3/24/2017

Ingin Bayi Cerdas Sejak dalam Kandungan? Coba lakukan kebiasaan ini saat hamil

Agar Bayi Cerdas Sejak dalam Kandungan - Memiliki buah hati yang cerdas sejak dalam kandungan memang menjadi dambaan bagi setiap orang tua.

Segala cara pasti akan dilakukan agar buah hati yang sedang dikandung dapat tumbuh dengan sehat dan memiliki kecerdasan yang luarbiasa.

Pada umumnya, setiap orang tua memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk membentuk kecerdasan otan janin.

Tapi pernahkah Anda ketahui, bahwa sesungguhnya mencerdaskan bayi sejak dalam kandungan tidak hanya dengan mencukupi kebutuhan nutrisi bayi sejak dalam kandungan. Ada beberapa hal atau kebiasaan seorang ibu saat hamil yang terkadang lupa dilakukan, apa sajakah itu? yuk simak penjelasannya.

Kebiasaan Saat Hamil yang Dapat Mencerdaskan Bayi Sejak dalam Kandungan

Hampir dari semua litetur menyebutkan bahwa kebiasaan seorang ibu saat hamil akan mempengaruhi kondisi mental bayi, termasuk juga kecerdasannya. 

Oleh karena itu, bila menghendaki calon bayinya nanti memiliki kecerdasan sejak dalam kandungan, maka lakukan beberapa kebiasaan berikut ini. 

1. Membaca buku
Seorang pakar pola asuh anak, Dr. Miriam Stoppard, menyarankan agar seorang ibu harus membiasakan diri untuk membacakan janin buku, baik dongeng, fiksi atau apapun yang daapat melatih kecerdasan otaknya semenjak trimester ke tiga. 

Menurutnya, usia janin dalam kandungan yang memasuki trimester ke tiga sudah mempu menyimpan memori dari bunyi yang ia dengarkan dari lingkungan sekitar.

Dari hasil sebuah penelitian yang meminta ibu hami di Amerika Serikat untuk membacakan cerita anak berulang-ulang saat bayi masih di dalam kandungan.

Dari penelitian tersebut diperoleh hasil yang sangat memuaskan, dimana bayi yang didengarkan dongeng atau cerita anak memmiliki  kemampuan mengingat suara ibu dan mempercepat kemampuan bicara.




2.Diperdengarkan Musik
Sering memainkan dan mendengarkan musik klasik merupakan suatu pendapat yang paling banyak diterapkan oleh banyak ibu hamil.

Memainkan musik klasik telah menjadi teori yang paling umum dan banyak diterapkan oleh ibu hamil.

Namun menurut Dr. Stappord, janin menyukai segala  genre musik. Sebab, musik dapat memicu hormon bahagia terus aktif. Salah satu hormon yang dapat diaktikan dengan mendengarkan musik adalah hormon serotonin. Hormon  inilah yang menyebabkan janin dalam kandungan menjadi lebih tenang dan bahagia.

Rasa bahagia saat mendengarkan musik, kata Dr Stappord, akan terus diingat bayi setelah lahir ke dunia. Jadi, ketika bayi mendengar musik, memorinya akan membawa kembali masa bahagia menikmati musik dalam kandungan.

Jadi jangan pernah merasa bosan mendengarkan musik, baik klasik ataupun pop lainnya agar janin di dalam kandungan tetap bahagia.





3. Suara Bacaan Al Quran
Jika banyak peneliti memaparkan bahwa bayi yang didengarkan musik klasik akan membuat otak bayi cerdas sejak dalam kandungan, kenapa tidak dengan bacaan Al Quran yang merdu?

Bagi umat Islam, Al Quran adalah mukjizat dimana yang membaca dan mendengarkannya akan menjadi tenang. 


Demikian juga dengan manfaat membacakan atau mendengarkan lantunan Al-Qur’an kepada bayi atau janin yang masih dalam kandungan.

Penelitian seputar lantunan Al quran yang didengarkan kepada janin akan menstimulus otak janin secara positif.

Menurut Dr. Nurhayati dari Malaysia, Al Quran yang diperdengarkan kepada janin akan berpengaruh sangat besar terhadap perkembangan otaknya.

Menurut penelitiannya, bayi yang diperdengarkan Al Quran ketika berusia 48 jam dengan lantunan merddu menunjukkan respon tersenyum dan menjadi lebih tenang.

Tidak hanya itu saja, Beberapa ahli juga menyatakan pendapatnya bahwa bayi yang sering diperdengarkan Al-Qur’an ketika dalam kandungan akan lebih cepat hafal Al-Qur’an setelah lahir kedunia. Memori suara Al-Qur’an yang sudah terekam dalam otaknya akan segera merespon ulang ketika ia dibacakan Al-Qur’an.


4. Berkomunikasi dengan Janin
Dari hasil penelitian, pada saat janin berusia sekitar 6-7 bulan, janin sudah dapat mendengar apa yang kita bicarakan. Meskipun pada saat nanti ketika si janin sudah keluar akan melupakan semua yang di dengar. Akan tetapi, berkomunikasi dengan janin pada saat hamil juga dapat berpengaruh terhadap kecerdasan si janin itu sendiri.


5. Mengikuti Kelas Senam Ibu Hamil
Melakukan senam ibu hamil secara berkala dapat membuat ibu hamil menjadi lebih rileks.

Ketika ibu hamil sering merasakan stress, gugup dan selalu memperoleh emosi negatif, hal ini akan berdampak pada perkembangan emosi janin.

Jadi, sangat disarankan untuk ibu mengambil kelas senam dengan gerakan-gerakan rileksasi agar memberikan energi positif bagi ibu hamil sehingga stress pun hilang.

6. Hindari Hal-hal yang dapat mengkontaminasi bayi
Asap rokok, alkohol, atau obat-obatan jenis tertentu sangat tidak dianjurkan bagi ibu hamil untuk dikonsumsi. Pasalnya, barang-barang tersebut sangat berpotensi sekali menyebabkan bayi lahir cacat atau prematur.

Sehingga usahakan untuk tidak mendekati seorang perokok, jangan minum alkohol, atau obat-obatan yang membahayan bayi Anda.

7. Konsumsi Makanan Sehat.
Sudah menjadi suatu keharusan bagi ibu hamil untuk selalu mengkonsumsi makanan yang sehat dan begizi. Karena, apa yang kita makan, akan berdampak secara langsung kepada kondisi janin.

Dengan mengkonsumsi makanan sehat, Anda sudah berupaya membuat janin Anda tumbuh sehat dan cerdas.

Maksuda dari makanan sehat di sini adalah kandungan gizi dari makanan yang dibutuhkan janin pada tahap perkembangan.

Konsumsilah makanan yang beraneka ragam sesuai dengan kebutuhan janin agar gizi si jabang bayi tercukupi selama kehamilan.
Loading...

Artikel Menarik Lainnya