Kenali Bahaya Botulisme dan Bagaimana Pencegahannya

Botulisme Pada Bayi - Botulisme adalah suatu jenis penyakit yang menyerang pada bagian otot, sistem pernapasan dan pencernaan. Gangguan - gangguan tersebut diakibatkan karena adanya senyawa botulinum yang masuk kedalam tubuh. Senyawa botulinum ini diproduksi oleh bakteri clostridium botulinum yang banyak terdapat dalam kandungan madu.

Pada umumnya, penyakit botulisme ini sangat jarang terjadi, namun bahaya dari serangan botulisme ini sangat serius dan harus segera ditangani karena jika tidak segera ditangani maka botulisme dapat membuat penderitanya berujung pada kematian.

Botulinum banyak menimbulkan beberapa gejala. Gejala umum botulisme diantaranya adalah

  • penderita kesulitan berbicara 
  • kesulitan menelan makanan
  • mulut kering
  • lemas pada bagian wajah
  • penglihatan mendadak kabur
  • kelopak mata layu / turun
  • sesak nafas
  • mual
  • muntah
  • kram pada perut
  • kejang otot
Gejala botulisme seperti yang telah disebutkan diatas juga memiliki kesamaan dari gejala penyakit hepatitis A. Gejala tersebut diatas dapat anda jadikan indikasi untuk lebih sigap dalam memberikan pertolongan pertama pada seorang penderita botulisme atau dapat dengan segera anda bawa ke rumah sakit ketika secara kebetulan anda menemui seseorang dengan gejala-gejala seperti diatas.

Botulisme dapat dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan sumbernya. Beberapa jenis botulisme tersebut diantaranya yaitu Botulisme pada Bayi, Botulisme karena keracunan makanan, dan Botulisme karena luka.

Terjadinya Botulisme bayi diakibatkan oleh  C. botulinum yang telah berkembang biak dalam sistem pencernaan, C. botulinum ini berasal dari jenis-jenis makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh spora C. botulinum. Bayi yang terserang oleh  C. Botulinum dapat diketahui dari beberapa tanda atau gejala yang ditimbulkannya. Ciri-ciri gejala botulisme pada umumnya yang sering terjadi adalah badan lemas, timbulnya konstipasi (sembelit),  kesulitan atau bahkan tidak bisa  menghisap atau menelan beberapa jenis makanan.

Botulisme keracunan makanan diakibatkan oleh jenis makanan yang telah dikomsumsi namun mengandung botulin. Yang berperan dalam menghasilkan botulin / senyawa toksik ini adalah C. botulinum. Jenis makanan yang banyak mengandung botulin terutama pada makanan dalam kaleng yang telah terkontaminasi oleh bakerti C. botulinum atau makanan dalam kaleng yang telah kedaluarsa.

Sedangkan botulisme luka ini disebabkan karena terjadinya infeksi oleh C. botulinum pada  jaringan yang terluka. Botulinum merupakan senyawa kimia yang bersifat racun, secara umum lebih dikenal dengan singkatan BTX atau BoNT. Botulinum dihasilkan oleh bakteri C. botulinum.

Jenis-jenis BTX ini memiliki beberapa variasi type dan masing-masing memiliki peran yang berbeda. Tipe dari BTX antara lain adalah A, B, C [C1, C2], D, E, F, dan G. BTX yang menjadi penyebab botulisme pada manusia adalah Tipe A, B dan E.  Sedangkan BTX yang menyerang hewan adalah  tipe C dan D. BTX C dan D ini sangat beracun.

Clostridium botulinum / C. botulinum termasuk jenis bakteri anaerob. Bakteri anaerob merupakan jenis bakteri yang dapat hidup dalam lingkungan tanpa udara atau oksigen dan membentuk spora. Tidak sama pada mekanisme jamur, untuk bertahan hidup bakteri memerlukan spora.

(Strain) Clostridium memiliki banyak jenisnya, namun dari sebagian besar (strain) Clostridium tidak membahayakan kesehatan. Dari berbagai jenis bakteri Clostridium yang paling dikenal dan kerap menjadi penyebab keracunan makanan adalah jenis bakteri C. botulinum. Keberadaan bakteri Clostridium sebagian besar  terdapat pada tanah, sedimen lautan dan saluran limbah.

Cara Mencegah Terjadinya Serangan Botulisme

Sebenarnya banyak tindakan yang perlu dilakukan untuk mencegah terjdinya botulisme. Dalam mengantisipasi botulisme, pencegahan merupakan hal terbaik dari pada pengobatan botulisme. Untuk menjaga agar terhindar dari serangan botulisme, berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan.
  • Menjaga kebersihan, higienitas merupakan kunci utama dalam melakukan  pencegahan boulisme.
  • Tidak memberikan madu pada bayi usia dibawah  1 tahun,  menurut hasil dari sebuah penelitian madu banyak mengandung  bakteri clostridium botulinum sehingga tidak cocok untuk bayi dibawah usia 1 tahun. (Baca selengkapnya : Bahaya Memberikan Madu Pada Bayi Usia Dibawah 1 Tahun ).
  • Memperhatikan langkah yang benar dalam memberikan susu formula pada bayi,   Lihat label masa berlakunya susu dan pastikan apakah susu formula tersebut telah melewati tanggal kedaluarsa atau belum, mencuci botol susu dengan menggunakan air panas, menjauhi makanan berkaleng, terutama kalengnya yang telah mengalami perubahan menjadi kembung / melambung.( Baca selengkapnya : Tips Memilih Susu Formula Yang Bagus ).
  • Bila terpaksa dengan memberikan makanan yang telah diawetkan dalam kaleng, sebelum dikonsumsi sebaiknya rebus terlebih dahulu hingga mendidih selama kurang lebih 10 menit atau konsultasikan pada dokter ahli terdekat.
  • Bila mengalami luka pada bagian tubuh diusahakan jauh dari percikan tanah, dan jika telah terkena kotoran tanah sebaiknya segera cuci dengan menggunakan cairan antiseptik.
  • Tidak menutup luka terlalu rapat, setidaknya saat membalut luka berikan sirkulasi udara atau bahan yang mudah untuk ditembus udara agar tidak lembab.

Demikian tips mencegah serangan botulisme semoga dapat bermanfaat dan  jangan lupa bagikan melalui tombol yang telah disediakan dibawah artikel ini, untuk teman-teman barangkali banyak yang membutuhkan informasi.

Kenali Apa Itu Penyakit Hepatitis Agar Keluarga Anda Dapat Terhindar Dari Penyakit Hepatitis

Kenali Apa Itu Penyakit Hepatitis Agar Keluarga Anda Dapat Terhindar Dari Hepatitis - Hepatitis adalah salah satu penyakit yang dapat dijadikan sebagai tanda seseorang sedang menderita kanker hati. Secara umum, penyakit hepatitis akan merusak fungsi hati dan menghambat / mengganggu kerja hati sehingga hati tidak lagi mampu menetralkan racun. Hepatitis juga akan mengganggu sistem pencernaan makanan dalam tubuh sehingga tubuh tidak mampu menguraikan sari-sari makanan yang nantinya disebarkan keseluruh organ tubuh.

Hepatitis juga dapat dikenal sebagai peradangan hati yang disebabkan oleh beberapa macam faktor. Penyebab utama munculnya penyakit hepatitis adalah karena adanya virus yang masuk ke dalam tubuh sehingga merusak sel-sel dan fungsi organ serta menyebabkan peradangan pada hati. Selain karena adanya virus yang masuk ke dalam tubuh, hepatitis juga dapat disebabkan karena konsumsi obat-obatan, jenis obat-obatan juga dapat menjadi salah satu pemicu munculnya hepatitis bagi seseorang apabila tubuhnya mengalami penolakan terhadap obat yang dikonsumsinya. Selain kedua hal tersebut, tentunya sumber lain yang tidak dapat disepelekan adalah makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Bahkan, hubungan seksual juga dipercaya dapat menjadi salah satu media penularan penyakit hepatitis kepada orang lain.

hepatitis, hepatitis b, hepatitis c, hepatitis a, virus hepatitis, hepatitis d, pencegahan hepatitis, penyakit hepatitis, gejala hepatitis, hepatitis adalah, gejala liver, penyebab hepatitis, hepatitis b adalah, obat hepatitis b, penyakit hepatitis b, obat hepatitis, hepatitis a adalah, gejala hepatitis b, penyebab hepatitis b, pengobatan hepatitis b, penularan hepatitis, apa itu hepatitis, penyakit hepatitis a vaksin hepatitis b ciri ciri hepatitis hbsag adalah pengobatan hepatitis penyebab penyakit hepatitis gejala hepatitis a gejala penyakit hepatitis penularan hepatitis b cara penularan hepatitis penyebab hepatitis a obat herbal hepatitis b pengertian hepatitis hepatitis b bisa sembuh imunisasi hepatitis b makalah hepatitis gejala penyakit kuning obat herbal hepatitis obat hepatitis b paling ampuh cara penularan hepatitis b vaksin hepatitis pencegahan apa itu hepatitis a penyakit hepatitis adalah penyakit hepatitis c gejala penyakit hati penularan hepatitis a patofisiologi hepatitis gejala hepatitis c obat hepatitis c obat tradisional hepatitis b obat hepatitis a cara mengobati hepatitis b hepatitis b menular obat tradisional hepatitis laporan pendahuluan hepatitis gejala sakit kuning hepatitis akut penularan penyakit liver penyebab penyakit hepatitis b pengertian penyakit hepatitis cara mengobati hepatitis pengertian hepatitis b tanda dan gejala hepatitis pengobatan hepatitis a tanda tanda hepatitis jenis hepatitis penyebab hepatitis c penyembuhan hepatitis a penularan hepatitis c obat hepatitis tradisional penyembuhan hepatitis b obat tradisional hepatitis b temulawak obat penyakit hepatitis gejala penyakit hepatitis b cara mencegah penyakit hepatitis penularan penyakit hepatitis hbsag reaktif cara mengobati penyakit hepatitis obat penyakit hepatitis b cara pengobatan hepatitis b vaksin hepatitis a obat hepatitis b terbaru cara pengobatan hepatitis hepatitis a menular sakit hepatitis penyakit hepatitis b perawatan

Tidak ada batasan usia bagi penderita hepatitis, karena hampir di semua usia memiliki potensi untuk terjangkit penyakit hepatitis. Di Indonesia, pada umumnya orang mengidap hepatiti jenis B

Secara singkat, penularan hepatitis dapat terjadi dengan skema berikut ini

Penularan hepatitis B pada bayi dan anak-anak
  • Seorang ibu yang memiliki riwayat penyakit hepatitis, maka ketika sedang dalam masa kehamilan, ada kemungkinan janin atau bayi yang dikandung juga terjangkit hepatitis yang sama dengan ibunya. Pada kasus semacam ini, resiko janin terjangkit penyakit hepatitis jauh lebih besar ketimbang ibunya.
  • Kontak langsung dengan salah satu penderita hepatitis. Anggota keluarga atau siapa saja yang sering berhubungan dengan bayi dan dia menderita hepatitis akan memiliki potensi yang besar menularkan hepatitis kepada bayi.

Pengaruh Infeksi Virus Hepatitis B
  • Adanya virus hepatitis B akan memicu peradangan akut dan kronis. Peradangan yang menjadi salah satu penyebab awal kanker hati.
  • Bayi yang berusia kurang dari 1 tahun memiliki resiko lebih tinggi mengidap hepatitis akut jika penularannya terjadi saat bayi masih berusia kurang dari satu tahun. Sedangkan jika infeksi terjadi ketika bayi berusia 2-5 tahun maka kemungkinan resiko terkena penyakit hepatitis lebih kecil dibandingkan saat bayi masih berusia kurang dari 1 tahun.
  • Hampir 25% anak yang mengidap penyakit hepatitis kronis akan terserang penyakit sirosis atau kerusakan pada organ hati dan pengerutan hati (kanker hati)
Artikel yang disarankan

Inilah Gejala Awal dan Penyebab Penyakit Hepaitits A

Firdaus45.com - Gejala dan Penyebab Penyakit Hepaitits A - Gejala awal dari infeksi hepatitis A dapat tercampur dengan influenza, bahkan beberapa penderita terutama anak-anak, tidak menunjukkan gejala sama sekali. Masa inkubasi, sampai pertama kali gejala muncul, setelah terjadi infeksi biasanya 2-6 minggu. Sekitar 90% anak-anak yang terinfeksi tidak menunjukkan adanya gejala. Rata-rata masa inkubasi adalah 28 hari.

Gejala infeksi hepatitis A berhubungan langsung dengan usia, 80% dewasa memiliki gejala sehubungan dengan virus hepatitis akut dan mayoritas anak-anak tidak menunjukkan gejala atau infeksi yang tidak terdeteksi.


Gejala biasanya berakhir kurang dari 2 bulan, meskipun pada sebagian penderita dapat sakit hingga 6 bulan lamanya.

Tanda dan gejala Hepatitis A yaitu:
  • Mudah mengalami kelelahan
  • Demam
  • Mual dan muntah
  • Kehilangan nafsu makan
  • kulit dan bagian putih mata (jaundice) menguning, karena meningkatnya kadar bilirubin
  • Urine berwarna gelap seperti teh
  • Mencret
  • Kotoran BAB yang berwarna terang atau mirip tanah liat

Hepatitis A dapat dibagi menjadi 3 stadium:
  • Pendahuluan (prodromal) dengan gejala letih, lesu, demam, kehilangan selera makan dan mual;
  • Stadium dengan gejala kuning (stadium ikterik); dan
  • Stadium kesembuhan (konvalesensi). Gejala kuning tidak selalu ditemukan. Untuk memastikan diagnosis dilakukan pemeriksaan enzim hati, SGPT, SGOT. Karena pada hepatitis A juga bisa terjadi radang saluran empedu, maka pemeriksaan gama-GT dan alkali fosfatase dapat dilakukan di samping kadar bilirubin.
Inilah Bahaya Memberi Madu Pada Bayi Usia Dibawah 1 Tahun.

Inilah Bahaya Memberi Madu Pada Bayi Usia Dibawah 1 Tahun.

Firdaus45 – Inilah Bahaya Memberi Madu Pada Bayi Usia Dibawah 1 Tahun. Untuk orang dewasa, madu memang memiliki banyak sekali manfaat terutama untuk kesehatan dan pengobatan. Namun, akan menjadi bahaya jika madu diberikan kepada bayi yang masih berusia dibawah satu tahun. Untuk itu, sangat diperlukan wawasan bagi orang tua untuk mengetahui mengapa orang tua tidak dianjurkan untuk memberikan madu kepada bayi yang masih berusia dibawah 1 tahun baik dalam bentuk makanan atau minuman.

Madu dikenal banyak mengandung bakteri Clostridium botulinum sehingga tidak cocok untuk bayi dibawah umur 1 tahun. Namun jenis bakteri Clostridium botulinum tersebut aman untuk dikonsumsi bagi bayi yang berumur diatas 1 tahun. Usus bayi yang berusia dibawah satu tahun masih sensitif dan belum mampu untuk untuk melawan jenis bakteri tersebut.



Jika para orang tua tetap memberikan madu pada anak yang berumur masih dibawah satu tahun dalam jangka panjang akan mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan anak. Terutama menghambat pertumbuhan dan perkembangan bayi.  Efek yang terjadi dapat membahayakan, bahkan dapat mematikan bayi jika melakukan pembiaran.

Dampak Buruk Memberikan Madu pada Bayi Berusia di bawah 1 Tahun

Usus yang dimiliki seorang bayi dibawah usia 1 tahun belum terlalu kuat dalam menangkal berbagai macam gangguan, salah satunya jenis bakteri Clostridium botulinum tersebut. Sehingga jenis bakteri Clostridium botulinum yang tertelan dan masuk kedalam usus dapat berkembang dan memproduksi racun. Jika demikian racun yang menumpuk dalam usus dapat memicu keracunan makanan atau disebut dengan istilah botulisme.

Botulisme merupakan jenis penyakit yang jarang menyerang bayi. Namun bila bayi terserang jenis botulisme ini dapat berpotensi menjadi jenis penyakit yang sangat fatal. Organ tubuh bayi yang mengalami serangan bakteri Clostridium botulinum dapat menimbulkankan pelemahan sistem saraf, gangguan sistem pernapasan serta membuat seluruh otot-otot melemah bahkan bisa mengalami pelumpuhan.

Jika sudah terlanjur memberikan madu pada bayi yang masih dibawah umur satu tahun segera periksakan ke dokter terdekat. Bayi yang terserang jenis botulisme ini juga dapat diketahui gejala-gejalanya. Gejala botulisme pada bayi secara umum adalah bayi menggalami kesulitan buang air besar atau disebut dengan istilah konstipasi. Selain itu, membuat nafsu makan menurun, badan lemas dan lesu serta kemungkinan yang lain adalah suara  tangisan bayi juga tidak sekencang seperti  biasanya.

Apabila bayi terindikasi mengalami kondisi tersebut maka harus segera dilakukan pertolongan dan pemerikasaan dokter ahli. Hal ini bertujuan untuk menghindari serangan jenis penyakit komplikasi lainnya yang dapat mengancam jiwa.

Alasan lain tidak disarankan untuk memberikan madu pada makanan dan minuman bayi dibawah usia 1 tahun yaitu agar tidak merusak giginya yang akan mulai tumbuh. Hal ini,  jika sejak kecil terbiasa dengan mengkonsumsi makanan yang manis, kemungkinan besar  akan  membuat si bayi secara terus-menerus ingin mengonsumsi jenis makanan manis seperti permen, dan lain sebagainya.

Jika orang tua membiarkan anaknya terbiasa dengan mengkonsumsi jenis makanan manis. Akan mengakibatkan efek buruk dalam jangka panjangnya. Secara umum  efek dari makanan manis yang kerap terjadi adalah Si Kecil menderita kelebihan berat badan ( obesitas ). Berat badan yang berlebihan (Obesitas) juga merupakan faktor pemicu terjadinya penyakit diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan beberapa jenis penyakit kanker. Selain itu, obesitas juga dapat mengakibatkan rasa cepat lelah.

Mungkin ada sebagian orang tua yang pernah melihat beberapa jenis produk makanan bayi, yang bahan bakunya telah ditambah dengan madu seperti pada sereal dan lain sebagainya. Hal tersebut tidak perlu merasa khawatir, karena madu pada produk tersebut telah dilakukan proses sterilisasi sehingga aman untuk konsumsi. Namun, apabila  masih ragu dan merasa sangat khawatir terhadap keamanan kesehatan bayi, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter ahli terdekat.

Tips Sehat Memberi Makanan Pada Bayi

Usia bayi yang berkisar antara 30 hari hingga 6 bulan hanya diperbolehkan untuk mengonsumsi air susu ibu ( ASI ) atau jenis susu formula dengan anjuran dokter. Setelah lebih dari usia 1 -  6 bulan tersebut, bayi baru  diperbolehkan mengkonsumsi makanan padat. Namun dengan cara dihaluskan, untuk menghindari penggunaan madu sebaiknya memberikan pemanis dari buah pisang, ASI, Yogurt tawar. Susu formula dan jenis jus buah segar yang banyak mengandung vitamin serta mineral yang baik untuk kesehatan bayi.

Baca selengkapnya :  Tips Memberi Nutrisi Bayi Usia 0- 6 Bulan

Ingin Cepat Hamil? Inilah Tips dan Cara Cepat Hamil yang Patut Anda Coba

Firdaus45.com - Cara cepat hamil - Setiap pasangan suami-istri setelah menikah tentu saja sangat menginginkan hadirnya seorang bayi tercinta. Rasa ingin cepat hamil pasti akan muncul pada pasangan suami istri yang lebih dari setahun setelah menikah. Apabila pasangan suami istri yang tidak kunjung mendapatkan momongan mungkin merasa sangat khawatir. Mendapatkan kehamilan secepat mungkin setelah menikah adalah suatu hal yang wajar bagi setiap pasangan suami istri. Urusan hamil bukan semata bergantung pada kesehatan rahim dan kualitas sperma, akan tetapi banyak hal yang harus anda perhatikan agar cepat diberikan momongan.

Sebenarnya keinginan cepat hamil akan tercapai apabila kedua pasangan suami istri tersebut memahami langkah-langkah agar cepat hamil dengan benar. Sekitar lebih dari 60 persen pasangan suami istri yang memahami langkah-langkah kehamilan dengan benar, berhasil hamil dengan cepat sebelum satu tahun dari waktu pernikahan.

Untuk mempercerpat kehamilan tentunya harus lebih banyak berusaha serta diperlukan dukungan dengan persiapan dan perencanaan yang matang. Selain itu yang tidak kalah penting adalah selalu berdo’a kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Yang belum mendapatkan keturunan tidak perlu merasa cemas karena setiap doa dan usaha dengan sungguh-sungguh pasti akan mendapatkan suatu hasil. Berikut ini ada beberapa hal yang harus dipahami agar cepat hamil.

Cara cepat hamil, hamil cepat tidak ribet, tips cepat hamil, tips cepat memperoleh momongan,

Menentukan waktu yang tepat untuk berhubungan suami istri

Berhubungan suami istri tidak boleh secara asal-asalan atau tidak teratur. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus peluang mendapatkan kehamilan akan tertunda. Berhubungan suami istri juga memerlukan waktu yang tepat agar peluang mendapatkan kehamilan lebih cepat.

Pasangan suami istri sangat dianjurkan untuk sering berhubungan suami istri ketika sedang masa subur. Secara umum berlangsungnya waktu masa subur sekitar 5-6 hari. Masa subur merupakan waktu terlepasnya sel telur dari indung telur yang siap dibuahi oleh sperma.

Jika mempunyai siklus haid 28 hari, maka periode masa subur ini biasanya akan terjadi sekitar 10 sampai 16 hari sebelum datangya hari pertama menstruasi. Siklus haid merupakan jumlah rentang waktu dari hari pertama haid bulan saat ini hingga hari pertama haid pada bulan berikutnya.

Namun, banyak sebagian wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur. Hal ini, akan membuat masa kehamilan seorang wanita mengalami kendala. Perkiraan waktu masa subur bisa diketahui dengan mencatat siklus menstruasi kira-kira selama 6 bulan, kemudian dihitung dengan menggunakan suatu rumus siklus haid. Walaupun memiiliki siklus menstruasi  teratur terkadang juga sulit untuk dijadikan patokan dalam menentukan datangnya masa subur seorang wanita.

Walaupun demikian, anda sebagai kaum wanita jangan khawatir, karena saat ini telah banyak alat untuk mengecek kesuburan yang dapat dibeli di apotek terdekat. Selain itu, anda juga dapat memperhatikan beberapa gejala fisik yang ditimbulkan saat sedang masa subur telah tiba. seperti:
  • Timbulnya rasa nyeri ringan pada daerah perut.
  • Perut terasa kembung.
  • Hasrat keinginan untuk bercinta semakin meningkat.
  • Suhu tubuh mengalami sedikit peningkatan.
  • Organ payudara mulai terasa lebih kencang.
  • Jumlah cairan yang keluar dari daerah kewanitaan semakin meningkat. Ketika masa subur telah tiba waktunya, cairan tersebut akan mengalami perubahan warna, yakni menjadi putih maupun agak berwarna krem atau warnanya berubah menjadi bening agak keruh, serta memiliki tekstur yang licin dan elastis.
Jika mengalami gejala seperti tersebut diatas kemungkinan besar telah saatnya mengalami masa subur. Masa subur merupakan waktu yang sangat tepat untuk berhubungan suami istri. Jadi jangan pernah melewatkan kesempatan emas ini berhubungan diatas ranjang agar lebih cepat hamil dan mendapatkan momongan.

Akantetapi, jika kesulitan mengetahui gejala datangnya masa subur. Juga dapat disiasati dengan menggunakan alernatif lain. Alternatif lain yang cocok untuk mempercepat kehamilan yaitu dengan melakukan hubungan suami istri sesering mungkin. Setidaknya dalam satu minggu berhubungan dua sampai tiga kali.

Dengan demikian, dapat memberikan kemungkinan besar lebih cepat hamil. Hal ini karena kapan saja tibanya masa subur atau ovulasi, sel telur yang telah matang akan segera dibuahi oleh sel sperma yang telah masuk dalam organ kewanitaan. Namun ada yang perlu diingat, melakukan hubungan suami istri terlalu jarang, dalam seminggu cuma sekali atau terlalu terlalu sering bercinta tiap hari juga dapat menurunkan kualitas sperma. Tapi, kaum pria yang memiliki jumlah sperma normal bercinta tiap hari justru meningkatkan kesempatanmu untuk hamil.

Mengecek tingkat kesuburan reproduksi pria maupun wanita

Apabila pasangan suami istri belum mendapatkan momongan dalam waktu lebih dari setahun setelah pernikahan, maka kedua belah pihak tidak boleh saling salah-menyalahkan dan tuduh-menuduh siapa yang sebenarnya tidak subur. Sekitar 50 persen dari 100 pasangan memiliki masalah reproduksi yang tidak subur pada kedua belah pihak. Secara umum masalah yang sering terjadi adalah gagalnya pelepasan sel telur dari indung telur atau tuba falopi pada wanita mengalami penyumbatan dan adanya permasalahan kesehatan sel sperma seperti jumlah sperma sedikit atau mengalami infeksi.

Terjadinya masalah kesuburan juga dapat dipengaruhi oleh gangguan hormonal, seperti gangguan sindrom polikistik ovarium dan masalah pada kelenjar pituitary tepatnya bawah otak maupun kelenjar tiroid. Selain itu masalah fisik juga dapat memberikan dampak pada tingkat kesuburan, antara lain kegemukan ( obesitas ), anorexia, atau olahraga secara berlebihan.

Untuk itu, jagalah kesehatan pria maupun wanita dengan baik dan benar yakni tidak merokok, menerapkan pola makan sehat dan seimbang, berolahraga secara teratur tidak berlebihan, serta menghindari jenis minuman yang mengandung alkohol berlebihan. Hal ini, pasangan suami istri dengan kondisi kesehatan yang baik dan prima akan memberikan peluang besar untuk cepat hamil.

Apabila sudah lebih dari satu tahun berusaha dengan melakukan hubungan suami istri secara rutin, tetapi belum juga mendapatkan kehamilan. Sebaiknya secara bersama-sama kedua pasangan melakukan pemeriksaan tingkat kesuburan sistem reproduksi dan berkonsultasi ke dokter ahli ginekolog terdekat.

Artikel yang disarankan untuk dibaca
1. Bahaya yang akan dialami ibu hamil jika mengidap anemia
2. Ciri ciri awal kehamilan
3. Inilah alasan kenapa wanita sulit hamil
4. Faktor penyebab wanita sulit hamil
 Mendung Dilangit Jogja, Teman Setia Pejuang Pengharapan

Mendung Dilangit Jogja, Teman Setia Pejuang Pengharapan

 Mendung Dilangit Jogja, Teman Setia Pejuang Pengharapan - Hidup memang sebuah pilihan, setiap pilihan selalu ada resiko yang harus kita hadapi. Setiap pilihan, tentulah setiap orang memilih yang terbaik untuk dirinya. Namun terkadang, pilihan yang kita anggap itu terbaik buat kita, tapi malah membuat kita terpuruk.

Kegagalan akibat keterpurukan memang akan menjadi makanan sehari-sehari setiap orang, tetapi bukan itu yang dilihat sebagai orang hebat. Bagaimana dia bangun dari tidur yang melenakan itulah yang dilihat para pejuang harapan untuk kembali bangkit dan menyongsong hari esok yang cerah.

Menjadi seorang pelopor dan pemberi harapan bagi setiap orang tentulah akan sangat membahagiakan. Sebuah keberkahan dari perjalanan hidup yang tidak hanya dapat dinikmati oleh diri sendiri akan tetapi juga turut dirasakan oleh banyak orang. Cerita sukses, cerita bangkit dari "kubur" dan menggapai mimpi yang lama terkungkung.

Seperti cerita yang tergambar dalam setiap kata yang disusun oleh seorang inspirator dibawah ini.

 Seperti gerimis di penghujung hari ini, awan begitu setia di langit jogja.

Seperti camar-camar di atas sana yang tak pernah lelah mencanda bulir-bulir air hadiah awan, disini ada jiwa-jiwa yang tak pernah lelah menggantungkan pengharapan.
Di atas sana angin begitu gagahnya mencabik-cabik awan hitam. Disini juga ada kisah para pejuang.
Hujan tak selalu bersambut pelangi. Tapi niscaya, birunya langit akan selalu menutup kisah hujan, angin, dan awan.
Seperti itu pula pengharapan...

@hartoto_id
Memperoleh kegagalan itu adalah hal yang wajar, dalam semua hal, setiap orang pasti pernah merasakan itu. Kisah sukses itu sebagai motivasi bukan sebagai jalan. Bukan pula berarti dengan mendengarkan kisah sukses lantas ikut menjadi sukses. Tidak, sama sekali bukan begitu.

Kisah sukses dapat kita jadikan jalan mencari letak kegagalan kita, bagaimana mereka menghadapi dan mencari jalan dengan masalah yang sama. Tugas kamu bukan meniru tapi mengevaluasi sehingga kamu mendapatkan cara yang baru untuk mengatasi masalah kamu sendiri.





Inilah Penyebab Hamil Anggur dan Gejala Hamil Anggur Yang Harus Diketahui

Inilah Penyebab Hamil Anggur dan Gejala Hamil Anggur Yang Harus Diketahui

Firdaus45 - Inilah Penyebab Hamil Anggur dan Gejala Hamil Anggur Yang Harus Diketahui. Perut membengkak seperti orang yang sedang hamil akan tetapi tidak ada tanda-tanda kehamilan yang terjadi. Jika hal itu terjadi pada anda, maka anda harus hati-hati dan sesegera mungkin periksakan diri anda pada dokter kandungan, bisa jadi itu merupakan hamil anggur.

Hamil anggur merupakan tumbuhnya sel tumor jinak dalam rahim pada saat masa kehamilan. Hamil anggur merupakan suatu kondisi dimana terjadi ketika sel telur telah dibuahi oleh sel sperma dan plasenta tidak dapat berkembang secara normal. Sehingga akan mengakibatkan sel-sel abnormal tersebut membentuk sekumpulan kista. (Baca: Penyebab munculnya kista)

Hamil anggur merupakan suatu kejadian yang jarang sekali, hanya sebagian kecil saja yang pernah mengalami hamil anggur semacam ini. Saat seorang wanita telah di diagnosis mengidap hamil anggur, sangat dianjurkan untuk sesegera mungkin melakukan pemeriksaan lebih lanjut agar tidak terjadi komplikasi penyakit lain yang mungkin membahayakan nyawa si ibu. Pada penderita hamil anggur, komplikasi penyakit yang mungkin terjadi adalah penyakit trofoblastik gestasional.

Untuk itu perlu menjadi perhatian ibu hamil untuk terus waspada dan mengetahui secara pasti apa penyebab hamil anggur agar tidak terjadi masalah tersebut. Berikut ini penyebab hamil anggur yang harus diketahui oleh setiap wanita hamil.



Penyebab dan Jenis Hamil Anggur

Hamil anggur disebabkan karena adanya gangguan pada kromosom yang mengakibatkan kromosom menjadi tidak normal. pada kasus hamil amil anggur, sperma yang bertugas membuahi sel telur tidak memiliki atau tidak membawa informasi genetika. Hamil anggur juga dapat terjadi ketika satu sel telur dibuahi oleh dua sel sperma. Atas dasar kejadian ini, hamil anggur dibedakan menjadi dua jenis yaitu:

Hamil anggur lengkap merupakan terjadinya masalah saat masa pembuahan sel telur oleh sperma yang tidak memiliki informasi genetika dan hasil pembuahan tersebut tidak dapat berkembang menjadi fetus, sehingga lama-kelamaan dapat menyebabkan rahim dipenuhi oleh sekumpulan jaringan abnormal.

Sedangkan hamil anggur parsial merupakan terjadinya masalah kehamilan dimana satu sel telur normal dibuahi oleh dua sperma secara bersamaan. Sehingga akan mengakibatkan jaringan plasenta abnormal akan tumbuh bersamaan dengan fetus yang juga abnormal. Jaringan fetus tersebut lama-kelamaan pada umumnya akan mengalami kerusakan yang sangat fatal dan tidak dapat berkembang secara normal.

Gejala-gejala Hamil Anggur

Gejala hamil anggur pada awalnya sama persis dengan gejala kehamilan normal. Namun seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia masa kehamilan terjadi gejala-gejala sebagai berikut :
  • Perut terasa mual dan muntah yang sangat parah.
  • Mengalami pendarahan dari daerah kewanitaan / Miss V , terutama pada saat trimester pertama.
  • Rahim terlihat lebih besar tidak sesuaui dengan usia kandungan yang seharusnya.
  • Keluarnya jaringan berbentuk menyerupai buah anggur dari miss v.
  • Timbulnya gangguan hipertensi.
  • Adanya pembentukan kista ovarium.
  • Mengalami anemia.
  • Tulang panggul terasa nyeri secara berlebih
Gejala yang terjadi pada masalah hamil anggur  memiliki kemiripan dengan tanda-tanda kehamilan biasa (normal). Hal ini membuat penderita hamil anggur cenderung tidak menyadarinya. Untuk itu ibu hamil yang mengalami gejala-gejala seperti tersebut diatas segera periksakan diri Anda ke dokter ahli kandungan terdekat, terutama pada awal masa kehamilan. Agar terhindar dari resiko hamil

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hamil Anggur

Tingginya resiko seorang wanita mengalami hamil anggur dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor risiko hamil anggur tersebut meliputi:

  • Faktor usia ibu saat hamil. Usia juga memberikan pengaruh besar terhadap risiko hamil anggur.  Wanita pada usia 20 tahun ke bawah atau  40 tahun ke atas resiko mengalami hamil anggur cenderung lebih tinggi.
  • Saat hamil sebelumnya pernah mengalami keguguran.
  • Saat hamil sebelumnya pernah mengalami hamil anggur .

Proses Diagnosis Hamil Anggur

Mendiagnosis hamil anggur cenderung lebih sulit terdeteksi, apabila tanpa pemeriksaan yang lebih mendetail, yakni melalui USG dan tes darah. Hal ini dikarenakan gejala yang ditimbulkan hamil anggur hampir memiliki kesamaan dengan ciri-ciri kehamilan normal.

Untuk mengetahui kondisi hamil anggur secara umum melalui proses USG pada trimester pertama kehamilan, tepatnya minggu 10 - 14. Pemeriksaan tes darah juga sangat dianjurkan pada wanita yang mengalami hamil anggur. Hal ini bertujuan untuk mengukur kadar hormon HCG yang berhubungan dengan kehamilan.

Langkah Penanganan Hamil Anggur

Apabila hasil dari diagnosis menunjukkan positif mengalami hamil anggur, ibu hamil sangat anjurkan untuk menjalani penanganan secepatnya agar tidak terjadi komplikasi jenis penyakit lainnya.

Penanganan hamil anggur pada umumnya dengan metode operasi pengangkatan jaringan abnormal pada hamil anggur. Langkah operasi pengangkatan jaringan abnormal pada rahim dapat dilakukan melalui beberapa prosedur yang meliputi:
  • Kuret.
  • Histerektomi atau pengangkatan rahim. Jika melakukan pengangkatan dengan metode histerektomi ini penderita tidak akan memiliki keturunan lagi. Apabila masih menginginkan kehamilan sebaiknya melakukan pengangkatan dengan metode kuret.
Setelah menjalani prosedur pengangkatan, akan dilakukan pemeriksaan ulang untuk mengetahui kadar hormon HCG. Biasanya pasien yang masih memiliki jumlah kadar hormon HCG harus dilakukan dengan penanganan lebih lanjut.

Waktu yang diperlukan untuk proses pemeriksaan HCG dilakukan selama setengah tahun hingga satu tahun dengan tenggat waktu setiap dua minggu sekali. Hal ini bertujuan untuk memastikan adanya sel-sel abnormal yang kembali tumbuh pada rahim. Selain itu juga untuk memantau gejala-gejala yang ditimbulkan dari penyakit trofoblastik. Apabila penderita terdapat indikasi dari penyakit trofoblastik, maka harus segera dilakukan penanganan melalui kemoterapi.

Pasien dianjurkan untuk menunda kehamilan, terutama selama menjalani proses pemantauan. Sedangkan pasien yang terindikasi terkena penyakit trofoblastik dan menjalani kemoterapi umumnya akan kembali mengalami siklus menstruasi dalam waktu setengah tahun setelah selesainya proses pengobatan.

Artikel yang disarankan:
1. Tips menguatkan janin dalam kandungan
2. Penyebab janin meninggal dalam kandungan
3. Alasan kenapa wanita sulit hamil
4. Tips mengetahui masa subur wanita
5. Dampak kekurangan gizi saat masa kehamilan

Wajah Anda Jerawatan? Inilah Cara Mudah Hilangkan Jerawat Menggunakan Bawang Putih

Firdaus45 - Cara mudah dan alami hilangkan jerawat dengan bawang putih. Memiliki kulit berjerawat merupakan hal yang sangat menjengkelkan dan merasa tidak nyaman. Apalagi jerawat muncul pada kulit wajah, tentu saja membuat seseorang merasa tidak percaya diri terutama pada kaum wanita remaja. Jerawat merupakan salah satu jenis masalah kulit yang banyak menyerang siapa saja tanpa memandang umur. Namun sebagian besar yang mengalami permasalahan munculnya  jerawat adalah mulai dari kaum remaja yang menginjak masa puber hingga orang tua.

Mengilangkan jerawat memang terbilang susah-susah gampang, terkadang lebih mudah dan terkadang juga sulit dalam penyembuhanya. Penyembuhan jerawat yang paling  sulit terutama pada bagian kulit wajah. Munculnya jerawat dipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu.

Faktor Penyebab Munculnya Jerawat

Muncul jerawat pada kulit disebabkan oleh banyak faktor pemicu yang mempengaruhinya. Secara umum, faktor penyebab timbulnya jerawat adalah sebagai berikut ini:
  • Stress berlebihan
  • Faktor Keturunan
  • Kurangnya jumlah asupan gizi
  • Terjadinya Iritasi dan alergi terhadap polutan, seperti asap kendaraan, dan asap pabrik
  • Akibat alergi kulit terhadap jenis obat – obatan tertentu, seperti pinisilin, amoxcisilin dan lain sebaginya.
  • Akibat alergi terhadap bahan makanan tertentu, seperti  kerang, udang, laron (anai-anai) dan lain sebagainya.
Baca: Penyebab jerawat

Cara Alami Menghilangkan Jerawat

Bagaimana cara menghilangkan jerawat?

Sebenarnya cara menghilangkan / menyembuhkan jerawat banyak cara yang harus dilakukan. Seperti menggunakan obatan-obatan yang direkomendasikan oleh dokter maupun dengan bahan-bahan alamiah.  Bahan alamiah yang dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat salah satunya adalah dengan menggunakan bawang putih.

Setiap orang tentunya sudah banyak yang mengenal dengan bawang putih. Bawang putih merupakan jenis tananam yang biasa digunakan sebagai bahan bumbu masakan. Bawang putih banyak mengandung zat antioksidan sangat tinggi, sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, bahkan  juga dapat menyembuhkan segala penyakit yang terdapat dalam tubuh. 

Salah satu jenis masalah kesehatan yang dapat diatasi dengan bawang putih adalah jerawat. Bawang putih sangat ampuh untuk mengusir jenis-jenis jerawat. Selain banyak mengandung antioksidan, bawang putih juga mengandung  zat yang bersifat anti bakteri. Cara memanfaatkan bawang putih untuk mengobati jerawat juga dapat dipadukan dengan bahan-bahan alami lainnya.

Berikut ini resep obat jerawat dari bawang putih dan cara penggunaannya yang harus diperhatikan.

1. Mengobati jerawat menggunakan bawang putih

Mengobati jerawat dengan cara  menggosok irisan bawang putih pada kulit yang berjerawat merupakan hal yang paling mudah untuk dilakukan. Walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama, irisan dari bawang putih ini dipercaya dapat menghilangkan jerawat anda dengan alami. Berikut ini langkah – langkah yang harus diperhatikan :
  • Siapkam  2 – 3 siung bawang putih atau secukupnya
  • Iris bawang putih menjadi beberapa bagian kemudian tempelkan dan sedikit diogoskkan pada  bagian wajah yang mengalami jerawat atau peradangan.
  • Diamkan selama kurang lebih 10 – 15 menit
  • Kemudian bilas dengan menggunakan air dingin sampai bersih
  • Lakukan perawatan ini secara teratur dan rutin setiap hari, hingga jerawat benar-benar menghilang dan bersih.

2. Mengobati jerawat menggunakan bawang putih sebagai masker

Selain dengan cara  menempelkan dan menggosokkan irisan bawang putih pada kulit berjerawat. Bawang putih dapat digunakan sebagai masker wajah untuk mengusir jerawat.  Penggunaan masker bawang putih ini biasanya dapat dilakukan sebelum tidur agar penyerapan nutrisi oleh kulit wajah lebih optimal. Berikut ini langkah – langkah membuat masker wajah dari bawang putih dan cara penggunaanya:
  • Siapkan 3 – 5 siung bawang putih yang telah dibersihkan
  • Haluskan bawang putih degan menggunakan blender dan campurkan sedikit air matang
  • Oleskan pada bagian kulit  wajah yang berjerawat secara merata, namun harus berhati hati! Jangan terlalu dekat mengoleskan bawang putih pada bagian mata, oleskan tipis saja, jangan terlalu tebal.Biarkan selama kurang lebih 15 – 20 menit
  • Kemudian bilas dengan menggunakan air dingin sampai bersih

Baca: Kebiasaan yang memicu munculnya jerawat

3. Mengobati jerawat menggunakan bawang putih, madu dan yoghurt

Mengobati jerawat dapat dilakukan dengan menggunakan bawang  putih  yang dicampur dengan madu dan yoghurt. Selain mampu mengusir jerawat ramuan dari ketiga bahan tersebut dapat berperan  untuk membantu mengoptimalkan nutrisi bagi kulit wajah, sehingga kulit wajah akan menjadi lebih sehat dan tampak cerah alami.
Langkah – langkah yang dipersiapkan adalah sebagai berikut :
  • Sediakan bawang putih sebanyak 4 – 5 siung yang sudah dibersihkan
  • Haluskan bawang putih tersebut dengan menggunakan blender atau dengan alat lainnya.
  • Tambahkan dua sendok teh yoghurt dan satu sendok teh madu murni, kemudian aduk sampai merata
  • Oleskan pada bagian kulit wajah yang berjerawat sampai merata
  • Diamkan hingga 25-30 menit, kemudian bilas dengan menggunakan air dingin hingga bersih.
  • Lakukan secara teratur dan rutin

4. Mengobati jerawat menggunakan bawang putih, jeruk nipis dan minyak zaitun

Kandungan nutrisi dalam minyak zaitun dan jeruk nipis dikenal sangat berlimpah. Beberapa nutrisi yang terkandung dalam minyak zaitun dan jeruk nipis tersebut dapat berperan untuk menghilangkan jerawat dan juga memberikan nutrisi bagi kulit wajah. Selalin terbebas dari jerawat, kelembaban kulit wajah juga akan terjaga  dan tidak akan terlihat kusut.
Berikut ini langkah – langkah cara membuat dan cara penggunaannya.
  • Haluskan 3– 4 siung bawang putih yang sudah dibersihkan
  • Tambahkan air perasan jeruk nipis dan minyak zaitun, masing-masing sebanyak sekitar 1 sendok teh
  • Campurkan dan aduk sampai  merata
  • Oleskan pada kulit wajah yang berjerawat, kemudian diamkan hingga 30 menit
  • Bilas kulit wajah tersebut hingga bersih dengan menggunakan air dingin

5. Mengobati jerawat menggunakan bawang putih dan lidah buaya

Kandungan nutrisi yang terdapa dalam lidah buaya juga sangat baik untuk kesehatan kulit wajah. Selain menyembuhkan jerawat, tanaman lidah buaya juga dapat menghilangkan komedo serta mencerahkan kulit wajah sekaligus. Dengan demikian memanfaatkan tanaman lidah buaya  yang dicampurkan bawang putih, maka akan diperoleh hasil yang maksimal dalam memberantas jerawat dari kulit wajah. Langkah – langkah yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:
  • Siapkan sebatang tanaman lidah buaya ambil bagian dalamnya dan 2 – 4 siung bawang putih
  • Haluskan kedua bahan tersebut dan aduk sampai merata
  • Oleskan ramuan yang telah dihalluskan tersebut pada bagian kulit yang berjerawat, diamkan sekittar 10-20 menit
  • Bilas sampai bersih dengan menggunakan air dingin
  • Lakuakan langkah tersebut secara teratur.

6. Mengobati jerawat menggunakan bawang putih dan putih telur

Ramuan antara bawang yang dicampur dengan putih telur juga dapat bermanfaat untuk mengobati jerawat pada kulit wajah maupun kulit punggung. Paduan antara kedua bahan tersebut telah banyak digunakan oleh banyak orang yang mampu menghilangkan jerawat, namun tidak membutuhkan waktu cepat. Walupun demikian manfaatnya juga terbilang manjur. Berikut ini langkah – langkah yang harus diperhatikan :
  • Siapkan 2 – 3 siung bawang putih dan 1 butir telur ayam kampung
  • Haluskan bawang putih tersebut adan tambakan putih telur, aduk sampai rata
  • Oleskan pada bagian kulit wajah yang berjerawat secara merata
  • Diamkan hingga kurang lebih 31 menit, lalu bilas hingga bersih dengan menggunakan air dingin

Lakukan secara rutin dan teratur agar  mendapatkan kulit wajah terbebas dari jerawat

Demikian info cara mengobati jerawat dengan menggunakan bawang putih semoga bermanfaat. Dan temukan artikel  menarik lainnya.
Ibu Hamil Wajib Mengenal Apa Itu Episiotomi dan Perawatan Pasca Episiotomi Dengan Benar

Ibu Hamil Wajib Mengenal Apa Itu Episiotomi dan Perawatan Pasca Episiotomi Dengan Benar

Firdaus45 - Ibu Hamil Wajib Mengenal Apa Itu Episiotomi dan Perawatan Pasca Episiotomi Dengan Benar. Calon ibu, sudah tahukah apa itu episiotomi? Yang belum mengenal episiotomi tentunya membuat kaum calon ibu akan merasa penasaran. Untuk itu, jangan merasa khawatir dalam artikel ini akan membahas mengenai episiotomi saat melahirkan dan perawatan pasca episiotomi dengan benar.

Episiotomi merupakan tindakan pelebaran jalan lahir dengan melakukan pengguntingan kulit dan otot antara Miss V dan anus pada saat proses persalinan normal. Manfaat episiotomi pada saat proses persalinan sebenarnya memiliki banyak manfaat yang akan membuat persalinan ibu lebih lancar. Episiotomi saat proses persalinan ( melahirkan ), terkadang membuat para calon ibu yang sedang menghadapi masa persalinan merasa ketakutan. Namun episiotomi sebenarnya bukanlah hal yang sangat menakutkan.



Tidak semua ibu hamil yang hendak melahirkan memilih jalan untuk melakukan episiotomi. Episiotomi dilakukan apabila dalam proses persalinan, otot yang berada disekitar jalan keluar bayi tidak mengalami peregangan sehingga tidak dapat terbuka lebar dan jalan bayi untuk lahir menjadi susah. Ketika proses pembedahan / pengguntingan selesai ibu diharuskan mengejan, agar bayi segera keluar. Rasa sakit dari tindakan episiotomi sebenarnya tidak terlalu menonjol karena rasa sakitnya akan tertutupi oleh rasa mulas saat bayi akan keluar dan pada saat mengejan.

Semua wanita yang hendak menjalani persalinan pastilah disarankan untuk melakukan persalinan secara normal. Akan tetapi banyak kasus yang menyebabkan persalinan secara normal tidak dilakukan. Salah satu diantaranya adalah kelainan pada bayi, ukuran bayi yang terlalu besar akan membuat persalinan menjadi susah ketika otot sekita jalan keluarnya bayi tidak mampu meregang dan melebar secara maksimal, sehingga diperlukan pembedahan agar bayi dapan keluar dengan lancar dan ibu dapat selamat. Berbeda jika bayi dalam kandungan memiliki ukuran kecil, tindakan episiotomi tidak perlu dilakukan, karena peregangan otot pada jalan lahir terlihat cukup elastis dan mampu meregang dengan luas.

Tindakan episiotomi termasuk jenis tindakan spontan yang dilakukan oleh dokter ketika saat proses persalinan berjalan. Karena kondisi otot sekitar jalan lahir  baru diketahui setelah proses melahirkan sedang berlangsung. Dengan demikian, episiotomi tidak dapat dicegah dengan tindakan khusus apapun yang harus dilakukan. Hal ini tergantung dengan kondisi kulit dan otot-otot daerah kewanitaan saat proses persalinan sedang berlangsung.

Sebelum proses persalinan dimulai, biasanya seorang ibu hamil disarankan untuk melakukan beberapa olahraga ringan latihan senam hamil, senam kegel, dan jenis gerakan lainnya yang bertujuan untuk membuat otot panggul lebih elastis agar kepala bayi lebih mudah masuk ke jalan lahir sehingga proses persalinan dapat berjalan lancar dan tidak mengalami kendala.

Namun yang menjadi perhatian adalah penjahitan luka setelah pembedahan. Sebenarnya proses menjahit luka setelah pembedaan juga tidak terasa sakit, seperti halnya pada saat proses pembedahan.  Karena sebelum tindakan tersebut  dibantu dengan  menggunakan anestesi atau bius lokal.

Selain itu, untuk mengalihkan perhatian ibu dari rasa nyeri saat proses penjahitan ialah IMD ( Inisiasi Menyusu Dini ). IMD merupakan obat anestesi  yang ampuh dan mudah untuk dilakukan oleh ibu saat sedang melakukan penjahitan kulit daerah kewanitaan. Mengapa demikian, tentunya ada rasa kebahagiaan dapat memeluk langsung sang buah hati kesayangan yang telah dikandung selama 9 bulan.

Namun, keinginan IMD tentu saja perlu dibicarakan terlebih dahulu kepada dokter sebelum proses persalinan dimulai. Hal ini bertujuan agar para tenaga medis yang menangani proses persalinan bisa melakukan persiapan dengan lebih matang.

Waktu penyembuhan luka bekas episiotomi biasanya memerlukan waktu berkisar 5—7 hari. Sedangkan untuk proses pemulihan tubuh secara menyeluruh, waktu yang dibutuhkan sekitar 30 hari. Namun, setiap kaum ibu memiliki masa penyembuhan yang berbeda-beda karena menyesuaikan dengan kondisi tubuh dan cara melakukan perawatan luka tersebut. Melakukan perawatan luka yang tidak benar dan sembarangan dapat berpotensi menimbulkan infeksi.

Untuk itu, bagi para ibu harus lebih berhati-hati dalam melakukan perawatan luka pasca episiotomi. Sehingga akan lebih mudah dan cepat proses penyembuhannya. Berikut ini beberapa langkah perawatan pascaepisiotomi yang perlu dilakukan pascapersalinan normal :

Perawatan Pasca Episiotomi :

Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter dengan rutin.

Setiap wanita pasca persalinan normal maupun caesar, diharuskan dengan mengkonsumsi obat untuk mempercepat penyembuhan.  Obat-obatan untuk proses penyembuhan biasanya telah dipersiapkan oleh  dokter. Beberapa jenis obat-obatan  yang diberikan biasanya berupa antibiotik yang dapat berperan untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka. Dalam mengkonsumsi obat harus secara teratur seperti yang telah dianjurkan oleh dokter agar pemulihan luka dapat lebih cepat.

Mengkonsumsi makanan sehat.

Mengkonsumsi makanan sehat memberikan peran yangg sangat penting bagi tubuh dalam proses penyembuhan luka. Yang dikatakan makanan sehat merupakan jenis makanan yang banyak memiliki nilai gizi tinggi, seperti: daging, telur, ikan, sayuran, dan buah-buahan. Sebenarnya banyak jenis buah-buahan maupun sayuran yang baik untuk dikonsumsi ibu setelah melahirkan.

Tetapi dalam mengkonsumsi makanan juga perlu berhati-hati. Apabila kaum ibu memiliki riwayat alergi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter ahli terdekat. Agar lebih mengetaui secara pasti jenis makanan apa saja yang dapat memengaruhi luka, misalnya jenis makanan yang berpontensi menimbulkan rasa gatal. (Baca : Makanan wajib bagi ibu menyusui yang harus dikonsumsi)

Menjaga daerah kewanitaa tetap bersih dan kering.
Merawat daerah kewanitaan adalah hal utama yang harus diperhatikan salah satunya dengan membersihkan daerah kewanitaan secara teratur. Misalnya sehabis buang air kecil maupun buang air besar (BAB) dibersihkan dan mengkompres luka dengan menggunakan antiseptik pemberian dokter untuk mencegah terjadinya infeksi pada daerah kewanitaan.

Banyak bergerak namun wajar.

Kaum ibu setelah masa persalinan terkadang otot-otot tubuh terasa sangat kaku terutama otot-otot daerah kewanitaan. Untuk itu, dapat diatasi dengan banyak gerak bila memungkinkan akan membantu melenturkan otot-otot sekitar daerah kewanitaan sehingga proses pemulihan akan berjalan dengan cepat.

Namun, tidak diperbolehkan melakukan aktivitas yang berberlebihan mengingat dalam sebulan pertama kondisi tubuh belum pulih benar. Selama satu bulan pertama setelah melahirkan harus istirahat yang cukup agar memiliki energi cukup untuk merawat buah hati.

Kontrol ke dokter secara rutin.

Ibu setelah melahirkan bayi perlu melakukan kontrol rutin ke dokter kandungan  untuk memastikan kondisi kesehatan tubuh terutama luka bekas episiotomi pada daerah kewanitaan.  Kontrol pertama biasa dilakukan satu minggu setelah proses persalinan atau sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh dokter setempat.

Artikel yang disarankan agar lebih memahami tentang kehamilan
1. Tips menjaga janin supaya kuat dalam kandungan
2. Inilah penyebab janin meninggal dalam kandunga
3. Bahaya yang akan diamali ibu hamil ketika mengalami anemia
4.