10/20/2015

Ternyata Inilah Faktor Penyebab Wanita Sulit Hamil

Faktor Penyebab Wanita Susah Hamil

Tips Kesehatan - Memiliki momongan memang tidak semua dapat memprediksinya. Banyak pasangan suami istri yang terlihat baik-baik saja tapi ternyata mereka tidak kunjung diberikan momongan meskipun sudah 2 tahun menikah.

Perhatikan usia produktif
Usia mampu mempengaruhi frekuensi produksi dari ovulasi dan juga kualitas ovulasi pada wanita. Meskipun seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang bagus, akan tetapi tidak ada jaminan mereka memiliki momongan cepat jika pada kenyataannya kualitas ovulasi tidak begitu bagus.

Proses pembuahan seorang wanita ditentungan oleh banyaknya sel telur dan hormon pendukungnya. Dengan memperhatikan usia produktif, anda pun dapat mengetahui frekuensi kehamilan. Pada laki-laki, usia prduktif adalah 40 tahun sedangkan pada wanita adalah 35 tahun.


Masa subur wanita juga dapat mempengaruhi seseorang dalam hal memperoleh keturunan. Masa subur wanita itu bervariasi sehingga dibutuhkan perhitungan untuk mengetahui kapan seorang wanita berada pada masa suburnya. Pada umumnya, seorang wanita memiliki masa subur yang paling bagus diantara usia 19 hingga 26 tahun dengan kesempatan untuk hamil sekitar 50%. Bagi wanita dengan usia 35 sampai 39 tahun, maka kemungkinan kehamilan hanya sekitar 29%. Tentunya, kemungkinan kehamilan akan terus menurun seiring dengan meningkatnya usia. Sedangkan bagi pria dewasa berdasarkan studi yang dilakukan, kuantitas mani yang paling banyak adalah dari usia 30 sampai 35 tahun sedangkan terendah adalah di usia 55 tahun. Pada pria dewasa, daya sperma untuk membuahi sel telur yang terbaik adalah sebelum usia 25 tahun dan yang terendah adalah di usia lebih dari 55 tahun.

Masalah kesuburan pria
Salah satu penyebab susahnya mendapat keturunan adalah adanya masalah pada kesuburan pria. Berdasarkan penelitian, 1/3 penyebab tidak mendapat keturunan dikarenakan masalah infertilitas pria. Berbeda dengan kesuburan wanita yang biasanya ditandai dengan menstruasi yang tidak teratur dan tampak jelas, pria memiliki masalah kesuburan yang sulit untuk dideteksi.

Ada juga masalah hormonal seperti misalnya pertumbuhan abnormal di area rambut kelamin, libido rendah atau indikasi lain yang menunjukkan disfungsi seksual. Resiko lainnya penyebab infertilitas pria adalah obesitas, usia lanjut yakni di atas 40 tahun, infeksi penyakit seksual menular, minuman keras, obat kimia dan juga rokok.

Ada banyak hal yang perlu diketahui dalam masalah kesuburan pria misalnya, saat cairan mani tidak terdapat sperma, jumlah sperma yang rendah (harusnya terdapat 40 juta sperma per ejakulasi), sperma berbentuk abnormal lebih banyak, daya berenang sperma untuk mendekati dan membuahi sel telur kurang, sperma yang tak bergerak dan juga masalah seksual lainnya.

Namun, dari berbagai penelitian, penyebab paling umum adalah varicoceles, yakni varises vena terletak dalam skrotum atau telur penis. Varises ini menunjukkan adanya pembuluh darah yang membengkak sehingga proses pembentukan sperma menjadi rendah karena kurangnya oksigen dan meningkatknya suhu di sekitar buah zakar.

Adanya gangguan kesehatan
Gangguan kesehatan yang muncul dapat menyebabkan kemandulan baik pria ataupun wanita seperti halnya penyakit diabetes atau tiroid. Bahkan, penyakit seksual juga dapat mempengaruhi kesuburan.

Riwayat kesehatan
Ada beberapa faktor yang membuat anda tidak juga hamil terutama dikarenakan adanya riwayat kesehatan. Seseorang dengan penyakit seksual seperti Gonore atau Chlamydia, infeksi rahim karena keguguran atau aborsi, usus buntu yang pecah, operasi di sekitar perut dan kehamilan di luar rahim merupakan riwayat kesehatan yang akan membuat resiko kehamilan lebih rendah.

Tuba falopi yang tersumbat
Saluran tuba falopi akan membuat sel telur mudah mencapai rahim. Jika kedua atau bahkan salah satu tuba falopi tersumbat, tentunya sel telur tidak mempunya jalan mencapai rahim sehingga sperma tidak mampu mencapai sel telur. Dengan demikian, pembuahan yang seharusnya terjadi menjadi gagal dan kehamilan pun tidak dapat terjadi.

Untuk mendiagnosis adanya tuba falopi yang tersumbat, biasanya dibutuhkan x-ray khusus yakni HSG atau hysterosalpingogram. Dokter akan menggunakan pewarna melalui leher rahim dengan tabung kecil. Kemudian, dokter akan mengambil hasil x-ray dari panggul pasien. Radang panggul atau pelvic inflammatory disesase merupakan penyebab umum dari tersumbatnya tuba falopi yang merupakan hasil dari penyakit transmisi seksual namun tidak semuanya menular.

Sindrom Ovarium Polikistik
Sindrom ovarium polikistik (PCOS) yaitu suatu keadaan yang mengakibatkan kesuburan wanita terganggu. Hal tersebut disebabkan oleh adanya peningkatan produksi hormon androgen. Dimana keadaan ini biasanya ditandai oleh siklus datang bulan yang terganggu.

Endometriosis
Endometriosis merupakan suatu keadaan dimana sel-sel yang seharusnya berada di dalam rahim, tumbuh di luar rahim. Biasanya keadaan ini dapat mempengaruhi fungsi beberapa organ seperti telur, indung telur, saluran telur, rahim, fungsi sperma. Selain itu, endometriosis dapat menggangu keseburan wanita bahkan mengakibatkan kerusakan rahim.

Pengobatan Kanker
Bagi pengidap kanker, menjalani pengobatan seperti radioterapi (ataupun yang lainnya), adalah suatu pilihan yang sulit. Jika tidak melakukannya, maka ia akan terus digerogoti penyakit tersebut. Sedangkan jika tetap dilakukan, hal tersebut dapat dapat menganggu kesuburan. Untuk itu, sebelum menjalani terapi, ada baiknya ada menanyakan hal-hal terkait effek samping dari pengobatan tersebut. Beradasarkan suatu penelitian, proses radiasi pada pengobatan kanker dapat mengurangi kesuburan, baik itu pada pria maupun wanita. Walaupun tergantung pada organ mana yang disinari.

Adhesi pelvis
Adhesi pelvis didefinisikan sebagai jaringan parut yang terbentuk setelah operasi panggul, usus buntu yang dapat mengganggu kesuburan. Adhesi pelvis dapat mengubah struktur saluran tuba, sehingga sulit untuk telur wanita melakukan perjalanan melalui saluran tersebut.

Masalah tiroid
Hipertiroidisme merupakan suatu keadaan dimana kelenjar tiroid terlalu aktif. Sedangkan tiroid hipotiroidisme, adalah kondisi yang disebabkan oleh tiroid kurang aktif. Keduanya dapat menyebabkan masalah infertilitas (ketidaksuburan) pada wanita. Sehingga mereka tidak kunjung hamil.

Gaya Hidup dan Pola Makan yang Tidak Teratur
Gaya hidup seperti sering tidur terlalu larut malam, terbiasa mengkonsumsi obat-obatan terlarang, merokok dan lain sebagainya, merupakan kebiasaan buruk yang harus segera Anda tinggalkan. Karena hal tersebut dapat menganggu kesehatan tubuh dan kesuburan Anda.

Jika Anda sudah melakukan usaha dengan maksimal, namun belum juga hamil, mungkin itu sudah takdir. Tapi bukan berarti Anda harus berhenti berusaha, justru harus banyak berdo'a, meminta kepada sang pencipta agar Anda diberikan momongan. Anda bisa mencoba mengadopsi Anak. Karena masih banyak anak-anak di luar sana yang membutuhkan kasih saya dari Anda.

Baca juga Tanda tanda hamil

Artikel Menarik Lainnya