12/08/2016

Benjolan di payudara yang Harus diwaspadai

Firdaus45.com - Benjolan di payudara yang harus diwaspadai. Wanita memang rentan sekali terhadap tumor payudara dan juga kanker payudara. Biasanya orang sering mengaitkan antara benjolan di payudara sebagai tumor dan juga kanker payudara. Meskipun biasanya kanker payudara akan menimbulkan gejala berupa benjolan di payudara, tapi ternyata tidak semua benjolan itu adalah kanker.

Padahal, tidak semua benjolan di payudara merupakan tumor dan juga kanker. Ada beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan adanya benjolan di payudara. Maka, yang perlu Anda lakukan adalah memeriksa benjolan di payudara dan mencari tahui apakah benjolan di payudara merupakan kanker, tumor ataukah gejala penyakit lainnya.

Untuk mengetahui benjolan di payudara apakah berbahaya atau tidak, silahkan baca pada artikel cara mendeteksi tumor payudara 


Pada kasus benjolan di payudara tetapi bukan merupakan kanker payudara, maka itu bisa saja menjadi beberapa gejala penyakit berikut ini:

Kista
Pada payudara, kista akan berisi cairan yang terdapat di dalam jaringan payudara sehingga akan tampak seperti benjolan jika dilihat dari luar. Benjolan di payudara akibat adanya kista akan terasa lunak bila diraba.

Kista pada payudara biasanya dialami oleh wanita dengan rentang usia antara 35-40 tahun. Bila ukuran kista sudah semakin membesar, akan menimbulkan rasa sakit dan rasa tidak nyaman pada payudara.

Perubahan fibrokistik
Fibrokistik merupakan perubahan yang terjadi pada payudara dikarenakan hormon yang tidak stabil. Biasanya hal ini terjadi pada saat siklus menstruasi. Perubahan hormonal ini akan juga akan menimbulkan benjolan di payudara yang menyebabkan rasa nyeri. 

Pada saat terjadi fibrokistik, puting susu juga akan terasa lebih sensitif. Hal ini bukanlah gejala penyakit yang serius, melainkan karena orang tersebut sedang mengalami menstruasi, dan akan membaik seiring berakhirnya menstruasi

Bila ternyata rasa nyeri tidak kunjung reda beberapa hari setelah haid selesai, maka segeralah periksakan diri Anda ke dokter untuk mengetahui lebih lanjut apa yang menyebabkan benjolan di payudara Anda.

Fibrioadenoma
Fibrioadenoma merupakan kasus adanya benjolan padat di payudara akibat payudara Anda sedang memproduksi susu. Selama proses pembentukan asi, benjolan yang muncul pada payudara tidak terasa sakit, namun akan terasa bergeser bila ditekan atau disentuh. 
Fibrioadenoma biasanya terjadi pada wanita usia matang, antara 20-30 tahun. Meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti, akan tetapi benjolan ini sering dikaitkan dengan hormon kesuburan wanita. 

Infeksi
Ada benjolan di payudara juga dapat disebabkan karena adanya infeksi pada payudara Anda. Bakteri penyebab munculnya benjolan di payudara adalah bakteri mastitis. Infeksi semacam ini biasanya terjadi pada ibu yang sedang menyusui, karena bakteri yang terdapat pada mulut bayi, atau tubuh Anda masuk melalui saluran keluarnya ais susu ibu yang terdapat pada puting. 

Saluran asi yang tertutup ternyat ajuga menjadi salah satu penyebab infeksi semcam ini. Hal ini terjadi ketika Anda menyusui tetapi disudahi, padahal susu di payudara belum habis. Akibatnya susu kembali lagi ke saluran, sehingga memicu infeksi dan menimbulkan benjolan.

Gejala lain akibat terkena infeksi mastitis adalah demam, dan ketika menyusui, payudara terasa seperti terbakar. Segera konsultasikan ke dokter agar tidak semakin memburuk. Bila nanti Anda diberikan antibiotik oleh dokter, jangan terlalu khawatir, karena dokter juga mengerti berapa takaran yang pas dan aman agar Anda tetap bisa menyusui bayi Anda. 

Benjolan di payudara karena disebabkan kanker
Bila benjolan di payudara Anda disebabkan karena adanya kanker, maka hal ini harus diwaspadai dan sesegera mungkin dilakukan pengobatan. 
Kanker payudara dapat terjadi apabila sel-sel yang terdapat di dalam payudara tumbuh secara tidak normal, atau anomali pertumbuhan sel. Sel kanker yang tumbuh dengan pesat ketimbang sel normal, perlahan akan menimbulkan benjolan di payudara. Untuk itu waspadai benjolan di payudara Anda. Berikut ini adalah beberapa gejala benjolan di payudara yang disebabkan oleh kanker.
  1. Benjolan pada payudara terasa keras dan berbeda dengan benjolan di payudara lainnya. 
  2. Tidak ada rasa sakit, dan bila ditekan tidak bergeser.
  3. Ukuran payudara mengalami perubahan dan juga bentuknya
  4. Puting susu terlihat seperti terbenam atau tertarik ke dalam
  5. Beberapa kasus ada yang sampai mengeluarkan cairan yang bercampur darah
  6. Terkadang juga muncul bintik merah pada sekitar puting susu seolah terkena eksim
  7. Adanya penebalan kulit pada beberapa area payudara.
Menjaga kesehatan dan mencegah sejak dini merupakan pengobatan yang paling baik dari semua pengobatan. Lakukan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin. Pahami berbagai macam jenis benjolan di payudara Anda. Bila Anda secara rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri, akan membuat Anda lebih sensitif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada payudara Anda.

Sehingga Anda akan mengetahui keberadaan benjolan di payudara sekecil apapun ukurannya Anda akan dengan mudah mengetahui dan mendeteksinya. Bila ternyata Anda menemukan benjolan di payudara yang tidak wajar menurut Anda, segeralah lakukan pemeriksaan apakah benjolan di payudara Anda berbahaya atau tidak. 

Saran anjuran dari dokter bagi wanita yang berusia diatas 50 tahun agar sering-sering melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Namun bukan berarti bagi Anda yang masih berusia dibawah 50 tahun tidak harus mewaspadai hal ini. Kanker payudara bisa muncul pada wanita mana saja, dan bukan tidak mungkin di usia yang belum genap 40 tahun sudah mengidap kanker payudara. Untuk itu, perlu kewaspadaan dari Anda sendiri.
Loading...

Artikel Menarik Lainnya