3/09/2016

Inilah Bahaya Memberi Madu Pada Bayi Usia Dibawah 1 Tahun.

Firdaus45 – Inilah Bahaya Memberi Madu Pada Bayi Usia Dibawah 1 Tahun. Untuk orang dewasa, madu memang memiliki banyak sekali manfaat terutama untuk kesehatan dan pengobatan. Namun, akan menjadi bahaya jika madu diberikan kepada bayi yang masih berusia dibawah satu tahun. Untuk itu, sangat diperlukan wawasan bagi orang tua untuk mengetahui mengapa orang tua tidak dianjurkan untuk memberikan madu kepada bayi yang masih berusia dibawah 1 tahun baik dalam bentuk makanan atau minuman.

Madu dikenal banyak mengandung bakteri Clostridium botulinum sehingga tidak cocok untuk bayi dibawah umur 1 tahun. Namun jenis bakteri Clostridium botulinum tersebut aman untuk dikonsumsi bagi bayi yang berumur diatas 1 tahun. Usus bayi yang berusia dibawah satu tahun masih sensitif dan belum mampu untuk untuk melawan jenis bakteri tersebut.



Jika para orang tua tetap memberikan madu pada anak yang berumur masih dibawah satu tahun dalam jangka panjang akan mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan anak. Terutama menghambat pertumbuhan dan perkembangan bayi.  Efek yang terjadi dapat membahayakan, bahkan dapat mematikan bayi jika melakukan pembiaran.

Dampak Buruk Memberikan Madu pada Bayi Berusia di bawah 1 Tahun

Usus yang dimiliki seorang bayi dibawah usia 1 tahun belum terlalu kuat dalam menangkal berbagai macam gangguan, salah satunya jenis bakteri Clostridium botulinum tersebut. Sehingga jenis bakteri Clostridium botulinum yang tertelan dan masuk kedalam usus dapat berkembang dan memproduksi racun. Jika demikian racun yang menumpuk dalam usus dapat memicu keracunan makanan atau disebut dengan istilah botulisme.

Botulisme merupakan jenis penyakit yang jarang menyerang bayi. Namun bila bayi terserang jenis botulisme ini dapat berpotensi menjadi jenis penyakit yang sangat fatal. Organ tubuh bayi yang mengalami serangan bakteri Clostridium botulinum dapat menimbulkankan pelemahan sistem saraf, gangguan sistem pernapasan serta membuat seluruh otot-otot melemah bahkan bisa mengalami pelumpuhan.

Jika sudah terlanjur memberikan madu pada bayi yang masih dibawah umur satu tahun segera periksakan ke dokter terdekat. Bayi yang terserang jenis botulisme ini juga dapat diketahui gejala-gejalanya. Gejala botulisme pada bayi secara umum adalah bayi menggalami kesulitan buang air besar atau disebut dengan istilah konstipasi. Selain itu, membuat nafsu makan menurun, badan lemas dan lesu serta kemungkinan yang lain adalah suara  tangisan bayi juga tidak sekencang seperti  biasanya.

Apabila bayi terindikasi mengalami kondisi tersebut maka harus segera dilakukan pertolongan dan pemerikasaan dokter ahli. Hal ini bertujuan untuk menghindari serangan jenis penyakit komplikasi lainnya yang dapat mengancam jiwa.

Alasan lain tidak disarankan untuk memberikan madu pada makanan dan minuman bayi dibawah usia 1 tahun yaitu agar tidak merusak giginya yang akan mulai tumbuh. Hal ini,  jika sejak kecil terbiasa dengan mengkonsumsi makanan yang manis, kemungkinan besar  akan  membuat si bayi secara terus-menerus ingin mengonsumsi jenis makanan manis seperti permen, dan lain sebagainya.

Jika orang tua membiarkan anaknya terbiasa dengan mengkonsumsi jenis makanan manis. Akan mengakibatkan efek buruk dalam jangka panjangnya. Secara umum  efek dari makanan manis yang kerap terjadi adalah Si Kecil menderita kelebihan berat badan ( obesitas ). Berat badan yang berlebihan (Obesitas) juga merupakan faktor pemicu terjadinya penyakit diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan beberapa jenis penyakit kanker. Selain itu, obesitas juga dapat mengakibatkan rasa cepat lelah.

Mungkin ada sebagian orang tua yang pernah melihat beberapa jenis produk makanan bayi, yang bahan bakunya telah ditambah dengan madu seperti pada sereal dan lain sebagainya. Hal tersebut tidak perlu merasa khawatir, karena madu pada produk tersebut telah dilakukan proses sterilisasi sehingga aman untuk konsumsi. Namun, apabila  masih ragu dan merasa sangat khawatir terhadap keamanan kesehatan bayi, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter ahli terdekat.

Tips Sehat Memberi Makanan Pada Bayi

Usia bayi yang berkisar antara 30 hari hingga 6 bulan hanya diperbolehkan untuk mengonsumsi air susu ibu ( ASI ) atau jenis susu formula dengan anjuran dokter. Setelah lebih dari usia 1 -  6 bulan tersebut, bayi baru  diperbolehkan mengkonsumsi makanan padat. Namun dengan cara dihaluskan, untuk menghindari penggunaan madu sebaiknya memberikan pemanis dari buah pisang, ASI, Yogurt tawar. Susu formula dan jenis jus buah segar yang banyak mengandung vitamin serta mineral yang baik untuk kesehatan bayi.

Baca selengkapnya :  Tips Memberi Nutrisi Bayi Usia 0- 6 Bulan
Loading...

Artikel Menarik Lainnya