3/27/2015

Manfaat Luar Biasa Dari Kacang Merah Bagi Kesehatan Tubuh

Tips Kesehatan - Kacang merupakan salah satu makanan yang memiliki serat cukup tinggi. Pada sebagian orang jawa, kacang merah ini biasanya dimasak bersamaan dengan sayur lodeh atau sebagai bahan isian kue seperti onde-onde

Nilai Gizi Kacang Merah
Mengapa kacang merah bermanfaat bagi kesehatan tubuh? Pada kacang merah ini terdapat kandungan asam folat, kalsium, karbohidrat dan memiliki jumlah protein yang tinggi. Dimana kesemua senyawa tersebut merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk digunakan sebagai berbagai macam keperluan, misalnya menjaga daya tahan tubuh, Menjaga kesehatan otak, membantu proses pertumbuhan, menyehatkan kulit dan masih banyak lagi keperluan lain yang membutuhkan senyawa tersebut.

Mengkonsumsi karbohidrat dengan susunan gula kompleks serta dipadukan dengan serat tinggi dapat mempermudah menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Karena indeks kadar glikemik pada kacang merah dipercaya dapat menekan atau mengurangi resiko munculnya penyakit diabetes yang sering menyerang orang-orang yang suka mengkonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi. 

Pada kacang merah juga terdapat kandungan vitamin B6, besi, mangan, dan thiamin. Vitamin B6 pada artikel tentang  Manfaat Alpukat Bagi Kesehatan Tubuh disebutkan bahwa vitamin B6 memiliki perang dalam mengontrol agar senyawa yang berpotensi menjadi radikal bebas tidak berkembang secara pesat. Dimana sekarang kita ketahui bahwa banyaknya timbunan radikal bebas dalam tubuh dapat berpotensi menjadi pemicu berbagai macam penyakit semisal peradangan, kanker dan yang lainnya.

Manfaat kacang merah bagi kesehatan tubuh, Manfaat kacang merah,
Nilai Gizi Kacang Merah


Manfaat Kacang Merah Bagi Kesehatan

Beberapa manfaat kacang merah bagi kesehatan tubuh diantaranya adalah: 

Sebagai Antioksidan Alami
Kacang merah memiliki kadar antioksidan yang cukup tinggi. Sehingga, kacang merah ini dapat dijadikan alternatif sebagai obat alami mengurangi antioksidan dalam tubuh. Para peneliti di Departemen Pertanian Amerika Serikat  melakukan survei pada 100 makanan yang berbeda. Hasil yang diperoleh cukup mengejutkan ketika diketahui bahwa kacang merah ini memiliki antioksidan yang tinggi dan bisa dibilang melebihi kualitas antioksidan yang terkandung pada buah-buah yang lain. Perannya dalam tubuh, adalah untuk menjaga sel dari kerusakan dan mempercepat regenerasi sel yang sudah mati akibat radikal bebas yang terdapat dalam tubuh.

Sumber Protein Nabati
Sudah bisa dipastikan bahwa semua jenis kacang-kacangan atau polong merupakan sumber protein nabati yang bagus bagi kesehatan tubuh. Kandungan protein pada kacang merah memiliki komposisi yang lengkap dengan semua jenis asam amino yang diperlukan untuk gizi yang baik. Berbeda dengan daging, kacang-kacangan lebih rendah lemak dan bebas kolesterol.

ketika tubuh mendapatkan manfaat protein yang berasal kacang merah, juga menyokong kesehatan jantung dari serat larut serbaguna yang disediakan oleh kacang-kacangan ini. Secangkir kacang merah memberikan lebih dari 15 gram protein.

Meningkatkan Energi Tubuh
Kacang merah juga dapat meningkatkan energi dalam tubuh karena kandungan zat besi pada kacang merah yang juga tinggi sehingga dalam takaran tertentu dapat memenuhi kebutuhan energi untuk melakukan aktivitas dalam keseharian. Setiap 1 porsi cangkir kacang merah yang telah dimasak, mengandung lebih dari 5 mg zat besi. Setara dengan 30 persen kebutuhan nutrisi harian.  Energi pada proses metabolisme tubuh, juga membutuhkan zat besi.

Zat besi merupakan komponen turunan dari hemoglobin yang memiliki fungsi pada proses pengangkutan oksigen ke paru-parud dan keseluruh sel tubuh. Oleh karenanya, tujuan mengkonsumsi kacang merah secara rutin adalah juga untuk memperlancar peradaran darah dalam tubuh, saat semua sel menerima "jatah makanan" yang dibutuhkan, maka kerja mereka akan optimal dan tubuh serasa memiliki energi ekstra dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kacang merah ini juga sangat baik sekali jika dikonsumsi oleh ibu yang sedang dalam masa kehamilan. Mengkonsumsi kacang merah pada saat masa kehamilan akan sangat membantu sekali dalam menjaga pertumbuhan janin seperti halnya manfaat sayur bayam bagi ibu hamil. (Baca: Dampak kekurangan gizi saat hamil)

Menyehatkan Pencernaan
Berbicara soal pencernaan pasti berbicara mengenai serat. Serat yang cukup akan mempermudah organ percernaan. Orang yang mengkonsumsi serat yang cukup, sistem percernaannya tidak akan mengalami masalah. Seperti kacang hijau, Kacang merah merupakan jenis makanan yang juga memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Serat yang cukup dalam tubuh akan dapat membantu pergerakan usus selalu berjalan dengan baik. Pada akhirnya hal ini dapat memberi hal yang baik pada kelancaran buang air besar. Kelancaran pencernaan ini sangat bersampak positif pada penurunan resiko gejala kanker usus besar. Pencernaan yang sehat juga memudahkan seseorang dalam menjalankan program diet. Selengkapnya bisa anda baca pada artikel tentang Apa itu Diet? Dan Bagaimana Cara Melakukan Diet yang Sehat?

Mengontrol Kadar Gula Darah
Serat yang ada di dalam tubuh tidak hanya memiliki fungsi memperlancar pencernaan. Beberapa fungsi serat bagi kesehatan tubuh diantaranya adalah dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Serat akan mendorong kolesterol larut dan terbuang melalui jalur pencernaan sebelum diserap oleh tubuh.  Kandungan serat yang tinggi dari kacang merah mengindikasikan, makanan menjadi sangat lambat dicerna dan memiliki indeks glisemik rendah. Sehingga, kacang merah bisa menjadi pilihan yang sehat untuk penderita diabetes atau bagi orang yang ingin mengontrol kadar gula darah. (Baca: Apakah Benar Gula Dalam Karbohidrat Adalah Penyebab Kegemukan Dan Diabetes?)

Mengoptimalkan Memori Otak
Sebagai sumber vitamin B, kacang merah sangat erat hubungannya dengan fungsi sel-sel otak. Saraf-saraf otak dapat dipelihara oleh vitamin B pada kacang merah, terutama kandungan vitamn BI (Thiamin). Thiamin berkontribusi terhadap reaksi enzimatik, sebagai pusat produksi energi dan juga penting untuk fungsi sel otak / kognitif.

Thiamin diperlukan dalam proses penting neurotransmitter untuk memori otak. Hubungan ini telah ditemukan, mengenai faktor yang signifikan dalam penurunan fungsi mental (pikun) dan penyakit kepikunan seperti Alzheimer. (Baca: Cara Sederhana Mengoptimalkan Kinerja Otak)
Loading...

Artikel Menarik Lainnya