11/12/2014

Tujuan Dan Manfaat Pemberian ASI Secara Eksklusif

Tujuan Dan Manfaat Pemberian ASI Secara Eksklusif

Firdaus45 - ASI Eksklusif adalah pemberian nutrisi kepada bayi berupa air susu ibu yang diberikan untuk bayi sejak baru lahir sampai bayi berusia 6 bulan tanpa campuran makanan pendamping dan minuman pendamping lainnya. Untuk pemberian makan Bayi Usia 6-12 Bulan, hanya dengan ASI saja sudah tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi tersebut. Dibutuhkan makanan pendamping agar tumbuh kembang bayi tidak terhambat. Tetapi, Pemberian ASI Sebaiknya dilakukan sampai usia bayi genap 2 tahun. 

Dalam islam, Pemberian ASI secara eksklusif ini dianjurkan untuk diberikan kepada bayi dalam jangka waktu setidaknya selama 2 tahun. Tetapi, seiring bertambahnya usia bayi maka kebutuhan gizi tidak bisa dipenuhi dengan hanya memberikan ASI saja, harus ada makanan pendamping asi agar kebutuhan gizi bayi dapat terpenuhi. ASI Eksklusif dalam ilmu medis diberikan selama bayi baru lahir sampai berusia sekitar 6 bulan.

Tujuan Pemberian ASI Eksklusif

Tujuan pemberian ASI kepada bayi tidak lain karena kebutuhan gizi yang utama bagi bayi baru lahir. Selain itu, pemberian ASI secara eksklusif saat bayi baru lahir dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan kekebalan tubuh bayi terhadap berbagai macam jenis penyakit yang mungkin dapat menyerang saat usia bayi masih rawan terkena penyakit. Selain untuk kekebalan tubuh, ternyata memberikan ASI secara eksklusif saat bayi baru lahir dapat membuat perasaan bayi menjadi nyaman, aman dan meningkatkan ikatan emosional antara ibu dan bayi.

Peranan Pemberian ASI Terhadap Pertumbuhan Bayi

Menurut penelitian yang dilakukan tim dari Unervitas Of Illionis yang dipimpin oleh Profesor Sharon Donovan, Pemberian asi secara eksklusif dapat menginduksi pembentukan gen yang berbeda-beda pada bayi jika dibandingkan dengan susu formula.

Walaupun bayi-bayi dalam kedua kelompok studi tersebut nampak sama dalam pertumbuhan dan perkembangannya, peneliti mengetahui bahwa bayi-bayi yang diberikan ASI memiliki risiko sakit lebih rendah yang dikarenakan adanya komponen imun-protektif pada ASI.

Pemberian ASI secara eksklusif juga mempengaruhi perkembangan saluran cerna bayi. Bayi yang diberikan ASI secara eksklusif memiliki saluran pencernaan yang baik terutama pada daerah usus. Hal ini ditunjukkan pada penelitian terhadap sel-sel usus yang diisolasi dari feses bayi, 12 bayi yang dberikan ASI dan 10 bayi yang diberikan susu formula, siklus sel-sel usus yang berlangsung hanya tiga hari ini dapat memberikan gambaran bagaimana perkembangan jutaan sel-sel usus dari mulai yang sederhana sampai sel-sel yang telah terdeferensiasi dan telah menunjukkan fungsinya terlihat bahwa perkembangan sel-sel usus bayi yang diberikan ASI lebih baik, di mana hal ini sangat penting karena saluran cerna pada bayi akan berkembang secara signifikan karena adanya respons makanan.

Perkembangan sel-sel usus ini juga berperan dalam menjaga keseimbangan bakteri di saluran cerna karena seiring pertumbuhannya maka bakteri juga mulai muncul dalam saluran cerna bayi, sehingga saluran cerna perlu belajar dalam mengenali bakteri dan virus yang tidak baik bagi saluran cerna.

Dan yang tidak kalah pentingnya dalam pertumbuhan bayi adalah kemampuan saluran cerna dalam mengenal protein makanan sehingga tidak mengenalnya sebagai benda asing dan membentuk respons imun terhadapnya, karena apabila tahap ini terganggu maka bayi bisa mengembangkan dan mengidap alergi terhadap makanan berprotein.

Cara Memperbanyak Produksi ASI

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh para ibu menyusui untuk melakukan cara tips agar ASI banyak dan berlimpah yaitu dengan :
  • Menyusui sesering mungkin.
  • Motivasi yang kuat untuk menyusui bayi.
  • Pemeriksaan payudara untuk meningkatkan produksi ASI juga dapat direncanakan dari jauh-jauh hari.
  • Penggunaan BH yang terlalu sempit akan mempengaruhi produksi ASI.
  • Segera sehabis melahirkan maka sang bayi langsung diperkenalkan dengan payudara ibu atau lebih dikenal dengan istilah Inisiasi Menyusui Dini IMD.
  • Untuk mengatasi keterbatasan ASI perbanyaklah makan daun katuk, bayam, daun turi (sayuran hijau lainnya) yang banyak mengandung zat untuk memperbanyak produksi ASI.
Tags: #Bayi  #GiziBayi #MakananBayi #PerkembanganBayi #MerawatBayi
Loading...

Artikel Menarik Lainnya