5/16/2016

Inilah Pantangan Makanan Bagi Penderita Kencing Batu

Tips Kesehatan - Kencing batu merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena adanya endapan mineral dalam kandung kemih. Mineral yang mengendap tersebut merupakan mineral yang terdapat pada beberapa jenis makanan. Oleh karena itu, bagi penderita kencing batu hendaknya selektif dalam memilih makanan. Bukan dibatasi, tetapi harus sesuai dengan takaran dengan melihat kondisi tubuh anda setelah melakukan cek up dengan dokter.

Ginjal, bagi manusia adalah organ yang sangat penting. Fungsi ginjal dalam tubuh manusia adalah untuk membuang racun atau kotoran yang ada di dalam tubuh yang mengalir bersama dengan darah. Kotoran yang terdapat dalam darah disaring dan kemudian dibuang bersama urine. Batu ginjal terbentuk ketika kotoran-kotoran dari makanan tersebut mengeras dan membentuk kristal di ginjal maupun saluran kencing.

Membatasi makanan yang akan dikonsumsi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terbentuknya batu ginjal. Berikut ini adalah beberapa diet untuk penderita batu ginjal yang dirangkum dari berbagai sumber yang dapat anda jadikan sebagai pertimbangan.


1. Perbanyak minum air putih
Dapat dikatakan bahwa sebenarnya air putih merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang. Dengan air putih, seseorang dapat menahan lapar dan juga sebagai salah satu metode untuk memperoleh wajah yang terlihat awet muda. Selain dapat membuat seseorang menjadi lebih awet muda, air putih juga dapat membantu anda dalam mencegah terjadinya endapan pada ginjal. Dengan mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh, komponen pembentuk batu ginjal akan menjadi lebih mudah luruh bersamaan dengan keluarnya urine. Penderita batu ginjal disarankan untuk buang air kecil sekitar 2,5 liter dalam sehari, sehingga harus minum lebih banyak dari jumlah tersebut. Jika cuaca panas atau sedang banyak aktivitas, konsumsi air harus diperbanyak supaya lebih sering buang air kecil.

2. Batasi kalsium
Kalsium pada umumnya dapat diperoleh dari sayuran hijau, susu dan beberapa olahan berbahan susu. Kalsium yang berasal dari susu akan lebih mudah diserap usus ketimbang kalsium yang berasal dari sayuran hijau. Biasanya tubuh tidak akan menyerap kalsium melebihi yang dibutuhkan. Pada kondisi tertentu, seseorang dapat menderita hypercalciuria atau kelebihan kalsium. Kelebihan kalsium juga menjadi salah satu pemicu terjadinya endapan pada ginjal. Penderita batu ginjal disarankan untuk membatasi asupan kalsium maksimal 800 mg/hari untuk pria dan 1.200 mg/hari untuk wanita.

3. Batasi oksalat
Oksalat atau asam oksalam adalah suatu senyawa yang mengandung satuan COO2. Asam oksalat di dalam tubuh juga dapat membentuk kristal penyebab batu ginjal. Asam oksalat banyak dijumpai pada sayur bayam, strawberry, cokelat, gandum, biji-bijian dan teh. Karena sifatnya yang dapat membentuk kristal saat mengendap, maka penderita batu ginjal disarankan untuk mengurangi atau bahkan menghindari sama sekali makanan yang banyak mengandung oksalat. Penderita batu ginjal disarankan untuk membatasi konsumsi oksalat tidak lebih dari 50 mg/hari. Apabila penderita batu ginjal mengkonsumsi makanan yang mengandung oksalat lebih dari 50 mg/hari, dapat mengakibatkan gagal ginjal lebih parah.

4. Batasi garam dan protein nabati
Membatasi konsumsi garam natrium dapat mengurangi jumlah kalsium yang dikeluarkan lewat ginjal. Oleh karena itu jika yang terbentuk adalah batu kalsium, maka konsumsi garam natrium sebaiknya dibatasi antara 2.500-3.500 mg/hari.

Sementara protein hewani bisa memicu beberapa jenis mineral di urine untuk membentuk batu ginjal. Karena itu penderita batu ginjal harus menggantikannya dengan protein nabati.

5. Perbanyak serat tidak larut
Ada 2 jenis serat yakni serat yang larut dan serat yang tak larut, masing-masing memiliki fungsi yang sama penting di dalam tubuh. Tetapi dalam hal ini, serat tak larut yang terdapat pada gandum, padi dan terigu bisa mengurangi kadar kalsium dalam urine. Serat tersebut mengikat kalsium ketika berada di usus, sehingga tidak dikeluarkan melalui ginjal.

6. Batasi konsumsi vitamin C
Salah satu hasil metabolisme vitamin C adalah oksalat. Karena oksalat bisa membentuk kristal, maka penderita batu ginjal harus membatasi asupan vitamin C.

7. Konsumsi Kedelai dan Kacang-kacangan
Kedelai dan semua jenis kacang-kacangan bisa menyebabkan produksi asam oksalat yang cukup tinggi dalam tubuh. Makanan yang mengandung asam oksalat tinggi bisa menyebabkan pembentukan batu ginjal menjadi lebih parah. Asam oksalat sangat berbahaya karena bisa mengikat kalsium dan menyebabkan kondisi batu ginjal menjadi lebih parah. Tapi sumber makanan kedelai yang telah difermentasi tetap diperbolehkan dalam jumlah yang kecil.

8. Konsumsi Tomat
Tomat mengandung asam asam oksalat sehingga bisa menyebabkan tingginya kadar kalsium dalam tubuh. Makanan yang mengandung kalsium kemudian tidak terpakai oleh tubuh, akan sangat rentan dengan pembentukan batu ginjal. Semua jenis produk yang mengandung tomat dan berasal dari tomat sebaiknya dihindari.

9. Konsumsi Sayuran Berdaun Gelap
Sayuran yang memiliki warna daun hijau seperti bayam, kacang panjang, dan jenis sayur lain juga banyak mengandung asam oksalat. Kadar asam oksalat yang terlalu tinggi bisa menyebabkan penumpukan jumlah kalsium dalam tubuh sehingga sangat berbahaya untuk penderita batu ginjal.

10. Konsumsi Daging Merah
Daging merah merupakan makanan yang mengandung protein tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Hal ini disebabkan karena pemecahan protein bisa menyebabkan ginjal bekerja terlalu keras, sehingga ada banyak racun yang harus disaring oleh ginjal. Selain itu, bahan makanan ini juga bisa meningkatkan kadar asam oksalat dalam tubuh sehingga menyebabkan resiko batu ginjal menjadi lebih tinggi.

11. Konsumsi Ikan
Ikan mengandung protein dalam jumlah yang tinggi sehingga bisa meningkatkan jumlah kalsium dan penyebab asam urat tinggi dalam tubuh penderita batu ginjal. Ikan mengandung zat purin yang dapat dipecah menjadi asam urar dan masuk ke dalam urin. Makanan ini bisa menyebabkan produksi asam urat yang berlebihan sehingga bisa menyebabkan resiko yang lebih berat untuk penderita batu ginjal.

12. Konsumsi Produk dari Susu
Produk susu merupakan salah satu bahan minuman yang harus dihindari oleh penderita batu ginjal. Hal ini disebabkan karena susu mengandung kalsium yang bisa meningkatkan resiko batu ginjal. Susu juga mengandung beberapa komponen seperti kalsium, magnesium dan kalium. Ketiga mineral ini sangat berbahaya karena bisa mengembangkan batu ginjal yang lebih parah.

13. Konsumsi Minuman Berkarbon dan Manis
Semua jenis minuman yang mengandung pemanis, gula dan bahaya minuman bersoda juga harus dihindari oleh penderita batu ginjal. Minuman manis merupakan pantangan batu ginjal karena bisa meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh. Selain itu, minuman bersoda mengandung kadar kalsium, asam oksalat, kreatinin, dan natrium yang tinggi. kombinasi berbagai zat ini bisa meningkatkan resiko penyakit gagal ginjal.

14. Makanan Mengandung Natrium dan Sodium
Makanan yang mengandung natrium (garam) dan sodium adalah jenis makanan yang harus dihindari oleh semua penderita batu ginjal. Sejumlah makanan yang mengandung senyawa ini bisa meningkatkan kadar asam oksalat dalam tubuh sehingga berpengaruh untuk kondisi batu ginjal.

15. Minuman Berkafein
Berbagai jenis minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh sangat dilarang untuk penderita batu ginjal. Bahaya kafein tersebut karena jenis minuman ini stimulan yang bisa menyebabkan gangguan untuk sistem pembuluh darah dan menekan ginjal bekerja lebih berat.