11/19/2016

Tak Seburuk Seperti yang Dikira, Mitos Seputar Susu Formula


Firdaus45.com - Mitos Seputar Susu Formula. Memberikan ASI secara eksklusif memang akan memberikan banyak manfaat, baik bagi ibu dan juga bagi bayi. Pemberian ASI secara eksklusif memang sangat dianjurkan. Banyak ajakan berupa brosur dan banner yang terdapat pada klinik rumah sakit, puskesmas dan juga klinik bersalin mengajak agar para ibu memberikan asi secara eksklusif untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi.

Akan tetapi bagaimana dengan ibu yang tidak dapat menyusui? Apakah susu formula tidak bagus untuk perkembangan bayi? Apakah bayi yang tidak diberikan asi secara eksklusif tidak mampu bertahan hidup dengan waktu yang lama?

Sebenarnya, tidak selamanya susu formula akan berdampak buruk bagi kesehatan dan perkembangan bayi. Memberikan susu formula bagi ibu yang benar-benar tidak dapat menyusui karena terkendala dengan tidak ada asi di kedua payudaranya merupakan solusi terbaik untuk tetap memenuhi kebutuhan gizi bayi. Hal yang perlu dilakukan adalah bagaimana memilih susu formula terbaik untuk bayi yang baru saja dilahirkan



Adakah makanan lain selain asi yang dapat diberikan kepada bayi untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi? Pada zaman dahulu sebelum adanya susu formula, para ibu sering menggunakan air tajin sebagai pendamping asi. Bahkan, mereka sudah biasa memberikan air tajin kepada bayi yang baru saja dilahirkan. Seiring perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, diketahui bahwa pemberian makanan selain asi pada bayi yang baru saja dilahirkan akan berdampak buruk pada pencernaan bayi.

Lantas, benarkah anggapan-anggapan yang ramai dimasyarakat seputar susu formula? Yuk simak penjelasannya.

Bayi yang mengkonsumsi susu formula akan memiliki berat badan yang berlebih.
Anggapan ini pada dasarnya tidak 100% benar. Kegemukan atau obesitas yang terjadi pada bayi Anda karena ada faktor lain yang juga ikut berperan. Beberapa faktor tersebut diantaranya gula yang Ibu berikan ketika membuatkan susu formula terlalu banyak. Mungkin saja ibu telah memilih susu formula untuk tambah berat badan bayi sehingga membuat bayi ibu cepat gemuk

Bayi yang malas bergerak, atau tidak aktif juga dapat menyebabkan kegemukan. Ditambahlagi dengan selera makan bayi yang tidak dapat dibendung oleh orang tua. Biasanya orang tua yang menginginkan anaknya sehat akan memberikan makan yang terlampau banyak. Akibatnya, bayi akan keterusan memiliki hobi makan.

 Baca: Cara ampuh meningkatkan berat badan bayi

Bayi yang mengkonsumsi susu formula akan lebih sering sakit ketimbang bayi yang diberikan asi eksklusif
Asi pertama yang diberikan seorang ibu kepada bayinya setelah dilahirkan dipercaya akan menjaga daya tahan tubuh bayi terhadap serangan penyakit. Dalam dunia medis, asi yang pertama kali keluar disebut dengan istilah kolostrum. Hal ini telah dipercaya oleh banyak ibu. Oleh karena itu wajar bila setiap ibu berlomba-lomba untuk dapat memberikan asi secara eksklusif kepada bayinya.

Kekebalan tubuh bayi pada dasarnya tidak hanya disebabkan karena konsumsi kolostrum saat pertama kali menyusu. Tidak jarang kita jumpai bayi yang mengkonsumsi asi eksklusif lebih sering sakit ketimbang bayi yang mengkonsumsi susu formula.

Banyak variabel atau faktor yang mempengaruhi kekebalan tubuh bayi. Agar lebih jelas, sebaiknya lakukan pemeriksaan secara medis untuk mengetahui kondisi bayi secara menyeluruh.

Bayi yang mengkonsumsi susu formula akan lebih sering kentut
Sebenarnya bersendawa dan buang kentut adalah hal yang wajar terjadi. Bayi yang mengkonsumsi asi secara eksklusif juga sering mengeluarkan kentut dan bersendawa ketika makanan ibu menyusui tidak diperhatikan dengan baik.

Bila bayi Anda sering buang kentut dan gas ketika minum susu formula, maka sebaiknya ganti susu formula yang biasa Anda berikan dengan merk susu formula yang lain.

Penggunaan botol dan porsi yang diberikan kepada bayi juga menjadi salah satu penyebab bayi Anda sering buang kentut dan bersendawa.

Bayi yang minum susu formula tidak sepandai bayi yang minum asi secara eksklusif
Dalam hal kepandaian bayi Anda, banyak sekali faktor yang mempengaruhinya. Anak yang memiliki IQ tinggi jika tidak rajin belajar juga tidak mengerti (pandai). Melihat kepandaian bayi atau anak Anda tidak dapat dilihat hanya dari nilai-nilai yang diperolehnya. Setiap anak memiliki bakat yang berbeda-beda. Bisa jadi anak Anda dalam hal akademik memiliki nilai yang jelek, akan tetapi pada praktiknya, anak Anda jauh lebih unggul dari pada anak yang hanya mampu berteori.

Sebagai orang tua, kewajiban Anda untuk mencari tau potensi anak Anda dan berikan dukungan kepadanya untuk memaksimalkan potensi yang dimilikinya.

Baca: Mencerdaskan bayi

Ikatan batin antara bayi dan ibu kurang terjalin bila minum susu formula
Ikatan batin antara ibu dan bayi terbentuk tidak hanya pada saat menyusui. Ketika Anda memberikan susu formula dengan menggendong, mencium, memeluk, atau sambil mengajaknya berbicara, ikan batin juga akan tetap terjalin.

Meskipun Anda memberikan asi secara eksklusif, bila hal itu diberikan lewat botol susu dan orang lain yang memberikan, mana mungkin ikatan batin akan terjalin? Malah akan mengurangi ikatan batin antara ibu dan anak.

Jadi jangan pernah salah paham mengenai ikatan batin antara ibu dan anak.

Meskipun anggapan mengenai susu formula tidak semuanya benar, pemberian asi secara eksklusif tetap menjadi pilihan utama ketimbang susu formula. Selain ekonomis dan higienis, masih banyak lagi manfaat ketika ibu memberikan asi secara eksklusif.

Bagi Anda yang tidak dapat memberikan asi secara eksklusif kepada bayi Anda, tidak usah berkecil hati. Tetap berikan susu formula dan pilihlah susu formula terbaik untuk bayi Anda. Berikan perhatian dan kasih sayang Anda dan ajarkanlah yang terbaik untuk bayi Anda.

Semoga dapat bermanfaat dan bagikanlah bila Anda rasa ibu yang lain juga harus mengetahui hal ini

Baca juga:
1. Sufor Terbaik untuk Bayi
2. Tips Memilih Sufor 
3. Sufor untuk Tambah Berat Badan Bayi 
4. Takaran Pemberian Sufor 
5. Fungsi AA dan DHA
Loading...

Artikel Menarik Lainnya