7/22/2016

Inilah Penyebab Sel Telur Gagal Matang / Anovulasi Yang Perlu Diketahui

Penjelasan Lengkap Seputar Ovulasi dan Anovulasi

Pengertian Ovulasi
Ovulasi atau sering disebut dengan istilah masa subur, merupakan proses pelepasan sel telur yang telah matang tersebut dari dalam rahim untuk kemudian berjalan menuju tuba falopi untuk dibuahi. Proses ini biasanya terjadi 16 hari setelah hari pertama siklus menstruasi atau 14 hari sebelum haid berikutnya. Pada proses ini, rata-rata setiap wanita akan menghasilkan satu atau beberapa sel telur matang yang siap untuk dibuahi.

Ovulasi terjadi karena rangsangan dari hormon FSH dan hormon LH. Hormon FSH bertugas merangsang pematangan sel telur, sementara hormone LH membuat sel telur dilepaskan ke dalam saluran fallopi dan di sanalah sel telur siap dibuahi.

Kedua hormon tersebut, FSH dan LH, diproduksi dalam otak, di dalam sebuah organ bernama kelenjar pituatari. Sel-sel di sekeliling sel telur menghasilkan dua hormon lainnya, yaitu estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini menyebabkan dinding rahim menjadi tebal, menciptakan lingkungan di mana sebuah sel telur yang sudah dibuahi bisa bertahan dan berkembang.

Kadar hormon progesterone akan berkurang apabila sel telur yang sudah matang tidak dibuahi oleh sel sperma. Sel telur yang tidak dibuahi kemudian akan luruh atau keluar dari rahim dalam bentuk darah. Peristiwa inilah yang sering kita sebut dengan istilah menstruasi.

Perubahan-perubahan hormon selama siklus menstruasi mengakibatkan hanya ada beberapa hari saja dalam setiap bulannya yang memberi peluang bagi seorang wanita untuk hamil. Kesempatan inilah yang dikenal sebagai periode subur atau masa subur.

Jadi, bagi Anda yang ingin cepat hamil, penting sekali memiliki pengetahuan seputar hormon-hormon penting dalam proses kehamilan.

Penyebab Sel Telur Gagal Matang / Anovulasi. Kematangan sel telur pada wanita sangat berkaitan dengan proses memperoleh kehamilan yang diidam-idamkan semua orang. Setiap wanita yang sudah lama menikah tetapi tidak juga dikaruniai momongan disebabkan karena adanya gangguan kehamilan yang salah satu faktornya adalah sel telur gagal matang.

Anovulasi sangat perlu diwaspadai sejak dini jika anda menginginkan untuk segera memiliki momongan. Karena dengan mewaspadai penyebab kerusakan sel telur yang menyebabkan gagal ovulasi, maka terjadinya masalah gangguan kehamilan dapat dicegah dengan mudah.



Gagal Ovulasi merupakan sebuah gangguan pada sistem reproduksi wanita, dimana kondisi  sel telur wanita (ovum) mengalami gagal matang sehingga tidak dapat dibuahi oleh sperma karena sel telur tersebut tidak dilepaskan dari indung telur (ovarium) dan masuk ke tuba fallopii.

Untuk menghindari sel telur gagal matang tentunya setiap wanita perlu menjaga kesuburan sistem reproduksi.
Hal ini disebabkan karena proses terjadinya kehamilan yang normal menuntut kondisi sistem reproduksi yang subur. Wanita dengan sistem reproduksi yang subur pada umumnya dapat memproduksi satu sel telur secara rutin setiap bulannya, selama masa subur. Kapan terjadi? Yaitu hari ke 12 hingga ke 16 dihitung mulai hari pertama siklus haid.

Selama wanita dalam keadaan masa subur, indung telur akan melepaskan sel telur yang telah matang dan siap untuk dibuahi oleh sel sperma. Sehingga waktu masa subur ini sangat cocok digunakan untuk hubungan suami istri dalam program kehamilan. Proses program kehamilan akan cepat terwujud apabila sel telur tidak mengalami masalah gagal matang.

Menurut hasil study dari sebuah penelitian menyatakan bahwa anovulasi atau gagal ovulasi dapat mempengaruhi setidaknya 6% hingga 15% wanita pada saat masa subur. Kesuburan wanita yang bermasalah akibat gagal matang sel telur mempersulit dalam memperoleh proses kehamilan. Berbeda halnya dengan wanita yang ovulasinya tidak teratur.

Sel telur yang mengalami gagal matang tersebut disebabkan oleh banyak faktor yang mempengaruhinya. Namun yang paling umum penyebab terjadinya kegagalan matangnya sel telur pada wanita adalah faktor hormonal dan masalah obesitas.

Tidak seimbangnya produksi hormon terutama hormon yang mempengaruhi sistem reproduksi wanita dapat menjadi penyebab utama anovulasi atau gagal sel telur sulit matang. Beberapa hormon yang memiliki peranan penting dalam siklus menstruasi dan ovulasi adalah hormon progesteron dan estrogen.

Gangguan keseimbangan hormon yang menjadi salah satu penyebab gagal ovulasi yaitu PCOS atau Polycystic Ovary Syndrome.  Polycystic Ovary Syndrome dapat mengakibatkan hormon kesulitan mengatur keseimbangan pelepasan sel telur, haid tidak teratur dan tentunya infertilitas. Sebagian besar kasus gagal matangnya sel telur yang disebabkan oleh PCOS ini sifatny turun-temurun.

Selain ketidakseimbangan hormon, masalah obesitas atau kelebihan berat badan juga dapat  mengakibatkan gagal matang sel telur. Telah banyak hasil dari sebuah penelitian yang menyimpulkan bahwa obesitas atau kelebihan berat badan memiliki kaitan yang sangat erat dengan anovulasi pada wanita. Hal ini disebabkan karena obesitas dapat mengakibatkan terjadinya disfungsi ovarium maupun infertilitas.

Demikian artikel penyebab kerusakan sel telur gagal matang semoga dapat bermanfaat dan temukan artikel yang menarik lainnya.

Artikel Menarik Lainnya