10/01/2017

Cara Mencegah Leukemia Pada Anak

Firdaus45.comLeukemia merupakan kanker sel darah yang dimulai di sumsum tulang. Setidaknya ada 2000-3000 anak yang mengidap kanker darah atau leukemia ini setiap tahunnya.

Di Amerikat serikat, leukemia adalah kanker yang paling umum diidap oleh anak-anak.

Menurut American Cancer Society, tidak ada cara yang diketahui untuk mencegah sebagian besar kanker masa kanak-kanak pada saat ini.

Karena kebanyakan orang dewasa dan anak-anak dengan leukemia tidak mengetahui faktor risiko yang sebenarnya, pencegahan  pengembangan leukemia tidak pasti, namun Anda mungkin akan tertarik dengan beberapa metode berikut  ini untuk mencegah leukemia menyerang anak Anda.

A. Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah menghindari faktor resiko leukemia
Menhindari faktor resiko penyebab leukemia dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya yaitu:

1. Jauhkan anak Anda dari radiasi dosis tinggi. 
Anak yang terpapar radiasi dengan dosis tinggi sangat beresiko terkena leukemia. Sebagai contoh adalah korban bom di jepang dan ledakan nuklir di rusia. Paparan radiasi atom meningkatkan kemungkinan penduduk di sana terkena leukemia.

Tidak hanya pada dosis yang tinggi, paparan radiasi dengan dosis yang rendah seperti sinar-x, CT scan, atau radioterapi juga terdapat kemungkinan seorang anak menderita penyakit leukemia.

Oleh sebab itu, sebaiknya hindari paparan radiasi dosis rendah ini secara berulang-ulang pada res dan perawatan.

2. Jauhkan anak Anda dari paparan benzene. 
Benzene adalah bahan kimia untuk memproduksi bahan kimia lain seperti bensin, pelumas, dan pestisida.

Benzene memili aroma yang manissehingga dapat diserap dengan mudah oleh hidung. Bisa juga menembus kulit saat terpapar.

Orang yang terpapar benzena memiliki kemungkinan besar menderita AML (acute myeloid leukemia).

Jauhkan diri Anda dan anak Anda pada area-area yang memiliki paparan benzena cukup tinggi, seperti di area pom bensin, pabrik rokok dll.

3. Tahanlah diri Anda, Usahakan jangan merokok di dekat anak Anda.
Di dalam asap rokok, terdapat paparan benzena, dan juga bahan radioaktif lainnya yang dapat membahayan kesehatan Anda sendiri dan orang lain disekitar Anda yang menghirup asap rokok.

Saran terbaik untuk perokok adalah berhenti merokok sekarang dan menyelamatkan nyawa orang lain juga. Bagi non-perokok, hindari asap rokok dengan segala cara.

4. Waspadalah terhadap risiko yang terkait dengan beberapa jenis kemoterapi. 
Penderita kanker yang diobati dengan metode kemoterapi akan memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker sekunder seperti AML yang dapat berkembang dalam kurun waktu 5-10 setelah pengobatan atau kemoterapi.

Agen alkilasi kebanyakan merupakan penyebab kanker sekunder yang disebabkan oleh kemoterapi. Obat ini menempel pada gugus alkil yang mengganggu DNA sel.

Ada peningkatan kejadian leukemia dengan kelompok obat ini.

Dianjurkan untuk membahas rencana perawatan dengan hati-hati dengan dokter saat menjalani kemoterapi.

5. Jangan minum alkohol selama kehamilan. 
Beberapa penelitian menemukan bahwa ibu yang minum alkohol selama kehamilan dapat meningkatkan risiko pengembangan leukemia pada anak mereka yang belum lahir.

Sumber: cancer.org, webmd.com, lls.org, empowher.com

0 komentar

Post a Comment