dapat dilakukan salah satunya dengan cara menyeleksi jenis makanan yang dikonsumsi selama kehamilan. Karena setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu hamil selama hamil akan sangat berpengaruh kepada kesehatan dan perkembangan janin. Bila salah makan, bisa jadi bahaya untuk kesehatan janin begitu juga ibu yang sedang mengandung. Lebih buruknya, salah makan saat hamil bisa mengakibatkan janin meninggal dalam kandungan sebelum waktu persalinan tiba. (Baca: tanda melahirkan sudah dekat)

Berikut ini adalah beberapa makanan yang sebaiknya dihindari selama hamil.

1. Makanan mentah atau setengah matang

Hindari telur mentah, daging mentah ataupun setengah matang, kerang mentah, sashimi, sushi mentah, dan lain-lain. Makanan ini mungkin saja tercemar bakteri dan parasit. Misalnya, bakteri Listeria pada daging unggas mentah yang mengakibatkan keguguran atau janin meninggal dalam kandungan, bakteri Salmonella pada makanan laut mentah yang bisa memicu keguguran, serta parasit Toksoplasma pada sayuran yang ditanam menggunakan pupuk kandang akan menyebabkan kelainan janin. Karenanya, pastikan setiap makanan yang ingin Ibu konsumsi memiliki tingkat kematangannya sudah sempurna.


2. Alkohol

Konsumsi alkohol saat hamil dapat menyebabkan cacat kongenital atau kelainan bawaan, kelainan jantung, dan retardasi mental pada janin. Tidak ada dosis alkohol yang terbukti aman dikonsumsi saat hamil. Segala jenis alkohol bisa bersifat beracun bagi bayi. Cara terbaik adalah tidak mengonsumsinya sama sekali.


3. Seafood

Seafood mengandung omega-3 yang baik untuk bayi. Namun, Anda juga harus menghindari makanan laut, karena berpotensi mengandung merkuri yang tinggi akibat limbah, sebab, hal ini bisa merusak otak bayi. Namun bukan berarti ibu hamil membatasi makan ikan, yang terpenting adalah memilih jenis ikan yang tepat. Oleh karena itu disarankan untuk tidak mengonsumsi ikan hiu, king mackerel, atau kepiting.


4. Kafein
Kandungan kafein membuat Ibu sulit untuk beristirahat, sehingga dapat memicu munculnya rasa cemas hingga stres. Tentunya stress harus dihindari saat Ibu sedang mengandung. Lebih bahayanya lagi, ternyata kafein bisa ’menembus’ plasenta. Lewat plasenta, kafein akan memengaruhi detak jantung serta sistem pernapasan janin.


5. Buah dan Sayuran yang Tidak Dicuci
Kurangilah segala risiko yang ada, dengan memastikan memasak matang makanan yang ada. Oleh karena itu, sebaiknya Ibu menghindari mengonsumsi salad dalam kemasan. Cucilah semua buah dan sayur yang akan dikonsumsi untuk mengeliminasi bakteri dan parasit berbahaya (listeria dan toksoplasma). Hal ini bukan tak mungkin bakteri dan kuman menempel di makanan dan akhirnya mempengaruhi kehamilan Ibu.


6. Kalori Berlebih

Ibu hamil harus disiplin dalam mengatur pola makan, termasuk dalam mengatur asupan kalori. Ketika sedang mengandung, Ibu memang membutuhkan tambahan kalori akan tetapi dalam jumlah yang cukup dalam porsi yang tepat. Hal ini untuk menghindari masalah obesitas yang akan meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan tinggi atau terkena risiko diabetes.


7. Teh herbal

Sebaiknya hindari mengonsumsi teh herbal yang diramu dengan daun chamomile, raspberry atau rosemary. Walaupun teh herbal tersebut sebenarnya menyehatkan, namun sifatnya bisa berubah menjadi berbahaya jika dikonsumsi berlebihan, karena bisa memicu terjadinya kontraksi. Sayangnya, tidak semua kemasan teh mencantumkan secara mendetail bahan-bahan herbal yang digunakan sebagai campuran. Sebaiknya Ibu berkonsultasi dulu pada dokter.


8. Susu dan keju tanpa pasteurisasi

Ibu hamil dilarang untuk mengonsumsi susu mentah, serta keju lunak seperti keju Brie, Camembert, Feta, Blue Cheese, dan Roquefort. Hindari jenis keju tersebut sekali pun pada kemasan tertulis “sudah dipasteurisasi". Keju lunak dibuat dari keju yang tidak dipasteurisasi dan dapat menyebabkan infeksi bakteri Listeria yang berbahaya bagi ibu dan janin.


9. Pemanis buatan

Hindari minuman atau makanan yang mengandung kandungan gula yang tinggi, untuk menghindari obesitas ibu dan bayi. Obesitas pada ibu hamil akan mengakibatkan banyak risiko, seperti preeklampsia dan diabetes gestasional.

Baca juga:

  1. Agar janin sehat pada trimester pertama
  2. Perkembangan janin pada trimester pertama
  3. 10 Tanda Janin Sehat dan Normal 



Itulah beberapa daftar makanan yang sebaiknya dihindari ibu hamil selama masa kehamilan. Semoga dapat bermanfaat.
Manfaat Bunga Bangle untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Bunga Bangle untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Bunga Bangle untuk Kesehatan Tubuh


Bangle atau yang biasa dikenal sebagai Zingiber cassumunar atau Zingiber montanum merupakan tanaman temu-temuan yang seringkali disalah artikan sebagai jahe. Secara fisik jahe dengan bangle memang sangat mirip, dari bentuk rimpang, bunga, hingga daunnya. Padahal keduanya merupakan tanaman yang sama sekali berbeda dari segi rasa maupun khasiat.

Karena mirip, bangle kalah populer dibandingkan jahe dan tidak heran jika banyak dari anda yang tidak pernah mendengar bangle dan sangat asing dengan nama bangle. Di Thailand, bangle dikenal sebagai plai dan sering digunakan sebagai obat pijat dan juga bahan makanan. Selain itu, plai juga sering digunakan untuk aromatherapy yang berkhasiat untuk mengatasi inflamasi. Sedangkan di Kamboja, bangle seringkali dikenal sebagai Ponlei.

Perbedaan Bangle Dengan Jahe


Perbedaan mendasar antara bangle dan jahe, yaitu:

  1. Rasa rimpang jahe memiliki cita rasa khas yang enak, sedangkan rimpang bangle umumnya tidak memiliki rasa yang enak, sedikit pedas, dan sangat pahit.
  2. Meskipun bentuknya mirip, jahe dan bangle juga memiliki perbedaan fisik, dimana rimpang bangle berukuran lebih besar daripada rimpang jahe dengan daging rimpang yang lebih besar.
  3. Kulit rimpang bangle juga lebih hitam dan sedikit berkerut dibandingkan dengan jahe.

Ciri-Ciri Tanaman Bangle


Berikut ini ciri-ciri tanaman bangle, antara lain:
  1. Bangle memiliki tinggi maksimal mencapai 1,5 meter
  2. Bangle memiliki batang semu dengan daun selang seling memanjang berwarna hijau tua dengan tulang daun menyirip
  3. Bunga bangle berbentuk seperti nanas dengan warna merah terang. Ketika muda, bunga bangle memiliki pucuk berwarna hijau.

Distribusi dan Daerah Tumbuh Tanaman Bangle

Z. montanum dapat tumbuh secara optimal di daerah yang sejuk. Bangle sangat cocok jika bertumbuh di tempat yang lembap. Bangle membutuhkan tempat yang tertutup dengan intensitas sinar matahari sekitar 50% untuk tumbuh maksimal. Bangle tumbuh dalam kelompok yang lebat dan seringkali ditemukan di sekitar rumpun bambu. Anda harus berhati hati jika hendak mengambil bangle karena ada mitos yang mengatakan bahwa ular tertarik dengan bunga bangle.

Z. montanum dianggap sebagai tanaman asli Asia Tenggara dan telah disebarkan ke seluruh Asia untuk digunakan sebagai bahan makanan dan seringkali digunakan sebagai obat. Lebih spesifiknya, Z. montanum dianggap berasal dari Vietnam. Z. montanum diperkenalkan ke Inggris oleh Roxbourgh di 1810, namun ada anggapan lain bahwa Z. montanum sudah diperkenalkan di Inggris di tahun 1672 oleh Pechey.

Kandungan Tanaman Bangle

Menurut penelitian, rimpang bangle mengandung terpinen, phenylbutanoids, sabinene, trans, butadiene, dan trans-4. Elemen terbaru yang ditemukan adalah antioksidan cassumunarin A, cassumunarin B, dan cassumunarin C. Selain rimpang, penelitian juga telah dilakukan terhadap daun bangle dan dianggap mengandung sabinene, pinene, caryophyllene, triquinacene, dan ocinene.

Bangle dianggap memiiki manfaat terhadap kesehatan dan telah digunakan sejak ratusan tahun lalu oleh masyarakat Asia Tenggara. Manfaat bangle tersebut antara lain:

1. Obat demam
Kandungan yang menghasilkan rasa pedas dalam rimpang bangle dipercaya dapat menghangatkan tubuh dan mengatasi demam pada bayi. Caranya dengan merebus 20 gram rimpang bangle yang telah diparut dan telah dicuci bersih dengan 1 gelas air, tambahkan perasan 1 buah jeruk nipis dan 1 sendok makan madu lalu minum sebanyak 2 kali sehari.

2. Obat sakit perut
Campuran rimpang bangle, rimpang jahe, dan kunyit dipercaya dapat mengurangi rasa sakit perut yang disebabkan oleh asam lambung. Kandungan ketiga temu-temuan tersebut dipercaya dapat menstabilkan produksi asam lambung.

3. Sakit kepala
Untuk penanganan sakit kepala menggunakan bangle, caranya agak berbeda, bangle dijadikan krim dengan menghaluskan bangle dan mencampurnya dengan sedikit air hingga membentuk krim dan dipijatkan di bagian kepala yang terasa sakit. Cara ini tidak memberikan khasiat tertentu bagi tubuh, namun rasa hangat yang dihasilkan oleh bangle akan membuat otot menjadi rileks dan mengurangi sakit kepala.

4. Obat sakit kuning
Pengobatan sakit kuning menggunakan bangle hampir sama dengan pengobatan demam, yaitu dengan merebus 20 gram rimpang bangle yang telah diparut dan telah dicuci bersih dengan 1 gelas air, tambahkan perasan 1 buah jeruk nipis dan 1 sendok makan madu lalu minum sebanyak 2 kali sehari.

5. Obat rematik
Bangle dipercaya dapat meningkatkan khasiat dari arak cina dalam mengobati rematik dan penyakit lain yang berhubungan dengan sendi. Caranya dengan menghaluskan rimpang bangle sebanyak 15 gram dan dicampurkan dengan arak cina hingga membentuk krim dan dipijiatkan ke bagian sendi yang mengalami gangguan.

6. Obat cacingan
Bangle dipercaya dapat mengobati cacingan, caranya dengan menumbuk 30 gram bangle, 2 jari temu keeling, 7 ketumbar, dan 5 daun sirih. Tambahkan air panas secukupnya kemudian disaring dan diminum.

7. Melancarkan BAB
Penanganan sembelit bisa dilakukan menggunakan bangle, caranya dengan meminum rebusan parutan bangle sebanyak 20 gram yang sudah dicuci bersih dan direbus dengan 2 gelas air hingga menyisakan 1 gelas. Minum 2 kali sehari.

8. Antioksidan
Kandungan cassumunarin A, cassumunarin B, dan cassumunarin C dalam bangle dipercaya sebagai antioksidan bagi tubuh.

9. Meningkatkan nafsu makan
Bangle dipercaya memiliki efek yang sama seperti kurkuma atau temulawak yaitu untuk menambah nafsu makan. Bwgitu pula dengan daun bangle, dipercaya memiliki khasiat yang serupa dengan rimpangnya yaitu untuk meningkatkan nafsu makan. Caranya adalah menggunakan dengan meremas 1 lembar daun bangle hingga keluar sarinya, lalu rebus sarinya setelah dicampur dengan 1 gelas air bersih dan minum 1 kali sehari.


10. Begah
Ketika anda makan terlalu banyak, perut begah biasa terjadi. Untuk mengatasinya dapat menggunakan daun bangle dengan cara yang sama dengan penggunaan daun bangle untuk meningkatkan nafsu makan.

11. Obat batuk berdahak
Kandungan bangle dipercaya dapat menyembuhkan batuk berdahak dan melegakan tenggorokan dengan memberikan efek hangat pada tenggorokan. Caranya adalah mencampur perasan 2 buah jeruk nipis pada segelas air, lalu air tersebut digunakan untuk merebus 5 gram bangle hingga menyisakan setengah gelas dan ramuan tersebut diminum 2-3 kali sehari.

12. Melancarkan pencernaan
Rimpang bangle dipercaya memiliki manfaat untuk melancarkan pencernaan. Untuk efek maksimal, konsumsi bangle secara berkala minimal 3 hari sekali. Caranya dengan meminum rebusan 10 gram bangle parut dengan 2 gelas air hingga menyisakan 1 gelas air.

13. Menurunkan berat badan
Rebusan bangle dengan jeruk nipis dipercaya dapat menetralkan lemak dan dapat menurunkan berat badan. Namun tentu agar hasilnya optimal, diet harus disertai dengan olahraga yang cukup dan asupan makanan bergizi serta rendah lemak.

14. Obat masuk angin
Bangle dipercaya dapat menjadi bahan pengganti minyak angin atau bawang dalam aktivitas kerokan. Rasa panas bangle dapat membuka pori-pori punggung dan membuat angin yang ada di dalam tubuh keluar melalui pori-pori tersebut. Caranya adalah dengan mencampur minyak sayur dengan bangle yang sudah dihaluskan sehingga membentuk krim dan dijadikan sebagai minyak kerok. Untuk hasil maksimal, usapkan terlebih dahulu bangle yang telah diparut ke punggung dengan kekuatan sedang untuk menciptakan efek panas.

Related:
  1. Ragam Manfaat Semangka untuk Ibu Hamil
  2. Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan Tubuh
  3. Manfaat jus strawberry
  4. 12 Manfaat Daun Ketumbar Bagi Kesehatan Tubuh
  5. Manfaat Ciplukan untuk Kesehatan Tubuh
  6. 6 Manfaat Magnesium Bagi Kesehatan Tubuh
  7. Manfaat Yodium Bagi Kesehatan Tubuh
  8. Manfaat Buah Tomat Untuk Kesehatan Mata
  9. Manfaat Daun Mangkukan Bagi Kesehatan Tubuh
  10. 10 Manfaat Tidur Miring Kekanan Terhadap Kesehatan Tubuh