2/22/2016

Inilah Gejala Diabetes Melitus Yang Wajib Diwaspadai

Inilah Gejala Diabetes Melitus Yang Wajib Diwaspadai


Tips KesehatanDiabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang menghampiri seseorang tanpa permisi terlebih dahulu.

Banyak yang mengakatan bahwa diabetes melitus merupakan salah satu jenis penyakit yang mematikan.

Karena sifatnya yang datang dengan cara diam-diam membuat sebagian orang tidak merasa bahwa dirinya telah terkena diabetes melitus.

Penyembuhan penyakit diabetes melitus sampai saat ini masih tergolong susah untuk disembuhkan.

Namun bukan berarti tidak bisa disembuhkan, karena banyak yang harus dilakukan dalam pengobatan penyakit diabetes. Setiap ada tekad yang sungguh-sungguh dan tidak lupa disertai do'a pasti ada jalan keluarnya.

Pengobatan diabetes melitus yang paling tepat adalah dengan cara mengontrol jumlah kadar gula yang terkandung dalam tubuh.



Mengontrol diabetes melitus tidak serta merta dapat begitu saja dilakukan, karena penyebab munculnya diabetes juga disebabkan karena beberapa faktor salah satunya adalah dari faktor makanan.

Akan tetapi, tidak semua pemicu munculnya diabetes dapat diketahui dengan pasti dan terkadang orang akan acuh tak acuh terhadap hal seperti ini.

Berikut ini adalah beberapa gejala yang bisa dikenali yang dikutip dari buku Diabetes and Me yang ditulis oleh Sidartawan Soegondo.

Gejala Diabetes Melitus Yang Wajib Diwaspadai

1. Mudah lelah

penderita diabetes melitus pada umumnya akan cepat merasa lelah, lapar, dan tubuh lemas.

Keadaan ini disebabkan karena hormon insulin yang tidak lagi aktif yang menyebabkan gula darah sulit untuk melewati membran sel dalam mengantarkan makanan keseluruh sel dalam tubuh.

Sehingga terjadi penumpukan gula darah pada pembuluh darah atau membran sel.

2. Sering buang air kecil

Penderita diabetes melitus juga akan sering buang air kecil.

Meskipun tidak terlalu banyak minum, penderita diabetes melitus akan sering buang air kecil.

Bagi anda yang melihat kejadian semacam ini baik pada diri anda atau pada keluarga anda, maka bersegeralah periksakan kesehatan anda.

Kebiasaan buang air kecil untuk penderita diabetes melitus ini pada umumnya terjadi waktu malam hari dengan jumlah lebih dari 3 kali buang air kecil.

3. Mudah merasa ngantuk

Gula yang tidak serap sepenuhnya oleh tubuh apabila jumlahnya terlampau banyak akan dibuang melalui urine.

Saat tubuh kekurangan gula karena tubuh tidak mampu menyerap gula akan membuat tubuh kekurangan energi sehingga membuat penderita diabetes melitus sering merasakan ngantuk.

4. Berat badan berkurang

Energi yang dibutuhkan oleh tubuh diperoleh dari asupan gula, bukan jenis gula yang sering kita konsumsi akan tetapi gula sederhana yang diproses terlebih dahulu oleh hormon insulin.

Ketika insulin sudah tidak mampu lagi bekerja, tubuh akan mengambil cadangan makanan berupa lemak untuk dijadikan sebagai sumber energi pengganti lemak. Mungkin orang beranggapan ini akan menjadi tips diet yang patut dicoba.

Tapi sejujurnya tips diet semacam ini tidak baik untuk dilakukan, karena ketika tubuh kekurangan lemak akan membuat tubuh menjadi kurus kering dan tidak berenergi.

5. Kulit pucat. 

Penderita diabetes pada umumnya akan terlihat pucat dan kering akibat adanya kerusakan saraf tepi atau neuropati perifer. Hal ini memengaruhi sirkulasi dan fungsi kelenjar keringat. Kulit diabetesi pun akan gatal, kering dan mudah terinfeksi.

6. Insulin tidak terproduksi dengan baik

Dengan gagalnya insulin beroperasi, sistem kekebalan tubuh pun turut terkena dampaknya. Sehingga penyakit dari luar mudah menyerang, terutama luka di bagian kaki dan tangan.

7. Penglihatan menjadi kabur

Penderita diabetes secara perlahan akan mengalami gangguan pada penglihatan

Perlahan pnglihatan perderita diabetes akan menjadi kabur, hal ini disebabkan oleh berlebihnya kadar gula yang merusak pembuluh darah dan saraf mata.

Tidak hanya itu, kadar gula yang tinggi juga memicu penarikan air di dalam sel melalui proses osmosis.

8. Berkurangnya kemampuan untuk merasakan

Kekurangan asupan gula pada sistem syaraf akan berdampak pada pelemahan sistem saraf yang mengakibatkan kemampuan syaraf untuk merasakan sesuatu menjadi berkurang.

Penderita diabetes melitus pada umumnya juga kerap merasakan kesemutan.

Artikel Menarik Lainnya