11/29/2017

Bila Memberikan ASI Lewat Botol. Ketahuilah Bagaimana Cara Mensterilkan Botol Susu Bayi

Firdaus45.com - Botol susu adalah salah satu perlengkapan bayi yang paling sering digunakan. Oleh karena itu menjaga kebersihan dari botol susu juga harus diperhatikan agar si kecil tidak terkena diare.

Membeli botol susu seharusnya disesuaikan dengan usia bayi agar bayi dapat dengan mudah beradaptasi dengan botol susunya. Karena setiap botol susu memiliki ukuran masing-masing, baik dari segi jumlah, lobang dot, dan kelenturannya.

Selain itu, perhatikan juga bahan dasar pembuatan botol susu. Bila Anda memilih botol susu berbahan plastik, pastikan bahwa plastik yang digunakan sebagai bahan dasar botol susu tidak membahayakan bagi kesehatan bayi. 

Jenis plastik yang paling aman dan sesuai untuk botol susu bayi adalah Polypropylene atau PP karena dinilai paling aman dari segi bahan kimia yang terkandungnya. Untuk menentukan jenis plastiknya anda dapat melihat kode yang tertera di botol susu bayi yang akan anda pilih. Selain memperhatikan jenis bahan plastik yang digunakan dalam botol susu bayi penting untuk anda dalam memperhatikan cara dalam mensterilkan botol susu bayi.

Rutin membersihkan botol susu merupakan salah satu bentuk kasih sayang kita sebagai orang tua kepada si kecil. Namun, membersihkan saja tidak cukup, karena tidak menutup kemungkinan cara kita membersihkan botol susu tidak cukup bersih untuk menghilangkan kuman-kuman penyebab diare yang masih menempel di botol susu meskipun telah dibersihan.

Imunitas tubuh bayi yang masih rentan adalah alasan utama buat para orang tua untuk sensitif dengan masalah-masalah seperti ini. 

Pada umumnya ada beberapa cara yang dapat anda lakukan dalam mensterilkan botol susu bayi yaitu :

1. Metode Perebusan 
Ketika anda memilih untuk mensterilkan botol susu bayi dengan cara merebus yang harus perhatikan terlebih dahulu adalah jenis plastik botol bayi karena jenis Polikarbonat (PC) akan melepaskan residu senyawa kimia apabila direbus. Plastik jenis ini akan melepaskan residu yang berbahaya bagi kesehatan bayi anda yaitu jenis bisfanol yang akan membahayakan sistem hormon tubuh. Apabila jenis plastik botol susu anda memang aman untuk dilakukan strelisasi dengan cara perebusan maka hal yang dapat anda lakukan adalah dengan menyediakan panci besar dengan penutupnya. Isi panci dengan air secukupnya yaitu ketika botol susu bayi sudah tenggelam di dalam panci tersebut. Pastikan tidak ada gelembung udara yang terperangkap di dalam botol dan dot, kemudian tutup panci dan didihkan kurang lebih 10 menit.

2. Mengunakan Microwave
Banyak botol susu bayi dapat disterilisasi menggunakan microwave. Hanya dibutuhkan waktu 90 detik untuk mensterilkan botol susu bayi anda dalam menggunakan microwave. Jangan menutup botol susu selama melakukan sterilisasi microwave karena tekanan dapat terjadi di dalamnya.Hati-hati saat melepas tutup microwave pada saat strealisasi uap karena masih menyimpan panas setelah strealisasinya. Keuntungan utama dari sterilisi microwave adalah tidak ada bau atau rasa tersisa setelah metode ini. Selain itu jika anda dapat menyimpan dengan cara yang tertutup akan membantu dalam menjaga botol susu anda dalam keadaan steril selama 3 jam.

3. Metode Air Dingin 
Anda dapat membeli peralatan sterilisasi khusus untuk sterilisasi air dingin atau anda dapat menggunakan wadah plastik dengan tertutup. Jika Anda menggunakan ember atau wadah untuk menstrerilkan botol susu periksa bahwa peralatan yang anda gunakan bersih. Hal yang harus anda perhatikan selanjutnya adalah tidak ada gelembung udara yang tersisa di botol dan menjaga semuanya terendam selama minimal 30 menit untuk mensterilkan secara optimal. Bagi anda yang akan mensterilkan botol susu hal yang penting yang terkadang luput dari perhatian anda adalah kebersihan tangan anda kemudian alat alat yang akan digunakan seperti sikat botol dan juga cara membilasnya, pastikan deterjen yang anda gunakan bersih dan tidak membekas di botol susu.


Itulah beberapa cara yang dapat Bunda pilih untuk mensterilkan botol susu bayi kita. Semoga bermanfaat.

0 komentar

Post a Comment