2/23/2015

Mengenal Apa Itu Kista Serta Penyebabnya

Mengenal Apa Itu Kista Serta Penyebabnya


Firdaus45 - Kista ovarium adalah kantung kecil berisi cairan yang berkembang dalam ovarium (indung telur) wanita. Kebanyakan kista yang menyerang manusia adalah tidak berbahaya. Akan tetapi, beberapa kasus penderita kista yang tidak segera ditangani dapat menimbulkan masalah, mulai dari nyeri haid, kista pecah, perdarahan, hingga penyakit serius, seperti: terlilitnya batang ovarium, gangguan kehamilan, infertilitas hingga kanker endometrium.

Pada wanita normal, terdapat sepasang ovarium yang memiliki ukuran sebesar biji kenari yang masing-masing berada pada sebelah kanan dan kiri rahim. Setiap ovarium ini memiliki fungsi atau tugas untuk menghasilkan satu telur yang terbungkus rapi dalam kantong atau folikel. Pada saat telur ini hendak keluar, hormon esterogen segera memberikan sinyal kepada rahim untuk mempersiapkan diri. Saat rahim sudah siap menerima telur yang berasal dari ovarium, (biasanya ditandai dengan menebalnya lapisan rahim) pada saat itu seorang wanita bersiap untuk hamil atau bisa dihamili atau bisa disebut dengan istilah masa subur. Sel telur yang sudah matang dan berada pada lapisan rahim kemudian tidak dibuahi, maka akan terjadi peluruhan lapisan rahim atau lebih dikenal dengan istilah menstruasi. 


Perlu diperhatikan bagi setiap wanita, terkadang kista muncul dikarenakan sisa-sisa haid yang tidak dibersihkan secara menyeluruh atau bahkan ada yang tertinggal dalam rahim. Oleh karenanya, pentingnya menjaga kebersihan organ kewanitaan.

Artikel yang disaran untuk menambah wawasan mengenai daerah kewanitaan
1. Cara Memutihkan Daerah Kewanitaan 
2. Mengetahui Penyebab dan Tips Cara Atasi Dismenore
3. Kanker Servik – Mengenali Kanker Servik dan Bagaimana Cara Mencegah Kanker Servik

OPERASI KISTA

Operasi kista dapat dilakukan apabila folikel gagal untuk pecah dan melepaskan telur, Cairan folikel yang tersisa dalam rahim atau tertinggal saat menstruasi, dapat membentuk kista kecil. Kondisi seperti ini sebenarnya normal terjadi pada wanita dan biasanya terjadi pada salah satu ovarium. Kondisi ini disebut sebagai kista fungsional, biasanya akan hilang dengan sendirinya, dan tidak perlu diobati.

Penyebab Kista Ovarium

Untuk lebih jelasnya, beberapa faktor yang dapat memicu resiko berkembangnya kista ovarium, apada wanita dan biasanya memiliki kriteria seperti dibawah ini:
  • riwayat kista ovarium 
  • siklus haid yang tidak teratur
  • tampilan perut yang buncit
  • menstruasi di usia dini (11 tahun atau lebih muda)
  • sulit hamil
  • penderita hipotiroid
  • penderita kanker payudara yang pernah menjalani kemoterapi (tamoxifen).

Gejala dan Diagnosa Kista Ovarium

Pada umumnya kista ovarium tidak menimbulkan gejala dan terkadang secara tidak sengaja terdeteksi melalui USG saat pemeriksaan rutin kandungan. Akan tetapi beberapa gejala dibawah ini dapat dijadikan acuan sebagai pertimbangan, hal ini diperoleh dari beberapa orang yang pernah  menderita kista dan mengalami gejala seperti dibawah ini:
  • kram perut bawah atau nyeri panggul yang muncul secara mendadak dan terasa sangat sakit
  • siklus haid tidak teratur
  • perut bawah sering terasa penuh atau tertekan
  • Nyeri haid yang luar biasa, bahkan terasa hingga ke pinggang belakang
  • Nyeri panggul setelah olahraga intensif atau senggama
  • Sakit atau tekanan yang menyertai saat berkemih atau BAB
  • Mual dan muntah
  • Rasa nyeri atau keluarnya flek darah dari vagina


Biasanya wanita baru memeriksakan diri ke dokter bila rasa sakit sudah tak tertahankan, pingsan, ataupun mengalami perdarahan yang luar biasa hebat hingga lemas/anemia.
Dokter spesialis kandungan (Obsgyn), biasanya akan melakukan test mulai dari USG, CT Scan, test darah, seperti CA125 – ovarium tumor marker test, ataupun test kehamilan untuk mendeteksi kehamilan anggur.