11/12/2015

Jika Anda Merasa Takut Melahirkan Secara Normal, Mungkin Melahirkan Dalam Air Bisa Anda Jadikan Pilihan Kedua

Jika Anda Merasa Takut Melahirkan Secara Normal, Mungkin Melahirkan Dalam Air Bisa Anda Jadikan Pilihan Kedua

Firdaus45.com - Melahirkan dalam Air -Rasa takut saat mendekati masa persalinan adalah hal yang sangat wajar terjadi. Rasa sakit yang diakibatkan oleh persalinan memang hanya bisa dirasakan dan ditahan oleh seorang wanita. Inilah hebatnya seorang wanita dibandingkan dengan seorang pria. Seorang wanita yang mengalami proses persalinan akan mampu menahan rasa sakit yang begitu dahsyatnya.

Pada umumnya, seorang wanita akan menghindari rasa sakit tersebut dan memilih jalan dengan melakukan operasi caesar untuk mengeluarkan janin dalam kandungan. Padahal, operasi caesar juga masih menimbulkan rasa sakit yang diderita oleh ibu hamil. Bukan hanya pada saat operasi, akan tetapi pasca operasi rasa sakit juga akan masih terasa. Bahkan, beberapa kasus diantaranya, ibu hamil yang memilih melahirkan dengan jalan operasi caesar membutuhkan waktu yang lama dalam pemulihan pasca melahirkan ketimbang ibu hamil yang melahirkan dengan normal.

Saat ini, banyak sekali metode melahirkan normal yang dapat mengurangi rasa sakit, salah satunya yaitu melahirkan di dalam air. Melahirkan dalam air disebut-sebut sebagai salah satu metode melahirkan yang dapat mengurangi rasa sakit pada saat proses persalinan. Melahirkan dalam air atau water birth sebenarnya sudah mulai populer pada tahun 1970-an di benua eropa terutama di negara Perancis dan Rusia. Tujuan utama penggunaan metode melahirkan dalam air adalah untuk melancarkan jalan keluarnya bayi dan juga mengurangi rasa sakit pada saat proses persalinan.

Melahirkan Dalam Air : Keuntungan dan Resiko Melahirkan dalam Air


Pada proses melahirkan dalam air, ibu yang akan melahirkan diposisikan senyaman mungkin. Apakah itu duduk, jongkok, atau ada posisi lain yang dirasa nyaman oleh ibu yang akan melahirkan. Metode melahirkan dalam air ini bisa dibilang metode yang sangat berbeda dengan motede melahirkan yang lainnya. Proses persalinan pada umumnya ibu diposisikan berbaring di tempat tidur namun tidak pada metode melahirkan dalam air.

Melahirkan dalam air memang bukanlah metode yang baru lagi sekarang ini, akan tetapi pro dan kontra masih tetap saja ada. Metode melahirkan dalam air juga memiliki berbagai macam resiku juga memiliki beberapa keuntungan bagi ibu yang menjalani metode melahirkan dalam air. Beberapa pro dan kontra terkait melahirkan dalam air diantaranya:

Apakah Melahirkan dalam Air (Water Birth) Mampu Mengurangi Rasa Sakit?

Pro dan kontra melahirkan dalam air terjadi dikalangan medis sendiri. Terdapat beberapa penelitian yang menyebutkan beberapa keuntungan yang akan diperoleh oleh wanita yang memilih metode melahirkan dalam air. Wanita yang memilih melahirkan dalam air akan mengurangi rasa sakit yang diderita bagi wanita yang melahirkan secara normal maupun operasi. Melahirkan dalam air juga mengurangi kemungkinan penggunaan obat pereda rasa nyeri seperti halnya epidural.

Melahirkan dalam air dapat mengurangi terjadinya rasa sakit dikarenakan kontraksi otot akan lebih ringan jika berada didalam air. Seperti orang yang mengangkat batu dalam air, akan terasa lebih ringan jika dibandingkan mengangkat batu di luar air. Sebagaimana mandi air hangat dapat membantu meringankan sakit perut atau nyeri punggung.

Beberapa manfaat melahirkan dalam air diantaranya:
  • Efek relaksasi. Air dapat memberikan efek relaksasi saat wanita yang akan melahirkan masuk ke dalam kolam air hangat. Hal ini juga dapat membuat ibu bernapas lebih teratur untuk mengurangi rasa sakit saat kontraksi.
  • Dukungan gravitasi. Dengan memposisikan diri untuk duduk atau jongkok di kolam, didukung oleh gaya gravitasi, memungkinkan Anda untuk lebih mudah saat melahirkan. Mengejan dalam posisi ini di dalam air juga dapat mempermudah proses persalinan. Anda yang memiliki kekurangan fisik bisa mendapatkan keuntungan lebih dengan metode ini.
  • Lebih mudah bergerak. Dalam keadaan mengapung di dalam air, Anda akan merasa lebih ringan sehingga lebih mudah bergerak untuk mencari posisi yang nyaman. Yang terpenting adalah posisi tersebut dapat mempermudah bayi lahir. Aturan yang perlu diingat adalah tetap menjaga lutut pada posisi lebih rendah dari pinggul.
  • Privasi. Melahirkan dengan metode water birth memberikan lebih banyak privasi. Sebagian wanita merasa lebih mampu mengendalikan tubuhnya saat berada di dalam kolam. Efek ini bisa makin terasa dengan meredupkan lampu dan menjaga agar ruangan tidak terlalu berisik.

Pahamilah dulu Risiko dari Water Birth Baik dan Buruknya

Meski melahirkan dengan cara water birth memiliki berbagai kelebihan, di sisi lain masih ada risiko dari metode tersebut, antara lain:
  • Tenggelam. Saat berada di dalam air, selalu ada risiko tenggelam. Ada risiko bayi terlalu lama di dalam air atau tenggelam hingga mengalami asphyxiation, yaitu kondisi kekurangan pasokan oksigen untuk tubuh akibat pernapasan abnormal.
  • Infeksi. Ketika Anda mengejan untuk melahirkan bayi, kemungkinan akan sekaligus mengeluarkan kotoran. Hal itu sangatlah normal. Bidan akan segera membersihkannya. Namun, hal itu dapat meningkatkan risiko infeksi terhadap bayi.
  • Radang paru-paru (pneumonia). Meski belum didukung oleh hasil penelitian yang signifikan, risiko ini tetap harus dipertimbangkan ketika akan melakukan water birth. Penting untuk menjaga air tetap berada pada suhu 36-37 derajat celcius dan bayi harus segera diangkat setelah lahir. Penyakit ini biasanya berkembang pada 24-48 jam pertama yang antara lain disebabkan oleh bakteri dari dalam kolam, kontaminasi tinja dan sindrom aspirasi mekonium.
  • Sindrom aspirasi mekonium. Yaitu kondisi ketika usus bayi telah melakukan gerakan pertama sebelum lahir dan bayi menghirup cairan ketuban yang terkontaminasi sehingga menyebabkan masalah pernapasan. Dokter dan bidan dapat mengenali hal ini ketika air ketuban pecah dan bercampur dengan mekonium yang umumnya berwarna hijau, kental dan lengket. Saat itu sangat penting bagi ahli medis untuk segera memberi pertolongan pada bayi.
  • Kerusakan tali pusar. Saat menjalani persalinan water birth, biasanya bayi akan segera diangkat ke permukaan. Namun gerakan membawa bayi ke atas berisiko merusak tali pusat, mengingat bayi atau ibu dapat terus mengalami pendarahan darah yang dapat menyebabkan anemia..
  • Water Birth Dilarang untuk Kondisi Tertentu

Water birth memiliki beberapa keunggulan dan risiko. Ada sebagian wanita dengan kondisi tertentu yang sebaiknya tidak melahirkan dengan metode ini.
  • Wanita yang berusia kurang dari 17 tahun atau lebih dari 35 tahun.
  • Sedang mengalami infeksi.
  • Mengalami komplikasi seperti pra-eklampsia atau diabetes.
  • Akan melahirkan anak kembar dua atau lebih.
  • Usia bayi prematur.
  • Posisi bayi sungsang.
  • Diperkirakan melahirkan bayi yang berbobot besar.
  • Memiliki kondisi yang mengharuskan ibu untuk dimonitor secara teratur dan tidak dapat dilakukan di kolam.

Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Water Birth

Jika seorang wanita hamil mempertimbangkan untuk melahirkan dengan metode water birth, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis sejak awal kehamilan.

Untuk melahirkan dengan metode water birth, Anda harus mengetahui tahap demi tahap bagaimana proses tersebut. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dipersiapkan.

  • Pastikan Anda ditemani seorang bidan atau ahli kesehatan profesional selama proses persalinan.
  • Kolam yang digunakan harus memenuhi standar dan tetap terjaga kebersihannya.
  • Lakukan pengendalian infeksi yang sesuai.
  • Pastikan Anda dan bayi akan diawasi dengan benar selama berada di kolam.
  • Buat rencana untuk mengeluarkan Anda dari kolam jika terjadi komplikasi.
  • Jaga temperatur air sekitar 36-37 derajat celcius .
  • Minum air selama proses persalinan untuk menghindari dehidrasi.
  • Cermat menentukan waktu masuk ke dalam kolam. Jika terlalu cepat, justru dapat memperlambat proses persalinan.
  • Untuk membantu melahirkan dengan metode water birth, upayakan untuk memilih ahli medis yang telah bersertifikasi, serta lokasi yang tepat. Anda dapat melakukan water birth di rumah sakit yang telah menyediakan layanan tersebut.

Melahirkan memang bukan perkara yang mudah, taruhan nyawa bagi ibu yang hendak melahirkan juga tidak bisa danggap sepele. Oleh karena itu, menjaga kehamilan dimasa hamil menjadi sangat penting untuk memudahkan saat proses melahirkan.
Loading...

Artikel Menarik Lainnya