2/13/2015

MENGENALI TANDA-TANDA ALZHEIMER

MENGENALI TANDA-TANDA ALZHEIMER


FIRDAUS45 - Anda sering melupakan sesuatu? Baik kunci ataupun nama teman Anda? Berapapun umur Anda, sebaiknya Anda perlu mengenal lebih jauh tentang Demensia Alzheimer.
Demensia Alzheimer adalah sebuah penyakit yang menyerang sistem saraf di otak yang mengakibatkan penderita mengalami kepikunan (demensia).

Sebagian besar penderita alzheimer tidak dapat disembuhkan. Penyakit alzheimer biasanya dialami oleh lansia yang berumur sekitar 65 tahun ke atas. Namun, tidak menutup kemungkinan penyakit ini menyerang orang-orang yang berusia 40-50 tahun.

Alzheimer merupakan mimpi buruk bagi manusia yang mengalaminya. Mereka yang menderita penyakit ini akan mengalami kepikunan yang sangat parah. Bahkan bisa dikatakan seperti amnesia.



Gejala alzheimer susah untuk dikenali. Biasanya orang-orang menganggap “lupa” adalah hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, untuk berjaga-jaga sebaiknya Anda mengetahui gejalanya. Berikut adalah gejala yang dialami oleh penderita alzheimer :

  1. Sering lupa menaruh barang-barang seperti kunci, dompet, Hp dll.
  2. Lupa nama teman atau bahkan nama anak atau cucu.
  3. Tidak bisa mengingat alamat rumah ataupun kantor.
  4. Sulit mengungkapkan apa yang ingin dikatakan.
  5. Perubahan suasana hati yang sangat mendadak. Dari riang mendadak sedih ataupun sebaliknya.
  6. Menurunnya intelegensi.
  7. Kesulitan menyelesaikan tugas yang sering dikerjakan.
  8. Sering mengulangi pekerjaan yang sudah dilakukan.
  9. Kelalaian melakukan hal-hal kecil. 


Bahkan jika sudah parah, para penderita akan lupa caranya untuk mandi bahkan buang air kecil. Percayalah, tidak ada manusia normal yang menginginkan dibantu untuk buang air kecil. Ini adalah salah satu mimpi buruk yang menjadi nyata untuk para penderita alzheimer.

Jika Anda adalah seorang wanita, berhati-hatilah. Karena wanita mempunyai resiko mengalami alzheimer 3x lebih besar daripada kaum pria. Namun, jika Anda adalah seorang pria, Anda juga tidak boleh menganggap remeh penyakit yang belum ada obatnya ini.

Beberapa penelitian mengatakan bahwa faktor pemicu adanya alzheimer adalah :

Genetik/keturunan.

Resiko ini akan menjadi lebih tinggi jika ada seseorang dalam keluarga yang sudah terkena penyakit alzheimer.

Kerusakan pada bagian otak penderita. 

Plak
Plak terbentuk dari protein secara normal. Namun, bukti-bukti penelitian mengarah bahwa plak menjadi penyebab penyakit ini.
Tangles
Benang-benang protein menjadi terpelintir dan mengalami perubahan dari posisi semula. Banyak peneliti meyakini kondisi ini merupakan penyebab sel saraf menjadi mati dan menyebabkan penyakit alzheimer.

Kolesterol yang tinggi.


Diabetes yang tak terkontrol.


Pencegahan :
  • Makan makanan yang mengandung antioksidan. Tak perlu mahal, murahpun tak masalah, asalkan itu bersih dan sehat. Jauhi fast food dan junk food.
  • Olahraga secara teratur. Luangkan 10-30 menit waktu Anda untuk berolahraga di pagi atau sore hari. Jika Anda tidak bisa berolah raga setiap hari. Minimal Anda melakukannya dua hari sekali. Itu lebih baik daripada tidak sama sekali.
  • Cek kolesterol Anda secara rutin. Pastikan kadar kolesterol Anda normal.
  • Kendalikan konsumsi makanan manis. Pastikan juga, Anda tidak terkena diabetes akut.

Itulah beberapa informasi yang semoga bisa membantu Anda. Jika penderita alzheimer sudah pada kondisi yang parah dan jika itu terjadi pada keluarga Anda. Entah itu ibu, ayah, nenek, kakek atau siapapun. Jangan marah dan jangan sakit hati. Mungkin mereka melupakan Anda, tapi mereka sedang benar-benar membutuhkan Anda. Tanpa Anda, hidup mereka akan seperti mimpi buruk setiap harinya. Kasing sayang Anda-lah yang mereka butuhkan. Sekarang.