8/07/2017

Tips Membuat Gusi Agar Nampak Merah dan Bersih

Firdaus45.com - Gusi yang sehat adalah gusi yang berwarna merah jambu. Agar gusi memperoleh warna merah jambu, diperlukan beberapa perawatan yang rutin dilakukan. 

Pada artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara membuat dan menjaga gusi agar tetap sehat.

Setidaknya ada empat cara perawatan harian untuk memperoleh gusi berwarna merah jambu dan sehat.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengosok gigi secara rutin. Pada saat menggosok gigi, perhatikan beberapa hal berikut ini

Tips Membuat Gusi Agar Nampak Merah dan Bersih

1. Gunakan pasta gigi yang tepat. Memilih dan menggunakan pasta gigi murah dalam rangka berhemat mungkin menggoda. Namun hal yang harus dipertanyakan adalah, apakah dengan pasta gigi murah tersebut dapat menjaga kesehatan gusi?

Bila ragu, sebaiknya pilihlah pasta gigi yang memang benar-benar diperuntukkan untuk merawat gusi Anda. Bila memang harus dengan harga yang sedikit mahal, maka tidak ada salahnya daripada harus menggunakan pasta gigi yang murahan namun gusi tidak terjaga kesehatannya.

2. Pilihlah sikat gigi yang direkomendasikan. Saat ini, banyak sekali pilihan sikat gigi yang mungkin menarik perhatian karena bentuk dan keunikannya. Akan tetapi hal harus diperhatikan dalam memilih sikat gigi adalah 
  • Pilihlah sikat gigi yang mudah digerakkan dan yang terpenting adalah dapat menjangkau seluruh bagian mulut.
  • Pilihlah sikat gigi dengan bulu lunak atau lembut, karena sikat gigi dengan bulu keras akan merusak gusi, 
  • Carilah sikat gigi dengan bulu-bulu berujung bulat.
  • Bila ada, pilihlah sikat gigi elektrik yang dapat bergerak melingkar

3. Gosok gigi sebelum makan setidaknya dua kali sehari. Secara tradisional, banyak orang menganggap bahwa menggosok gigi setelah makan adalah hal yang benar, tujuannya adalah untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang masih menempel pada sela-sela gigi.

Namun, beberapa dokter gigi justru menyarankan agar menggosok gigi sebelum makan. Menurut mereka, menghilangkan plak pada gigi lebih penting daripada hanya menghilangkan sisa makanan.

Menggosok gigi setelah makan memang dapat mencegah kerusakan gigi dan juga gusi. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk menggosok gigi setidaknya tiga kali sehari. 

4. Gosoklah gigi kurang lebih selama 2 menit. Banyak orang mengeluh telah menggosok gigi akan tetapi masih mengalami gusi bengkak. Untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan juga gusi, setidaknya membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama dalam menggosok gigi. 

Gosoklah gigi secara menyeluruh dan jangan terburu-buru. Bagilah area gosok menjadi empat bagian, kiri atas, kanan atas, kiri bawah, dan kanan bawah. Gosok setiap bagian selama setidaknya 30 detik untuk memastikan penggosokan cukup lama dan meliputi seluruh bagian mulut.

5. Jangan menggosok gigi terlalu sering atau keras. Menggosok gigi dianjurkan sebanyak 3 kali dalam sehari dan jangan berlebihan dalam menggosok gigi. Lakukan dengan lembut agar gusi tidak terlalu terkena tekanan oleh sikat gigi. Bila gusi terlalu sering terkena gosokan sikat gigi juga akan membuat gusi dan gigi menjadi rusak.

6. Gosoklah gigi Anda dengan cara yang benar. Memang belum ada patokan yang pasti, akan tetapi cara kita menggosok gigi mungkin juga belum tentu benar. Oleh karena itu, ada beberapa saran dalam menggosok gigi agar memperoleh gusi yang merah dan bersih.

Berikut ini adalah beberapa tips mudah dalam menggosok gigi agar gusi bersih dan nampak berwarna merah muda.
  • Saat menggosok gigi, Posisikan sikat gigi pada sudut 45° terhadap garis gusi.
  • Panjang gerakan sikat gigi seharusnya sepanjang tinggi satu gigi.
  • Gosok dengan lembut namun tegas.
  • Terlalu menekan dapat menyebabkan pengikisan email gigi serta resesi gusi.
  • Bersihkan permukaan dalam gigi dengan gerakan ke atas dan bawah.
  • Ingat, gosok juga permukaan lidah.

7. Gantilah dengan yang baru sikat gigi anda bila sudah lama terpakai. Semakin sering digunakan, bulu sikat gigi akan semakin rusak dan berkurang sehingga sudah tidak lagi efektif untuk membersihkan gusi dan gigi. Sikat gigi yang sudah lama terpakai akan sangat dimungkinkan menjadi sarang berbagai jenis bakteri mulut. 

Jadi jangan pernah ragu untuk mengganti sikat gigi Anda. Banyak dokter gigi menganjurkan agar mengganti sikat gigi bila sudah dipakai 3-4 bulan. Tidak harus sesuai dengan anjuran tersebut tapi jangan terlalu lama, bila ingin mengganti sikat gigi 2 minggu sekali juga diperbolehkan.

Membersihkan gusi menggunakan Benang Gigi
Ada banyak sekali jenis dan merek benang gigi yang dapat anda pilih sebagai pilihan membersihkan gusi.

Beberapa jenis benang gigi yang umum dijual dipasaran yaitu nilon, filament tunggal, baik yang tanpa rasa sampai yang mengandung rasa mint.

Pergunakanlah benang gigi sekali sehari. Menggunakan benang gigi mungkin akan terasa geli dan sakit pada gusi yang terkena gesekan benang. 

Beberapa orang mengatakan bahwa menggunakan benang gigi sebenarnya lebih penting untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi daripada menggosok gigi.

  • Meskipun terlalu sering menggosok gigi dapat merusak gusi, terlalu sering menggunakan benang gigi tidak menyebabkan kerusakan apa pun.
  • Benang gigi dapat digunakan kapan saja—pagi atau malam, sebelum atau sesudah makan. Pastikan saja benang gigi digunakan setidaknya satu kali sehari.

Gunakan benang gigi dengan teknik yang benar. American Dental Associationmenyediakan panduan spesifik tentang cara menyempurnakan teknik penggunaan benang gigi.
  • Gunakan benang gigi sekitar 45 cm, dan kencangkan pada jari dengan cara melilitkan benang gigi pada jari tengah masing-masing tangan.
  • Pastikan aliran darah ke ujung-ujung jari tidak terhambat. Buka lilitan dan lilitkan kembali, jika perlu, selama proses menggunakan benang gigi.
  • Pegang benang gigi di antara jari telunjuk dan ibu jari agar lebih stabil.
  • Gunakan gerakan menggergaji ke depan dan belakang untuk menyelipkan benang gigi di sela-sela gigi, sampai ke gusi.
  • Jangan menyentakkan benang gigi dengan keras pada gusi karena dapat terasa menyakitkan dan, lama-kelamaan, menyebabkan gusi rusak.
  • Lingkarkan benang gigi menjadi bentuk huruf “C” pada sisi gigi.
  • Dengan lembut dan perlahan, gerakkan benang gigi ke atas dan bawah sepanjang tinggi gigi.
  • Gunakan benang gigi pada semua gigi, termasuk yang sulit dijangkau di bagian belakang mulut.
  • Gunakan benang gigi pada kedua sisi setiap gigi.

Tetaplah menggunakan benang gigi bahkan saat gusi berdarah. Jika tidak dilakukan secara teratur, kemungkinan akan ada darah di benang gigi saat mulai menggunakan benang gigi. Itu bukan tanda untuk menghentikan penggunaan benang gigi! Sebaliknya, gusi berdarah karena benang gigi tidak pernah atau jarang digunakan! Penggunaan benang gigi setiap hari membantu menghentikan pendarahan seiring waktu, serta meningkatkan, bukan merusak, kesehatan gusi.

Menggunakan Obat Kumur

Pilihlah obat kumur yang tepat. Obat kumur merupakan produk penting, karena menggosok gigi dan menggunakan benang gigi hanya membersihkan gigi dan gusi. Obat kumur dapat membersihkan seluruh bagian mulut lainnya—pipi, lidah, dan permukaan terpapar lain yang perlu dibersihkan, guna menjaga kesehatan gusi. Pilihlah obat kumur dengan kemasan yang memiliki cap persetujuan American Dental Associations.
  • Pilihlah obat kumur terapeutik yang diformulasi khusus untuk menjaga kesehatan gusi, alih-alih obat kumur kosmetik yang dirancang khusus agar napas menjadi segar untuk sementara waktu.
  • Jangan menggunakan obat kumur berbahan dasar alkohol yang dapat mengeringkan kulit dan, lama-kelamaan, menyebabkan luka.

Gunakan obat kumur buatan sendiri. Penelitian telah membuktikan bahwa kunyit mampu mengobati penyakit gusi, seperti gingivitis, sebaik obat kumur komersial.
  • Larutkan 10 mg ekstrak kunyit ke dalam 105 ml air panas.
  • Diamkan sampai larutan tersebut mencapai suhu yang dapat diminum.
  • Alternatif lain pengganti obat kumur komersial meliputi kayu manis, adas, jahe, minyak esensial lemon, minyak tea tree, madu mentah, dan lain-lain.

Gunakan obat kumur dengan teknik yang benar. Baca instruksi di kemasan sebelum digunakan, karena obat kumur berformula khusus mungkin memiliki anjuran berbeda mengenai seberapa lama obat kumur harus dikumurkan di dalam mulut, atau apakah obat kumur harus diencerkan atau tidak.
  • Jika petunjuk di kemasan menyarankan pengenceran produk, ikuti petunjuk pengenceran dengan benar. Gunakan air hangat.
  • Masukkan obat kumur ke dalam mulut, dan kumurkan ke seluruh bagian mulut selama 30-60 detik.
  • Kumurkan ke bagian belakang tenggorokan selama 30-60 menit.
  • Ludahkan ke wastafel.
  • Cuci mulut dengan air.

Jangan langsung menggunakan obat kumur setelah menggosok gigi. Berkumur dengan obat kumur segera setelah menggosok gigi sebenarnya dapat menghilangkan berbagai manfaat yang didapat dari menggosok gigi. Untuk mendapatkan hasil terbaik, gunakan obat kumur sebelum atau setidaknya setengah jam sesudah menggosok gigi.

Mencari Perawatan Medis Profesional

Periksalah ke dokter gigi secara rutin. Bahkan jika Anda menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan sangat baik di rumah, ada beberapa hal tertentu—seperti membersihkan timbunan plak—yang memang tidak dapat dilakukan sendiri di rumah. Kunjungan ke tempat praktik dokter gigi harus dilakukan untuk aspek-aspek kesehatan gigi dan gusi tersebut.
  • Seberapa sering kunjungan ke dokter gigi yang diperlukan tergantung pada kebutuhan masing-masing orang, tetapi setidaknya setiap satu tahun sekali.
  • Dokter gigi akan menyarankan kapan sebaiknya Anda kembali untuk pemeriksaan berikutnya.
  • Segera cari bantuan medis jika diperlukan. Ada banyak masalah yang mengharuskan Anda mencari bantuan medis profesional. Namun, gejala utama penyakit gusi meliputi:
  • Gusi bengkak atau merah
  • Pendarahan berlebihan; melebihi jumlah normal yang terjadi saat baru mulai menggunakan benang gigi secara rutin
  • Gigi goyang
  • Gusi menipis
  • Bau mulut kronis atau ada rasa tidak enak di dalam mulut

Temukan dokter gigi yang bagus. American Dental Association menyediakan alat pencarian untuk membantu Anda menemukan dokter gigi anggota ADA yang terdekat. ADA juga menganjurkan langkah-langkah berikut untuk menemukan dokter gigi yang bagus di area Anda:
  • Mintalah rekomendasi dari teman, keluarga, dan rekan kerja.
  • Mintalah rekomendasi dari dokter.
  • Jika akan pindah kota, mintalah dokter gigi saat ini, atau stafnya, membantu Anda memilih dokter gigi bagus di kota yang baru.

Ketahui dokter gigi mana yang termasuk di jaringan layanan kesehatan Anda.Kunjungi situs web, atau hubungi perusahaan asuransi Anda untuk menemukan dokter gigi mana yang dapat menerima asuransi Anda. Jika sudah menentukan pilihan pada dokter gigi tertentu, lebih mudah untuk berhubungan dengan pihak dokter gigi daripada dengan perusahaan asuransi. Jadi, mintalah dokter gigi agar memberikan pengecualian dalam menerima Anda sebagai pasien.

Temukan dokter gigi bertarif murah di daerah Anda. Jika tidak punya asuransi kesehatan, atau jika asuransi Anda tidak menanggung biaya pemeriksaan gigi, carilah dokter gigi bertarif murah. Cara teraman dan terbaik untuk menemukan dokter gigi bertarif murah adalah dengan menemukan klinik yang berafiliasi dengan sekolah kedokteran gigi. Klinik seperti itu sering kali menyediakan layanan gratis untuk anak-anak berusia di bawah 18 tahun dan layanan bertarif murah untuk orang dewasa.

Baca juga: Cara menyembuhkan gusi bengkak

0 komentar

Post a Comment