Manfaat Protein Bagi Ibu Hamil Serta Bahayanya Bila Kekurangan Protein Saat Hamil


Manfaat Protein untuk Ibu Hamil - Pada saat hamil kebutuhan protein harian bisa dibilang semakin meningkat. Hal ini dikarenakan protein digunakan untuk membangun dan membentuk sel tubuh ibu hamil maupun calon bayi.

Terlebih pada saat usia kehamilan trimester pertama, protein digunakan untuk pembentukan jaringan otak dan organ janin.

Pada usia kehamilan trimester kedua protein digunakan untuk pertumbuhan janin, rahim dan payudara (berkaitan dengan kandungan asi pada saat melahirkan).

Baca juga: Perkembangan Janin pada Trimester Pertama Kehamilan di tiap Minggunya

Sedangkan pada trimester ketiga protein digunakan untuk pertumbuhan janin, penambahan volume darah ibu, dan perkembangan plasenta.

Sehingga sangat penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan kebutuhan protein harian.

Berikut ini adalah beberapa manfaat lain dari protein.

  • Sebagai sumber kalori.
  • Sebagai zat pembangun atau pembentuk serta memperbaiki jaringan tubuh pada janin seperti otot, tulang, mata kulit, jantung dan hati.
  • Berperan dalam pembentukan darah
  • Membantu pembentukan darah, cairan ketuban dan sel-sel janin agar sempurna
  • Berguna dalam pertumbuhan jaringan dan plasenta bahkan otak
  • Membentuk antibodi bagi perempuan hamil dan janin.
  • Menjaga kesehatan tulang perempuan hamil dan janin 


Jumlah Protein yang Dibutuhkan Ibu Hamil Selama Hamil
Seiring bertambahnya usia kehamilan, kebutuhan gizi ibu hamil juga semakin meningkat, begitu juga lagi janin yang dikandungnya.

Bila pada biasanya sebelum hamil kebutuhan energi seorang wanita hanya berkisar 1.900 kkl dengan kebutuhan protein sebanyak 50 gr per hari, maka pada saat hamil kebutuhan protein semakin meningkat begitu juga kebutuhan energinya yaitu sekitar 2080 kkl dan 68 gr protein perhari.

Kemudian pada trimester kedua dan ketiga, kebutuhan energinya meningkat menjadi 2.200 kkal. Cukup banyak bukan?

Apakah hanya kebutuhan protein saja yang harus dipenuhi?
Sudah jelas tidiak hanya itu saja, melainkan kebutuhan gizi lainnya juga harus tetap terpenuhi dengan baik.

Seperti yang telah dikemukakan oleh dokter spesialis gizi klinis, dr Inge Permadhi, MS, SpGK dalam situs harian kompas, asupan nutrisi seimbang sebaiknya dipersiapkan  oleh calon ibu jauh sebelum kehamilan. Setiap hari, wanita perlu menerapkan pola makan sehat. Ketika gizi seimbang persiapan  kehamilan terpenuhi, pada saat hamil dan melahirkan ia akan memiliki cadangan nutrisi yang mencukupi.

Inge menambahkan,  komposisi zat gizi seimbang yang harus dipenuhi setiap hari adalah 55-60 persen karbohidrat, 30 persen lemak, dan 15 persen protein. Walaupun secara komposisi kebutuhan protein paling sedikit, akan tetapi jangan sampai zat gizi ini luput dari perhatian.

Sumber Protein yang Dapat Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Protein Harian Ibu Hamil

Kebutuhan protein seorang ibu hamil selama masa kehamilan dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi beberapa bahan pangan seperti berikut ini
  • Daging sapi,
  • Unggas (bisa ayam, bebek, ataupun burung)
  • Ikan dan kerang
  • Putih telur
  • susu, 
  • olahan susu (seperti keju dan yogurt)

Di atas adalah beberapa sumber protein yang dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan protein selama masa kehamilan karena mengandung sembilan komponen asam amino.

Namun bila kebutuhan protein yang berasal dari hewani tidak dapat tercukupi karena alasan tidak suka atau mual ketika mencium aromanya, Ibu hamil dapat menggantinya dengan sumber protein yang berasan dari tumbuh-tumbuhan atau protein nabati.

Baca juga: Tips Menghadapi Morning Sickness

Makananan sumber protein nabati yang disarankan yaitu kacang-kacangan, tahu, tempe dan lainnya.

Hal yang terpenting adalah jangan pernah memantang berbagai jenis makanan yang mengandung protein yang memang sedang dibutuhkan bagi ibu hamil. Namun juga harus diingat bahwa dalam mengkonsumsi setiap makanan tersebut jangan sampai berlebihan, karena bila berlebihan juga akan menimbulkan masalah kesehatan, baik bagi ibu hamil dan juga janin misalnya obesitas pada saat hamil.

Berikut ini beberapa contoh kandungan protein dalam makanan sumber protein yang baik:

Olahan Susu
  1. 1/2 cangkir 1% keju cottage: 14 g
  2. 1/2 cangkir keju ricotta: 14 g
  3. 8 ons yogurt rendah lemak: 9-12 g
  4. 1 ons keju Parmesan: 11 g
  5. 1 ons keju Swiss: 8 g
  6. 1 cangkir susu skim: 8 g
  7. 1 ons keju mozzarella: 7 g
  8. 1 ons keju cheddar: 7 g
  9. 1 telur besar segar: 6 g

Kacang-kacangan
  1. 1/2 cangkir tahu mentah (produksi pabrik): 20 g
  2. 1 cangkir lentil yang dimasak: 18 g
  3. 1 cangkir kacang hitam kalengan: 15 g
  4. 1 cangkir kacang merah kalengan: 13 g
  5. 1 cangkir buncis kalengan: 12 g
  6. 1 cangkir kacang pinto kalengan: 12 g
  7. 2 sendok makan selai kacang halus: 8 g
  8. 1 ons kacang goreng kering: 7 g
  9. 1 cangkir susu kedelai murni: 6 g

Daging, unggas dan ikan
Sementara pada daging adalah sebagai berikut:
  1. 1/2 dada ayam panggang (tidak ada kulit): 27 g
  2. 3 ons salmon: 23 g
  3. 3 ons ikan: 23 g
  4. 3 ons daging sapi tanpa lemak: 21g

Tidak semua daging ikan aman dikonsumsi selama masa kehamilan. Karena ada beberapa ikan yang memiliki kandungan merkuri atau kadar merkuri yang tinggi dan sangat berbahaya bagi kesehatan
dan juga janin.

Beberapa ikan predator, seperti hiu, ikan todak, king mackerel, tilefish dan harus dihindari karena mungkin mengandung metil merkuri, logam diyakini berbahaya dalam dosis tinggi untuk perkembangan otak janin dan anak-anak.

Bila ingin mengkonsumsi ikan, sebaiknya konsumsilah ikan kurang lebih sebanyak 12 ons dalam satu minggu selama masa kehamilan.

Protein memang dibutuhkan bagi ibu hamil dan janin, akan tetapi mengkonsumsi protein apalagi protein yang bersumber dari hewani pasti selalu berdampingan dengan lemak.

Untuk itulah perhatikan jumlah dan porsi ideal protein yang dibutuhkan tubuh Anda selama masa kehamilan Anda. Sebagai saran, masaklah sumber protein tersebut dengan cara yang aman agar lemak dan kolesterol Anda tidak meningkat selama masa kehamilan.

Masaklah semua sumber protein hewani dengan cara direbus, dikukus, dipepes, atau ditumis dengan sedikit minyak. Jangan pernah menggunakan minyak yang terlalu banyak.

Bila Ibu Hamil Kelebihan dan Kekurangan Gizi pada masa kehamilan, Terutama untuk protein.

Meskipun protein baik untuk ibu hamil dan perkembangan janin, tetap saja harus dalam takaran yang wajar dalam mengkonsumsinya.

Berikut ini adalah beberapa dampak apabila ibu hamil kekurangan protein.

  1. Berat badan bayi pada saat lahir di bawah normal
  2. Pertumbuhan otak janin terganggu. Karena energi yang didapat dari lemak, karbohidrat, dan protein merupakan zat yang berperan dalam proses pembentukan otak.
  3. Ukuran dan jumlah sel otak berkurang, tidak seperti pada bayi normal lainnya
  4. Cacat bawaan pada bayi,
  5. dan juga masalah pada asi ketika hendak memberikan asi eksklusif
Apabila ibu hamil kelebihan gizi, dampak buruk yang akan dialami yaitu:
  1. Berat badan ibu hamil akan meningkat (kegemukan)
  2. Makan berlebihan selama hamil sering menjadi penyebab munculnya  kencing manis dan preeklampsia, selain mengakibatkan calon ibu  lekas lelah dan sulit menjaga keseimbangan badan.
  3. Pertambahan BB yang berlebihan bisa membuat pertumbuhan janin terhambat. Sebab, bila odem/bengkak dan terjadi hipertensi, suplai nutrisi ke janin menjadi berkurang karena terjadi penyempitan pembuluh darah. Bukannya tak mungkin kondisi ini membuat kematian janin selagi dalam rahim.

Tanda dan Gejala Ibu Hamil Kekurangan Protein
Deteksi kekurangan protein pada ibu hamil memang tidak secara rutin dilakukan. Kekurangan protein juga tidak menimbulkan gejala khusus yang dapat dirasakan oleh ibu hamil. Mengingat asupan protein didapat bersamaan dengan asupan bahan makanan lain (karbohidrat, lemak, dan lainnya).

Jadi, dugaan adanya ketidakcukupan protein umumnya dilihat dari  penambahan berat badan ibu hamil yang kurang atau bahkan menurun. Seperti kita ketahui, kecukupan gizi ibu hamil secara sederhana akan tercermin pada penambahan berat badan yang cukup selama hamil (untuk ibu dengan indeks masa tubuh normal penambahan BB selama hamil adalah 11.5—16  kg).

Dugaan ketidakcukupan protein bisa juga muncul saat janin terpantau tidak tumbuh seperti seharusnya saat pemeriksaan rutin kehamilan. Pada kasus seperti ini, umumnya dokter kebidanan akan bekerja sama dengan dokter ahli gizi agar ibu hamil dapat mengatur dan memperbaiki pola dan menu makanannya.

Baca juga: Dampak buruk hipertensi pada kehamilan

Model rambut BOB pendek paling populer di tahun 2017, Sangat Cocok untuk wanita kantoran

Firdaus45.com - Gaya rambut bob ukuran sedang adalah gaya rambut klasik yang berkelas. Beberapa wanita akan terlihat sangat cantik dengan gaya rambut bob ini.

Bob klasik adalah gaya rambut abadi yang bisa dipakai oleh semua orang. Dengan ton modern dan segar mengambil potongan rambut ini, Anda bisa menyesuaikan bob pendek yang tepat agar sesuai dengan kepribadian Anda.

Model rambut bob merupakan salah satu gaya rambut wanita kantoran. Sehingga tidak ada salahnya bila anda ingin mengkreasikan gaya rambut bob anda menjadi lebih sesuai dengan style anda.

Entah Anda seorang rocker yang penuh dengan sikap, gadis sebelah, atau trend setrum avant-garde, bob pendek bisa menjadi gaya rambut yang hebat bagi Anda untuk membuat sebuah pernyataan. Lihatlah melalui bob pendek pendek yang inspiratif ini dan dapatkan wawasan baru tentang apa yang bisa dilakukan haircut ini untuk Anda.

Modern Flair Medium Bob Hairstyle


Versatile Bob Hairstyle


Trendy Bob Hairstyle


Modern Bob with bangs hairstyle


Itulah beberapa pilihan gaya rambut wanita model bob yang dapat anda terapkan pada rambut anda. Baca juga 10 gaya rambut wanita paling populer dari masa ke masa

Tips Membuat Gusi Agar Tampak Merah dan Bersih


Memerahkan Gusi | Gusi yang sehat adalah gusi yang berwarna merah jambu. Agar gusi memperoleh warna merah jambu, diperlukan beberapa perawatan yang rutin dilakukan. 

Pada artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara membuat dan menjaga gusi agar tetap sehat.

Setidaknya ada empat cara perawatan harian untuk memperoleh gusi berwarna merah jambu dan sehat.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengosok gigi secara rutin. Pada saat menggosok gigi, perhatikan beberapa hal berikut ini



1. Gunakan pasta gigi yang tepat. Memilih dan menggunakan pasta gigi murah dalam rangka berhemat mungkin menggoda. Namun hal yang harus dipertanyakan adalah, apakah dengan pasta gigi murah tersebut dapat menjaga kesehatan gusi?

Bila ragu, sebaiknya pilihlah pasta gigi yang memang benar-benar diperuntukkan untuk merawat gusi Anda. Bila memang harus dengan harga yang sedikit mahal, maka tidak ada salahnya daripada harus menggunakan pasta gigi yang murahan namun gusi tidak terjaga kesehatannya.

2. Pilihlah sikat gigi yang direkomendasikan. Saat ini, banyak sekali pilihan sikat gigi yang mungkin menarik perhatian karena bentuk dan keunikannya. Akan tetapi hal harus diperhatikan dalam memilih sikat gigi adalah 
  • Pilihlah sikat gigi yang mudah digerakkan dan yang terpenting adalah dapat menjangkau seluruh bagian mulut.
  • Pilihlah sikat gigi dengan bulu lunak atau lembut, karena sikat gigi dengan bulu keras akan merusak gusi, 
  • Carilah sikat gigi dengan bulu-bulu berujung bulat.
  • Bila ada, pilihlah sikat gigi elektrik yang dapat bergerak melingkar

3. Gosok gigi sebelum makan setidaknya dua kali sehari. Secara tradisional, banyak orang menganggap bahwa menggosok gigi setelah makan adalah hal yang benar, tujuannya adalah untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang masih menempel pada sela-sela gigi.

Namun, beberapa dokter gigi justru menyarankan agar menggosok gigi sebelum makan. Menurut mereka, menghilangkan plak pada gigi lebih penting daripada hanya menghilangkan sisa makanan.

Menggosok gigi setelah makan memang dapat mencegah kerusakan gigi dan juga gusi. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk menggosok gigi setidaknya tiga kali sehari. 

4. Gosoklah gigi kurang lebih selama 2 menit. Banyak orang mengeluh telah menggosok gigi akan tetapi masih mengalami gusi bengkak. Untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan juga gusi, setidaknya membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama dalam menggosok gigi. 

Gosoklah gigi secara menyeluruh dan jangan terburu-buru. Bagilah area gosok menjadi empat bagian, kiri atas, kanan atas, kiri bawah, dan kanan bawah. Gosok setiap bagian selama setidaknya 30 detik untuk memastikan penggosokan cukup lama dan meliputi seluruh bagian mulut.

5. Jangan menggosok gigi terlalu sering atau keras. Menggosok gigi dianjurkan sebanyak 3 kali dalam sehari dan jangan berlebihan dalam menggosok gigi. Lakukan dengan lembut agar gusi tidak terlalu terkena tekanan oleh sikat gigi. Bila gusi terlalu sering terkena gosokan sikat gigi juga akan membuat gusi dan gigi menjadi rusak.

6. Gosoklah gigi Anda dengan cara yang benar. Memang belum ada patokan yang pasti, akan tetapi cara kita menggosok gigi mungkin juga belum tentu benar. Oleh karena itu, ada beberapa saran dalam menggosok gigi agar memperoleh gusi yang merah dan bersih.

Berikut ini adalah beberapa tips mudah dalam menggosok gigi agar gusi bersih dan nampak berwarna merah muda.
  • Saat menggosok gigi, Posisikan sikat gigi pada sudut 45° terhadap garis gusi.
  • Panjang gerakan sikat gigi seharusnya sepanjang tinggi satu gigi.
  • Gosok dengan lembut namun tegas.
  • Terlalu menekan dapat menyebabkan pengikisan email gigi serta resesi gusi.
  • Bersihkan permukaan dalam gigi dengan gerakan ke atas dan bawah.
  • Ingat, gosok juga permukaan lidah.

7. Gantilah dengan yang baru sikat gigi anda bila sudah lama terpakai. Semakin sering digunakan, bulu sikat gigi akan semakin rusak dan berkurang sehingga sudah tidak lagi efektif untuk membersihkan gusi dan gigi. Sikat gigi yang sudah lama terpakai akan sangat dimungkinkan menjadi sarang berbagai jenis bakteri mulut. 

Jadi jangan pernah ragu untuk mengganti sikat gigi Anda. Banyak dokter gigi menganjurkan agar mengganti sikat gigi bila sudah dipakai 3-4 bulan. Tidak harus sesuai dengan anjuran tersebut tapi jangan terlalu lama, bila ingin mengganti sikat gigi 2 minggu sekali juga diperbolehkan.

Membersihkan gusi menggunakan Benang Gigi
Ada banyak sekali jenis dan merek benang gigi yang dapat anda pilih sebagai pilihan membersihkan gusi.

Beberapa jenis benang gigi yang umum dijual dipasaran yaitu nilon, filament tunggal, baik yang tanpa rasa sampai yang mengandung rasa mint.

Pergunakanlah benang gigi sekali sehari. Menggunakan benang gigi mungkin akan terasa geli dan sakit pada gusi yang terkena gesekan benang. 

Beberapa orang mengatakan bahwa menggunakan benang gigi sebenarnya lebih penting untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi daripada menggosok gigi.

  • Meskipun terlalu sering menggosok gigi dapat merusak gusi, terlalu sering menggunakan benang gigi tidak menyebabkan kerusakan apa pun.
  • Benang gigi dapat digunakan kapan saja—pagi atau malam, sebelum atau sesudah makan. Pastikan saja benang gigi digunakan setidaknya satu kali sehari.

Gunakan benang gigi dengan teknik yang benar. American Dental Associationmenyediakan panduan spesifik tentang cara menyempurnakan teknik penggunaan benang gigi.
  • Gunakan benang gigi sekitar 45 cm, dan kencangkan pada jari dengan cara melilitkan benang gigi pada jari tengah masing-masing tangan.
  • Pastikan aliran darah ke ujung-ujung jari tidak terhambat. Buka lilitan dan lilitkan kembali, jika perlu, selama proses menggunakan benang gigi.
  • Pegang benang gigi di antara jari telunjuk dan ibu jari agar lebih stabil.
  • Gunakan gerakan menggergaji ke depan dan belakang untuk menyelipkan benang gigi di sela-sela gigi, sampai ke gusi.
  • Jangan menyentakkan benang gigi dengan keras pada gusi karena dapat terasa menyakitkan dan, lama-kelamaan, menyebabkan gusi rusak.
  • Lingkarkan benang gigi menjadi bentuk huruf “C” pada sisi gigi.
  • Dengan lembut dan perlahan, gerakkan benang gigi ke atas dan bawah sepanjang tinggi gigi.
  • Gunakan benang gigi pada semua gigi, termasuk yang sulit dijangkau di bagian belakang mulut.
  • Gunakan benang gigi pada kedua sisi setiap gigi.

Tetaplah menggunakan benang gigi bahkan saat gusi berdarah. Jika tidak dilakukan secara teratur, kemungkinan akan ada darah di benang gigi saat mulai menggunakan benang gigi. Itu bukan tanda untuk menghentikan penggunaan benang gigi! Sebaliknya, gusi berdarah karena benang gigi tidak pernah atau jarang digunakan! Penggunaan benang gigi setiap hari membantu menghentikan pendarahan seiring waktu, serta meningkatkan, bukan merusak, kesehatan gusi.

Menggunakan Obat Kumur

Pilihlah obat kumur yang tepat. Obat kumur merupakan produk penting, karena menggosok gigi dan menggunakan benang gigi hanya membersihkan gigi dan gusi. Obat kumur dapat membersihkan seluruh bagian mulut lainnya—pipi, lidah, dan permukaan terpapar lain yang perlu dibersihkan, guna menjaga kesehatan gusi. Pilihlah obat kumur dengan kemasan yang memiliki cap persetujuan American Dental Associations.
  • Pilihlah obat kumur terapeutik yang diformulasi khusus untuk menjaga kesehatan gusi, alih-alih obat kumur kosmetik yang dirancang khusus agar napas menjadi segar untuk sementara waktu.
  • Jangan menggunakan obat kumur berbahan dasar alkohol yang dapat mengeringkan kulit dan, lama-kelamaan, menyebabkan luka.

Gunakan obat kumur buatan sendiri. Penelitian telah membuktikan bahwa kunyit mampu mengobati penyakit gusi, seperti gingivitis, sebaik obat kumur komersial.
  • Larutkan 10 mg ekstrak kunyit ke dalam 105 ml air panas.
  • Diamkan sampai larutan tersebut mencapai suhu yang dapat diminum.
  • Alternatif lain pengganti obat kumur komersial meliputi kayu manis, adas, jahe, minyak esensial lemon, minyak tea tree, madu mentah, dan lain-lain.

Gunakan obat kumur dengan teknik yang benar. Baca instruksi di kemasan sebelum digunakan, karena obat kumur berformula khusus mungkin memiliki anjuran berbeda mengenai seberapa lama obat kumur harus dikumurkan di dalam mulut, atau apakah obat kumur harus diencerkan atau tidak.
  • Jika petunjuk di kemasan menyarankan pengenceran produk, ikuti petunjuk pengenceran dengan benar. Gunakan air hangat.
  • Masukkan obat kumur ke dalam mulut, dan kumurkan ke seluruh bagian mulut selama 30-60 detik.
  • Kumurkan ke bagian belakang tenggorokan selama 30-60 menit.
  • Ludahkan ke wastafel.
  • Cuci mulut dengan air.

Jangan langsung menggunakan obat kumur setelah menggosok gigi. Berkumur dengan obat kumur segera setelah menggosok gigi sebenarnya dapat menghilangkan berbagai manfaat yang didapat dari menggosok gigi. Untuk mendapatkan hasil terbaik, gunakan obat kumur sebelum atau setidaknya setengah jam sesudah menggosok gigi.

Mencari Perawatan Medis Profesional

Periksalah ke dokter gigi secara rutin. Bahkan jika Anda menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan sangat baik di rumah, ada beberapa hal tertentu—seperti membersihkan timbunan plak—yang memang tidak dapat dilakukan sendiri di rumah. Kunjungan ke tempat praktik dokter gigi harus dilakukan untuk aspek-aspek kesehatan gigi dan gusi tersebut.
  • Seberapa sering kunjungan ke dokter gigi yang diperlukan tergantung pada kebutuhan masing-masing orang, tetapi setidaknya setiap satu tahun sekali.
  • Dokter gigi akan menyarankan kapan sebaiknya Anda kembali untuk pemeriksaan berikutnya.
  • Segera cari bantuan medis jika diperlukan. Ada banyak masalah yang mengharuskan Anda mencari bantuan medis profesional. Namun, gejala utama penyakit gusi meliputi:
  • Gusi bengkak atau merah
  • Pendarahan berlebihan; melebihi jumlah normal yang terjadi saat baru mulai menggunakan benang gigi secara rutin
  • Gigi goyang
  • Gusi menipis
  • Bau mulut kronis atau ada rasa tidak enak di dalam mulut

Temukan dokter gigi yang bagus. American Dental Association menyediakan alat pencarian untuk membantu Anda menemukan dokter gigi anggota ADA yang terdekat. ADA juga menganjurkan langkah-langkah berikut untuk menemukan dokter gigi yang bagus di area Anda:
  • Mintalah rekomendasi dari teman, keluarga, dan rekan kerja.
  • Mintalah rekomendasi dari dokter.
  • Jika akan pindah kota, mintalah dokter gigi saat ini, atau stafnya, membantu Anda memilih dokter gigi bagus di kota yang baru.

Ketahui dokter gigi mana yang termasuk di jaringan layanan kesehatan Anda.Kunjungi situs web, atau hubungi perusahaan asuransi Anda untuk menemukan dokter gigi mana yang dapat menerima asuransi Anda. Jika sudah menentukan pilihan pada dokter gigi tertentu, lebih mudah untuk berhubungan dengan pihak dokter gigi daripada dengan perusahaan asuransi. Jadi, mintalah dokter gigi agar memberikan pengecualian dalam menerima Anda sebagai pasien.

Temukan dokter gigi bertarif murah di daerah Anda. Jika tidak punya asuransi kesehatan, atau jika asuransi Anda tidak menanggung biaya pemeriksaan gigi, carilah dokter gigi bertarif murah. Cara teraman dan terbaik untuk menemukan dokter gigi bertarif murah adalah dengan menemukan klinik yang berafiliasi dengan sekolah kedokteran gigi. Klinik seperti itu sering kali menyediakan layanan gratis untuk anak-anak berusia di bawah 18 tahun dan layanan bertarif murah untuk orang dewasa.

Baca juga: Cara menyembuhkan gusi bengkak
Tanda-tanda Leukimia yang Menyerang pada Anak

Tanda-tanda Leukimia yang Menyerang pada Anak

Firdaus45 - Leukimia adalah penyakit kanker yang menyerang darah khususnya pada sel darah putih. 

Leukimia juga tidak mengenal usia, baik tua muda maupun yang masih balita juga dapat terkena penyakit ini. 

Untuk itu, sebagai orang tua sudah sepantasnya bagi kita harus selalu waspada terhadap kesehatan anak kita. 

Terlebih lagi untuk penyakit yang satu ini, bila segera ditangani dengan baik, maka harapan sembuh sangat besar sekali. 

Berikut ini beberapa tanda leukemia pada anak-anak:

Demam dan mudah terkena infeksi
Penderita leukimia akan mudah sekali terkena infeksi karena memiliki sel darah putih yang abnormal.

Pada kondisi normal sel darah putih bertugas untuk melindungi tubuh dari ancaman infeksi, kini tidak lagi demikian. 

Karena fungsinya yang tidak normal lagi, mengakibatkan anak jadi rentan terkena infeksi yang berujung pada demam. Seperti kita ketahui bahwa demam merupakan indikasi bahwa tubuh sedang berusaha melawan penyakit, salah satunya akibat infeksi.

Demam dan infeksi adalah tanda awal leukemia, tidak mudah memang membedakan dengan demam lainnya seperti flu. Tapi demam pada leukemia biasanya lebih dari 38 derajat celcius yang berlangsung beberapa hari dan sering terjadi.

Anemia
Anemia adalah suatu kondisi tubuh saat kekurangan sel darah. Anak-anak yang menderita penyakit leukimia umumnya akan mengalami yang ditandai dengan muka pucat, lemas, gampang lelah dan juga sesak napas.

Nyeri tulang
Nyeri tulang yang dimaksudkan disini bukanlah nyeri tulang akibat terkena benturan atau kecapean. 

Pada kondisi tertentu, rasa nyeri akan semakin memburuk karena sumsum tulangnya menghasilkan sel-sel darah putih dengan jumlah yang sangat banyak (abnormal)

Pembengkakan Kelenjar
Penyakit leukimia juga ditandai dengan pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Pembengkakan ini biasanya dapat dilihat pada area sekitar leher, pangkal paha, dada, dan juga ketiak.

Kelenjar getah bening yang membengkak pada umumnya disebabkan karena akumulasi sel-sel darah putih yang abnormal.

Bedanya dengan bengkak kelenjar pada sakit lainnya adalah pada anak leukemia berlangsung selama beberapa hari berbeda dengan bengkak karena sakit flu.

Mudah memar dan berdarah.
Anak-anak leukemia gampang sekali berdarah dan memar yang merupakan tanda tingkat pembekuan darahnya rendah, trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku yang diproduksi oleh sumsum tulang. Rendahnya tingkat trombosit dalam tubuh dapat mengakibatkan keterlambatan dalam pembekuan darah sehingga anak-anak leukemia gampang berdarah untuk periode yang sering.

Gejala lainnya adalah mimisan, perdarahan gusi, kesulitan bernapas, kehilangan nafsu makan, berat badan rendah, sakit kepala, hati dan limpa membesar, keringat berlebihan pada malam hari dan munculnya bintik-bintik merah kecil pada kulit, yang dikenal sebagai petechiae.

Diagnosis leukemia dilakukan dengan pemeriksaan fisik, tes darah darah lengkap, CT scan, MRI, biopsi sumsum tulang, apusan darah tepi, dan analisis cytogenic dan tekan tulang belakang.

Pilihan pengobatan kanker yang biasa tersedia untuk leukemia adalah kemoterapi, terapi radiasi, transplantasi sumsum tulang dan terapi biologi.

Abses Gigi dan Cara Mengobatinya

Abses Gigi dan Cara Mengobatinya

Firdaus45.com - Abses gigi adalah munculnya benjolan-benjolan yang berisi nanah pada gigi. Munculnya gumpalan nanah ini disebabkan karena adanya infeksi bakteri. Abses gigi biasanya muncul pada ujung akar gigi (abses periapikal).

Abses gigi sering dijumpai pada orang yang kurang pandai dalam merawat kesehatan giginya. Misalnya jarang cuci mulut, sikat gigi sebelum tidur dan sesudah makan. Bila tidak segera ditangani, kumpulan nanah tersebut akan membuat gigi terasa nyeri.

Sebenarnya, mencegah abses gigi ini sangat mudah sekali. Caranya yaitu menyikat gigi secara rutin atau membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi yang direkomendasikan.

Untuk perawatan lebih lanjut, tidak ada salahnya untuk memeriksakan kesehatan gigi anda ke dokter gigi untuk menghindari kerusakan gigi yang lebih parah lagi.

Bila seseorang menderita abses gigi biasanya akan menunjukkan gejala seperti berikut ini
  1. Demam
  2. Terasa nyeri atau nyilu pada saat mengunyah dan menggigit.
  3. Pipi dan wajah terasa membengkak
  4. Bila rasa nyeri sudah parah, akan terasa berdenyut dan dapat menyebar ke tulang rahan, leher maupun telinga
  5. Pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian bawah rahang, dan leher yang disertai dengan rasa nyeri
  6. Adanya Aroma yang tidak enak ketika abses gigi pecah secara tiba-tiba. Bila terkena lidah, biasanya akan terasa rasa busuk serta rasa asin.
  7. Wajah dan mulut terlihat memerah.
  8. Sensitif pada perubahan suhu.


Penyebab dan Faktor Risiko Abses Gigi
Abses gigi dapat muncul dikarenakan adanya aktivitas bakteri pada rongga mulut yang berkembang tanpa terkendali. Bakteri ini perlahan akan menyebar ke jaringan lunak dan tulang wajah juga leher.

Bakteri masuk ke dalam pulpa gigi melalui rongga gigi atau retakan pada gigi penderita. Di dalam pulpa gigi sendiri terdapat beberapa pembuluh darah, saraf serta jaringan ikat.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan abses gigi pada seseorang menjadi lebih parah diantaranya yaitu:

  1. Konsumsi gula yang berlebihan. Gula yang dikonsumsi secara berlebihan baik yang terkandung di dalam makanan maupun minuman dapat menyebabkan gigi berlubang. Bila dibiarkan, lubang gigi akan menyebabkan abses gigi.
  2. Tidak dapat menjaga kebersihan gigi. Gigi atau gusi yang tidak dibersihkan dengan baik akan menyebabkan beberapa masalah gigi, misalnya gusi bengkak dan juga kemungkinan abses gigi.


Pengobatan dan Komplikasi Abses Gigi
Pada umumnya, bila seseorang menderita abses gigi akan diobati dengan beberapa langkah berikut ini:

  1. Membuat sayatan kecil pada benjolan yang disebabkan abses gigi. Sayatan ini akan dapat menghilangkan infeksi akibat bakteri.
  2. Pengeboran. Dokter akan mengebor ke bagian bawah gigi, mengangkat jaringan lunak yang menjadi pusat infeksi, serta mengeringkan abses. Cara ini dapat menghilangkan infeksi dan menyelamatkan gigi pasien.
  3. Konsumsi antibiotik. Antibiotik digunakan apabila infeksi akibat abses gigi telah menyebar ke gigi yang lainnya, atau sudah menimbulkan gejala lain. Penyuntikan antibiotik bertujuan agar bakteri tidak menyebar.
  4. Cabut gigi. Mencabut gigi adalah pilihan terakhir apabila gigi sudah tidak lagi bisa diselamatkan. Bila tidak, maka gigi yang lain juga akan beresiko mengalami rusak yang sama.


Abses gigi yang tidak segera ditangani akan beresiko menyebabkan beberapa infeksi pada bagian rahang, leher maupun kepala. Dan yang lebih parah juga akan terkena sepsis. Infeksi mematikan yang menyebar ke seluruh tubuh.

Segeralah periksakan diri anda apabila mengalami gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas. Atikel ini bukanlah diagnosis final untuk masalah gigi anda. Sehingga jangan lakukan sesuatu yang malah dapat menyebabkan masalah gigi anda menjadi semakin parah. Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca juga: Cara menyembuhkan gusi bengkak