11/19/2014

Cara Merawat dan Cara Memandikan Bayi Dengan Benar


Cara Merawat dan Cara Memandikan Bayi Dengan Benar


Tujuan Memandikan Bayi

Firdaus45 - Memandikan bayi yang benar adalah cara ibu untuk membuat bayinya bersih dengan cara dimandikan dengan cara yang benar sesuai petunjuk/prosedur. Merawat tali pusat adalah kegiatan yang merawat tali pusat dengan benar untuk mencegah infeksi pada tali pusat bayi baru lahir sampai tali pusatnya lepas. Mungkin bagi ibu yang baru melahirkan akan merasa takut jika harus memandikan bayinya sendiri, terkadang si ibu membutuhkan bantuan orang lain yang lebih berpengalaman dalam hal memandikan bayi. Namun, apakah selamanya kita akan bergantung kepada orang lain dalam hal memandikan bayi? tentu saja tidak, sebagai seorang ibu harus berani mengambil keputusan dalam segala hal dengan meminimalisir segala resiko yang akan terjadi. Untuk itu, perlu dipahami secara cermat bagaimana memandikan bayi dengan benar dan membuat bayi merasa nyaman saat dimandikan. 

Berikut Beberapa Cara Memandikan Bayi dengan Benar Sekaligus Merawat Tali Pusar Bayi Yang Baru Lahir

  • Cucilah tangan sebelum memulai memandikan bayi anda
  • Persiapkan alat-alat atau perlengkapan si bayi misal seperti dibawah ini,
  • Pakaian bayi lengkap (baju, gurita, popok, kain bedong, kaos kaki, sarung tangan dan topi)
  • Handuk
  • Sabun bayi
  • Waslap 2 buah
  • Shampoo bayi
  • Baby oil, baby lotion, baby cologne
  • Bedak
  • Minyak telon
  • Kassa
  • Kapas mata (dibasahi dengan air matang)
  • Sisir
  • Kom sedang 2
  • Cotton buds
  • Bak mandi
  • Air panas   
  • Mengisi air dingin ke dalam bak mandi bayi kira-kira 10-15 cm dari dasar bak mandi, kemudian tambahkan air panas hingga hangat-hangat kuku (cek dengan siku).
  • Mengalas tempat tidur/ meja dengan handuk atau meletakkan handuk pada dada petugas.
  • Mengatur pakaian bayi yang bersih sesuai dengan urutan. (bedong, baju bayi, popok, gurita, topi, kaos kaki, kaos tangan).
  • Membuka pakaian bayi sambil memeriksa apakah bayi BAK/BAB, kemudian bayi dibedong.
  • Membasahi rambut bayi kemudian diberi shampo.
  • Bilas rambut bayi hingga bersih, lalu keringkan dengan handuk (membilas bisa dilakukan dengan membawa bayi mendekati bak kemudian dibilas, atau dapat dibilas saat bayi dimandikan).
  • Membersihkan mata bayi dengan kapas mata yang sudah dibasahi dengan air matang dari arah luar ke dalam.
  • Membersihkan hidung dan telinga bayi dengan cotton buds.
  • Membersihkan mulut bayi dengan kassa.
  • Membersihkan muka, telinga bayi dengan menggunakan waslap, keringkan dengan handuk.
  • Membuka kain bedong, basahi tubuh bayi dengan waslap, kemudian menyabuni tubuh bayi dengan urutan tubuh, paha, kaki, kedua lengan bagian depan dan belakang, lalu miringkan bayi dan menyabuni tubuh bagian belakang.
  • Membersihkan tubuh bayi dari sabun dengan menggunakan waslap hingga bersih.
  • Gendong bayi ke dalam bak mandi dengan cara pegangi bayi sedemikian rupa sehingga lengan kiri ibu berada di bawah tengkuknya dan jari-jari tangan kiri mencengkeram disekitar ketiak.
  • Bersihkan tubuh dalam bak mandi daerah leher, tengkuk, telinga luar, tubuh bayi serta lipatan-lipatan tubuh secara hati-hati.
  • Tengkurapkan bayi dengan hati-hati dan bersihkan anggota tubuh bagian belakang. Setelah bersih terlentangkan kembali.
  • Mengangkat bayi dan selimuti dengan handuk, keringkan tubuh bayi secara perlahan-lahan dengan cara menekan-nekan handuk pada tubuh bayi.
  • Rawat tubuh bayi dengan baby oil pada lipatan-lipatan (leher, ketiak, lengan, selangkangan, dengkul) dan beri minyak telon sekitar perut, dada dan punggung, serta beri baby lotion pada daerah lengan dan kaki. Bila tali pusat belum lepas, bungkus tali pusat dengan kassa steril kering.
  • Kenakan baju bayi dimulai dari gurita (gurita berfungsi untuk fiksasi/pengikat tali pusat, jadi apabila tali pusat sudah lepas gurita tidak perlu digunakan lagi), popok, baju bayi, kaos kaki, kaos tangan, dan bungkus bayi dengan bedong.
  • Sisiri bayi, beri bedak tipis-tipis dan jangan terkena mata atau hidung, lalu beri topi.
  • Tidurkan bayi pada tempat yang aman.
  • Rapikan/bereskan peralatan yang telah digunakan.
  • Cuci tangan lalu dikeringkan. 


Sedangkan Cara Merawat Tali Pusar Dengan Benar

Selama waktu tali pusat bayi Anda belum puput, adalah penting untuk menjaga daerah tersebut bersih dan kering .
Apa yang harus dilakukan!
  • Cuci tangan Anda sebelum menyentuh tali pusat bayi Anda. (Kuman dapat tularkan melalui tangan Anda.)
  • Bersihkan sekitar area ‘udhel’ bayi setidaknya sekali setiap hari atau lebih sering jika kabel nya terlihat lengket atau basah, bisa dengan menggunakan air matang hangat.
  • Keringkan area yang diolesin air hangat tadi. kering menggunakan tissue atau kassa steril. (Jangan menggunakan bola kapas kering karena dapat meninggalkan serat pada tali pusat-nya.)
  • Biarkan tali pusat bayi Anda terbuka. Talikan popoknya di bawah udhel dan Juga menggulung kemejanya di atas pusat untuk memungkinkan udara beredar secara bebas di daerah tapi pusat/udhel.
      

Tanda bahaya infeksi tali pusar

Ada beberapa gejala yang menandakan bayi baru lahir Anda terkena infeksi tali pusat, seperti:
  • Tercium bau.
  • Timbul ruam merah atau bengkak di sekitar pangkal tali pusat.
  • Bisa disertai nanah atau cairan lengket jernih.
  • Pada beberapa kasus disertai keluhan sistemik, seperti demam, malas minum dan lain-lain.


Jika bayi baru lahir Anda terdeteksi mengalami infeksi tali pusat, segera lakukan beberapa hal ini:
  • Segera periksakan bayi Anda ke dokter. Bila telah terjadi infeksi akan diberikan antibiotika suntik dan terapi lokal untuk mengurangi jumlah bakteri di sekitar pusar.
  • Menghindari kontak langsung dengan air kencing bayi karena air kencing tersebut adalah salah satu penyebab timbulnya infeksi pada tali pusat bayi. Itu sebabnya, memakaikan popok sekali pakai sebaiknya di bawah pusar.
  • Merawat tali pusat dengan prinsip bersih dan kering. Jadi, saat memandikan bayi, tali pusat juga digosok dengan air dan sabun, lalu dikeringkan dengan handuk bersih terutama daerah tali pusat yang masih berwarna putih di bagian pangkalnya (tali pusat yang bermuara ke perut bayi). Bagian pangkal ini bisa dibersihkan dengan cotton budpovidone yodine) dan biarkan terbuka sehingga cepat mengering, atau dibungkus dengan kasa kering.


Bunda memang perlu waspada ketika muncul gejala-gejala aneh pada tubuh atau kondisi bayi, agar risiko bisa diminimalisir.  
Apa yang TIDAK untuk dilakukan!
  • Jangan menutupi pusat bayi Anda dengan apa pun, karena hal ini dapat meningkatkan kemungkinan infeksi dengan tidak membiarkan tali pusat benar-benar kering.
  • Hindari sesatu menggesek tali pusat bayi Anda, seperti popoknya atau pakaian.
  • Jangan pernah mencoba untuk menarik tali pusat bayi Anda. Biarkan dia jatuh atau puput secara alami, bahkan jika itu hanya tinggal tergantung seperti benang.
  • Jangan menaruh minyak, lotion atau bubuk pada atau sekitar tali pusat bayi Anda.


Kapan Anda harus ke dokter?

Jika Anda melihat salah satu dari berikut :
  • Wilayah atau arrea sekitar tali pusat memerah atau meradang.
  • Pembengkakan di sekitar pusat bayi Anda.
  • Nanah keluar terus menerus walaupun sudah di bersihkan.
  • Adanya perdarahan Aktif yang tidak berhenti dengan cepat.
  • Bau dari tali pusat yang tidak hilang walaupun Anda sudah membersihkan dan mengeringkan.
  • Tanda-tanda bahwa daerah ini menyakitkan bagi bayi Anda.
  • Jika bayi demam.
  • Sebelum 'mengobati' tali pusat bayi Anda dengan apa pun.
Loading...

Artikel Menarik Lainnya