11/28/2016

Mengapa Bayi Anda Sering Kena Demam? Yuk Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Firdaus45.com - Alasan Kenapa Bayi Anda Sering Kena Demam. Bayi atau anak yang masih berusia 1 bulan hingga 5 tahun memang kerap kali menjadi langganan demam kejang. Mengapa bisa terjadi?

Sebenarnya banyak sekali faktor yang menyebabkan anak Anda mudah sekali terkena demam. Pada umumnya, demam pada anak biasa terjadi karena adanya infeksi pada otak, gangguan pada metabolisme tubuh, epilepsi, infeksi organ dalam lainnya dan juga karena faktor keturunan.

Untuk itu, sebaiknya kenali terlebih dahulu demam kejang pada anak.  Apakah hanya demam biasa ataukah demam akibat DB, atau gejala penyakit lainnya. Dengan mengetahui apa yang menjadi penyebab demam pada anak, Anda akan lebih mudah dalam memberikan pertolongan pertama saat anak demam.

Bila hanya karena demam biasa, kemungkinannya tidak akan menjadi fatal bagi kondisi anak. Karena mungkin demam yang terjadi pada anak juga pernah terjadi pada Anda sebagai orangtua. Sedangkan bila yang menjadi penyebab demam kejang pada anak adalah karena infeksi, maka langkah yang harus dilakukan adalah segera periksa ke dokter.

Demam kejang pada anak karena adanya infeksi, biasanya juga akan menimbulkan komplikasi bahkan bisa menyebabkan kematian pada bayi. Untuk itu, jangan pernah sepelekan demam yang terjadi pada anak. Biarpun ada riwayat keturunan, ada baiknya untuk memastikan demam kejang pada anak agar Anda sebagai orang tua menjadi lebih tenang.

Sebagai antisipasi, ada baiknya memberikan obat penurun panas yang direkomendasikan dokter untuk bayi Anda. Sebelum memberi obat penurun panas, Anda harus tahu berapa takaran yang tepat untuk kondisi anak Anda. Jangan asal memberi sembarang obat, usahakan untuk selalu memberi obat yang direkomendasikan oleh dokter.

Jika Anda merasa takut memberikan obat penurun panas, sebaiknya lakukan pengompresan pada anak Anda. Bila orang tua Anda dulu sering menggunakan air dingin untuk mengompres anak ketika demam, ternyata itu akan menjadikan tubuh anak Anda memproduksi panas lebih banyal. Ketika mengkompres menggunakan air dingin, akan menganggap suhu luar tubuh dingin, sehingga akibatnya tubuh anak Anda akan memproduksi panas lebih banyak untuk menstabilkan badan.


Bila Anda menggunakan air hangat untuk mengompres, maka itu akan membantu proses penguapan, dan mengeluarkan panas dari dalam tubuh. Kompreslah pada bagian ketiak, dan lipatan paha dan lakukan selama kurang lebih 30 menit. Hal ini biasanya akan membantu menurunkan panas anak Anda.

Tetap berhati-hati terhadap panas dan demam kejang pada anak Anda, jangan pernah menyepelekan panas dan demam yang terjadi pada anak Anda