Tanda-tanda Leukimia yang Menyerang pada Anak

Firdaus45 - Leukimia adalah penyakit kanker yang menyerang darah khususnya pada sel darah putih. 

Leukimia juga tidak mengenal usia, baik tua muda maupun yang masih balita juga dapat terkena penyakit ini. 

Untuk itu, sebagai orang tua sudah sepantasnya bagi kita harus selalu waspada terhadap kesehatan anak kita. 

Terlebih lagi untuk penyakit yang satu ini, bila segera ditangani dengan baik, maka harapan sembuh sangat besar sekali. 

Berikut ini beberapa tanda leukemia pada anak-anak:

Demam dan mudah terkena infeksi
Penderita leukimia akan mudah sekali terkena infeksi karena memiliki sel darah putih yang abnormal.

Pada kondisi normal sel darah putih bertugas untuk melindungi tubuh dari ancaman infeksi, kini tidak lagi demikian. 

Karena fungsinya yang tidak normal lagi, mengakibatkan anak jadi rentan terkena infeksi yang berujung pada demam. Seperti kita ketahui bahwa demam merupakan indikasi bahwa tubuh sedang berusaha melawan penyakit, salah satunya akibat infeksi.

Demam dan infeksi adalah tanda awal leukemia, tidak mudah memang membedakan dengan demam lainnya seperti flu. Tapi demam pada leukemia biasanya lebih dari 38 derajat celcius yang berlangsung beberapa hari dan sering terjadi.

Anemia
Anemia adalah suatu kondisi tubuh saat kekurangan sel darah. Anak-anak yang menderita penyakit leukimia umumnya akan mengalami yang ditandai dengan muka pucat, lemas, gampang lelah dan juga sesak napas.

Nyeri tulang
Nyeri tulang yang dimaksudkan disini bukanlah nyeri tulang akibat terkena benturan atau kecapean. 

Pada kondisi tertentu, rasa nyeri akan semakin memburuk karena sumsum tulangnya menghasilkan sel-sel darah putih dengan jumlah yang sangat banyak (abnormal)

Pembengkakan Kelenjar
Penyakit leukimia juga ditandai dengan pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Pembengkakan ini biasanya dapat dilihat pada area sekitar leher, pangkal paha, dada, dan juga ketiak.

Kelenjar getah bening yang membengkak pada umumnya disebabkan karena akumulasi sel-sel darah putih yang abnormal.

Bedanya dengan bengkak kelenjar pada sakit lainnya adalah pada anak leukemia berlangsung selama beberapa hari berbeda dengan bengkak karena sakit flu.

Mudah memar dan berdarah.
Anak-anak leukemia gampang sekali berdarah dan memar yang merupakan tanda tingkat pembekuan darahnya rendah, trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku yang diproduksi oleh sumsum tulang. Rendahnya tingkat trombosit dalam tubuh dapat mengakibatkan keterlambatan dalam pembekuan darah sehingga anak-anak leukemia gampang berdarah untuk periode yang sering.

Gejala lainnya adalah mimisan, perdarahan gusi, kesulitan bernapas, kehilangan nafsu makan, berat badan rendah, sakit kepala, hati dan limpa membesar, keringat berlebihan pada malam hari dan munculnya bintik-bintik merah kecil pada kulit, yang dikenal sebagai petechiae.

Diagnosis leukemia dilakukan dengan pemeriksaan fisik, tes darah darah lengkap, CT scan, MRI, biopsi sumsum tulang, apusan darah tepi, dan analisis cytogenic dan tekan tulang belakang.

Pilihan pengobatan kanker yang biasa tersedia untuk leukemia adalah kemoterapi, terapi radiasi, transplantasi sumsum tulang dan terapi biologi.

Loading...

No comments

Haid