12/15/2015

Inilah Alasan Mengapa Hormon Insulin Penting Sekali Keberadaannya Bagi Tubuh

Inilah Alasan Mengapa Hormon Insulin Penting Sekali Keberadaannya Bagi Tubuh


Firdaus45 - Tips KesehatanDiantara kalian pasti sudah pernah mendengar istilah insulin. Namun ada pula yang belum mengenal hormon insulin beserta manfaatnya. Mungkin bagi sebagian dari anda yang belum mengerti apa itu hormon insulin, akan merasa bertanya-tanya apa itu hormon insulin? dan apa fungsi hormon insulin?

Sebelum mengenal manfaat hormon insulin ada baiknya menelisik lebih dalam mengenai pengertian hormon insulin.

Insulin merupakan hormon yang dihasilkan oleh sekresi pankreas. Dalam tubuh, hormon insulin berperan penting dalam menjaga keseimbangan kadar glukosa dalam tubuh, dimana glukosa adalah sumber makanan utama bagi sel-sel yang ada di dalam tubuh.

Jika berbicara mengenai hormon insulin, pasti juga akan menyangkut mengenai diabetes militus atau kencing manis yang kebanyakan diderita oleh orang yang berusia lanjut atau orang dengan obesitas. Menurut para pakar kesehatan, diabetes melitus yang diderita seseorang tidak lepas dari keberadaan hormon insulin dalam tubuh.

Inilah Alasan Mengapa Hormon Insulin Penting Sekali Keberadaannya Bagi Tubuh
Baca Juga:

Definisi Insulin

Kata Insulin berasal dari bahasa latin, insulin = insula yang berarti pulau. Seperti diketahui, insulin merupakan hormon yang dihasilkan oleh sel beta pulau Langerhans dalam pankreas. Insulin tersusun atas 2 rantai peptida yang terhubung satu sama lainnya oleh 2 ikatan disulfida.

Tahukah Anda Fungsi Hormon Insulin? 
Secara umum, fungsi hormon insulin adalah sebagai berikut :
  • Mempertahankan kadar glukosa dalam darah tetap normal dan juga melawan fungsi hormon yang memicu peningkatan kadar gula darah.
  • Merubah asetil ko-enzim A yang berfungsi untuk merangsang terjadinya pembentukan asam lemak atau yang dikenal proses lipogenesis.
  • Meningkatkan proses transport (pengangkutan) asam amino masuk ke dalam sel. 
  • Memodulasi fungsi pertumbuhan melalu transkripsi DNA dan penggandaan sel serta mengurangi terjadinya pemecahan lemak atau proses lipolisis. 
Glukosa bersumber dari hampir dari setiap jenis makanan. Setiap makanan yang kita konsumsi, glukosa yang terkandung didalamnya akan diserap melalui usus kemudian masuk ke dalam aliran darah. Selanjutnya, hormon insulis akan dilepaskan oleh pulau langerhans sebagai bentuk respon terhadap peningkatan gula darah.

Bagaimana Kaitannya Hormon Insulin dengan Penyakit Diabetes Militus

Pada kasus penderita penyakit diabetes melitus terjadi sebuah kondisi dimana pankreas penderita diabetes melitus tidak mampu menghasilkan hormon insulis yang cukup untuk menstabilkan kadar gula darah dalam tubuh. Pada umumnya kondisi seperti ini disebabkan oleh kerusakan pankreas atau karena tidak adanya kepekaan / tidak ada respon pulau langerhans terhadap peningkatan gula darah jika pada pankreas tidak ada kerusakan organ. 

Ketika tubuh tidak mampu menyerap gula yang terdapat dalam aliran darah untuk menghasilkan sebuah energi yang diperlukan oleh tubuh, maka sebagai gantinya lemak dan otot digunakan oleh tubuh untuk mensuplai kekurangan energi. Jika hal ini terus berlanjut, makin lama tubuh akan semakin melemah dan selanjutnya tubuh akan mengalami penurunan berat badan. Saat tubuh tidak mampu menyerap gula yang terdapat dalam aliran darah dengan baik, kadar gula yang semakin tinggi ini akan ikut terbuang bersamaan dengan urine sebagai zat sisa produksi melalui ginjal. Sebenarnya, didalam ginjal masih terjadi penyerapan dan penyaringan terhadap zat sisa hasil produksi sebelum dikeluarkan bersamaan dengan urin. Ketika gula darah yang di sarih terlalu banyak, ada kecenderungan terjadi pengendapan di dalam ginjal yang kemudian akan berubah menjadi penyakit kencing batu jika tidak segera diatasi. Kelebihan gula pada seseorang juga akan berdampak pada seseorang akan menjadi lebih sering buang air kecil karena gula juga akan membawa air yang lebih banyak ke dalam urine.

Jika hal tersebut terus berlanjut, dampak buruk yang akan di alami oleh pasien sebagai akibat tidak terserapnya gula darah secara sempurna pasien akan menjadi sangat sakit, dapat mengalami koma, bahkan kematian jika tidak segera mendapatkan pengobatan.

Penderita Diabetes Dengan Injeksi Insulin

Pada keadaan pankreas yang sudah tidak mampu lagi memproduksi hormon insulin dan gula darah semakin meningkat karena konsumsi makanan, injeksi insulin wajib diberikan agar gula darah tetap stabil. Pemberian hormon insulin pada penderita diabetes melitus atau kencing manis harus sesuai dengan takaran dan jangan sampai berlebihan dalam menginjeksi insulin ke dalam tubuh. Memang pada dasarnya Tuhan menganjurkan kepada kita untuk tidak berlebihan dalam segala hal.

Begitu juga dengan pemberian hormon insulin ke dalam tubuh, saat tubuh kelebihan hormon insulin dalam tubuh menyebabkan sel beta menyerap gula darah berlebih yang berakibat pada kadar gula darah menjadi rendah. Gula / glukosa di dalam tubuh digunakan sebagai sumber energi utama untuk melakukan aktivitas, jika gula darah terlalu banyak diserap oleh insulin, maka yang terjadi adalah orang tersebut akan mudah lelah yang disebabkan karena sel syaraf kekurangan energi.

Saat kadar gula darah dalam tubuh sangat rendah, kerja otak juga akan terpengaruh. Akan muncul gejala-gejala pada otak yang berkaitan dengan kurangnya asupan makanan otak akibat rendahnya gula darah dalam tubuh. Saat otak kekurangan asupan makanan, otak akan merespon dengan munculnya rasa pusing, kecemasan yang datang tiba-tiba, gemetar pada tubuh, detak jantung semakin cepat, keringat mudah bercucuran, kulit pucat, linglung, pingsan bahkan dapat pula berujung pada kematian jika kondisi semacam itu tidak segera dinormalkan.

Artikel Menarik Lainnya