4/22/2015

Konsumsi Gula Berlebih, Bahaya Bagi Kesehatan Tubuh

Bahaya Bagi Kesehatan Tubuh Bila Konsumsi Gula Berlebih


Tips Kesehatan - Gula memang merupakan salah satu sumber energi yang mudah sekali dicerna dan diserap oleh tubuh. Dari hasil penelitian Massachusset Institut of Tecnology, AS menyatakan bahwa glukosa merupakan energi yang paling sederhana yang digunakan oleh tubuh. Glukosa juga merupakan salah satu makanan yang sangat baik bagi kesehatan otak. 

Disamping perannya sebagai sumber energi esensial, tidak berarti bahwa mengkonsumsi gula secara berlebih akan mempercepat penyembuhan dan memaksimalkan kinerja otak, serta organ lain yang membutuhkan gula. Beberapa efek negatif yang disebabkan oleh konsumsi gula berlebih adalah penyakit diabetes militus. Diabetes militus lebih banyak disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, salah satunya disebabkan oleh terlalu banyak mengkonsumsi gula, jadi alangkah baiknya untuk selalu menjaga jumlah ideal asupan gula dalam tubuh agar tidak berlebihan.

Pada sebagian orang, kelebihan asupan gula dalam tubuh dapat menyebabkan kenaikan berat badan (obesitas) yang pada akhirnya berbagai macam penyakit muncul akibat dari asupan gula yang berlebih dalam tubuh. Beberapa efek lain yang ditimbulkan adalah mudahnya lelah, sering mengantuk dan sulit untuk fokus (berkonsentrasi). Akan tetapi, kekurangan gula juga mengakibatkan seseorang terlihat kurus, tidak berenergi dan seperti kekurangan gizi yang menyebabkan daya tahan tubuh menurun dan mudah sakit.


Efek dan Bahaya dari Konsumsi Gula Berlebih

Beberapa efek dan bahaya yang ditimbulkan dari konsumsi gula berlebih diantaranya:

Serangan jantung dan stroke

Makanan dengan kadar gula yang tinggi dapat menurunkan kadar HDL (kolesterol baik). Konsumsi gula tambahan juga dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi yang dapat memicu terjadinya stroke dan serangan jantung. 

Sebuah hasil studi menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi lebih dari 17% kalori yang berasal dari gula, ada kemungkinan orang tersebut memiliki kadar trigliserida yang tinggi. Trigliserida merupakan jenis lemak yang ditemukan dalam darah. Jika trigliserida dalam darah meningkat maka akan disimpan dalam sel lemak. Menurunkan kadar HDL yang disebabkan oleh meningkatnya trigliserida dapat memicu ateorosklerosis yaitu suatu kondisi dimana arteri menjadi keras sehingga memicu terjadinya serangan jantung dan stroke.

Depresi

Suasana hati dapat menigkat seiring dengan sering mengkonsumsi gula dan memicu tubuh untuk melepaskan hormon serotonin.Resistansi insulin dapat memaksa pelepasan hormon stres kortisol dan GLP-1. Dimana pada umumnya gangguan perilaku sering dipengaruhi oleh jumlah gula yang dikonsumsi.

Infeksi Jamur

Fermentasi jamur dapat terbantu dengan kadar gula yang ada dalam tubuh. Infeksi jamur mulut biasanya disebabkan oleh pertumbuhan dari jamur candida. Pada saat kadar gula dalam tubuh meningkat pesat, kelebihan gula dalam air liur dan urine menjadi tempat yang cocok bagi perkembangbiakan yang sempurna bagi jamur. Mungkin ini bisa menjadi salah satu pengobatan bagi penderita panu, kadas dan kurap dengan mengontrol jumlah asupan gula.

Kanker

Meskipun tidak terbukti bahwa kelebihan gula dapat menjadi penyebab pertumbuhan kanker dalam tubuh secara langsung, akan tetapi kegemukan (obesitas yang disebabkan oleh asupan gula yang berlebih meningkatkan resiko mengembangkan sejumlah sel kanker).

Obesitas

Sudah sangat jelas sekali jika kelebihan asupan gula maka obesitas juga akan semakin cepat diperoleh. Makanan dengan gula tinggi mengandung kalori yang juga tinggi. Jumlah kalori yang berlebih dan tidak digunakan untuk aktivitas akan tersimpan sebagai cadangan energi. Dan biasanya orang yang gemar dengan konsumsi gula akan sangat malas untuk bergerak karena rasa kenyang yang selalu muncul setelah makan makanan dengan asupan gula tinggi. 

Diabetes

Diabetes adalah salah satu penyakit yang dapat terjadi karena beberapa faktor, termasuk salah satunya disebabkan oleh asupan gula yang berlebih di dalam tubuh. Gula yang berlebih dalam tubuh tidak semuanya terproses dengan baik dan pada akhirnya mengendap menjadi kristal pada ginjal. Jika hal ini dibiarkan terlalu lama, maka kerja ginjal juga akan terganggu dan pada akhirnya mengalami kerusakan akibat penyumbatan oleh kristal tadi.

Kurang Energi

Jika anda sering mendengar bahwa minuman berenergi dapat meningkatkan energi anda, mungkin sebaiknya anda tidak mempercayai hal itu lagi. Meskipun gula merupakan sumber energi, akan tetapi jika konsumsi gula terlalu banyak malah justru akan menghilangkan energi secara drastis begitu gula keluar dari dalam tubuh anda. Anda akan merasa cepat lelah dan mudah lapar. 

Kerusakan Gigi

Makanan maupun minuman yang mengandung gula tinggi dapat menyebabkan karang pada gigi. Selain makanan bagi otak, gula juga merupakan makanan bagi bakteri pada mulut yang membuat lubang pada gigi karena memproduksi asam. 

Apabila anda gemar makan mananan manis sebaiknya anda sering-sering membersihkan gigi anda. Karena jika tidak, bakteri pada gigi akan lebih mudah untuk berkembang biak. Alasannya karena gula yang menempel pada gigi merupakan makanan yang sangat digemari oleh bakteri di mulut untuk kemudian dirubah menjadi asam sehingga terdapat banyak karies pada gigi. Selain itu, asam yang menempel pafa email akan melunakkan permukaan email sehingga gigi mudah rusak dan kuman akan semakin mudah masuk lebih dalam lagi menuju gusi. Gigi yang berlubang akan menjadi sarang kuman yang sulit untuk dibersihkan.

Semoga artikel tentang "Konsumsi Gula Berlebih, Bahaya Bagi Kesehatan Tubuh" dapat bermanfaat