2/18/2015

Tips dan Cara Mengatasi Tumit Pecah-Pecah

Tips dan Cara Mengatasi Tumit Pecah-Pecah


Tidak percaya diri ketika tumit anda pecah-pecah? Pasti semua orang akan menjawab “iya”. Kondisi dimana tumit kering dan pecah-pecah adalah kondisi yang dapat menurunkan rasa percaya diri seseorang. Banyak masyarakat masih menganggap tumit pecah-pecah adalah sebuah masalah ringan yang jika dibiarkan tidak akan menimbulkan bahaya. Namun, janganlah bersikap seperti itu. Jika tumit Anda sudah pecah-pecah, segera rawatlah.


Gejala pertama yang menimpa kebanyakan orang adalah kondisi kulit kering dan terasa gatal. Jika sudah sampai ke tahap yang paling parah, kulit kaki akan berdarah. Dan ini akan menimbulkan rasa sakit.



Kondisi di atas biasanya diakibatkan oleh beberapa hal diantaranya:

  • Kulit kaki yang terkena panas berlebih.
  • Suhu yang ekstrim, suhu yang terlalu panas atau suhu yang terllau dingin.
  • Tidak memakai alas kaki dalam waktu yang lama.
  • Terkena infeksi.
  • Terlalu sering mandi air panas.
  • Terllau sering berenang di kolam renang yang banyak mengandung kaporit.
  • Kekuatan kaki yang lelah karena menopang berat tubuh.
  • Kekurangan vitamin.
  • Kulit bersisik akibat jarang dibersihkan.
  • Musim kemarau yang berkepanjangan.
  • Penggunaan sepatu yang bagian belakangnya terbuka.
  • Kebiasaan menggaruk.


Kulit mula-mula hanya kering. Lalu karena kebiasaan menggaruk biasanya kulit akan menjadi gatal dan muncullah pecah-pecah. Kulit yang sudah pecah, akan mudah terinfeksi dan sobek lebih dalam. Apabila tidak diberikan perawatan akan menjadi terasa lebih perih. Itu dikarenakan sobekan kulit sudah menembus jaringan kulit epidermis lalu menimbulkan rasa sakit. Bagi penderita diabetes, sobekan kulit ini bisa menjadi ancaman yang akan berujung pada kesakitan dan ketidakpuasan hidup.

Sesibuk apapun Anda, sebaiknya sempatkanlah untuk merawat kaki. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:
  1. Membersihkan kaki menggunakan sikat atau batu apung saat mandi.
  2. Berjalan menggunakan alas kaki, baik dalam kondisi panas maupun dingin.
  3. Merendam kaki pada air hangat seminggu dua kali, ini berguna untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan melancarkan sirkulasi darah.
  4. Setelah mandi oleskan pelembab pada ujung tumit. Bisa juga dilakukan sebelum tidur di malam hari.
  5. Jagalah berat badan Anda. Berat badan juga mempengaruhi karena tumitlah yang menopang tubuh manusia.


Jika Anda menyukai cara tradisional, cara ini bisa Anda lakukan.
  1. Rendam kaki dengan air hangat yang telah dicampur dengan air perasan jeruk lemon. Lalu sikat bagian yang sudah pecah-pecah. Ini akan membantu mengangkat sel-sel kulit mati.
  2. Oleskan minyak zaitun pada ujung tumit lalu bungkus dengan kaus kaki. Lakukan setiap malam, sebelum tidur.
  3. Haluskan beberapa siung bawang putih lalu tambahkan air. Kemudian gunakan sebagai scrub.
  4. Buatlah scrub alami. Caranya dengan menumbuk satu genggan beras lalu campur dengan dua sendok madu. Lalu oleskan pada bagian yang kering dan pecah-pecah. Jika tumit sudah pecah sampai ke dalam dan menembus jaringan epidermis, tambahkan minyak zaitun. Kemudian pijat. Lakuakan dua kali seminggu.


Selamat mencoba. Pastikan kulit tumit tidak pecah-pecah seperti buah durian. Itu terlihat mengecewakan bukan?