Pilihan Suplemen atau Vitamin Tambahan yang Dibutuhkan Bayi

Firdaus45 - Bayi yang berusia 0-1 tahun kebutuhan nutrisinya memang dapat terpenuhi hanya dengan asi eksklusif. Akan tetapi, beberapa tambahan vitamin terkadang juga diperlukan sebagai pendamping pertumbuhan dan perkembangan si kecil.

Khususnya bagi bayi yang lahir secara prematur, penambahan suplemen vitamin sangat dianjurkan akan tetapi tetap sesuai saran dari dokter.

Beberapa kondisi bayi yang direkomendasikan agar memperoleh suplemen tambahan yaitu:
1. Bayi lahir dengan berat badan di bawah rata-rata berat badan normal bayi
2. Bayi kurang mendapat asi karena disapih atau asi tidak keluar maupun yang kekurangan susu formula
3. Bayi yang terlahir dengan masalah kesehatan kronis.

Selama pertumbuhannya, bayi memang membutuhkan beberapa asupan nutrisi yang sangat beragam. Kebutuhan nutrisi tersebut diantaranya:

  1. Kalsium, untuk menjaga dan mengoptimalkan pertumbuhan gigi dan tulang agar tumbuh dengan kuat.
  2. Lemak, untuk membantu perkembangan otak. Selain itu, lemak juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit dan juga rambut. 
  3. Asam folat, Secara umum manfaat asam folat untuk bayi yaitu untuk mengoptimalkan perkembangan sistem saraf. Asam folat juga dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah dan pembentukan sumsum tulang belakang. Selain itu, Asam folat juga berperan penting dalam memperbaiki dan menjaga kinerja sistem DNA ataupun RNA pada bayi.
  4. Zat besi, sangat penting bagi tubuh untuk memprosuksi hemoglobin, yaitu pigmen dalam darah yang bertugas untuk mengedarkan oksigen keseluruh tubuh , serta mioglobin yang bertugas untuk menyimpan oksigen dalam otot. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia, yang dapat menyebabkan kelelahan, kelemahan, dan mudah marah.
  5. Protein, berfungsi sebagai zat pembangun yang diperlukan bayi dan balita untuk pembuatan sel-sel baru dan sebagai unsur pembentuk struktur tulang, otot, gigi, dan lain-lain. Protein pun berperan dalam proses pembentukan enzim dan hormon yang dapat mengatur proses metabolisme dalam tubuh. Dalam perannya sebagai anti bodi, protein memiliki andil dalam mekanisme pertahanan tubuh melawan berbagai penyakit dan infeksi.
  6. Karbohidrat, Dengan jumlah asupan karbohidrat yang cukup setiap harinya, maka anak tentunya akan mendapatkan energi yang cukup melakukan aktivitasnya sehari-hari.
  7. Seng
  8. DHA, dan
  9. Omega 3.
Baca: Tips Memilih Vitamin untuk Bayi

Selain nutrisi yang telah disebutkan di atas, beberapa suplemen atau vitamin tambahan yang direkomendasikan untuk menemani pertumbuhan dan perkembangan si kecil yaitu:

  • Vitamin A. Vitamin untuk bayi yang satu ini berguna untuk menjaga kesehatan kulit, rambut, penglihatan, dan sistem kekebalan tubuh yang sehat.
  • Vitamin B1 (tiamin). Vitamin B1 membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi.
  • Vitamin B2 (riboflavin). Membantu tubuh dalam proses mengolah makanan menjadi energi, dan melindungi sel dari kerusakan.
  • Vitamin B3 (niacin). Membantu tubuh mengubah makanan menjadi lemak dan membantu dalam penggunaan energi dan protein.
  • Vitamin B6. Menjaga kesehatan otak dan sistem kekebalan tubuh yang sehat.
  • Vitamin B12. Mempertahankan sel-sel saraf dan darah agar tetap sehat, serta membuat DNA yang merupakan materi genetik di setiap sel.
  • Vitamin C. Melindungi terhadap infeksi, membangun pertumbuhan serta penguatan tulang dan otot, serta membantu menyembuhkan luka.
  • Vitamin D. Membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan, dan membuat tulang dan gigi yang sehat. Bagi bayi yang hanya diberi asupan ASI, mungkin disarankan untuk diberi asupan tambahan berupa vitamin D. Pasalnya, kandungan vitamin D pada ASI rendah.
  • Vitamin E. Melindungi sel dari kerusakan, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  • Vitamin K. Membantu dalam proses pembekuan darah.


Itulah beberapa vitamin tambahan yang mungkin diperlukan bagi bayi Anda. Sebelum memberikan vitamin atau suplemen tambahan, ada baiknya bila mengkonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter anak.

Selalu ikuti anjuran dokter bila ingin memberikan suplemen tambahan bagi bayi anda agar pertumbuhan dan perkembangannya tetap terjaga optimal

Baca juga: Waspadai Gejala DBD pada Anak Sebelum Bertambah Parah

Tips dan Cara Menyapih Anak Agar Mau Minum Susu Lewat Botol


Tips dan Cara Menyapih Anak – Anjuran agar ibu memberikan asi eksklusif adalah selama kurang lebih 2 tahun. Bila sudah melewati masa itu, biasanya seorang ibu mulai terfikirkan untuk menyapih anak agar mau meminum susu menggunakan botol susu ataupun gelas.

Selain itu, ada beberapa alasan yang menjadi penyebab seorang ibu ingin segera menyapih anaknya.
1.Si bayi sering menggigit putting susu ibu sampai luka
2.Factor kondisi atau penyakit
3.Dan factor lainnya

Meskipun anjuran memberikan asi eksklusif selama kurang lebih 2 tahun, namun tetap saja ada beberapa bayi yang tetap ingin menyusu pada ibunya.

Sebenarnya boleh-boleh saja bila anak anda ingin menyusu atau istilah jawanya “mentil” lebih dari 2 tahun. Bahkan ada beberapa kasus yang sampai usia 10 tahun masih saja ingin “mentil” pada saat mau tidur.

Hal ini pada umumnya karena factor kebiasaan si kecil yang suka memain-mainkan pentil ibunya bila hendak tidur. Bila hal ini dibiarkan saja maka kemungkinannya adalah anak anda tidak mau melepaskan kebiasannya itu meskipun usianya sudah lebih dari 5 tahun.

Nah, bila hal itu terjadi tips berikut ini mungkin dapat membantu anda menyapih anak agar mau berhenti menyusu dari susu ibu.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah melihat kondisi anak anda, apakah dalam kondisi sehat atau tidak.  Bila henda menyapih si kecil, usahakan pada saat kondisi anak anda sedang sehat. Karena pada saat sakit, bayi membutuhkan lebih banyak dekapan. Pada saat bayi demam misalnya, beberapa dokter menyarankan agar setiap ibu memberikan asinya lebih sering.

Selain itu, menyapih bayi pada saat sedang sakit, marah, atau bahkan sedang sedih, akan membuat dirinya merasa bahwa dirinya sudah tidak lagi disayang oleh ibunya. Bila hal ini terjadi, akan membuat kondisi mental si bayi jatuh dan pada akhirnya membuat anak anda tidak lagi mau menurut dan sering membantah kata-kata anda. Meskipun factor ini pada dasarnya tidak terlalu dominan, akan tetapi alangkah baiknya bila kita memikirkan kemungkinan buruknya bagi perkembangan mental anak kita.

Baca juga:

  1. Memahami gejala depresi pada anak usia remaja
  2. Cara mencegah autis pada bayi
  3. Waspadai dampak buruk perkembangan teknologi bagi perkembangan bayi


Ke dua: Selalu berikan pengertian kepada si bayi setiap kali kita menolak memberikan asi kepada bayi kita. Biarpun kemampuan kominukasi si kecil belum sempurna namun tetaplah selalu memberikan penjelasan kepada si kecil dengan alasan yang logis dan dapat diterima olehnya. Jadi pintar-pintarlah memberikan alasan kenapa anda tidak lagi mau memberikan asi eksklusif kepada si kecil

Ke tiga: Lakukan hal ini dengan konsisten dan tegas. Bila tidak, maka ada kemungkinan si kecil akan tetap minta menyusu tiap kali mau tidur misalnya.

Ke empat: Meskipun kadang kita merasa sedih bila menolak memberikan asi kepada si kecil, tapi tetaplah lakukan hal ini demi kebaikan si kecil. Jadi jangan pernah merasa sedih atau bersalah bila anda tidak lagi mau memberikan asi. Memberikan asi eksklusif selama 2 tahun sudah lebih dari cukup. Selain itu, kebutuhan si kecil akan nutrisi harian sudah tidak lagi dapat terpenuhi hanya dengan asi eksklusif.

Ke lima: Berikan pengalih perhatian agar si kecil terlupakan oleh asi dan mau minum susu menggunakan botol susu maupun gelas.

Ke enam: Jangan pernah lagi menawarkan asi kepada si kecil, karena minat si kecil akan asi masih terlalu tinggi. Terkadang tujuan kita memberikan asi bukan agar si kecil kenyang, melainkan untuk menghibur. Oleh karena itu mulai dari sekarang berhentilah memberikan asi sebagai penghibur si kecil saat sedang menangis. Sebaiknya berikan si kecil mainan yang dapat menenangkannya.

Baca juga: Tips agar bayi cerdas sejak dalam kandungan

Itulah beberapa tips sederhana bagaimana cara menyapih anak agar mau lepas dari asi ibunya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa share
Kata Motivasi Penyemangat untuk Teman yang Sedang Sakit

Kata Motivasi Penyemangat untuk Teman yang Sedang Sakit

Firdaus45.com - Sehat adalah barang yang paling berharga. Bila seorang sedang sakit, maka pada saat itu dia merasakan hidup yang tidak enak.

Coba Anda bayangkan, bila tiba-tiba menderita kolesterol tinggi, tentu merasa bingung harus memilih makanan apa yang aman dari gangguan kolesterol.

Terlebih lagi bagi orang yang menderita tekanan darah tinggi, setiap hari bawaannya kepingin marah terus. Jika terus dibiarkan, mungkin akan membahayakan kesehatan jantung dan juga nyawa.



Sumber: bbc.co.uk

Bila demikian, setiap hari rasa takut gelisah akan selalu menghantui. Inilah yang dinamakan kesehatan itu barang yang mahal.

Orang yang baru sekali mengalami sakit yang parah, pikirannya pasti dan selalu bernegatif thinking. Terkadang, kita sebagai keluarga dan juga teman malah merasa kesal karena pikiran buruknya itu.

Untuk itu, jadilah teman yang selalu menenangkan hati, selalu memberi motivasi agar yang sedang sakit terus menatap kedepan. Terbangkitkan lagi gairah hidupnya.

Baca juga: Tips Menjadi Teman Bicara yang Menyenangkan

Bila bingung, mungkin kata penyemangat ini dapat anda jadikan library dalam ingatan anda bila menjumpai teman yang sedang sakit dan membutuhkan dorongan motivasi.

Kata Penyemangat untuk Teman yang sedang Sakit

Saat aku melihatmu, yang terlintas dalam benakku adalah kata "kuat" yang akan selalu aku ucapkan untukmu. Gunakan kekuatan dari pikiran positifmu untuk segera sembuh.

Bukan karena tidak sayang kepadamu, terkadang Tuhan memberikan rasa sakit kepadamu untuk mengingatkanmu, mengoreksimu, menegurmu, menyelamatkan dan juga menyempurnakan hidupmu. Jadi jangan pernah merasa putus asa dengan rasa sakit yang kamu derita.

Rasa sakit yang Tuhan turunkan pasti juga diiringi dengan obatnya, jadi bersabarlah dan teruslah berdoa untuk kesembuhanmu.

Rasa sakit yang kamu derita merupakan penghapus dari dosa-dosamu yang terdahulu. Jadi ikhlaskanlah dan bersabarlah

Jika tujuan manusia di ciptakan adalah untuk beribadah, maka jadikanlah sakitmu sebagai ibadah untuk menadapatkan keridloannya

Semua pasti ada hikmahnya, jangan larut dalam kesedihan. Bersemangatlah karena itu akan membuat keadaan lebih baik. Sakit itu hanya sebuah penghapus dosa-dosa.

Janganlah mengeluh atas sakit yang sedang kamu derita karena hal tersebut tidak akan mampu merubah apa yang sedang kamu rasakan menjadi lebih baik.

Karena harapan yang mampu melihat bahwa ada seberkas cahaya dibaliik pekatnya kegelapan.

Terkadang kamu tersenyum, bukan karena ada hal menyenangkan hatimu, tapi karena kamu tahu bersedih tak akan menyelesaikan masalah. semangatlah

Rasa sakit itu memang menyedihkan,  tapi percayalah bahwa akan ada orang yang akan selalu di sampingmu, menyemangati mu supaya kau cepat sembuh.

Saat kamu jatuh sakit, itu mungkin tuhan rindu akan kehadiranmu ketika adzan berkumandang, rindu ingin melihatmu menangis dihadapannya dan berdoa meminta dengannya.

Bersyukurlah ketika kamu mengalami sakit, itu tandanya Tuhan sangat mengistimewakan kamu dengan perhatiian-perhatian kecilnya.

Orang yang sehat, memilki ribuan keinginan, orang yang sakit hanya memiliki satu keinginan yaitu sembuh.

Baca juga: Kata motivasi bagi anda yang sedang gundah gulana

Ya Tuhan, Jika sakit ini adalah sebagian dari nikmat yang engkau berikan, Hamba ikhlas menerimanya.

Orang yang hebat adalah orang yang bersedih tapi tetap berusaha membahagiakan orang lain.

Bukankah Allah tidak akan memberikan cobaan diluar kemampuan hambanya? Keadaan apapun yang sedang dialami, yakinlah kamu bisa melewatinya walau separah apapun. Karena Allah itu Maha Benar

Allah menyayangi hambanya bukan hanya dengan kenikmatan tetapi juga rasa sakit. Karena dengan rasa sakit itu, mereka akan lebih mensyukuri nikmatnya.

Bersyukurlah ketika jiwa dan ragamu mendapatkan kesehatan, ikhlas dan bersabarlah ketika dirimu mendapatkan cobaan dan raihlah hari-hari indah yang memang layak untuk kamu dapatkan.

Ya Allah kuyakin bahwa takdirmu lebih baik dari semua yang aku inginkan, beri aku kekuatan untuk memahami ini sebagai anugerah darimu.

Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”. (HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).

Baca juga: Kata motivasi penyemangat diri untuk maju

Doa untuk Orang Sakit Agar Cepat Sembuh


Doa untuk Orang Sakit - bukubiruku.com
  
 “Allahumma Robbannas, Adz-Hibil Ba'sa Isyfi Antasy-Syafi La Syifa'a Illa Syifa'uka Syifa'an La Yughadiru Saqoman.”

Artinya : “Ya Allah Tuhan dari semua manusia, hilangkan segala penyakit, sembuhkanlah, hanya Engkau yang dapat menyembuhkan, tiada kesembuhan kecuali dari padaMu, sembuh yang tidak dihinggapi penyakit lagi.”

    “Bismillah A’uudzu Bi’izzatillahi wa Qurdratihi Min Syarri Maa Ajidu wa Uhaadziru”.

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah, aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya, dari kejelekan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan”.

“Asalullahal adhim, robbal arsyil adhim an-yasyfiyaka.”

Artinya : “Aku mohon kepada Allah yang Maha Agung. Tuhan yang mempunyai arasy yang besar, semoga Allah menyembuhkan engkau”.

    “Allahumma Shalli ‘alaa Sayyidina Muhammadin Tibbil Qiuluubi Wadawaaiha Wa’aafiyatil Abdaani Wasyifaaihaa Wanuuril Abshaari Wadliyaaihaa Waquwwati Ajsaadi Wal Arwaahi Waghidaa Iha Wa’alaa Aalihi Washahbihi Ajma’in”

Artinya : “Ya Allah curahkanlah rahmat kepada junjungan kita nabi Muhammad Saw, sebagai obat hati dan penyembuhan, Penyehat badan dan kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya dan merupakan makanan pokok jasmani maupun rohani, semoga sholawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para sahabat-sahabatnya”.

    "Allahumma Ahyini Ma Kaanatil Hayatu Khairan Li Wa Tawaffani Idza Kanatil Wafatu Khairan Li"

 Artinya : "Ya Allah hidupkanlah aku apabila itu lebih baik bagiku. Dan matikanlah aku apabila kematian itu lebih baik bagiku."
Kenali Gejala, dan Perawatan Bagi Penderita Diabetes Tipe 2

Kenali Gejala, dan Perawatan Bagi Penderita Diabetes Tipe 2

Apa itu Diabetes Tipe 2?


Firdaus45.com - Penyakit Diabetes tipe 2 merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja, berapapun usianya. Gejala penyakit diabetes tipe 2 ini seringkali terlewatkan oleh penderita maupun keluarga. Hal ini disebabkan karena gejala diabetes tipe 2 yang hampir mirip dengan gejala penyakit ringan seperti flu, demam, sakit kepala dll.

Diperkirakan satu dari setiap tiga orang dalam tahap awal diabetes tipe 2 tidak sadar bahwa mereka memilikinya.

Diabetes mengganggu kemampuan tubuh untuk memetabolisme karbohidrat menjadi energi, yang menyebabkan kadar gula darah tinggi. Kadar gula darah tinggi secara kronis ini akan meningkatkan risiko seseorang terkena masalah kesehatan yang serius.



Beberapa masalah kesehatan yang disebabkan karena kadar gula dalam darah meningkat secara kronis diantaranya:

  • Masalah saraf
  • Kehilangan visi
  • Kelainan sendi
  • Penyakit kardiovaskular
  • Koma diabetes (mengancam jiwa)


Gejala Diabetes Tipe 2

Meskipun gejala diabetes tipe 2 hampir mirip dengan gejala penyakit biasa, namun ada beberapa gejala yang dapat diindikasikan bahwa seseorang sedang terkena diabetes tipe 2 diantaranya:

Haus
Meskipun gejala yang ditunjukkan tidak dapat diketahui secara spesifik, peningkatan rasa haus adalah salah satu tanda dan gejala yang menjadi ciri khas kondisi seseorang terkena penyakit diabetes.

Rasa haus yang meningkat bisa menyertai gejala lain seperti sering buang air kecil, perasaan lapar yang tidak biasa, mulut kering, dan kenaikan berat badan atau kerugian.

Baca juga: Dampak buruk dehidrasi bagi kesehatan tubuh

Sakit kepala
Gejala lain yang bisa terjadi jika kadar gula darah tinggi tetap ada adalah kelelahan, penglihatan kabur, dan sakit kepala.

Infeksi
Seringkali, diabetes tipe 2 hanya diidentifikasi setelah konsekuensi kesehatan negatifnya terlihat. Infeksi dan luka tertentu yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh adalah tanda peringatan. Tanda lain yang mungkin termasuk infeksi ragi sering atau infeksi saluran kemih dan kulit gatal.

Disfungsi Seksual
Masalah seksual bisa terjadi akibat diabetes tipe 2. Karena diabetes dapat merusak pembuluh darah dan saraf pada organ s3ks, sensasi berkurang bisa berkembang, berpotensi menimbulkan kesulitan dengan org4sm3. Kekeringan v4gin4 pada wanita dan impotensi pada pria adalah komplikasi diabetes lainnya. Perkiraan menunjukkan bahwa antara 35% dan 70% pria dengan diabetes akhirnya akan menderita impotensi. Statistik untuk wanita menunjukkan bahwa sekitar sepertiga wanita dengan diabetes akan memiliki beberapa jenis disfungsi seksual.



Faktor Resiko Apakah yang Menjadi Pemicu Diabetes Tipe 2?

Faktor risiko tertentu yang terkait dengan pilihan gaya hidup dan kondisi medis dapat meningkatkan risiko Anda terkena diabetes tipe 2. Beberapa diantaranya yaitu:

  • Merokok
  • Kelebihan berat badan atau obesitas, terutama di sekitar pinggang
  • Kurang latihan
  • Mengkonsumsi makanan yang tinggi dalam olahan daging, lemak, permen, dan daging merah
  • Trigliserida tingkat di atas 250 mg / dL
  • Kadar kolesterol HDL "baik" (di bawah 35 mg / dL)

Faktor Risiko Diabetes Tipe 2 yang Diwarisi
Beberapa faktor risiko diabetes tidak bisa dikendalikan. Orang Hispanik, penduduk asli Amerika, orang Asia, dan orang Afrika Amerika memiliki risiko lebih tinggi daripada rata-rata terkena diabetes. Memiliki riwayat keluarga (orang tua atau saudara kandung) dengan diabetes meningkatkan risiko Anda. Mereka yang berusia di atas 45 memiliki risiko diabetes tipe 2 lebih tinggi daripada orang muda.

Resiko Diabetes Tipe 2 Wanita
Wanita yang mengalami diabetes gestasional pada kehamilan memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari. Hal yang sama berlaku untuk wanita yang memiliki bayi lebih besar dari 9 kilogram.

Polycystic Ovary Syndrome
Sindrom ovarium polikistik adalah masalah kesehatan yang ditandai oleh banyak kista kecil di ovarium, periode tidak teratur, dan hormon androgen tingkat tinggi. Karena salah satu gejala sindrom ovarium polikistik adalah resistensi insulin, wanita dengan kondisi ini dianggap berisiko tinggi terkena diabetes juga.

Bagaimana Insulin Bekerja?
Insulin adalah hormon yang memungkinkan tubuh untuk secara efisien menggunakan glukosa sebagai bahan bakar. Setelah karbohidrat dipecah menjadi gula di perut, glukosa memasuki sirkulasi darah dan merangsang pankreas untuk melepaskan insulin dalam jumlah yang tepat. Insulin memungkinkan sel tubuh menyerap glukosa sebagai energi.

Baca juga: Inilah alasan mengapa hormon insulin sangat penting bagi tubuh

Resistensi Insulin
Pada diabetes tipe 2, sel-sel tubuh tidak dapat mengambil glukosa dengan benar, menyebabkan kadar glukosa dalam darah tinggi. Resistensi insulin berarti meski tubuh bisa memproduksi insulin, sel tubuh tidak merespon dengan benar terhadap insulin yang dibuat. Seiring waktu, pankreas mengurangi jumlah insulin yang dihasilkannya.

Bagaimana Diabetes Tipe 2 Didiagnosis
Tes hemoglobin A1c mengukur jumlah hemoglobin glikosilasi (hemoglobin yang terikat glukosa) dalam darah Anda dan memberikan informasi tentang kadar glukosa darah rata-rata Anda selama 2 sampai 3 bulan sebelumnya. Tingkat hemoglobin A1c lebih dari 6,5% merupakan gejala diabetes. Tes diagnostik lainnya adalah tes glukosa darah puasa. Jika tingkat glukosa darah puasa Anda lebih dari 126, ini menetapkan bahwa diabetes hadir. Kadar gula darah acak di atas 200 juga konsisten dengan diabetes.

Perawatan Diabetes Tipe 2


Diet
Menjaga kontrol yang baik terhadap kadar gula darah dapat membantu mengurangi risiko terkena komplikasi diabetes. Dokter Anda dapat merujuk Anda ke ahli gizi atau ahli diabetes yang terdaftar untuk membantu Anda merumuskan rencana makan yang sehat. Banyak orang dengan diabetes tipe 2 perlu memantau asupan karbohidrat dan mengurangi kalori. Menonton konsumsi lemak dan protein total juga dianjurkan.

Baca juga: Cara alami menurunkan berat badan

Olahraga
Olahraga teratur, termasuk berjalan kaki, bisa membantu penderita diabetes tipe 2 menurunkan kadar glukosa darahnya. Aktivitas fisik juga mengurangi lemak tubuh, menurunkan tekanan darah, dan membantu mencegah penyakit kardiovaskular. Dianjurkan agar penderita diabetes tipe 2 mendapatkan 30 menit olahraga ringan setiap hari.

Baca juga: Olahraga penurun kolesterol tinggi

Mengurangi stres
Stres sangat mengkhawatirkan bagi penderita diabetes. Stres tidak hanya meningkatkan tekanan darah, tapi juga bisa meningkatkan kadar glukosa darah. Banyak penderita diabetes menemukan bahwa teknik relaksasi dapat membantu mengatasi kondisi mereka. Contohnya adalah visualisasi, meditasi, atau latihan pernapasan. Mengambil keuntungan dari jaringan dukungan sosial juga sangat membantu, seperti berbicara dengan saudara atau teman, anggota pendeta, atau konselor.

Obat-obatan oral
Pengobatan oral direkomendasikan untuk penderita diabetes tipe 2 yang tidak dapat mengendalikan gula darah dengan baik dengan diet dan olah raga. Banyak jenis obat diabetes oral tersedia, dan ini dapat digunakan dalam kombinasi untuk hasil terbaik. Beberapa meningkatkan produksi insulin, yang lain memperbaiki penggunaan insulin tubuh, sementara yang lain sebagian memblokir pencernaan pati.

Insulin
Beberapa penderita diabetes tipe 2 juga mengkonsumsi insulin, terkadang dikombinasikan dengan obat oral. Insulin juga digunakan dalam "kegagalan sel beta", suatu kondisi di mana pankreas tidak lagi memproduksi insulin sebagai respons terhadap peningkatan kadar glukosa darah. Hal ini bisa terjadi pada penderita diabetes tipe 2. Jika insulin tidak diproduksi, diperlukan penanganan insulin.

Suntikan Non-Insulin
Ada obat non-insulin lain yang diberikan dalam bentuk suntikan yang digunakan untuk mengobati diabetes tipe 2. Contohnya adalah pramlintide (Symlin), exenatide (Byetta), dan liraglutide (Victoza). Obat ini merangsang pelepasan insulin.

Menguji Gula Darah Anda
Dokter Anda bisa menyarankan seberapa sering Anda harus menguji glukosa darah Anda. Pengujian dapat memberi gambaran bagus tentang sejauh mana diabetes Anda terkendali dan dapat memberi tahu Anda jika rencana pengelolaan Anda perlu diubah.

Waktu untuk Menguji Gula Darah

  • di pagi hari
  • Sebelum dan sesudah makan
  • Sebelum dan sesudah berolahraga
  • Sebelum tidur


Diabetes Tipe 2 dan Serangan Jantung
Sekitar dua dari setiap tiga orang penderita diabetes meninggal karena penyakit jantung. Seiring waktu, kadar gula darah yang meningkat merusak pembuluh darah, yang menyebabkan peningkatan risiko penggumpalan darah. Hal ini meningkatkan risiko serangan jantung. Penderita diabetes juga berisiko tinggi terkena stroke karena kerusakan pembuluh darah.

Resiko Ginjal Terkait Diabetes Tipe 2
Risiko untuk mengembangkan penyakit ginjal kronis meningkat seiring dengan waktu pada penderita diabetes. Diabetes adalah penyebab paling umum gagal ginjal, yang merupakan sekitar 44% kasus. Menjaga diabetes terkendali dapat mengurangi risiko gagal ginjal. Obat juga digunakan untuk mengurangi risiko penyakit ginjal pada penderita diabetes.

Diabetes Tipe 2 dan Kerusakan Mata
Retinopati diabetik merusak pembuluh darah kecil di dalam retina mata karena kadar gula darah tinggi dari waktu ke waktu. Hal ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan progresif dan permanen. Retinopati diabetik adalah penyebab paling umum dari kebutaan baru pada orang berusia antara 20 dan 74. Gambar ini menunjukkan genangan darah, atau perdarahan, di retina.

Diabetes Tipe 2 dan Nyeri Saraf
Kesemutan, mati rasa, dan sensasi "pin dan jarum" adalah semua gejala neuropati diabetes, atau kerusakan saraf yang berkaitan dengan diabetes. Hal ini paling sering terjadi pada tangan, kaki, jari tangan, atau jari kaki. Mengontrol diabetes dapat membantu mencegah komplikasi ini.

Kerusakan Kaki dan Diabetes Tipe 2
Kerusakan saraf akibat diabetes bisa membuat sulit merasakan luka pada kaki. Pada saat bersamaan, kerusakan pembuluh darah bisa mengurangi sirkulasi di kaki penderita diabetes. Sakit yang sembuh buruk dan bahkan gangren adalah komplikasi diabetes yang bisa terjadi di kaki. Amputasi mungkin terjadi pada kasus yang parah.

Pencegahan Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 dapat dicegah pada banyak pasien. Paling tidak, adalah mungkin untuk mengurangi kejadian komplikasi diabetes dengan mengonsumsi makanan sehat, berolahraga sedang, dan menjaga berat badan yang sehat. Ini juga bermanfaat bagi orang-orang yang berisiko diskrining diabetes dan prediabetes, sehingga manajemen dapat dimulai sejak dini dalam perjalanan penyakit. Hal ini mengurangi risiko masalah jangka panjang.

Gaya Rambut Wanita Terbaru yang Cocok untuk Dunia Kerja


Firdaus45.com - Hampir semua wanita di dunia ini selalu memperhatikan kecantikan dan penampilannya. Terutama untuk gaya rambut, mereka akan selalu memberikan penampilan yang paling maksimal untuk setiap gaya rambut yang disukainya.

Mereka akan selalu menggunakan gaya rambut yang berbeda-beda untuk setiap acara. Saat sedang bekerja pun wanita akan selalu berusaha tampil maksimal terutama pada gaya rambut. Sebagai wanita karir yang dituntut untuk tampil segar, rapi, cantik, wanita harus mengerti bagaimana cara menata gaya rambutnya saat bekerja agar bisa tampil perfect, modis dan stylish.

Bagi sebagian makhluk paling unik di dunia ini, gaya rambut yang modis dan menurutnya elegan akan meningkatkan kepercayaan diri bagi pemilik gaya rambut tersebut.

Tidak salah memang bila perusahan atau kantor tempat kerja mereka terkadang mewajibkan karyawannya untuk selalu berpenampilan yang rapi, modis, elegan dan tampil cantik. Tujuannya tidak lain tidak bukan adalah untuk meningkatkan penjualan, memperluas relasi, dan lainnya.

Sebagai saran, sebaiknya sesuaikan gaya rambut Anda dengan pakaian yang akan dikenakan dan juga jenis pekerjaan yang akan dikerjakan. Hal ini ditujukan agar penampilan gaya rambut tidak mengganggu pekerjaan Anda.

Berikut ini merupakan 4 gaya rambut wanita karir yang perlu Anda coba, diantaranya adalah :

Gaya Rambut BOB




Gaya rambut BOB merupakan gaya rambut pendek yang sering diterapkan oleh wanita karir saat bekerja. Gaya rambut ini memiliki bentuk yang simpel, rapi, modis, stylish dan mudah diatur dalam berbagai situasi dan kondisi. Gaya rambut BOB ini akan menjadikan Anda lebih profesional, modern, dinamis, dan feminim. Biasanya gaya rambut ini diterapkan bagi mereka yang berprofesi sebagai Sales Advisor, Perawat Rumah Sakit, Presenter, sampai Polwan. Anda bisa mengkreasikan gaya rambut ini sesuai bentuk wajah dan Anda juga bisa menambahkan aksesoris tambahan untuk menunjang penampilan saat bekerja.

Gaya Rambut Layer Style



Hampir sama dengan gaya rambut BOB, gaya rambut layer style merupakan gaya rambut populer yang bisa Anda terapkan saat bekerja. Dengan gaya rambut ini Anda akan terlihat lebih perfect, rapi, kalem dan modis. Sentuhan layer pada rambut Anda, membuat wajah terlihat lebih tirus dan seksi. Gaya rambut ini banyak dipilih oleh mereka yang mempunyai bentuk wajah bulat. Biasanya gaya rambut ini diterapkan oleh wanita yang berprofesi sebagai Model foto produk, Sekretaris, Penyiar berita, SPG, Receptionist, Public Relations, maupun pebisnis wanita.

Gaya Rambut Shaggy



Anda akan terlihat lebih elegan, modern, mewah dengan gaya rambut shaggy. Model rambut shaggy merupakan gaya potongan rambut dengan model bertingkat atau model potongan rambut dengan teknik sasak dari bagian rambut atas sampai bagian bawah rambut. Meskipun terlihat agak acak-acak'an, namun gaya rambut tetap terlihat indah dan bertekstur dan sangat dinamnis. Biasanya gaya rambut ini diterapkan oleh mereka yang berprofesi sebagai atlet olahraga, vokalis band maupun pemain film.

Gaya Rambut Kuncir Kuda



Bagi Anda yang memiliki banyak kegiatan dan Anda tidak ingin rambut Anda mengganggu pekerjaan, maka ikatlah rambut Anda dengan gaya kuncir kuda. Mengikat rambut ke belakang seperti kuncir kuda, merupakan cara efektif untuk merapikan rambut Anda dan membuat penampilan Anda lebih segar. Gaya seperti ini juga merupakan gaya yang simpel dan mudah ditata, namun tetap terlihat feminim, modis dan stylish. Biasanya gaya rambut ini diterapkan oleh mereka yang berprofesi sebagai marketing, fotografer, pelukis, atlet olahraga, sampai koki atau juru masak.

Itulah beberapa contoh model rambut untuk wanita karir. Anda bisa menerapkan salah satu dari gaya rambut ini untuk menunjang penampilan Anda saat bekerja dan berkarya. Semoga bermanfaat.

Kenali Gejala DBD Pada Anak Sebelum Bertambah Parah


Gejala Demam Berdarah - Pengetahuan seputar DBD baik gejala dan penyebabnya penting sekali dimiliki oleh setiap orang tua di rumah.

Penyakit DBD merupakan salah satu penyakit yang tergolong berbahaya dan seringkali menjadi ancaman di Indonesia.

DBD atau Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti.

Nyamuk aedes aegypti berkembang biak di air bersih yang menggenang, baik di dalam maupun di luar rumah. Nyamuk ini suka hinggap di baju-baju yang tergantung dan banyak bersarang di tempat-tempat yang sanitasinya buruk.

Di Indonesia, angka kejadian penderita DBD masih tergolong tinggi. Di Indonesia, penyakit DBD tersebar hampir di seluruh provinsi. Karena dianggap serius, pemerintah selalu mencanangkan pengendalian DBD, akan tetapi, penyakit ini masih sering muncul dan penderita yang paling banyak adalah pada usia anak-anak.



Kondisi tubuh dengan daya tahan tubuh yang masih lemah terhadap serangan virus membuat anak-anak lebih mudah terkena penyakit DBD. Pada kasus yang tidak ditangani dengan cepat dan sigap, DBD dapat menyebabkan kematian.

Kematian pada penyakit ini biasanya dikarenakan keterlambatan penanganan akibat kurang waspadanya keluarga maupun masyarakat dalam mengenali gejala awal demam berdarah. Padahal jika ditangani lebih awal, angka kematian akibat DBD sebenarnya sangat kecil.

Beberapa Gejala DBD pada Anak yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai

Pencegahan adalah obat paling mujarab dalam menjaga kesehatan keluarga. Oleh karena itu, sebagai orang tua sudah seharusnya selalu waspada terhadap semua gejala yang ditunjukkan pada anak.

Cepat tanggap dalam mengenali gejala penyakit DBD adalah kunci dari keberhasilan penanganan penderita DBD.

Berikut ini adalah gejala demam berdarah pada anak yang harus selalu Anda waspadai:

Demam
Ciri yang paling umum ditunjukkan dari gejala demam berdarah pada anak adalah demam. Demam sendiri merupakan respon alami dari tubuh dalam melawan virus dengue (virus yang menyebabkan DBD) yang ada di dalam tubuh. Demam itu sendiri diartikan sebagai kenaikan suhu tubuh yang melebihi suhu tubuh normal (lebih dari 38°C).

Setiap penderita demam berdarah biasanya akan mengalami demam secara tiba-tiba atau mendadak, padahal sebelumnya masih sehat-sehat saja. Bila pada balita, umumnya ditunjukkan dengan respon lesu atau tidak lagi banyak bersuara padahal sebelumnya masih ceria dan aktif.

Bila panas anak sudah lebih dari dua hari tidak turun meskipun sudah diberikan obat penurun panas, maka ada kemungkinan anak tersebut sedang mengalami demam berdarah. Pemeriksaan secara lanjut sangat dianjurkan agar dapat segera ditangani dengan baik.

Pola demam pada penyakit demam berdarah mirip seperti pelana kuda. Pada 3 hari pertama anak akan mengalami demam tinggi, kemudian hari ke-4 sampai ke-5 mengalami penurunan, dan hari ke-6 sampai ke-7 adalah fase penyembuhan. Yang harus diwaspadai adalah justru pada saat suhunya turun ini, karena jika suhu turun secara drastis dikhawatirkan merupakan tanda-tanda terjadinya syok. Oleh karena itu sebaiknya jangan ambil resiko, jika anak telah mengalami panas selama dua hari berturut-turut maka sebaiknya segera diperiksakan ke dokter atau ke sarana pelayanan kesehatan terdekat.

Demam yang diakibatkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk aedes agypti sebenarnya tidak selalu menjadi demam berdarah. Jika seseorang memiliki ketahanan tubuh yang bagus, virus tersebut hanya akan menimbulkan DD (Demam Dengue) saja. Dan DD ini biasanya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan atau perawatan khusus. Tetapi jika ketahanan tubuh seseorang sedang menurun, maka virus dengue dapat menimbulkan DBD karena telah terjadi kebocoran plasma darah. Kondisi inilah yang memerlukan penanganan medis segera. Sebab jika tidak cepat ditangani, DBD dapat meningkat statusnya menjadi DSS (Dengue Shock Syndrome) yang berpotensi menimbulkan kematian.

Baca juga:

  1. Pertolongan pertama saat bayi demam
  2. Kenali demam pada bayi


Pusing/sakit kepala
Pusing/sakit kepala juga merupakan gejala DBD pada anak yang sering dijumpai pada banyak kasus. Sakit kepala merupakan pertanda umum adanya perubahan fisiologis dari tubuh akibat masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh, dalam hal ini virus dengue yang ikut berpengaruh terhadap impuls pusat saraf sehingga menimbulkan pusing. Pusing biasanya disertai dengan rasa tidak nyaman pada badan sehingga harus banyak beristirahat.

Anak terlihat lemah dan pucat
Gejala DBD pada anak juga diperlihatkan dengan kondisinya yang lemah dan pucat. Anak biasanya langsung lesu, enggan beraktifitas, dan ingin selalu berbaring di tempat tidur. Badannya terasa lemah dan letih dengan wajah yang terlihat pucat. Pada usia balita, selain panas biasanya anak sering rewel dan selalu minta gendong ibu atau pengasuhnya. Ditambah lagi jika anak susah makan dan minum maka kondisinya akan semakin lemah.

Mual dan sakit perut
Mual dan sakit perut juga merupakan gejala DBD pada anak dikarenakan proses inflamasi virus di saluran pencernaan. Sakit perut yang sering dialami dalam berbagai kasus yaitu pada perut bagian atas atau sekitar ulu hati. Kondisi ini biasanya dibarengi dengan rasa mual atau muntah. Dengan adanya gejala ini pada umumnya nafsu makan anak menjadi sangat berkurang.

Ruam merah pada kulit atau terjadinya perdarahan
Ruam merah pada kulit adalah gejala DBD pada anak yang paling khas. Ruam merah ini merupakan tanda terjadinya perdarahan internal akibat kebocoran plasma darah di dalam tubuh. Jika masih fase awal, ruam merah ini biasanya agak susah dilihat sehingga perlu kejelian khusus untuk mengamatinya. Metode yang sering digunakan oleh tenaga kesehatan untuk melihat adanya ruam yang susah dilihat pada fase awal ini adalah dengan menggunakan test RL (Rumple Leed). Anda pun juga dapat mencobanya sendiri di rumah untuk memeriksanya, tetapi jika tidak merasa yakin maka sebaiknya diserahkan saja ke petugas kesehatan untuk melakukannya.

Cara melakukan test RL yaitu dengan menggunakan alat pengukur tensi darah (spygnomanometer), di mana penderita diukur dahulu tekanan darahnya, catat batas atasnya (sistole) dan batas bawahnya (diastole). Lalu tentukan angka pembendung/penahannya, yaitu ½ (sistole+diastole). Lalu naikkan lagi spygnomanometernya tetapi kali ini ditahan pada angka pembendung yang tadi telah dihitung. Tahan sampai sekitar 5 menit, lepaskan manset pada pengukur tensi, dan lihat di daerah sekitar lipatan sikunya apakah keluar ruam merah atau tidak. Cara merupakan metode manual untuk penjaringan (skrining) awal penderita DBD, untuk lebih validnya harus diikuti dengan test laboratorium.

Pada kasus yang lebih parah, ruam merah dapat terlihat jelas dan tersebar di sekujur tubuh penderita. Dapat pula terjadi perdarahan eksternal, misalnya terjadinya mimisan, muntah atau batuk disertai darah, atau BAB bercampur darah. Kondisi ini sangat membahayakan penderita dan dapat mengancam nyawa jika tidak segera mendapatkan pertolongan medis.

Syok
Syok adalah gejala demam berdarah pada anak dalam fase yang parah dan dapat menimbulkan kematian. Kondisi ini dinamakan sebagai DSS (Dengue Shock Syndrome) yang ditandai dengan suhu badan yang dingin (mudah dirasakan pada telapak tangan dan kaki), badan lemas, sianosis (kuku dan bibir membiru), dan terjadinya penurunan kesadaran.

Hasil laboratorium
Secara umum, baik pada anak maupun gejala DBD pada orang dewasa, dalam hasil laboratoriumnya biasanya ditemukan pemeriksaan trombosit darah yang kurang dari 100,000/ul, peningkatan hematokrit lebih dari 20% dibandingkan normal. Selain itu pada pemeriksaan antibodi (IgG dan IgM) ditemukan adanya virus dengue dalam darah penderita.

Pengobatan DBD adalah untuk memperbaiki kondisi pasien. Dokter biasanya akan merekomendasikan untuk rawat inap dengan tujuan utama untuk meningkatkan masukan cairan secara intensif, mengobati gejala/simptom, dan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya syok. Untuk penanganan awal gejala DBD pada anak, sebaiknya berikan anak minum sebanyak-banyaknya untuk menghindari terjadinya dehidrasi akibat kebocoran plasma darah, berikan obat penurun panas, dan setelah itu segera bawa ke dokter atau fasilitas layanan kesehatan untuk penanganan medis lebih lanjut.
Waspadai Dampak Buruk Hipertensi Pada Kehamilan

Waspadai Dampak Buruk Hipertensi Pada Kehamilan

Firdaus45.com - Hipertensi atau tekanan darah tinggi pada saat hamil memang sangat beresiko dan membahayakan kehamilan. Akan tetapi, wanita hamil mengalami hipertensi juga banyak sekali dijumpai. Pada umumnya, ibu hamil yang mengalami hipertensi berusia di bawah 20 tahun dan di atas 40 tahun. (Baca: Kenali Penyebab, Gejala dan Langkah Pencegahan hipertensi)

Namun, dengan penanganan yang baik, hipertensi pada saat hamil tidak akan menimbulkan masalah yang serius. Sebaliknya jika hipertensi pada saat hamil dibiarkan begitu saja, akan menyebabkan praeklampasia.

Ibu hamil dikatakan sedang mengalami tekanan darah tinggi apabila tekanan darahnya di atas 140/90 mm Hg. (berarti 140 mmHg tekanan sistolik dan 90 mmHg tekanan diastolik)



Perlu diketahui beberapa jenis hipertensi dalam kehamilan yang harus diwaspadai antara lain hipertensi kronik, hipertensi kronik dengan praeklamsia, hipertensi gestasional, praeklamsia dan eklamsia.

Dampak Buruk Apabila Hipertensi Tidak Segera Ditangani

Bila anda sedang hamil dan mengalami hipertensi, maka sebaiknya segeralah lakukan tindakan yang benar agar hipertensi anda tidak menimbulkan masalah bagi kehamilan anda.

Beberapa masalah yang berpotensi diakibatkan karena hipertensi tidak ditangani dengan serius diantaranya:

  • Berkurangnya aliran darah yang menuju plasenta. Bila kondisi ini dibiarkan saja akan membuat bayi dalam kandungan kekurangan oksigen dan nutrisi.
  • Tumbuh kembang janin akan terhambat. Bila janin kekurangan oksigen dan nutrisi akibat hipertensi, akan berpotensi memiliki berat badan yang kurang saat lahir sehingga menyebabkan bayi lahir prematur.
  • Bayi lahir prematur. Ketika bayi lahir secara prematur, ada kemungkinan para dokter menempuh jalan operasi caesar. Tujuannya adalah untuk mencegah eklamsia dan juga beberapa komplikasi lainnya.
  • Abrupsio plasenta. Ini merupakan suatu kondisi dimana plasenta terpisah dari dinding rahim sebelum proses persalinan tiba. Kondisi ini akan membuat plasenta anda rusak yang berujung pada pendarahan hebat. Kejadian semacam ini dapat membahayakan nyawa si Kecil dan juga Anda.
  • Bayi meninggal sebelum dilahirkan. Bayi meninggal dalam kandungan dapat terjadi pada saat usia kandungan memasuki bulan ke 5 atau bahkan lebih. Meninggalnya bayi ini lebih disebabkan karena kebutuhannya selama berada dalam kandungan tidak terpenuhi. Misalnya oksigen dan nutrisi. (Baca: Penyebab Janin Meninggal dalam Kandungan)
  • Meningkatnya resiko penyakit kardiovaskular. Bila hipertensi Anda sudah memasuki tahap praeklamsia, ada kemungkinan Anda juga akan terkena penyakit kardiovaskular (serangan jantung) setelah proses persalinan (Baca: tanda tanda melahirkan). Terlebih bagi ibu hamil yang melahirkan secara prematur kemungkinan ini menjadi akan lebih besar. Jika hal ini terjadi, langkah selanjutnya adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat agar penyakit kardiovaskular dapat diminimalisir
Bila mengalami hipertensi ketika hamil,

Lakukan pemeriksaan kandungan dan kesehatan tubuh secara rutin ke dokter agar kesehatan tetap terjaga sampai tanda melahirkan sudah dekat.

Bila menderita hipertensi pada waktu hamil, jangan takut untuk meminta obat kepada dokter, karena dokter akan meresepkan obat sesuai dengan kondisi tubuh anda, dan tentunya obat yang diresepkan aman untuk janin.

Minumlah obat yang telah diresepkan secara teratur sampai hipertensi yang anda alami benar-benar mereda dan hilang. 

Ingatlah selalu untuk menerapkan gaya hidup sehat baik selama hamil dan juga setelah hamil. Rajinlah berolahraga, konsumsi makanan yang kaya akan gizi dan nutrisi. Hindari makanan yang memiliki kandungan garam tinggi serta jangan merokok dan minum alkohol.