Kesalahan Menangani Demam Pada Anak, Jangan Lakukan ini ya Bund?

Kesalahan Menangani Demam Pada Anak, Jangan Lakukan ini ya Bund?

Kesalahan Menangai Demam Pada Anak - Demam pada anak memang seringkali membuat panik dan gelisah para orang tua. Terlebih lagi bila demam datang dengan tiba-tiba setelah anak aktif bermain.

Meskipun begitu, sebagai orang tua kita harus cepat tanggap bila mendapati anak mulai menunjukkan gejala tidak enak badan. Termasuk dalam menangani demam pada anak.

Baca: Mengatasi demam pada bayi

Tidak semua orang tua mengerti bagaimana cara mengatasi demam pada bayi. Berikut poin lengkap kesalahan menangani demam pada anak

1. Menutupi badan anak secara berlebihan
Kesalahan menangani demam pada anak yang sering dilakukan orangtua adalah menutupi badan si kecil secara berlebihan. Biasanya, karena beranggapan bahwa demam akan segera hilang jika keringat yang keluar semakin banyak, orangtua akan memaksa anak untuk mengenakan selimut dan sweater secara berbarengan.

Padahal, hal ini justu merupakan tindakan yang salah. Penyebabnya tidak lain karena penutup badan berlebih justru akan membuat panas tubuh anak terperangkap dan tidak bisa keluar dengan optimal. Solusinya, pakaikan anak baju atasan dan celana yang berukuran pendek dan berbahan dasar katun.

2. Mengompres dengan air dingin
Ketika anak demam, hindarilah mengompres badannya dengan air dingin. Mengapa? Sebab kebiasaan ini justru akan membuat pori-pori kulit si buah hati mengecil. Inilah yang membuat panas tubuh anak susah keluar dan membaut demam bertahan lebih lama.

3. Mengompres di kening saja
Tahukah Anda, bahwa kebiasaan mengompres anak di bagian keningnya saja akan membuat proses pengeluaran panas tubuh tidak berjalan dengan optimal? Ya, dengan mengompres kening saja, Anda secara tidak sadar telah memusatkan proses pengeluaran panas tubuh di bagian kepala atas saja. Padahal, agar demam hilang dengan cepat, Anda diharuskan untuk merangsang pengeluaran panas dari seluruh bagian tubuh anak.

Solusinya, usaplah seluruh bagian tubuh si kecil dengan handuk yang sudah di rendam dalam air panas. Dengan cara ini, pori-pori kulitnya akan membuka lebar sehingga panas tubuh lebih mudah keluar.

4. Tidak memperhatikan jumlah konsumsi air putih
Kesalahan menangani demam pada anak yang selanjutnya adalah kebiasaan orangtua yang lalai dalam memperhatikan jumlah konsumsi air putih. Padahal, hal ini sangatlah penting sebab dapat meminimalisir risiko anak terkena dehidrasi. Karenanya, selalu pastikan bahwa anak minum dalam jumlah yang cukup –minimal 8 gelas sehari.

5. Memaksa makan banyak
Karena ingin demam reda dengan segera, banyak orangtua yang kemudian memaksa anaknya untuk makan dalam jumlah banyak. Padahal saat demam, anak akan mengalami penurunan selera dan kemampuan mengecap. Karenanya, jangan paksakan anak untuk makan secara berlebih; sebab hal ini justru akan membuat ia mual dan muntah.

6. Tidak mematuhi resep
Terakhir, kesalahan menangani demam pada anak yang sering dilakukan orangtua adalah tidak mematuhi resep obat yang tersurat di bagian kemasan; atau malah yang telah diresepkan dokter. Biasanya, orangtua malakukan hal ini sebab percaya bahwa semakin besar dosis obat yang diberikan, maka semakin cepat pula proses penyemnbuhan penyakit anak. Padahal, resep yang tertera sudah mempertimbangkan banyak hal, lho! Semisal umur dan berat badan anak. Jadi, jangan asal, ya!

Itu tadi 6 kesalahan menangani demam pada anak yang sering dilakukan orangtua. Semoga bermanfaat!

Ini Dia Gaya Rambut Wanita Gemuk Agar Terlihat Lebih Tirus yang Wajib Kamu Coba!

Gaya Rambut Wanita Gemuk - Potongan rambut memiliki dampak besar untuk keseluruhan tampilan seseorang. Untuk wanita dengan tubuh plus size, model rambut bisa membuatnya kelihatan lebih kurus atau justru terlihat semakin gemuk. Karena itu, wanita gemuk harus pintar-pintar dalam memilih model rambut. Kira-kira apa saja ya pilihan model rambut untuk wanita gemuk? Ini dia!

Long Layered
Rambut dengan model long layered bisa menyamarkan pipi tembam dan membuatnya tampak lebih tirus. Model rambut ini punya potongan yang tajam dan bertingkat sehingga bisa memberi sudut tegas pada wajah wanita gemuk yang biasanya berbentuk bulat. Untuk membuat wajah terlihat lebih tirus, potongan layered harus dibuat di bawah dagu. Jika potongan layered terlalu tinggi, model rambut ini justru bisa membuat pipi tembam terlihat semakin gemuk.

Assymetrical Bob
Model rambut untuk wanita gemuk selanjutnya adalah assymetrical bob. Rambut bergaya assymetrical bob membuat wajah wanita gemuk terlihat lebih segar dan berdimensi. Wajah wanita gemuk biasanya akan terlihat lebar. Dengan model potongan yang asimetris, rambut akan membingkai wajah sehingga bisa menutupi wajah lebar agar terlihat lebih tirus.

Baca juga Model Rambut Wanita Gemuk yang Ngetrend di Tahun 2017

Side Swept
Model rambut belah samping ini bisa menutupi sebagian pipi yang tembam sehingga terlihat lebih tirus. Kalau kamu punya tekstur rambut yang lurus dan licin, tambahkan sedikit foam agar rambut jadi sedikit lebih kaku serta tidak mudah jatuh dan menutupi pandangan mata.

Long Wavy
Model rambut long wavy sebenarnya agak tricky untuk diterapkan pada wanita bertubuh gemuk. Jika penataannya pas, wavy hair bisa membingkai wajah dengan baik sehingga membuat wajah terlihat lebih tirus. Tapi kalau penataannya kurang pas, model rambut long wavy justru membuat wajah terlihat lebih lebar. Untuk membuat wavy hair yang membuat wajah terlihat tirus, gunakan curling iron untuk membuat wave ke arah luar menjauh dari wajah. Dengan teknik tersebut, bentuk rambut yang melebar akan mengalihkan pandangan orang dari pipi yang tembam.

Inilah 10 Tanda Bahwa Janin Anda Sehat dan Normal,


Tanda janin sehat - Memperoleh momongan merupakan dambaan bagi setiap pasangan suami istri. Sehingga tidak jarang mereka melakukan berbagai macam cara agar dapat memperoleh momongan yang sehat dan normal tentunya, terlebih bagi mereka yang telah menikah sudah cukup lama dan tak kunjung dikarunai momongan.

Jadi berbahagialah kalian yang telah dikaruniai momongan dengan mudah dan cepat, karena banyak yang menginginkan itu. Oleh sebab itu, sudah menjadi tugas kalian menjaga kesehatan kehamilan sampai proses persalinan datang.

Selama masa kehamilan, tentu ada kemungkinan terjadi masalah dalam kandungan meskipun kita tidak mengharapkan itu terjadi pada kita. Namun, kita juga harus tetap waspada agar kandungan dan janin kita tetap dalam kondisi sehat dan normal.

Sebagai bahan bacaan, berikut ini kami kumpulkan beberapa informasi mengenai 10 tanda janin sehat dan normal.

1. Janin bergerak-gerak
Tanda pertama yang menunjukkan bahwa janin Anda sehat adalah adanya aktivitas pergerakan dari janin. Anda akan mulai merasakan janin bergerak-gerak ketika ruh sudah ditiupkan Allah SWT ke dalam janin Anda. Kurang lebih Allah mulai meniupkan ruh ke janin kita yaitu pada usia 4 bulan masa kehamilan.

Sehingga tidak heran bahwa pada umumnya orang akan melakukan syukuran sebagai tanda rasa syukur kepada Allah karena telah memberikan karunianya kepada kita.

2. Hormon HCG Normal
Tanda yang kedua adalah jumlah hormon HCG berada pada taraf normal.

Hormon HCG sangat berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan. Hormon HCG akan mengalai naik turun pada masa awal kehamilan (Trimester pertama) dan seiring bertambahnya usia kandungan hormon ini akan mulai stabil.

Bila pada usia akhir kehamilan, atau pada trimester ketiga hormon HCG Anda tidak stabil, ada baiknya untuk segera konsultasi pada dokter kandungan Anda.

Baca juga:
  1. Perekembangan Janin Pada Trimester Pertama Kehamilan 
  2. Tips Menjaga Janin Agar Tetap Sehat Pada Masa Awal Kehamilan

3. Bertambahnya berat badan.
Bertambah besarnya perut saja tidak menjamin bahwa kondisi kandungan Anda sehat dan baik-baik saja. Hal ini disebabkan karena kehamilan anggur juga menunjukkan tanda seperti orang hamil normal, yaitu perut yang semakin membesar, akan tetapi, pada kehamilan anggur kondisi janin sudah tidak ada lagi. (Baca: Tanda dan Gejala Hamil Anggur dan Kehamilan Ektopik)

Oleh karena itu, melihat kenaikan berat badan selama kehamilan juga menjadi salah satu cara bagi kita untuk mengetahui perkembangan janin di dalam kandungan kita. Karena janin yang sehat dan normal akan mengalami pertambahan berat badan seiring bertambahnya usia kehamilan.

4. Detak jantung bayi terdeteksi
Setidaknya seminggu sekali atau sebulan sekali Anda harus melakukan cek kehamilan pada dokter kandungan agar mengetahui perkembangan janin dari minggu ke minggunya.

Salah satu pengecekan yang biasa dilakukan yaitu mengecek detak jantung bayi. Banyak cara untuk mengetahui detak jantung bayi salah satunya adalah dengan USG.

Bila detak jantung telah terdeteksi lewat USG, bisa dipastikan bahwa janin Anda baik-baik saja di dalam kandungan.

5. Tidak terjadi kontraksi pada masa kehamilan awal
Tanda janin sehat dan normal dalam kandungan selanjutnya adalah Anda tidak merasakan adanya kontraksi selama masa kehamilan muda atau pada saat usia perkembangan janin berapa dibawah 3 bulan atau pada saat perkembangan janin 3 bulan.

6. Ibu hamil tidak mengalami pendarahan
Pendarahan selama masa kehamilan bisa menandakan terjadinya keguguran, oleh karena itu kenalilah beberapa tanda akan keguguran saat hamil muda agar janin Anda bisa berkembang secara sempurna. (Baca: Keluar Darah Saat Hamil Muda)

7. Tidak mengalami morning sickness berlebihan
Morning sickness yang bisa sampai seharian terjadi pada ibu hamil adalah suatu kondisi yang wajar apabila usia kandungan masih berada pada trimester pertama. Adanya morning sickness berlebihan setelah melewati masa itu perlu dicurigai. Kenali juga beberapa cara mengatasi morning sickness untuk membantu Anda mengatasi kondisi ini.

8. Tidak ada rasa nyeri berarti pada perut bagian bawah
Perut bagian bawah adalah tempat dimana plasenta menempel. Adanya rasa nyeri yang tak tertahankan bisa memberi efek buruk pada plasenta, ada juga kondisi abnormal seperti plasenta letak rendah yang perlu diwaspadai.

9. Adanya peningkatan kadar gula dan tekanan darah
Peningkatan tekanan darah dan kadar gula pada tubuh ibu hamil adalah hal yang wajar, tetapi apabila kenaikannya terlalu signifikan maka Anda perlu mencurigainya. (Baca: Hipertensi Saat Hamil)

10. Perut membesar
Dan tanda terakhir yang bisa Anda ketahui dan lihat dengan jelas adalah perubahan perut Anda yang makin membesar. Janin yang berkembang akan membutuhkan tempat yang lebih luas juga.

Jadi itulah beberapa tanda janin sehat dan normal dalam kandungan yang bisa saya bagikan kepada Anda. Semoga informasi ini bisa berguna bagi Anda untuk mengetahui perkembangan janin dalam kandungan Anda.

Bila Darah Haid Sedikit, Jangan Panik! Beginilah Cara Melancarkannya!


Melancarkan darah haid yang sedikit - Menstruasi bagi wanita adalah yang wajar terjadi, karena ini merupakan suatu kodrat sebagai seorang wanita. Menjadi pertanyaan besar bila seorang wanita tidak mengalami haid, pastilah disitu ada gangguan yang sedang dialami wanita tersebut. Banyak cara yang dapat dilakukan agar memperoleh siklus haid yang normal.

Normalnya, haid seorang wanita berlangsung selama 3 sampai 8 hari dengan waktu tunggu untuk periode haid berikutnya berkisar 21 hingga 31 hari hingga memperoleh masa haidnya kembali.

Rentang waktu itu bisa kita anggap sebagai tolak ukur menstruasi normal seorang wanita. Dan bila datangnya haid pada diri Anda tidak sesuai dengan waktu-waktu itu, apakah datang lebih awal atau malah tak kunjung datang, bisa jadi Anda sedang mengalami gangguan menstruasi.

Perlu Anda ketahui bahwa, barometer atau patokan ketidaknormalan haid dapat diukur dengan cara lain selain menghitung lama hari masa haid. Salah satu cara yang dapat Anda gunakan untuk mengetahui apakah Anda mengalami haid yang normal atau tidak yaitu dengan mengukur jumlah darah yang keluar pada saat menstruasi.

Pada umumnya, darah menstruasi normal akan keluar sebanyak kurang lebih 20 - 60 ml setiap harinya. Dan apabila jumlah darah menstruasi yang Anda keluarkan kurang atau lebih dari rentangan itu, dapat Anda jadikan suatu pertanda bahwa Anda sedang mengalami masalah menstruasi. Bila menjumpai hal demikian, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi kepada dokter agar dapat dipastikan dengan jelas apa penyebabnya.

Penyebab Darah Haid Sedikit

Sebelum berkonsultasi kepada dokter, beberapa faktor penyebab darah haid sedikit berikut ini mungkin dapat menambah wawasan Anda mengenai darah haid yang sedikit itu.

1. Faktor Psikologis
Volume keluarnya darah yang dikategorikan kedalam kondisi tidak normal biasa disebabkan oleh faktor psikologis. Ada beraneka ragam pemicu suasana psikologi wanita di antaranya: ketakutan yang berlebih, amarah memuncak dan tidak terkontrol, cemas saat menstruasi berkunjung.

Keadaan psikis ini dapat mempengaruhi kondisi fisik wanita yang merangsang pada perubahan hormon yang tidak stabil sehingga memicu keluarnya darah menstruasi yang sedikit.

2. Faktor Kurang Istirahat
Istirahat yang tidak teratur kerap kali disepelekan oleh umumnya manusia. Padahal, istrahat yang cukup sangat berpengaruh pada kondisi tubuh yang sehat dan bugar dalam melaksanakan segala aktivitas.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa pola istrahat yang tidak teratur berpengaruh pada gangguan sistem hormon di dalam tubuh manusia. Saat tubuh mengalami gangguan tersebut, penyakit pun berdatangan. Salah satunya mendorong darah menstruasi keluar dalam jumlah yang relatif sedikit.

3. Faktor Berat Badan
Selain karena faktor psikis dan istrahat yang kurang, berat badan berlebih juga dapat berpangaruh pada volume darah menstruasi yang sedikit. Hal tersebut dipengaruhi oleh kadar hormone enerogen dalam tubuh wanita tidak berjalan beriringan dengan metabolism tubuh.

4. Genetik.
Faktor genetik juga dapat mempengaruhi jumlah darah haid yang keluar. Untuk itu ada baiknya bila Anda menanyakan kepada Ibu atau sodara perempuan apakah mereka juga mengalami hal yang sama. Bila ternyata mereka juga mengalami hal yang sama, ada kemungkinan bahwa yang menyebabkan darah haid Anda sedikit adalah faktor hormon.

Bila demikian, cobalah periksakan ke dokter ahli dan tanyakan apakah hal itu normal ataukah perlu perhatian khusus?

5. Faktor pola hidup
Pola hidup yang tidak sehat juga dapat mempengaruhi jumlah darah haid yang keluar. Seperti terlalu keras berolahraga, berat badan yang naik turun secara drastis itu semua akan mempengaruhi keseimbangan hormon yang memicu jumlah darah yang dikeluarkan pada saat haid.

6. Pemakaian alat kontrasepsi
Alat kontrasepsi juga dapat mempengaruhi jumlah darah haid yang keluar. Seperti bila Anda menggunakan pil KB, pada umumnya, orang yang baru pertamakali menggunakan alat kontrasepsi seperti pil KB akan berdampak pada jumlah darah haid yang keluar.

7. Aspek umur.
Menstruasi sedikit normal terjadi pada kelompok yang barusan alami pubertas, serta pada kelompok yang sebentar lagi mencapai umur menopause.

Dua kelompok ini bisa alami hypomenorrhea lantaran pada umur itu saat terjadinya proses ovulasi belum atau tak teratur serta perubahan susunan endometrial (dinding dalam rahim) alami masalah.

8. Masalah tiroid
Kelenjar tiroid bisa membuahkan hormon yang bisa melindungi metabolisme tubuh. Namun, produksi hormon pada tiroid mungkin alami masalah hingga beresiko pada menstruasi Anda.

Bila Anda menanggung derita hipertiroid (penambahan kandungan hormon tiroid didalam darah), mungkin saja Anda bakal alami darah menstruasi yang sedikit. Pasien hipotiroid (kandungan hormon tiroid didalam darah yang alami penurunan dapat juga alami menstruasi tidak teratur ini.

9. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
Keadaan ini terjadi saat ovarium ditumbuhi oleh kista-kista dalam ukuran amat kecil. Pasien PCOS bisa alami menstruasi sedikit lantaran proses ovulasi alami masalah.

10. Asherman’s syndrome
Keadaan ini bisa bikin dinding sisi dalam rahim (endometrium) meradang, hingga kurangi volume rongga rahim. Tidak hanya menstruasi sedikit, masalah ginekologis ini bisa ditandai juga dengan timbulnya tanda-tanda kram serta nyeri perut.

11. Hamil
Hampir setiap wanita tidak menyadari kehamilannya pada awal kehamilan. Tanda awal kehamilan memang terkadang tidak terlalu nampak dengan jelas. Sehingga banyak orang yang seringkali mengabaikan tanda dan gejala awal kehamilan.


Beberapa diantara mereka tidak merasa bahwa dirinya tengah berbadan dua karena mereka merasa bahwa masih dalam periode haid. Kemungkinan darah yang keluar saat hamil bukanlah darah haid, melainkan pendarahan yang dialami oleh ibu hamil.

Tidak jarang seorang wanita hamil pada awal kehamilan (trimester pertama) mengalami pendarahan atau flek yang seringkali dianggap sebagai darah haid.

Inilah penyebabnya mengapa ada beberapa wanita yang tidak tahu dirinya sedang hamil, bahkan sampai memasuki usia kehamilan 9 bulan. Choi menjelaskan, keluarnya darah seperti haid yang sedikit atau flek pada wanita juga bisa menjadi pertanda kehamilan ektopik, yakni ketika sel telur yang telah dibuahi menempel di tempat lain selain rahim. Jika Anda ragu, lakukan tes kehamilan atau konsultasi ke dokter.

Cara Alami Mengatasi Darah Haid Sedikit

Berikut ini adalah beberapa cara untuk melancarkan darah haid bila Anda mengalami darah haid yang keluar jumlahnya sedikit.

a Kunyit
  • Siapkan beberapa bahan yang akan diracik sebagai ramuan herbal. Bahan tersebut antara lain adalah 2 kunyit, 2 biji cengkeh, 4 kapulaga, 3 lembar daun srigading, serta ketumbar, jinten hitam, dan juga pala secukupnya.
  • Setelah semua bahan tersedia, cucilah semuanya dengan menggunakan air bersih.
  • Tumbuk bersama sampai dengan halus.
  • Jika tumbukan telah halus, seduhlah tumbukan tersebut dengan menggunakan air panas kurang lebih satu gelas.
  • Saring campuran air dan tumbukan tersebut, kemudian minumlah ramuan herbal ini secara rutin beberapa hari sekitar 1 sampai dengan 2 kali dalam sehari.

b. Calincing
  • Siapkan 30 gr calincing segar yang 10 gr diantaranya adalah calincing kering
  • Siapkan 20 gr jahe dan iris tipis
  • Cucilah dengan bersih calincing dan jahe yang telah disiapkan
  • Usai itu rebus semua bahan dengan air sebanyak 400 cc sampai dengan mendidih dan hanya menyisakan kurang lebih 200 cc air saja
  • Saringlah kemudian minum secara teratur

c. Daun Dewa
  • Pertama-tama siapkan terlebih dahulu 15 gr daun dewa dan juga 5 gr bunga pacar air yang berwarna putih
  • Cucilah kedua bahan menggunakan air bersih
  • Rebus dengan air sebanyak 500 cc sampai mendidih dan berkurang serta menyisakan sebanyak 200 cc saja
  • Saring ramuan dan minumlah

d. Lidah Buaya
Lidah buaya adalah tanaman yang telah terbukti memiliki banyak khasiat. Salah satu khasiat dari lidah buaya adalah mengatasi siklus menstruasi abnormal, alias tidak lancar.

Bagi anda yang mengalami siklus menstruasi tidak lancar dan juga darah yang keluar saat menstruasi sedikit, cobalah untuk memanfaatkan daun lidah buaya untuk dijadikan jus yang kemudian diminum secara teratur. Mengonsumsinya secara teratur akan bermanfaat untuk melancarkan siklus menstruasi.

e. Istirahat yang cukup
Kurang istirahat merupakan salah satu faktor yang menyebabkan darah menstruasi keluar dalam volume yang kecil. Nah, oleh karena itu diperlukan istirahat yang cukup agar tubuh tidak mudah terserang penyakit.

Luangkan sedikit waktu untuk mengistirahatkan pikiran dari kejenuhan dengan cara berlibur atau melakukan hobi yang membuat hati gembira. Jauhkan beberapa kegiatan yang dapat menimbulkan perasaan stress.

Imbangi cara mengatasi dara haid sedikit ini dengan pola hidup sehat dengan mengkomsmsi buah dan sayuran. Mudahan bermanfaat

Baca juga: Cara mengatasi telat haid