12/19/2014

Dampak Kekurangan Gizi Saat Kehamilan

Firdaus45.com - Bahaya kekurangan gizi pada ibu hamil - Gizi adalah suatu proses organisme menggunakan makanan yang dikonsumsi secara normal melalui proses degesti, absorbsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme dan mengeluarkan zat – zat yang tidak digunakan untuk mempertahankan kehidupan, pertumbuhan dan fungsi normal organ – organ serta menghasilkan energi (Kristiyanasari W, 2010). 

Seorang wanita memerlukan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan proses – proses yang unik yang dialami oleh seoarang wanita yaitu saat menstruasi dan saat terjadinya kehamilan. Apalagi saat wanita tersebut sedang dalam keadaan hamil, tentu saja nutrisi yang dibutuhkan dua kali lebih banyak untuk kesehatan ibu hamil dan juga untuk pertumbuhan janin yang dikandungnya, dan juga untuk persiapan diwaktu melahirkan dan juga saat nifas. Dan tentunya sebagai seorang wanita normal ingin hamil dalam kondisi yang sehat, nyaman, dan bahagia begitu juga sewaktu melahirkan pastinya ingin melahirkan secara normal dan sehat baik ibu maupun bayi yang telah dilahirkan. Adapun dampak – dampak yang terjadi pada ibu hamil yang mengalami kekurangan nutrisi atau kekurangan gizi, antara lain :



Dampak saat kehamilan

Anemia
Anemia adalah kondisi dimana kadar Hb (hemoglobin) dalam darah dibawah batas normal. Hal ini biasanya disebabkan karena kurangnya asupan zat besi dalam tubuh, anemia ini umumnya sering terjadi pada ibu hamil. Ibu hamil yang kurang zat besi biasanya mengeluhkan sering mengalami pusing, lemah, letih, lesu, gampang capek.

Anemia pada ibu hamil ini berdampak buruk pada kesehatan janin juga ibu hamil. Anemia pada ibu hamil ini bisa mengakibatkan abortus (keguguran), kematian janin, terhambatnya pertumbuhan janin, kecacatan pada janin, dan BBLR ( berat bayi lahir rendah ). Untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan tersebut maka zat besi dalam tubuh harus terpenuhi apalagi untuk ibu hamil khususnya, yaitu dengan cara istirahat yang cukup, mengkonsumsi tablet tambah darah saat kehamilan, makan – makanan yang bergizi yang banyak mengandung zat besi misalnya : kangkung, pepaya, bayam, daging, hati ayam, susu, dll.

KEK ( Kekurangan Energi Kalori )
KEK adalah kondisi dimana berat ibu hamil kurang memenuhi kebutuhan ( terlalu kurus ). KEK ini bisa ditentukan dengan mengukur LILA (lingkar lengan atas). LILA (lingkar lengan atas) normal pada ibu hamil minimal 23,5 cm. Ibu hamil yang mengalami KEK diperkirakan akan melahirkan bayi dalam kondisi BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah) dan bayi yang dalam kondisi beratnya kurang akan mempunyai resiko – resiko yang fatal misalnya : gizi kurang pada bayi, kematian bayi, gangguan terhapad pertumbuhan anak dan juga gangguan terhadap perkembangan fisik maupun perkembangan otak anak. Untuk itu ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi jumlah energi kalori yang cukup (nasi, ubi, dll) dan juga vitamin – vitamin serta mineral yang ada dalam buah – buahan, sayur – sayuran, lauk – pauk maupun dalam susu.

Dampak saat Persalinan
Ibu dengan kondisi kekurangan nutrisi beresiko persalinan sulit atau lama, melahirkan bayi dalam kondisi premature (lahir belum cukup bulan), terjadinya perdarahan pada ibu sesudah melahirkan, Dan biasanya saat persalinan ibu juga kekurangan tenaga untuk mengejan saat terjadinya proses persalinan sehingga melahirkan dengan cara operasi cenderung tinggi bagi ibu hamil yang kekurangan nutrisi.

Dampak saat nifas
Saat nifas, ibu memerlukan banyak nutrisi dimana nutrisi tersebut digunakan sebagai tenaga pemulihan sesudah melahirkan. Biasanya ibu yang kekurangan nutrisi diwaktu nifas akan mengalami pusing, mata berkunang – kunang, lemah, letih, lesu, demam, mudah terkena infeksi, terhambat proses kembalinya kandungan dalam ukuran semula dan juga terhambatnya penyembuhan luka saat terjadi persalinan. Dimasa ini ibu nifas dilarang untuk berpantangan dalam mengkonsumsi makanan karena bisa mengakibatkan hal – hal tersebut dan juga bisa berdampak kematian pada ibu nifas. Pada saat nifas ini protein yang tinggi lah yang dibutuhkan untuk proses penyembuhan luka, protein tersebut antara lain: daging, telur, ikan, susu, tahu, tempe, dll. Selain itu ibu nifas juga memerlukan bnyak vitamin dan mineral yang terkandung dalam sayur – sayuran dan buah – buahan untuk menjaga stamina atau kondisi ibu nifas saat pemulihan dan agar susu yang diproduksi oleh ibu nifas berkualitas tinggi.

Dampak pada bayi atau janin
Ibu hamil yang kekurangan gizi atau nutrisi juga berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan janin yang dikandungannya. Janin yang kekurangan gizi biasanya akan mengalami penghambatan dalam tumbuh kembang dalam janin, serta dapat mengakibatkan keguguran. Selain itu juga akan terjadi BBLR pada bayi saat dilahirkan, bayi tampak kurus dan mudahnya terkena infeksi karena sistem kekebalan tubuh pada bayi berkurang.

Salah satu cara untuk mencegah kekurangan gizi pada ibu hamil yaitu dengan mengkonsumsi makanan sehat kaya gizi selama masa kehamilan. Saat sedang hamil, seorang ibu hami hendaknya mengkonsumsi beraneka macam jenis makanan yang memiliki nutrisi lengkap yang diperlukan pada masa kehamilan. Akan tetapi, bagi ibu hamil bukan porsi makan yang harus banyak dengan beranggapan bahwa makanan yang sedang dimakan untuk dua orang. Ini merupakan sebuah anggapan yang keliru. Bukan jumlah makanan yang sebenarnya dibutuhkan oleh bayi dalam kandungan, akan tetapi nutrisi yang mereka serap dari hasil apa yang telah si ibu makan. Jika anda khawatir, bukan makan dengan jumlah banyak yang menjadi solusi, akan tetapi makanlah dengan porsi yang cukup, penuh nutrisi dengan intensitas yang lebih sering. (Baca: Jenis makanan yang sangat bagus dikonsumsi oleh ibu hamil )