3/04/2015

Pemicu Kutu Air dan Cara Mencegahnya

Firdaus45 - Kondisi yang lembab dan kotor terkadang menjadi pemicu timbulnya kutu air. Sebenarnya selain kondisi lembab dan kotor masih banyak penyebab kutu air lainnya. Namun tidak banyak sebagian masyarakat yang mengenalnya.

Untuk itu dalam laman firdaus45 akan berupaya menjelaskan faktor pemicu kutu air dan cara mencegahnya. Agar sebagian masyarakat tidak mudah terkena serangan kutu air. Terkadang sudah banyak sebagian masyarakat mengatasi kutu air namun tidak mengenali penyebab maupun tanda-tanda gejala kutu air terlebih dahulu. Sehingga lama dalam penangannya.

Walaupun sudah dibasmi dengan menggunakan obat kutu air terbaik dan terpopuler. Serta telah menggunakan berbagai macam merk obat kutu air terbaik dan paling manjur. Apabila tidak dikenali kepastiannya dari gejala kutu air juga tidak akan cocok.

Dengan demikan akan lebih baik mengenal apa itu kutu air dan tanda gejala kutu air. Sehingga tidak asal-asalan melakukan pengobatan.

Kutu air adalah suatu penyakit yang umumnya menyerang bagian kaki. Penyebab timbulnya serangan kutu air ini diakibatkan oleh adanya serangan jamur dermatofit atau trikofiton. Sebenarnya kutu air tidak hanya menyerang bagian kaki, tapi juga tangan, pangkal paha bahkan kulit kepala. Kutu air ini jika dibiarkan akan terlihat menjijikkan.

Faktor yang menjadi pemicu tumbuhnya kutu air.

Kelembaban.

Lingkungan yang lembab menjadi tempat favorit jamur untuk berkembang biak. Jamur ini mulanya hanya menyerang satu bagian saja, tapi lama-kelamaan akan menyebar ke daerah di sekitarnya.


Keringat.

Kulit manusia selalu mengeluarkan keringat. Kaki pun demikian. Keringat yang keluar dari pori-pori kaki inilah yang menyebabkan kondisi kulit menjadi basah dan lembab. Sekali lagi, kelembaban akan memicu tumbuhnya jamur.

Sepatu.

Sepatu adalah asesoris yang tak bisa dilepaskan dalam aktifitas sehari-hari khususnya para pekerja kantoran dan pelajar. Pemakaian sepatu dalam waktu yang lama akan membuat kulit sulit untuk bernafas. Jika sudah seperti ini kondisi kaki akan menjadi lembag dan pengap. Selain itu kondisi sepatu atau alas kaki yang masih basah ketika dipakai juga akan membuat kelembaban pada kaki semakin meningkat.

Kaki yang basah.

Selain alas kaki basah, kaki pun demikian. Kita sering mencuci kaki, tapi jarang dari kita yang mengeringkan kaki setelah mencucinya. Kondisi seperti inilah yang membuat jamur akan tumbuh.

Kaus kaki yang tak pernah ganti.

Mengakulah! Anda termasuk orang yang sering mengganti kaus kaki atau malah sebaliknya? Anda adalah orang yang memakai kaus kaki yang sama dalam seminggu berturut-turut? Jika Anda adalah manusia golongan kedua seperti yang telah disebutkan, sebaiknya ubah kebiasaan tersebut. Kaus kaki yang membungkus kaki berjam-jam selama beraktifitas ini akan membuat kondisi kaki semakin lembab dan pengap. Apalagi jika ditambah kaus kaki itu sudah kotor.

Gejala :
1.  Kulit gatal.
2.  Kulit berubah merah.
3.  Kulit mulai bersisik.
4. Timbul rasa panas pada bagian kulit yang bersisik.
5. Muncul kulit yang menggelembung atau melepuh

Cara merawat menghindari kutu air adalah sebagai berikut :

Jaga kebersihan kaki.

Cucilah kaki jika sudah kotor. Jangan membiarkan kaki menjadi sangat kotor. Kotoran-kotoran pada kaki dapat menyebabkan goresan pada kaki yang akan dijadikan jalan keluar masuk oleh kuman dan jamur.

Keringkan kaki setelah cuci.

Setelah mencuci kaki, sebaiknya keringkan kaki terlebih dahulu. Mengeringkan kaki bertujuan untuk mengurangi kelembaban pada kaki.

Ganti sepatu.

Jika Anda hanya mempunyai satu sepatu favorit, sebaiknya sekarang Anda harus menambah satu lagi epatu favorit. Jangan memakai sepatu yang sama untuk seminggu berturut-turut. Biarkan sepatu kita juga beristirahat dari kaki Anda yang aktif itu.

Gunakan sepatu yang sedikit terbuka.

Jika bepergian, sebaiknya kenakan sepatu atau alas kaki yang terbuka. Sudah seharian penuh Anda bekerja dengan membungkus kaki rapat-rapat. Sekarang saat Anda bersantai, berikan juga rasa santai dan relax pada kulit kaki untuk bernafas.

Kaus kaki kering.

Sebaiknya ganti kaus kaki Anda setelah dua kali pakai. Kaus kaki bukanlah sesuatu yang mahal. Jadi tidak ada salahnya Anda berinvestasi pada benda yang satu ini.

Penyembuhan.

Jika kaki sudah terjangkit kutu air, sebaiknya belilah obat di apotek. Tanyalah apoteker salep apa yang cocok untuk digunakan. Oleskan pada kaki yang terkena kutu air setelah mandi dan sebelum tidur. Lakukan itu selama dua minggu atau lebih hingga kutu air benar-benar telah mengelupas. Saat kutu air sudah mengelupas, teruskan pemakaian salep selama dua atau tiga hari untuk memastikan bahwa jamur benar-benar telah mati. Jika pemakaian salep tidak kunjung memberi dampak positif, segera pergilah ke dokter.
Loading...

Artikel Menarik Lainnya