3/02/2015

Mengetahui Penyebab Bau Badan dan Tips Cara Mengatasinya

 Mengetahui Penyebab Bau Badan dan Tips Cara Mengatasinya


Firdaus45 - Bau badan tentunya sangat mengganggu kepercayaan diri seseorang. Tak jarang masalah bau badan ini menjauhkan seseorang dari lingkungan. Selain mengurangi rasa percaya diri, bau badan juga mengakibatkan timbulnya kurang nyaman saat melakukan aktifitas sehari-hari.

Keringat diproduksi oleh kelenjar apokrin dan ekrin. Kelenjar apokrin terletak di daerah ketiak, payudara, kemaluan dan anus. Kelenjar ini akan menghasilkan minyak yang akan bercampur dengan bakteri sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Kelenjar ekrin terletak hampir di seluruh permukaan kulit. Keringat yang dihasilkan kelenjar ini lebih banyak berfungsi untuk mengatur suhu tubuh manusia.



Berikut adalah penyebab timbulnya bau badan :

Keringat berlebih.

Keringat dihasilkan oleh tubuh seseorang berbeda-beda. Jumlah keringat yang berlebihan pada sebagian orang mengakibatkan bakteri meningkat dan menyebabkan bau yang tidak sedap.

Bulu ketiak yang berlebihan.

Hadis Rasulullah mengatakan untuk mencukur bulu-bulu tubuh tidak kurang dari 40 hari. Itu bukan karena alasan. Salah satu alasannya adalah bulu-bulu ketiak tersebut dapat menjadi tempat tumbuhnya bakteri.

Bra.

Untuk sebagian wanita, mereka punya bra favorit yang sering mereka gunakan. Ada beberapa wanita yang terlalu sering memakai bra tersebut dan kurang menjaga kebersihannya. Dari situlah muncul bau tak sedap itu. Terkait dengan masalah bra ini, berikut beberapa tips memilih bra yang sehat

Stres.

Stres memicu perubahan dalam reaksi fisiologis dari sesorang. Reaksi fisiologis ini berkaitan dengan kerja dari sel dan hormon dalam tubuh seseorang. Kecemasan yang timbul akibat stres akan membawa dampak perubahan hormon pemicu bau badan.

Kebersihan tubuh.

Kebiasaan buruk seperti jarang mandi, memakai celana yang jarang dicuci, dan jarang membersihkan diri adalah salah satu penyebab bakteri berkembang dengan pesat.

Alkohol.

Jika Anda sedang mengonsumsi alkohol, maka keringat Anda akan keluar dari seluruh tubuh melalui pori-pori kulit. Keingat tersebut keluar dengan zat-zat yang terkandung dalam alkohol.

Diabetes.

Saat mengalami diabetes tubuh akan kekurangan insulin sehingga sel lemak dalam darah susah untuk dipecah sebagai bahan bakar tubuh. Lemak-lemak ini akan menyebabkan terbentuknya keton. Penumpukan keton inilah yang menyebabkan bau pada tubuh.

Untuk menghindari bau badan yang tidak mengenakkan. Anda perlu melakukan hal-hal sebagai berikut.

Banyak minum air putih.

Disarankan mengonsumsi air putih 1,5-2 liter/hari. Air putih akan memperlancar peredaran darah dan hormon sehingga keringat yang dikeluarkan pun akan sehat.

Mandi dengan teratur.

Mandi 2 kali sehari. Pagi dan sore hari bermanfaat untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang menempel di kulit.

Gunakan pakaian dalam yang bersih.

Penggunaan pakaian dalam yang bersih akan menjauhkan kita dari kuman dan bakteri penyebab bau badan. Cucilah pakaian sesegera mungkin setelah digunakan agar tidak kehabisan ganti.

Menucukur bulu ketiak.

Mencukur bulu ketiak disarankan dalam agama. Batas waktu untuk mencukur bulu ketiak adalah kurang dari 40 hari. Bulu ketiak yang tebal akan menjadi sarang bakteri.

Menggunakan deodorant.

Gunakan deodorant setelah mandi agar bakteri di ketiak dapat mati oleh zat yang terdapat pada deodorant.

Jauhi makanan berbau tajam

Makanan berbau tajam seperti pete, bawang putih, dan jengkol berperan dalam memicu terbentuknya keringat yang bau. Makanlah makanan yang mengandung serat yang tinggi.

Nah, bau badan merupakan momok yang cukup membuat orang merasa minder. Anda harus lebih sadar diri merawat tubuh dengan baik. Perawatan tubuh yang baik itu tidak perlu mahal. Anda bisa searching di google untuk mengetahui cara murah apa yang dapat dilakukan. Seperti saat ini. Anda telah membaca tulisan yang menyarankan sesuatu yang baik, tapi tidak perlu mahal.
Loading...

Artikel Menarik Lainnya