11/04/2016

Takaran Pemberian Susu Formula yang Benar dan Tepat untuk Bayi

Firdaus45.com  - Takaran susu formula yang pas untuk bayi - Pada dasarnya, pemenuhan nutrisi yang pas untuk bayi usia di bawah 6 tahun adalah asi eksklusif. Sedangkan untuk bayi usia 6 bulan -1 tahun pemberian asi secara eksklusif harus tetap berjalan sampai usia bayi menginjak 2 tahun. Namun, pada bayi usia 6 bulan - 2 tahun membutuhkan tambahan makanan untuk membuatnya merasa kenyang dan nutrisinya terpenuhi. Meskipun asi memiliki banyak nutrisi, namun saat bayi sudah melewati 6 bulan, bayi tidak bisa merasa kenyang jika hanya mengkonsumsi asi.

Pada dasarnya, asi adalah makan terbaik untuk perkembangan bayi anda. Selain itu, asi memiliki kandungan gizi yang tidak dapat dan tidak terdapat pada makanan lain yang ada di dunia. Keajaiban asi yang lain adalah, asi akan selalu menyesuaikan kebutuhan gizi sesuai dengan usia bayi. Namun, memang terkadang ada beberapa masalah bagi ibu menyusui terkait asi yang dimilikinya. Sehingga kebutuhan susu formula untuk memuhi kebutuhan gizi harian bayi tidak dapat dihindarkan. 



Takaran susu formula yang dibutuhkan setiap bayi berbeda-beda. Pemberian susu formula bergantung pada kondisi badan dan umur bayi. Bayi yang baru saja dilahirkan atau masih berumur di bawah 6 bulan, biasanya mengkonsumsi sekitar 30 ml susu setiap 2-3 jam. Bayi berumur sekitar 1-2 bulan mengonsumsi 30-60 ml setiap 3-4 jam. Saat bayi memasuki usia 2-6 bulan, biasanya mengonsumsi susu sebanyak 60-90 ml. Sedangkan, bayi berusia 6 bulan ke atas biasanya membutuhkan 90 ml atau lebih. Perhitungan tersebut bukanlah perhitungan yang baku jika bayi menginginkan asupan susu yang lebih maka ibu bisa berikan 30-60 ml susu sebagai tambahan.

Jika Anda kebingungan menentukan takaran susu formula yang pas untuk bayi Anda, sebaiknya gunakan botol susu bayi yang sesuai dengan umur bayi. Anda juga dapat menentukan takaran susu untuk bayi Anda dengan menggunakan rumus berikut: berat badan bayi x 2 x 2,2 x 30 ml. Dari hasil perhitungan tersebut akan diketahui berapa nilainya dan itu merupakan kebutuhan susu total dalam satu hari. Karena mungkin jumlahnya terlalu banyak untuk diminum dalam satu kali minum, Anda bisa membaginya dalam beberapa kali minum menggunakan botol susu sebagai penakarnya.

Takaran Saji Dari Semua Merk Susu Formula 

Susu SGM 0-6 Bulan



Seperti yang terlihat pada gambar, disitu sudah dijelaskan berapa takaran yang seharusnya kita berikan kepada bayi dalam setiap penyajiannya.
  1. Untuk bayi usia 0 - 0,5 sebanyak 3 sendok takar dengan air matang 90 ml setiap penyajiannya dan berikan pada bayi sebanyak 7x dalam sehari dengan jumlah yang sama.
  2. Untuk bayi usia 0,5 - 1 sebanyak 4 sendok takar dengan air matang 120 ml setiap penyajiannya dan berikan pada bayi sebanyak 6x dalam sehari dengan jumlah yang sama.
  3. Untuk bayi usia 2 bulan sebanyak 4 sendok takar dengan air matang 120 ml setiap penyajiannya dan berikan pada bayi sebanyak 6x dalam sehari dengan jumlah yang sama
  4. Untuk bayi usia 3 bulan sebanyak 5 sendok takar dengan air matang 150 ml setiap penyajiannya dan berikan pada bayi sebanyak 5x dalam sehari dengan jumlah yang sama. 
  5. Untuk bayi usia 4 bulan sebanyak 7 sendok takar dengan air matang 210 ml setiap penyajiannya dan berikan pada bayi sebanyak 4x dalam sehari dengan jumlah yang sama. 
  6. Untuk bayi usia 5 bulan sebanyak 7 sendok takar dengan air matang 210 ml setiap penyajiannya dan berikan pada bayi sebanyak 4x dalam sehari dengan jumlah yang sama.


Penting untuk menjadi perhatian dalam memberikan susu formula kepada bayi Anda. Sebelum memutuskan untuk memberikan susu formula kepada bayi Anda, terlebih dahulu sebaiknya Anda menyeleksi susu formula yang benar-benar cocok untuk bayi Anda. Ada beberapa kasus bahwa bayi alergi terhadap susu formula. Hal ini wajar terjadi karena alat pencernaan bayi dan kekebalan tubuh bayi yang masih rentan menjadikan bayi mudah terkena alergi dan penyakit. Memberikan susu formula jangan asal bayi senang dan kenyang. Susu formula yang bagus adalah susu formula yang mengandung kebutuhan gizi harian bayi, seperti AA dan DHA yang masih sangat dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan otak bayi. Percuma saja Anda memberikan susu formula dengan merk termahal namun kebutuhan gizinya tidak tercukupi.

Susu Lactogen 2

Susu lactogen 2 adalah susu yang diperuntukkan untuk bayi usia 6-7 bulan ke atas. Susu lactoge merupakan salah satu susu formula terbaik untuk bayi. Karena susu lactogen ini membantu pertumbuhan tulang dan gigi bayi. Susu lactogen 2 memiliki kandungan prebiotik FOS, kalsium dan zat besi. Di mana semua kandungan ini sangat baik untuk tumbuh kembang anak.

Menyajikan susu lactogen 2 sebenarnya cukup mudah. Anda tinggal mengikuti petunjuk yang tertera pada kemasan. Berikut ini adalah petunjuk penggunaan takaran susu lactogen 2 yang dapat Bunda terapkan di rumah.

Jika melihat petunjuk pada gambar, pemberian susu lactogen 2 dibedakan menjadi dua kategori usia. Pertama untuk usia 6 bulan dan yang kedua untuk usia 7 bulan ke atas.

Takaran Susu Lacotgen 2 untuk usia 6 bulan

Siapkan air hangat sebanyak 210 ml dan campurkan dengan 7 sendok takar yang telah disediakan pada kemasan. Takaran ini untuk sekali minum. Saran pemberian untuk bayi usia 6 bulan adalah sebanyak 5 kali dalam sehari dengan takaran seperti yang disebutkan tadi. Jangan lupa untuk memberikan selingan makanan sebnyak 1-2 kali dalam sehari. Pemberian makanan pendamping boleh disesuaikan dengan kondisi bayi.


Takaran Susu Lacotgen 2 untuk usia 7 bulan ke atas

Siapkan air hangat sebanyak 210 ml dan campurkan dengan 7 sendok takar yang telah disediakan pada kemasan. Takaran ini untuk sekali minum. Saran pemberian untuk bayi usia 6 bulan adalah sebanyak 4-3 kali dalam sehari dengan takaran seperti yang disebutkan tadi. Jangan lupa untuk memberikan selingan makanan sebnyak 1-2 kali dalam sehari.

Atau jika Anda dapat menggunakan takaran yang diberikan dalam setiap kemasan susu formula. Biasanya, pada kemasan tercantum informasi mengenai takaran untuk setiap jenis susu sesuai dengan golongan usia. Namun jika Anda ragu, lebih baik berkonsultasi dengan dokter Anda.

Baca juga:
1. Tips memilih susu terbaik untuk bayi
2. Sufor Terbaik untuk Bayi 
3. Sufor untuk Tambah Berat Bayi 
4. Fungsi AA dan DHA Bagi Perkembangan Bayi 
5. Tips Memilih Dot dan Botol Susu untuk Bayi