5/01/2017

Struktur dan Fungsi Sentriol




Firdaus45.com - Sentriol adalah bagian sel yang memiliki bentuk silinder. Sentriol terdiri dari tabulin yang ditemukan hampir pada semua sel eukariotik.

Sentriol memiliki peran dalam pembelahan sel dan uga pembentukan silia dan flagela.

Sentriol adalah perkembangan dari sentrosom, yakni sebagai pusat sel, daerah dari sitoplasma yang letaknya berdekatan dengan inti sel.

Sentriol terdapat di gamet jantan charophytes, bryophytes, tumbuhan berpembuluh tanpa biji, sikas, dan ginko. Ia tidak terdapat pada tumbuhan berpembuluh, berbunga dan jamur.

Edouar van Benden (1883) dan Theodor Boveri (1888) adalah peneliti pertama yang mengamati sentriol

Sedangkan untuk pola sentriol ketika melakukan duplikasi pertama kali diteliti oleh Etienne de Haven dan Joseph G Gall di tahun 1950.

1. Struktur Sentriol
Sepasang sentriol yang saling terkait, yang dikelilingi oleh masa yang padat, itu yang biasa disebut dengan pericentriolar atau PCM, kemudian terbentuklah sebuah senyawa yang biasa disebut dengan sentrosom.

Umumnya sentriol terdiri dari sembilan set mikrotubulus 3 buah yang kemudian membentuk silinder.  Penyimpangan dari struktur ini biasanya ada pada kepiting dan embrio Drsophila melanogaster, dengan sembilan ganda, dan sel-sel sperma dan embrio awal caenorhabditis elegans, dengan sembilan tunggal. Untuk melihat struktur ini, bisa menggunakan dengan mikroskop elektron.

2. Peran dan Fungsi Sentriol dalam Pembelahan Sel
Sel memiliki fungsi dan peranan dalam membentuk kutub-kutub pada proses pembelahan sel

Selain itu, sentriol juga berperan dalam proses mitosis dan penyelesaian sitokinesis.

Sentriol juga sangat dibutuhkan untuk proses pembentukan mitosis pada hewan. Pada hasil penelitian lebih lanjut, sel-sel sentriol yang telah dihapus menggunakan lases ternyata masih dapat berkembang sebelum sentriol bisa disintesis.

Sedangkan untuk mutan lalat yang kekurangan sentriol dapat berkembang normal, walaupun sel-sel lalat dewasa kekurangan flagela dan silia, yang akhirnya mereka mati segera setelah lahir.

3. Peran dan Fungsi Sentriol dalam Organisme Seluler
Sentriol adalah salah satu bagian terpenting dari sentrosom dalam hal pengorganisiran mikrotubulus di dalam sitoplasma.

Posisi dari sentriol menentukan posisi inti sel dan sangat membantu untuk memainkan peran penting dalam susunan sel spasial.

Buehler pernah mensugesti bahwa sentriol bisa membentuk sebuah "mata" penunjuk arah, yang sifatnya sensitif terhadap panjang gelombang tertentu pada spektrum inframerah. Ia telah menunjukkan bahwa sel dapat bereaksi satu sama lain di kejauhan, meskipun dipisahkan oleh sebuah kaca film.

4. Siliogenesis
Didalam organisme dengan flagela dan silia, posisi organel sangat ditentukan oleh ibu sentriol yang menjadi tubuh basal. Ketidakmampuan sel untuk menggunakan sentriol untuk membuat silia fungsional & flagela sudah dikaitkan dengan beberapa penyakit genetik. Kalau dilihat secara khusus, ketidakmampuan sentriol untuk bermigrasi sebelum  perakitan siliaris baru-baru ini telah dikaitkan sindrom Meckel-Gruber.

5. Duplikasi Sentriol
Sel yang ada didalam G0 dan G1 biasanya memiliki dua centrioles yang lengkap. Yang lebih tua dari kedua itu yang biasa disebut dengan ibu sentriol, sedangkan untuk yang lebih muda disebut dengan putri sentriol. Selama siklus pembelahan sel, sentriol baru tumbuh dari masing-masing sentriol yang ada. Setelah sentriol tersebut berduplikasi, dua pasangan tadi tetap melekat satu sama lain sampai mitosis, mereka akan berpisah menggunakan enzim separase.

Sentriol pada sentrosom terhubung satu sama lain oleh protein teridentifikasi. Ibu sentriol sudah memancar di distal akhir dan melekat ke putri sentriol lain. Setiap sel putri dibentuk setelah terjadi pembelahan sel dimana akan mewarisi salah satu diantara pasangan ini(salah satu yang lebih tua dan yang lebih baru). Proses duplikasi dimulai ketika transisi G1/s dan akan berakhir sebelum mitosis

6. Asal Sentriol
Asal dari semua makhluk hidup bersel satu adalah sel bersilia dengan sentriol. Beberapa keturunan bersel satu seperti tumbuhan, tidak memiliki sentriol kecuali pada gamet jantan. Sentriol benar-benar menghilang di semua sel tumbuhan berpembuluh dan tumbuhan berbunga yang tidak memiliki silia atau gamet berfagela.

Asal mula semua makhluk hidup bersel satu adalah sel bersilia dengan sentriol. Beberapa keturunan bersel satu seperti tumbuhan, tidak mempunyai sentriol, kecuali pada gamet jantan. Sel tidak dapat ditemukan pada semua sel tumbuhan berpembuluh dan tumbuhan berbunga yang tidak mempunyai silia atau gamet berfagela.

Baca juga: Struktur dan Fungsi Lisosom