2/20/2015

Tips dan Cara Mengatasi Karang Gigi

Dampak dan Tips Cara Mengatasi Karang Gigi


Terlihat kotoran pada gigi yang berwarna kuning dan sulit dibersihkan walau dengan sikat gigi? Itu adalah karang gigi. Karang gigi terbentuk oleh plak pada gigi yang telah menumpuk. Karang gigi biasa muncul di bagian permukaan gigi atau di atas gusi. Ada juga karang gigi yang muncul di bawah gusi, ini dapat terjadi karena adanya peradangan yang membuka jalan sehingga karang gigi bisa bebas berkembang di sana.


Terbentuknya plak pada gigi akibat dari sisa makanan yang telah membusuk. Pembusukan itu akan menimbulkan permukaan gigi menjadi kasar.  Karang gigi yang mulanya hanya sedikit dan tipis, jika dibiarkan lama kelamaan akan menumpuk dan tebal. Jika karang gigi sudah tebal, maka karang gigi yang tadinya kuning akan berubah menjadi coklat lalu kehitaman. Jika sudah seperti ini email gigi akan tergerus dan gigi akan berlubang. Bahkan ada sebagian kasus di mana gigi patah karena pengeroposan oleh karang gigi.

Karang gigi yang dibiarkan, juga akan menimbulkan bau mulut yang tak sedap. Hal ini juga akan mengganggu kepercayaan diri seseorang. Selain itu akan berkibat pada radang gusi. Radang gusi ditandai dengan gusi yang berwarna merah mengkilap dan ukurannya membengkak. Kondisi seperti ini akan menimbulkan rasa sakit pada gusi.

Berikut adalah dampak adanya karang gigi:
1.    Bau mulut.
2.    Kepercayaan diri menurun.
3.    Radang gusi dan gusi berdarah.
4.    Infeksi gigi.
5.    Pengeroposan gigi atau patahnya gigi.

Menyikat gigi setiap hari bukanlah jaminan seseorang akan bebas dari masalah karang gigi. Ada beberapa orang yang menyikat giginya dengan asal sikat. Seakan akan dia hanya meleburkan kewajibannya. Jika menyikat gigi, pastikan Anda menyikat gigi dengan benar. Dari atas bawah lalu bulat-bulat menyentuh gusi. Lakukan dengan perlahan dan teratur. Walaupun sudah melakukannya dengan benar, tapi karang gigi tidak bisa dibersihkan hanya dengan menyikat gigi saja.

Karang gigi hanya bisa dibersihkan dengan menggunakan alat kedokteran. Ujung alat ini dapat bergetar dan dapat dilepas serta disterilisasi. Bagian ujung akan menyemprotkan air untuk membilas karang gigi yang sudah rontok. Air ini juga berfungsi sebagai pendingin gigi karena gigi akan memanas akibat gesekan dari alat yang menyentuh permukaan gigi. Gesekan dari getaran alat ini tidak akan merusak email gigi karena getarannya sudah diatur sehingga tidak akan sampai merusak lapisan email yang terbentuk sempurna.

Tips merawat gigi dari pembentukan karang:
  1. Berkumurlah setelah makan, agar sisa makanan yang menempel pada gigi tidak membusuk dan menimbulkan bau.
  2. Makanlah bergantian pada salah satu bagian gigi. Jika Anda selalu makan di bagian kiri, karang gigi akan mudah berkembang di bagian kanan gigi. Begitu pula sebaliknya. Jadi gunakanlah kedua bagian gigi Anda, sisi kiri dan kanan secara bergantian.
  3. Sikat gigi tiga kali sehari. Jika tidak bisa, dua kali sehari cukup. Pilihlah waktu pagi dan menjelang tidur.
  4. Gunakan pasta gigi yang sesuai dengan kebutuhan. Jika Anda penderita gigi sentitif, pilihlah pasta gigi yang bisa membantu permasalahan Anda.
  5. Membersihkan gigi menggunakan benang gigi.
  6. Pembersihan karang gigi setiap 6 bulan sekali. Untuk yang satu ini, biasanya orang-orang tidak melakukannya dengan berbagai macam alasan. Jika alasan Anda adalah malas, segera hilangkan rasa malas tersebut. Jika alasan Anda adalah biaya, sebenarnya biaya untuk pembersihan karang gigi tidak terlalu mahal. Bersihkan gigi Anda di rumah sakit, itu  akan jauh lebih murah daripada di dokter praktek spesial.


Banyak orang yang telah menyepelekan karang gigi ini. Dan banyak orang juga kehilangan rasa percaya dirinya ketika berbicara di depan publik karena karang gigi. Jika Anda belum pernah ke dokter gigi, sebaiknya setelah membaca tulisan ini, lihat kondisi gigi Anda. Dan segeralah pergi ke dokter gigi.