2/24/2016

Inilah Cara Mengetahui Kadar Racun Pada Pembalut Serta Tips Memilih Pembalut Yang Sehat dan Aman Untuk Mengatasi Haid / Mentruasi, Yuk Cari Tahu Ciri-Ciri Pembalut Yang Sehat

Inilah Tips Memilih Pembalut Yang Sehat dan Aman Untuk Mengatasi Haid / Mentruasi, Yuk Cari Tahu Ciri-Ciri Pembalut Yang Sehat – Dalam memilih pembalut untuk mengatasi haid / mentruasi tentunya harus lebih selektif dan tidak boleh secara sembarangan atau asal-asalan. Ada baiknya sebelum menggunakan pembalut diperhatikan terlebih dahulu, apakah pembalut tersebut bahaya atau tidak. Karena akhir-akhir ini telah banyak jenis pembalut yang beredar dipasaran memiliki kandungan  zat kimiawi berbahaya.

Hal tersebut tentu saja dapat membuat para kaum wanita sangat khawatir akan efek pemakaian pembalut tersebut. Namun kaum wanita jangan terlalu risau memikirkan ciri-ciri pembalut yang sehat. Ciri-ciri pembalut yang sehat untuk mengatasi haid / menstruasi tentunya dapat diketahui dari kriteria-kriterianya tertentu.
 


Untuk itu kaum wanita harus memperluas wawasannya mengenai jenis pembalut yang aman dan sehat untuk digunakan saat sedang menstruasi. Kaum wanita yang kurang wawasan tentang tips memilih pembalut yang sehat dan aman merupakan hal yang sangat disayangkan. Karena setiap wanita perbulannya pasti mengalami haid / mentruasi, jika itu terjadi siklus haid / mentruasi normal. Namun yang mengalami haid / mentruasi tidak teratur bahkan bisa lebih dari satu bulan baru haid / menstruasi.

Mengalami siklus haid / mentruasi yang teratur maupun tidak teratur, kaum wanita tetap membutuhkan pembalut. Pembalut merupakan sudah menjadi suatu kebutuhan pokok dalam jangka panjang yang harus dipenuhi. Sehingga kaum wanita dalam menggunakan pembalut harus lebih berhati-hati.

Jika penggunaan pembalut saat haid / menstruasi dengan kualitas yang tidak memenuhi standar kesehatan, secara terus menerus dalam jangka panjang dapat menimbulkan masalah kesehatan pada organ kewanitaan salah satunya adalah timbulnya serangan kanker serviks atau jenis penyakit lainnya yang berkaitan dengan organ kewanitaan.

Penggunaan pembalut wanita yang tidak memiliki kelembutan akan membuat kulit daerah kewanitaan menghitam. Apabila sudah terjadi demikian, cara memutihkan daerah kewanitaan bukanlah suatu hal yang gampang. Sehingga membutuhkan waktu untuk memutihkan kulit daerah kewanitaan yang menghitam.

Kaum wanita terkadang saat akan membeli pembalut banyak yang mudah terkecah dengan promo murah. Sehingga tidak terlalu memperhatikan kualitas pembalut yang akan dibeli tersebut.  Apalagi dalam promo tersebut setiap membeli 3 pembalut gratis 2 pembalut, pasti lebih banyak yang tidak akan menolaknya.

Kaum wanita sebelum membeli pembalut untuk mengatasi haid / mentruasi sebaiknya lebih teliti. Yang menjadi acuan untuk memilih kriteria pembalut yang dibenar adalah kualitas kesehatan dan keamanannya. Hal itulah yang harus dijadikan prioritas utama agar terhindar dari bahaya pemakaian pembalut. Sebenarnya banyak Tips Memilih Pembalut Yang Sehat dan Aman Untuk Mengatasi Haid / Mentruasi yang harus diperhatikan.

Tips Memilih Pembalut Yang Sehat dan Aman

Berikut ini beberapa tips memilih pembalut yang sehat dan aman.
  1. Tidak Menagandung Zat Klorin

    Kandungan zat klorin pada pembalut yang telah melewati ambang batas dapat mebahayakan kesehatan tubuh.  Zat klorin merupakan zat kimiawi yang digunakan untuk memutihkan bahan baku pembuatan pembalut. Bahan baku untuk membuat pembalut biasanya memiliki warna yang tidak begitu putih. Sehingga banyak cara yang dilakukan untuk memutihkan pembalut dengan menggunakan bahan-bahan kimiawi. Jika pembalut yang terlihat putih tentunya dapat terkesan bersih. Padahal dengan bahan-bahan kimiawi tersebut secara jangka panjang efeknya sangat buruk bagi kesehatan. Ciri-ciri pembalut yang tidak mengandung bahan-bahan kimiawi tidak berbau, jika digunakan tidak dapat menimbulkan iritasi kulit, netral dan lembut.

    Tes kualitas dan kandungan berbahaya pada pembalut

    •  Siapkan gelas kaca yang bening yang telah diisi dengan air putih.
    • Siapkan satu batang sumpit atau sendok untuk alat pengaduk.
    • Sobek pembalut dan ambil bagian dalam pembalut yang berupa  bahan penyerap. 
    • Masukan sepotong bahan penyerap dari dalam pemablut ke dalam gelas yang berisi air.
    • Aduk apakah kapas atau bahan penyerap hancur seperti kertas atau hanya airnya saja yang keruh.
    • Jika bahan penyerap tersebut hancur seperti kertas menandakan bahwa bahan pembalut tersebut kurang berkualitas
    • Jika airnya berubah keruh maka bahan pembalut tersebut banyak mengandung bahan kimia berbahaya seperti zat klorin.

  2. Tidak Mengandung Pewarna

    Pembalut yang menangdung bahan pewarna juga tidak aman untuk digunakan untuk mengatasi haid / menstruasi. Terutama jenis pembalut yang memiliki banyak warna pada bagian dalamnya yang melekat langsung pada  kulit daerah kewanitaan. Diusahakan memilih pembalut yang tidak mengandung pewarna. Penggunaan warna pada pembalut dapat menimbulkan iritasi. Walaupun dalam jangka pendek  tidak ada efeknya, namun yang sangat mengkhawatirkan adalah secara jangka panjang. Karena pewarna pembalut pada dasarnya bahan-bahan kimiawi.

  3. Memiliki Daya Serap Yang Tinggi

    Pembalut yang memiliki daya serap tinggi tentu saja memberikan rasa yang nyaman, aman dan menyehatkan. Daya serap sebuah pembalut yang ideal adalah 10 x lipat dari berat pembalut, jika itu tidak terpenuhi maka bisa dipastikan pembalut tersebut tidak memenuhi standar yang direkomendasikan.

    Berikut ini cara mengetes daya serap pembalut

    • Masukan airpada permukaan pembalut sebanyak sekitar 35 - 50 ml / cc
    • Diamkan beberapa saat, kemudian tempelkan tisu kering pada permukaan pembalut yang telah disiram dengan air tersebut dan sambil ditekan  agak kuat, jika tisu basah, maka menandakan bahwa daya serap pembalut tersebut sangat rendah. Sebaiknya Pembalut yang daya serap rendah sebaiknya jangan digunakan karena dapat  meningkatkan kelembaban daerah kewanitaan dan mudah dijadikan tempat berkembangnya bakteri.

  4. Memiliki Daftar Tanggal Kedaluarsa

    Pembalut yang memiliki label tanggal kedaluarsa dapat digunakan untuk mengetahui kapan pembalut tersebut akan kedaluarsa. Sehingga kaum wanita yang akan menggunakan pembalut untuk mengatasi haid / menstruasi dapat mengetahui secara pasti dan tidak akan merasa kawatir. Jika pembalut yang telah melewati batas tanggal kadaluarsa dapat menyebabkan berbagai macam masalah. Label tanggal kadaluarsa bukan hanya untuk produk makanan saja. Organ kewanitaan merupakan organ yang sangat sensitif. Sehingga melakukan perawatan daerah kewanitaan ekstra hati-hati.

  5. Tidak Mengandung Bahan Pewangi

    Pembalut yang sehat dan aman tidak mengandung bahan pewangi sehingga netral tidak berbau. Bahan pewangi buatan merupakan zat yang harus dihindari oleh organ daerah kewanitaan. Bahan pewangi pada pembalut memiliki kadar kimiawi yang sangat membahayakan kesehatan jika digunakan secara terus menerus dalam jangka panjang.

Tips memilih pembalut seperti yang telah disebutkan diatas patut diterapkan oleh semua kaum wanita. Agar mendapatkan efek yang aman dan sehat saat digunakan untuk mengatasi haid / mentruasi. Untuk mendapatkan efek yang aman dan sehat  tidak cukup dengan memperhatikan tips memilih pembalut yang sehat saja. melainkan juga memperhatikan cara menggunakan pembalut yang benar.

Penggunaan pembalut yang dilakukan dengan cara yang tidak benar juga dapat menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan pada sistem reproduksi wanita. Terkadang masih ada sebagian kaum wanita yang tidak begitu meperhatikan penggunaan pembalut dengan benar.

Tips Menggunakan Pembalut Yang Aman dan Sehat
  1. Gunakan pembalut hanya untuk satu kali, tidak disarankan penggunaan ulang pembalut yang sudah terpakai, walupun sudah dibersihkan dengan cara dicuci.

  2. Lakukan penggantian pembalut secara teratur tiap 2-3 jam sekali, atau sesuaikan dengan jumlah darah haid yang keluar. Semakin banyak darah haid yang keluar semakin baik segera dilakukan penggantian pembalut. Agar darah haid yang tertampung dalam pembalut tidak menjadi sarang bakteri maupun kuman penyakit lainnya.

  3. Jika dalam pemkaian pembalut saat haid / menstruasi terjadi iritasi pada kulit daerah kewanitaan segera ganti dengan pembalut merk lain. Kemungkinan besar bahan baku pembalut banyak mengandung beberapa jenis bahan kimiawi.

Loading...

Artikel Menarik Lainnya