2/05/2016

Definisi Asam Folat

Definisi Asam Folat


Firduas45 - Terkadang masih banyak sebagian besar kalangan masyarakat yang belum mengetahui apa itu asam folat. Untuk itu sangat diperlukan mengenali pengertian asam folat terlebih dahulu. Mengenali asam folat bukan hanya sekedar mengetahui pengertiannya saja, melainkan mencari tahu sumber penghasil asam folat dan fungsi asam folat bagi kehidupan sehari-hari.

Asam folat atau dalam bahasa inggris disebut dengan folic acid, folate, atau folacin adalah salah satu vitamin yang mudah larut dalam air. Asam folat lebih sering dikenal dengan sebutan vitamin B9 dalam dunia kesehatan. Asam folat atau Vitamin B9 sangat penting keberadaannya dalam tubuh. Beberapa fungsi asam folat di dalam tubuh diantaranya adalah untuk mensistesis nukleotid menjadi remetilasi homocysteine. 

Kehadiran asam folat sangat dibutuhkan ketika masa proses pembelahan dan pertumbuhan sel. Bagi bayi dan balita yang sedang mengalami pertumbuhan, asupan asam folat harus terus terpenuhi. Tidak hanya bagi bayi dan balita, orang dewasa juga membutuhkan vitamin B9 ini yang digunakan untuk memproduksi sel darah merah dan mencegah terjadinya anemia. Folat dan asam folat mendapatkan namanya dari kata latin folium (daun)

Asam folat juga sangat penting bagi wanita hamil. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi, yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk). Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0.4 - 0.8 mg per hari, risiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 %.

Wanita yang berencana hamil perlu mengonsumsi asupan  asam folat secara cukup, minimal 4 bulan sebelum kehamilan karena kekurangan asam folat berisiko bayi lahir dengan cacat pada sistem saraf (otak) atau cacat tabung saraf (Neural Tube Deffect).

Makanan yang Mengandung Asam Folat Tinggi

Sayuran berdaun seperti bayam, lobak cina, kacang kering dan kacang polong, sereal, biji bunga matahari serta buah-buahan dan sayuran tertentu seperti kentang, tomat, buah jeruk, merupakan sumber makanan yang kaya akan folat. Telur, hati, dan produk-produk gandum juga termasuk bahan makanan yang mengandung banyak asam folat.

Tingkat kesensitifan asam folat terhadap cahaya, oksigen dan suhu sangat tinggi. Karena asam folat juga termasuk jenis zat yang cepat larut dalam air, jika bahan makanan yang mengandung asam folat dicuci, maka sering terjadi asam folatnya akan hilang terbawa oleh air. Dengan demikian akan mengakibatkan  seseorang sering kekurangan asupan Vitamin B9. Untuk itu sangat disarankan dengan mengkonsumsi sayur-sayuran yang mengandung asam folat untuk dikonsumsi dalam bentuk mentah seperti dibuat salad.

Sejarah Penemuan Asam Folat
Pengamatan kunci oleh peneliti Lucy Wills pada 1931 menyatakan bahwa pengidentifikasian folat sebagai nutrisi yang dibutuhkan untuk mencegah anemia pada saat kehamilan. Dr. Wills menunjukkan bahwa anemia dapat disembuhkan dengan khamir alkohol. Folat disintesis pada tahun 1946.