4/14/2015

Terapi Pencegahan Dan Penyembuhan Kanker

Firdaus45.com - Mencegah Kanker - Kanker merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok bagi setiap orang. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa memandang status lapisan masyarakat itu sendiri. Sementara itu, dari hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli menemukan fakta bahwa penyakit kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup.  Dengan menerapkan gaya hidup sehat, akan meminimalisir munculnya kanker dalam tubuh.

Para ahli kanker dari US National Center meyakini bahwa kanker tidak hanya dapat diceha melainkan juga dapat disembuhkan. Beberapa faktor yang mungkin menjadi faktor penyebab munculnya kanker dapat dicegah sebelum benar-benar menjadi sel kanker. Pencegahan merupakan salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan agar terhindar dari kanker. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan jalan menghindari faktor resiko dan lebih banyak melakukan kegiatan yang dapat memprotect diri dari resiko terkena penyakit kanker.

Proteksi diri berkaitan dengan upaya pembentukan tubuh dimana sel pemicu kanker tidak dapat berkembang di dalam tubuh kita. Tubuh tanpa karsinogen merupakan tubuh yang didalamnya tidak banyak sel kanker yang dapat berkembang. Menghilangkan karsinogen dapat dilakukan dengan jalan memperbanyak kandungan oksigen dalam tubuh serta memperbanyak asupan antioksidan dalam tubuh. Memperoleh tubuh yang aerob (kaya akan oksigen) dapat dilakukan dengan jalan rutin berolahraga sedangkan tubuh yang kaya akan antioksidan dapat diperoleh dengan cara banyak mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan mineral.

Setiap orang yang divonis terkena penyakit kanker pasti akan merasa khawatir, panik dan mungkin membuat pikirannya menjadi kacau yang membuat dirinya memutuskan untuk melakukan pengobatan yang dipercaya paling cepat dalam menyembuhkan kanker. Sebenarnya telah banyak cara yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan kanker. Akan tetapi, apakah pengobatan itu benar-benar dapat menyembuhkan kanker? menetralkan kembali sel-sel "anomali" yang menyebabkan kanker dalam tubuh? Selain itu, sebenarnya dengan jalan operasipun belum tentu dapat memusnahkan sel kanker secara cepat dan bersih dari sel-sel kanker. Oleh karena itu terapi pendukung sangat dianjurkan dalam rangka penyembuhan dan memusnahkan sel anomali yang menjadi penyebab kanker dalam tubuh.

Terapi yang dilakukan adalah terapi yang bersifat pencegahan agar kanker tidak dapat menyerang tubuh. Dalam memilih terapi pendukung untuk penyembuhan harus menggunakan pertimbangan dimana terapi itu mudah dilakukan, aman dan logis.



Terapi Nutrisi dan Pola Makan Sehat Bagi Penderita Kanker
Kiat mudah untuk hidup sehat adalah dengan menerapkan pola makan sehat. Dengan selalu menerapkan pola makan sehat, menjadi salah satu cara termudah agar tubuh terhindar dari serangan sel kanker. Menerapkan pola makan sehat sebenarnya sangat mudah sekali untuk dilakukan, hanya dengan membatasi jumlah asupan yang mengandung radikal bebas masuk ke dalam tubuh sel pemicu kanker sudah mampu untuk dicegah perkembangannya. Hal sebaliknya yang perlu dilakukan adalah dengan mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung antioksidan tinggi.

Beberapa penyebab makin meningkatnya resiko terkena serangan kanker selain karena faktor konsumsi makanan yang bersifat karsinogen juga bisa disebabkan kurangnya asupan nutrisi dan serat yang terdapat pada sayuran dan buah-buahan. Kecukupan serat didalam tubuh dapat membantu mengikat zat-zat karsinogen yang terdapat didalam tubuh yang selanjutnya dibuang keluar tubuh bersama kotoran. (Baca: Kebutuhan nutrisi manusia)

Beberapa enzim yang terkandung didalam buah dan sayuran dapat membantu menghambat dan menghancurkan sel kanker yang terdapat di dalam tubuh. Enzim proteolitik yang terdiri dari campuran enzim pancreatin, trypsin, chymotrypsin, bromelin dan papain juga mampu melawan sel kanker dengan merusak antigen dari sel kanker sehingga sel kanker tersebut akan merusak jaringannya sendiri. Terapi enzim yang dilakukan dengan menambah enzim-enzim tertentu pada tubuh pasien sekarang banyak digunakan pada pengobatan kanker.

Makanan yang Harus Dihindari Oleh Penderita Kanker

Penderita kanker cenderung memiliki kondisi tubuh yang rentan. Pasalnya, sel-sel tubuh sangat peka untuk mengikat racun yang ada di sekelilingnya. Kita perlu mengetahui setiap bahan makanan yang kita masukkan ke dalam tubuh dan menghindari bahan karsinogen serta mengandung racun.

Beberapa makanan yang diduga sebagai faktor karsinogenik diantaranya sebagai berikut:

Makanan yang memiliki kadar lemak dan protein tinggi.

Daging merah seperti daging sapi dan babi yang kaya protein dan lemak di dalamnya terkandung senyawa heterosiklik yang diduga sebagai biang utama penyebab kanker. Selain itu, daging unggas juga diduga sebagai biang kanker. Karena pada umumnya daging unggas diternakkan dengan cara yang tidak alami. (Baca: Kebutuhan kalori manusia per hari)

Daging yang dimasak dengan cara di bakar

Pembakaran daging hingga membuat luarnya hangus mengandung senyawa quinon dan benzopirene yang bersifat merangsang pertumbuhan sel kanker

Makanan yang digoreng dengan suhu tinggi

Suhu tinggi dan minyak yang digunakan dalam menggoreng merupakan lemak jenuh dan lemak trans. Contoh dari beberapa minyak jenis ini adalah mentega, margarine dan minyak goreng bekas. Minyak goreng yang digunakan dua kali menggoreng dan warnanya berubah menjadi hitam memiliki kandungan senyawa hydrogen peroksida yang merupakan radikal bebas aktif yang kuat.

Daging Kaleng

Makanan kalengan cenderung menggunakan garam natrium sebagai pengawet dan mempercantik penampilannya. Senyawa tersebut juga berkaitan dengan amino atau amida yang terkandung dalam daging akan membentuk senyawa nitrosamine atau nitrosoamina yang juga bersifat karsinogen.

Makanan yang telah tercemar oleh racun kapang (mitoksin)

Racun kupang adalah racun yang dihasilkan oleh aspergillus flavus dan aspargillus parasiticus. Racun kupang ini berkembang biak sangat cepat pada kacang tanah, kedelai, dan produk olahannya seperti sambal pecel, oncom kacang tanah serta pada daging yang sudah kadaluarsa.

Umbi-umbian yang sudah bertunas

Umbi yang sudah bertunas pada bagian mata tunasnya terkandung senyawa glikoalkaloid khususnya senyawa solanin dan karsonin yang bersifat karsinogenik.

Makanan yang Mengandung Food Additives

Food additive yang terdapat pada makanan sebenarnya aman di konsumsi apabila kandungan itu sendiri sesuai dengan takaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Beberapa jenis yang termasuk ke dalam food additive adalah bahan pengawet, penyedap rasa, pemanis buatan, pewarna buatan. Yang jadi permasalahan selama ini adalah kandungan food additive sudah sesuai dengan takaran atau belum. Selain itu, beberapa food additive memang ada yang mengandung bahan-bahan bersifat karsinogenik. Karena itu, ada baiknya untuk menghindari food additive pada makanan.
Loading...

Artikel Menarik Lainnya