12/05/2014

Tips Agar Bayi Mandi Dengan Ceria dan Tidak Menangis

Tips Agar Bayi Mandi Dengan Ceria dan Tidak Menangis


Tips Kesehatan - Membiasakan bayi mandi air dingin sangat baik bagi kesehatannya. Air dingin membuat tubuh anak menjadi bersih dan bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Mandi air dingin juga akan meningkatkan metabolisme tubuh anak untuk meningkatkan produksi panas tubuh yang hilang saat mandi air dingin.

Namun bayi baru lahir sangat berbahaya jika dimandikan air dingin. Karena kulit bayi masih sangat tipis dan pengaturan suhu tubuhnya belum stabil. Bayi bisa terkena hipotermia dan menyebabkan apno, kondisi dimana bayi lupa bernapas.

Sebelum membiasakan bayi mandi air dingin ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syaratnya bayi harus lahir dalam kondisi normal dan sehat. Bayi lahir di usia 9 bulan dan bukan bayi prematur. Berat minimal lahir adalah 2,5 kg. Jika syarat itu terpenuhi, pada usia 2 bulan bayi Anda sudah bisa dimandikan air dingin. Namun jika bayi lahir prematur, sebaiknya baru dikenalkan pada air dingin saat usianya sudah lebih dari 6 bulan. Di usia ini, fisik bayi prematur sudah sempurna, dan daya tahan tubuhnya sudah kuat untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. 

Namun jika anda masih ragu untuk memandikan bayi anda dengan air dingin, maka mandikanlah menggunakan air yang sesuai dengan kulit dan kondisi fisik bayi anda. Beberapa tips agar mandi bayi anda menyenangkan, mungkin anda bisa lakukan beberapa cara dibawah ini

Lakukan Pemanasan Sebelum Memandikan Bayi


Maksudnya pemanasan disini adalah membiarkan bayi anda bermain-main dengan air yang akan digunakan untuk mandinya nanti. Coba ambil ember dan isi dengan air. Dudukkan ia di dekatnya (normalnya, bayi berusia 7 bulan sudah bisa duduk dengan stabil), dan biarkan ia ber’kecipak-kecipuk’ dengan air.

Setelah bayi anda asik bermain air, perlahan anda menyirami punggung sambil ajak bayi anda bersenda gurau dengan air yang sedang dimainkan bayi. Dengan begini, Anda memberikan kesempatan lebih bagi si kecil untuk bereksperimen dengan air dan merasa nyaman dengannya. Ketika waktu untuk mandi tiba, maka dia tidak akan terkejut, dan air tidak lagi menakutkan baginya.

Busa Sabun Mandi untuk Bayi

Sebagian orangtua seringkali menambahkan busa sabun ke dalam jolang, ember, ataupun bak mandi bayi yang sudah siap terisi air. Alasannya, ini akan membantu mengalihkan perhatiannya dan bisa menjadi permainan yang sangat menyenangkan. Namun demikian, jika Anda tidak membilasnya dengan bersih, maka busa sabun bisa menyebabkan iritasi pada jalur tempat keluarnya urin. Iritasi ini dapat membuat si kecil merasa sakit ketika akan buang air kecil (BAK), sehingga seringkali ia akan menahan kencing, dan ini dapat menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius. Sebaiknya berendam dalam gelembung sabun Anda tunda hingga anak Anda mencapai usia 3 tahun.

Suhu Air

Pastikan suhu air yang Anda gunakan sesuai dengan keinginannya – jangan terlalu panas, ataupun terlalu dingin. Oleh sebab itu, jangan terburu-buru memasukkan bayi Anda ke dalam ember/bak mandinya, tapi periksa dulu suhu airnya. Namun demikian, untuk bayi yang sudah berusia 7 bulan,sebenarnya Anda sudah bisa memandikannya dengan menggunakan air dingin, terutama jika ketahanan fisiknya baik.

Jadwal Mandi

Kegiatan mandi dua kali sehari sebaiknya Anda buat sebagai rutinitas dengan jadwal yang tetap setiap harinya. Biasanya untuk usia 7 -12 bulan, jadwal mandi yang bisa Anda gunakan adalah pukul 06.00 – 07.00 di waktu pagi dan 16.00 – 17.00 di waktu sore. Dengan jadwal yang teratur setiap harinya, maka si kecil akan tahu kapan waktu mandi datang dan akan terbiasa.

Mandikan Bayi Ketika Ia Ceria

Memandikan si kecil ketika perasaannya sedang tidak baik bisa membuatnya semakin uring-uringan. Jika moodnya sedang buruk, maka cobalah alihkan dulu dengan kegiatan yang menyenangkannya, baru kemudian Anda mulai memandikannya. Tips #1 bisa Anda praktekkan, karena kebanyakan bayi senang bermain dengan air  

Mainan yang Sesuai

Sediakan mainan yang aman dan sesuai untuk usianya. Pastikan mainan tersebut tidak berbahaya jika terendam dalam air. Selain bisa menyibukkan si kecil, mainan bisa membuatnya memahami bahwa air tidaklah ‘berbahaya dan menakutkan’ seperti anggapannya.

Artikel Menarik Lainnya