7/28/2017

Pilihan Suplemen atau Vitamin Tambahan yang Dibutuhkan Bayi

Firdaus45 - Bayi yang berusia 0-1 tahun kebutuhan nutrisinya memang dapat terpenuhi hanya dengan asi eksklusif. Akan tetapi, beberapa tambahan vitamin terkadang juga diperlukan sebagai pendamping pertumbuhan dan perkembangan si kecil.

Khususnya bagi bayi yang lahir secara prematur, penambahan suplemen vitamin sangat dianjurkan akan tetapi tetap sesuai saran dari dokter.


Beberapa kondisi bayi yang direkomendasikan agar memperoleh suplemen tambahan yaitu:
1. Bayi lahir dengan berat badan di bawah rata-rata berat badan normal bayi
2. Bayi kurang mendapat asi karena disapih atau asi tidak keluar maupun yang kekurangan susu formula
3. Bayi yang terlahir dengan masalah kesehatan kronis.

Selama pertumbuhannya, bayi memang membutuhkan beberapa asupan nutrisi yang sangat beragam. Kebutuhan nutrisi tersebut diantaranya:

  1. Kalsium, untuk menjaga dan mengoptimalkan pertumbuhan gigi dan tulang agar tumbuh dengan kuat.
  2. Lemak, untuk membantu perkembangan otak. Selain itu, lemak juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit dan juga rambut. 
  3. Asam folat, Secara umum manfaat asam folat untuk bayi yaitu untuk mengoptimalkan perkembangan sistem saraf. Asam folat juga dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah dan pembentukan sumsum tulang belakang. Selain itu, Asam folat juga berperan penting dalam memperbaiki dan menjaga kinerja sistem DNA ataupun RNA pada bayi.
  4. Zat besi, sangat penting bagi tubuh untuk memprosuksi hemoglobin, yaitu pigmen dalam darah yang bertugas untuk mengedarkan oksigen keseluruh tubuh , serta mioglobin yang bertugas untuk menyimpan oksigen dalam otot. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia, yang dapat menyebabkan kelelahan, kelemahan, dan mudah marah.
  5. Protein, berfungsi sebagai zat pembangun yang diperlukan bayi dan balita untuk pembuatan sel-sel baru dan sebagai unsur pembentuk struktur tulang, otot, gigi, dan lain-lain. Protein pun berperan dalam proses pembentukan enzim dan hormon yang dapat mengatur proses metabolisme dalam tubuh. Dalam perannya sebagai anti bodi, protein memiliki andil dalam mekanisme pertahanan tubuh melawan berbagai penyakit dan infeksi.
  6. Karbohidrat, Dengan jumlah asupan karbohidrat yang cukup setiap harinya, maka anak tentunya akan mendapatkan energi yang cukup melakukan aktivitasnya sehari-hari.
  7. Seng
  8. DHA, dan
  9. Omega 3.
Baca: Tips Memilih Vitamin untuk Bayi

Selain nutrisi yang telah disebutkan di atas, beberapa suplemen atau vitamin tambahan yang direkomendasikan untuk menemani pertumbuhan dan perkembangan si kecil yaitu:

  • Vitamin A. Vitamin untuk bayi yang satu ini berguna untuk menjaga kesehatan kulit, rambut, penglihatan, dan sistem kekebalan tubuh yang sehat.
  • Vitamin B1 (tiamin). Vitamin B1 membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi.
  • Vitamin B2 (riboflavin). Membantu tubuh dalam proses mengolah makanan menjadi energi, dan melindungi sel dari kerusakan.
  • Vitamin B3 (niacin). Membantu tubuh mengubah makanan menjadi lemak dan membantu dalam penggunaan energi dan protein.
  • Vitamin B6. Menjaga kesehatan otak dan sistem kekebalan tubuh yang sehat.
  • Vitamin B12. Mempertahankan sel-sel saraf dan darah agar tetap sehat, serta membuat DNA yang merupakan materi genetik di setiap sel.
  • Vitamin C. Melindungi terhadap infeksi, membangun pertumbuhan serta penguatan tulang dan otot, serta membantu menyembuhkan luka.
  • Vitamin D. Membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan, dan membuat tulang dan gigi yang sehat. Bagi bayi yang hanya diberi asupan ASI, mungkin disarankan untuk diberi asupan tambahan berupa vitamin D. Pasalnya, kandungan vitamin D pada ASI rendah.
  • Vitamin E. Melindungi sel dari kerusakan, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  • Vitamin K. Membantu dalam proses pembekuan darah.


Itulah beberapa vitamin tambahan yang mungkin diperlukan bagi bayi Anda. Sebelum memberikan vitamin atau suplemen tambahan, ada baiknya bila mengkonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter anak.

Selalu ikuti anjuran dokter bila ingin memberikan suplemen tambahan bagi bayi anda agar pertumbuhan dan perkembangannya tetap terjaga optimal

Baca juga: Waspadai Gejala DBD pada Anak Sebelum Bertambah Parah

0 komentar

Post a Comment