2/25/2016

Inilah yang Harus Dilakukan Apabila Keluar Darah (Flek) Saat Hamil Muda

Firdaus45.com - Penyebab Keluar Darah (Flek) Saat Hamil Muda - Keluar darah pada saat masa kehamilan memang membuat sebagian wanita hamil menjadi resah. Keresahan tersebut muncul disebabkan karena tidak mengetahui secara pasti penyebab keluarnya darah saat hamil. Sebuah pertanyaan mungkin muncul apakah ini adalah darah haid?

Pada saat hamil memang ada kemungkinan seorang wanita mengeluarkan darah melalui daerah kewanitaan. Keluarnya darah terkadang memang tidak terduga dan tiba-tiba keluar darah tanpa merasakan rasa sakit. Penting untuk anda ketahui bahwa keluar darah (Flek) saat hamil muda bukan merupakan bagian dari darah haid. Kemungkinan terbesar keluar darah saat hamil muda adalah karena adanya gangguan pada kehamilan anda. Gangguan kehamilan yang dapat menyebabkan keluar darah bisa saja karena infeksi, tanda keguguran, implantasi sel telur, ataukah anda baru saja melakukan hubungan suami istri, atau karena gangguan lain yang belum diketahui penyebabnya.

Agar anda tidak merasa resah, sangat disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan secara medis. Dengan melakukan pemeriksaan secara medis, akan diketahui darah apa yang keluar pada saat hamil muda. Sehingga akan mudah menentukan tindakan selanjutnya untuk meminimalisir kemungkinan yang tidak diinginkan oleh kedua pasangan.


Keluar Darah (Flek) Saat Hamil Muda


Keluar darah atau sering disebut dengan istilah Flek merupakan darah yang keluar dari daerah kewanitaan yang dapat terjadi kapanpun saat hamil. Munculnya Flek ini biasanya terjadi pada trimester pertama 

Keluarnya darah saat hamil muda merupakan hal yang wajar yang biasa terjadi. Namun yang perlu diperhatikan adalah keluarnya darah saat hamil apakah faktor komplikasi atau faktor lainnya misalnya keguguran (karena tanda utama keguguran adalah keluarnya darah melalui daerah kewanitaan).

Secara umum faktor-faktor yang mempengaruhi keluarnya darah dari daerah kewanitaan saat sedang hamil muda adalah sebagai berikut.


Pendarahan saat hamil disebabkan karena Implantasi


Kaum wanita mungkin banyak yang mengalami kejadian darah yang keluar saat hamil namun tidak menyadarinya karena implantasi. Pendarahan implantasi disebabkan karena pergerakan sel telur setelah dibuahi untuk menuju ke dalam dinding rahim. Sehingga jaringan trofoblas yang terbentuk disekitar telur dapat merusak pembuluh darah didalam dinding rahim dan menyebabkan ibu hamil mengalami pendarahan.


Pendarahan saat hamil disebabkan karena Keguguran


Keguguran adalah gagalnya hasil pembuahan sel telur oleh sel sperma, secara umum banyak terjadi pada saat awal kehamilan dan sering disertai dengan pendarahan. Banyaknya darah yang  keluar dari dalam rahim tergantung dari umur masa kehamilan. Terjadinya keguguran juga terkadang tampak seperti pada siklus haid normal dihari minggu-minggu akhir. Yang paling umum terjadi keluarnya darah saat sedang mengalami keguguran jumlahnya sangat banyak dan disertai dengan kram pada bagian organ tubuh lainnya.


Pendarahan saat hamil disebabkan karena Infeksi


Infeksi pada organ rahim terkadang juga dapat mengakibatkan terjadinya pendarahan di awal-awal masa kehamilan. Apabila terjadi pendarahan yang disertai rasa sakit segera lakukan pemeriksaan. Hal tersebut sangat penting untuk mendiagnosis gejala dari pendarahan tersebut apakah terjadi infeksi daerah kewanitaan akut ataupun tidak. Jika masalah tersebut diketahui hasilnya dengan segera maka proses pengobatan juga akan lebih mudah dilakukan.

Pendarahan saat hamil disebabkan karena Kehamilan Ektopik


Kehamilan ektopik disebut juga kehamilan yang terjadi diluar kandungan yang merupakan suatu  kondisi dimana sel telur  yang telah dibuahi tidak mampu menempel pada rahim dan melekat pada saluran telur atau lebih dikenal sebagai tuba falopi.  Sehingga kejadian ektopik dapat menyebabkan sel telur mengalami pembengkakan sehingga terjadinya pendarahan pada awal kehamilan. Kehamilan ektopik merupakan masalah kehamilan yang sangat serius dan beresiko pada keguguran. Jika tidak segera dilakukan pertolongan dapat membahayakan kesehatan ibu hamil. Untuk itu diperlukan pemeriksaan sesegera mungkin, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Langkah yang Harus Dilakukan Bila Keluar Darah Saat Hamil Muda

Setiap ibu hamil pastilah akan merasa khawatir bila tiba-tiba keluar darah. Meskipun begitu, ada baiknya untuk tetap tenang dan pahami apa yang harus dilakukan sebagai pertolongan pertama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat anda lakukan bila secara mendadak keluar darah ketika hamil
  • Segera beristirahat, faktor kelelahan juga dapat membahayakan janin, terlebih bila usia kandungan masih pada masa trimester I
  • Perbanyaklah berbaring, kurangi aktivitas. Bila anda sedang bekerja, sebaiknya segeralah minta cuti atau izin tidak masuk sampai kondisi anda mulai membaik. Dan lebih baik lagi untuk beristirahat sampai anda melahirkan (bagi ibu hamil yang memiliki kondisi kandungan lemah). 
  • Jangan melakukan hubungan terlebih dahulu dengan suami
  • Hindari penggunaan pembersih daerah kewanitaan
  • Bila sering pendarahan, sebaiknya gunakan pembalut biasa agar mudah mengetahui berapa kali sudah terjadi pendarahan
  • Bagi yang terlalu sering keluar darah saat hamil, sebaiknya selalu perhatikan warna darah yang keluar. Selanjutnya tanyakan pada dokter terkait warna yang keluar tersebut.
  • Bila darah yang keluar cukup deras dan banyak, warna segar dan dibarengi dengan rasa sakit atau kram di perut, sebaiknya segeralah bawa ke dokter agar mendapat pertolongan segera mungkin
Semoga dapat bermanfaat bagi ibu yang sedang hamil. Tetap jaga kesehatan janin anda dengan mengkonsumsi makanan sehat dan lakukan olahraga yang sudah disetujui oleh dokter anda.