11/01/2016

Tips dan Cara Menghilangkan Bulu di Daerah Kewanitaan Secara Alami

Firdaus45.com - Menghilangkan Bulu Daerah Kewanitaan - Membicarakan topik yang menjurus pada pembicaraan intim memang terkadang membuat balu bagi yang bercerita. Masyarakat Indonesia masih menganggap berbicara mengenai hal tersebut kepada orang lain adalah hal yang dianggap tabu.

Pada dasarnya memang suatu hal yang wajar merasa malu ketika membicarakan hal tersebut, karena itu adalah daerah paling pribadi dari dalam tubuhnya. Namun, ketika membicarakan itu untuk kesehatan, mungkin tidak ada salahnya untuk memberanikan diri agar memperoleh informasi yang benar.

Berbicara mengenai kesehatan daerah kewanitaan, tentu Anda juga ada pertanyaan mengenai bulu daerah kewanitaan. Mungkin Anda berfikir untuk mencukur bulu pada daerah kewanitaan Anda yang sudah terlalu panjang dan mengganggu. Bulu daerah kewanitaan yang terlalu panjang terkadang memang membuat daerah kewanitaan semakin lembab dan menjadikannya berbau (baca: Tips merawat daerah kewanitaan agar tetap harum).



Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan untuk mencukur habis bulu di daerah kewanitaan Anda, penting kiranya mengetahui apa saja fungsi bulu daerah kewanitaan.Fungsi bulu pada daerah kewanitaan diantaranya:
  1. Memberikan kehangatan
  2. Sebagai penampakan dari proses kematangan seksual (pubertas)
  3. Mengurangi gesekan saat berhubungan intim.
  4. Pelindung wilayah disaerah tempat tumbuhnya rambut kemaluan ini karena wilayah ini cukup sensitif (terutama v4gin4)
  5. Pengumpulan dari pengeluaran feromon (zat kimia yang mengatur perilaku seks)
Melihat pentingnya bulu yang ada pada daerah kewanitaan Anda, maka tidak dianjurkan mencukur bulu daerah kewanitaan Anda. Apabila hendak mencukur, lakukanlah dengan cara yang benar agar tidak menimbulkan masalah baru pada daerah kewanitaan Anda seperti infeksi atau iritasi. Cukurlah bulu daerah kewanitaan bila sudah terlalu panjang. Karena bulu daerah kewanitaan yang terlalu panjang akan menjadi sarang kuman dan bakteri.

Membersihkan bulu pada daerah kewanitaan juga perlu dilakukan sesering mungkin. Bila sudah terasa gatal, jangan terburu Anda menggaruknya, tetapi bersihkanlah dengan sabun yang aman digunakan pada daerah kewanitaan karena takut mengganggu kondisi kelembaban pada daerah kewanitaan. Jika timbul keluhan gatal, nyeri, perih, kemerahan, sisik, bentol/bintil, atau perubahan kulit sekitarnya berarti kondisi kesehatan kulit sedang tidak baik. Hal ini akan berakibat pula pada kondisi bulu pubis. Sebaiknya jika timbul hal demikian segera konsultasikan kepada dokter spesialis kulit untuk penanganan lebih lanjut.

Bagi Anda yang memiliki postur tubuh gemuk, menghilangkan bulu pada daerah kewanitaan akan menjadi lebih berbahaya daripada wanita yang berbadan kurus. Penelitian terbaru di Amerika Serikat, seperti yang ditulis The Telegraph, mencukur rambut dengan cara apa pun ternyata lebih berbahaya bagi perempuan yang bertubuh gemuk, apa lagi obesitas. Karena kata Byrne, kulit perempuan yang gemuk pasti akan bergesekan dengan kulit lain. Tanpa rambut, risiko luka dan iritasi lebih besar. Dan ini akan mengakibatkan bakteri masuk ke dalam pori-pori.

Bukan berarti wanita yang memiliki tubuh kurus boleh mencukur habis bulu pada daerah kewanitaan. Menghilangkan bulu pada daerah kewanitaan pada dasarnya dapat meningkatkan resiko penyebaran IMS. Dari hasil penelitian pada tahun 2012, krim penghilang rambut ternyata dapat meningkatkan resiko penyebaran dan penularan IMS. Hal ini disebabkan karena ketika Anda menggunakan krim penghilang bulu dapat menyebabkan kulitmu lebih tipis akibat terkikis oleh krim penghilang bulu. Sehingga akan membuat bakteri lebih mudah masuk ke dalam pori-pori juga pada daerah kewanitaan itu sendiri.

Namun bila Anda tetap merasa perlu menghilangkan bulu pada daerah kewanitaan Anda, maka beberapa tips yang perlu Anda lakukan adalah
  1. Cukurlah ketika bulu pada daerah kewanitaan sudah terlampau panjang yang mengakibatkan daerah kewanitaan menjadi lebih lembab dan sering terasa gatal
  2. Jangan pernah mencukur bulu pada daerah kewanitaan sampai habis
  3. Gunakanlah silet atau pemotong bulu yang bersih dan bersihkanlah pemotong bulu setelah digunakan (bila pemotong ingin digunakan kembali)
  4. Gunakan cermin untuk melihat bagian-bagian yang susah terlihat agar tidak mengenai bibir Miss V
  5. Cucilah daerah kewanitaan setelah selesai mencukur. Karena dikhawatirkan bulu bekas cukur masuk ke dalam Miss V dan menyebabkan iritasi dan gatal. (Baca: Cara membersihkan daerah kewanitaan)
Baca juga: Tips memutihkan daerah kewanitaan secara alami