3/26/2015

Pengertian dan Fungsi Nutrisi Bagi Tubuh Manusia

Tips Kesehatan - Setiap makhluk hidup yang ada di dunia ini pasti membutuhkan nutrisi atau gizi untuk keberlangsungan hidupnya. Karena nutrisi merupakan substansi organik yang berperan dalam semua sistem kerja pada tubuh agar prosesnya berlangsung secara normal. Nutrisi juga memiliki andil dalam pertumbuhan dan dalam menjaga kesehatan tubuh. Subtansi atau zat yang diambil oleh sel dari lingkungannya kemudian digunakan dalam reaksi katabolik atau anabolik untuk kehidupan.

Menurut para ahli, nutrisi adalah sebuah ikatan kimia yang dibutuhkan tubuh supaya fungsi organ atau sistem dalam tubuh dapat berjalan secara normal. Nutrisi juga digunakan sebagai bahan pembentuk energi dimana setiap jaringan yang terdapat didalam tubuh membutuhkan energi agar dapat berkeja secara maksimal dan optimal. Nutrisi juga dapat dikatakan sebagai suatu proses organism yang menggunakan objek utamanya yaitu makanan yang sering dikonsumsi dalam kondisi yang normal, dengan menggunakan proses degesti, absorsi serta metabolisme yang pada nantinya akan membuang beberapa zat yang memang tidak digunakan oleh tubuh.

Secara umum, nutrisi dibedakan menjadi dua tipe dasar yaitu:
  • Bahan anorganik yang diserap oleh organisme autotrofik seperti tanaman dan mikroorganisme tertentu untuk digunakan dalam reaksi sintetis dan metabolisme.
  • Biomassa yang dicerna sebagai makanan oleh binatang (termasuk manusia) dan mikroorganisme heterotrofik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara makanan dan minuman dalam pencegahan penyakit kronis yang diderita oleh seseorang. Pemenuhan nutrisi yang mencapai level optimal atau dikenal dengan istilah Optimal Daily Allowance (ODA), mampu mencegah dan menangani penyakit kronis yang disebabkan oleh banyaknya radikal bebas di dalam tubuh. Peran nutrisi dalam hal ini adalah mencegah dan menangani stress oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas yang selanjutnya dapat membantu mencegah terjadinya penyakit kronis. Dalam penanganan penyakit, penggunaan nutrisi sebagai pengobatan komplementer dapat membantu efektifitas dari pengobatan dan pada saat yang bersamaan mengatasi efek samping dari pengobatan. Sehingga terdapat hubungan antara kesehatan yang prima dengan peningkatan kualitas hidup. Pengukuran mengenai hal ini dapat dilakukan dengan metode antropometri.



Fungsi Nutrisi Bagi Kesehatan Tubuh
Diatas telah dijelaskan secara singkat mengenai apa fungsi nutrisi bagi kesehatan tubuh manusia. Nutrisi adalah zat yang menjadi asupan utama bagi tubuh seseorang dalam melakukan berbagai kegiatan sebagai pembentuk energi penting. Oleh karena itu, nutrisi memiliki fungsi yang beragam bagi tubuh manusia, seperti sebagai proses pengambilan zat-zat makanan yang penting, yang dibutuhkan organisme untuk bergerak dan hidup normal.

Akan tetapi, nutrisi ini sangat berbeda dengan makanan yang dimakan seseorang tiap harinya. Nutrisi merupakan bagian dari apa yang terkandung dari makanan yang dikonsumsi seseorang. Bagi ibu hamil, nutrisi sangat berperan penting untuk kesehatan dan perkembangan janin yang sedang dikandungnya. Peran nutrisi bagi ibu hamil bukan semata hanya untuk pertumbuhan dan perkembangan janin saja, akan tetapi juga bagi sang ibu. Kekurangan nutrisi pada saat masa kehamilan akan beresiko terhadap munculnya berbagai macam penyakit dan bahkan menimbulkan resiko pada saat proses melahirkan. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk mengatur menu makan ibu hamil agar terhindar dari kekuran gizi / nutrisi pada masa kehamilan.

Kebutuhan Nutrisi manusia
Kebutuhan nutrisi seseorang dapat dipenuhi dengan cara mengkonsumsi makanan yang mengandung Karbohidrat, Protein, Lemak, Vitamin dan Serat.  

Karbohidrat: Merupakan sumber energi utama tubuh yang tersusun dari unsur Carbon (C), Hidrogen(H), dan oksigen (O). Karbohidart bersumber dari makanan seperti beras, jangung, gandum, kentang, Dll. 

Protein: Di dalam tubuh, protein berperan sebagai pertumbuhan, penyembuhan luka, regenerasi sel, menghasilkan enzim dan hormon untuk metabolisme tubuh juga sebagai sumber energi. Saat tubuh kekurangan protein, maka pertumbuhan tulang akan terganggu dan menyebabkan tulang keropos serta kerontokan. Protein dapat diperoleh dari hewan atau dari tumbuh-tumbuhan.

Sumber protein berasal dari hewan dan juga dari kacang-kangan. Protein yang berasal dari hewan disebut protein hewani, misalnya daging, susu atau telur. Sedangkan protein dari tumbuhan disebut protein nabati yang terdapat pada kacang-kacangan. Protein hewani mengandung asam amino essensial lebih dibandingkan protein nabati.

Protein adalah komponen ke dua terbesar penyusun tubuh setelah air. Setiap 1 kg berat seseorang membutuhkan kurang lebih sebanyak 1 gr kalori. 1gr protein menghasilkan kuranglebih 4 kalori dari kebutuhan kalori total seseorang. Agar mendapatkan protein dengan jumlah maksimal, hindari memasak dengan susu tinggi dan menggunakan banyak minyak. Suhu tinggi dan minyak dapat merusak protein yang terdapat di dalam masakan yang sedang dimasak. Untuk makanan berprotein, disarankan untuk memasak dengan cara mengukus atau memanggang.

Lemak: Lemak berfungsi untuk melindungi organ tubuh, dan terkadang digunakan sebagai energi cadangan. Seperti saat kita sedang kelaparan dan diburu seekor anjing, tiba-tiba energi seolah kembali sehingga kita sanggup untuk berlari.

Tidak selamanya lemak berdampak buruk terhadap kesehatan Anda. Lemak akan berdampak buruk apabila jumlahnya melebihi batas dari kebutuhan total tubuh Anda. Lemak yang tercukupi berguna dalam menjaga kesehatan kulit, rambut, dan menjaga suhu tubuh Anda tetap normal. Lemak juga berperan sebagai pelarut vitamin A, D, E, K dan membantu metabolisme tubuh berjalan dengan baik. Setiap 1 gr lemak menghasilkan kuranglebih 90 kalori. Kebutuhan lemak seseorang kurang lebih 20-30% dari total kebutuhan kalori.

Lemak dibedakan menjadi 2 jenis yaitu lemak baik dan lemak jahat. Lemak baik adalah lemak tak jenuh yang pada umumnya berasal dari kacang-kacangan, ikan salmon, kenari dan alpukat. Lemak jenis ini memiliki kandungan asam omega 3 yang berfungsi untuk menjaga kesehatan jantung dan juga dapat menurunkan tekanan darah serta mencegah terjadinya jantung koroner. Lemak jahat atau lemak jenuh dan lemak trans yang pada umumnya terdapat pada daging, minyak, atau makanan yang digoreng. Lemak jenis inilah yang seharusnya dihindari, karena akan menjadi bahaya bila kelebihan lemak jenis ini di dalam tubuh. Lemak jahat yang berlebihan di dalam tubuh akan menyebabkan peningkatan kadar kolesterol di dalam darah. Kelebihan kolesterol akan memicu terjadinya penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan juga diabetes.


Usahakan untuk tidak mengkonsumsi lemak melebihi 35% dari total kebutuhan kalori harian Anda.

Vitamin dan mineral: Vitamin dan mineral berperan untuk pendukung proses kimia yang terjadi di dalam tubuh. Setiap proses pembentukan, misalnya pembentukan enzim memerlukan vitamin jenis tertentu agar dapat berlangsung dengan baik. Sehingga diperlukan untuk memenuhi semua kebutuhan vitamin dalam tubuh dalam satu hari. Pada umumnya, vitamin dan mineral dijumpai pada buah dan sayuran. Setiap satu porsi buah menghasilkan kuranglebih 40 kalori. Disarankan agar setiap hari melakukan konsumsi 5-9 porsi buah. Buah dan sayur juga dapat memberikan serat.

Serat: Serat berperan untuk membantu proses pencernaan. Seperti halnya vitamin, serat juga banyak di jumpai pada buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan.

Beberapa fungsi serat bagi tubuh antara lain:
  • Melancarkan buang air besar yang akan mencegah terjadinya konstipasi dan wasir.
  • Membuat agar makanan yang tidak terserap di usus dapat segera dikeluarkan sehingga mengurangi kemungkinan terserapnya racun yang terdapat dari sisa makanan yang tidak terserap.
  • Menjaga berat badan tetap ideal karena sifat serat yang dapat mencegah penyerapan lemak dan memberi rasa kenyang yang akan membantu keinginan untuk mengkonsumsi makanan.
  • Menjaga kolesterol dan gula darah pada angka yang stabil. Kestabilan kolesterol dan gula darah dapat mencegah berbagai penyakit yang membahayakan seperti diabetes atau penyakit jantung.

Angka kecukupan gizi
Berbicara mengenai kebutuhan gizi, setiap orang tentu memiliki kebutuhan gizi yang beragam. Angka Kecukupan Gizi (AKG) atau Recommended Dietary Allowances (DRA) merupakan kecukupan rata-rata zat gizi perhari bagi hampir semua orang sehat (97,5%) menurut golongan umur, jenis kelamin, ukuran tubuh aktifitas fisik, genetik dan keadaan fisiologis untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal.

Angka kecukupan gizi yang dihitung oleh badan nasional Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) dilakukan secara berkala setiap 5 tahun sekali. Perhitungan AKG dimulai pada tahun 1978 dan merupakan perhitungan asupan rata-rata perhari yang dikonsumsi oleh suatu populasi dan bukan kebutuhan gizi perorangan.

Sedangkan kebutuhan gizi merupakan kebutuhan zat gizi minimal yang perlu dikonsumsi oleh setiap individu. Perbedaan kebutuhan gizi setiap individu dipengaruhi oleh faktor genetik. Keberadaan AKG bagi masyarakat adalah sebagai anjuran kepada setiap warga untuk mengetahui kebutuhan gizi rata-rata perharinya yang harus dipenuhi. Adanya AKG juga dapat digunakan oleh masyarakat untuk merencanakan pemberian makanan tambahan untuk memenuhi kebutuhan gizi. Pada tahun 2013, rata-rata kecukupan energi dan protein penduduk Indonesia sebesar 2150 Kilo kalori dan 57 gram protein perorang perhari pada tingkat konsumsi.

Menghitung kebutuhan gizi
Kebutuhan gizi perhari berkaitan dengan kebutuhan kalori yang diperlukan oleh seseorang untuk melakukan aktivitas dalam satu hari. Menghitung kebutuhan energi yang diperlukan dalam satu hari dapat menggunakan teori berat badan relatif. Perhitungannya yaitu membagi berat badan dengan tinggi badan dikalikan 100%

BBR = BB/TB X 100%

BBR : berat badan relatif
BB   : berat badan
TB   : tinggi badan

Kriteria yang digunakan dalam menghitung berat badan relatif yaitu
  1. Kurus (underweight) : BBR < 90%
  2. Normal (ideal) : BBR 90 – 110% 
  3. Gemuk (overweight) : BBR > 110% 
  4. Obesitas : BBR > 120%

Jenis-Jenis Nutrisi
Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, kita juga perlu mengetahui apa saja jenis-jenis nutrisi yang dapat kita konsumsi setiap harinya. Nutrisi pokok yang menjadi kebutuhan seseorang tiap harinya seperti karbohidrat, serat, lemak dan protein masing-masing terdapat pada bahan makanan yang berbeda-beda. Seperti karbohidrat, jenis nutrisi ini adalah komposisi yang terdiri dari elemen karbon,hydrogen serta oksigen. Jenis zat ini terdapat pada beras, jagung, gandum, umbi-umbian. Ada lemak sebagai jenis nutrisi yang juga diperlukan oleh tubuh kita, lemak berperan sebagai sumber energi yang dipadatkan. Ada protein yang merupakan konstituen pentinguntuk semua sel-sel dalam tubuh. Vitamin juga menjadi sarana nutrisi yang tak kalah penting untuk mengatur metabolisme dalam tubuh. Meniral serta air juga merupakan jenis nutrisi yang penting bagi tubuh.

Nutrisi Bagi Kesehatan
Pengertian akan nutrisi tidak hanya sebatas dari para ahli gizi atau peneliti kesehatan saja. Namun pengertian ini juga meluas khususnya bagi dunia kesehatan. Nutrisi bagi kesehatan adalah semacam asupan penting yang terdapat pada makanan yang sering dikonsumsi oleh kita. Berisi zat-zat penting seperti vitamin, mineral, karbohidrat dan lainnya. Pengetahuan akan pengertian nutrisi memang perlu kita ketahui sebagai pengatur pola makanan.Kebutuhan nutrisi bagi tubuh manusia tentu sangat penting sebagai penunjang berbagai aktifitas dan kesehatannya. Nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh juga memiliki kadar yang jelas dan berguna bagi tubuh. Ada beberapa jenis makanan yang sebenarnya tidak benar-benar memiliki nutrisi yang jelas. Hal ini akan sangat memprihatinkan jika selalu kita konsumsi dalam rentan waktu yang lama. Bagaimana pun juga nutrisi penting adalah kebutuhan yang tidak boleh dilewatkan. Nutrisi berfungsi untuk menjaga metabolisme dalam tubuh sebab didalam nutrisi terdapat zat dan hal-hal penting untuk diserap. Fungsi organ bagian dalam tubuh juga akan tetap terjaga jika pemenuhan akan nutrisi tersebut stabil dan jelas adanya.

Cara Kerja Nutrisi
Kebutuhan nutrisi setiap harinya berbeda-beda dari jenis makanan yang kita konsumsi. Namun pada dasarnya jenis makanan yang cukup nutrisi akan sama jumlahnya dengan makanan yang sebelumnya kita makan. Adapun cara kerja nutrisi juga berdasarkan zat apa yang masuk dalam tubuh sebab semua itu memiliki fungsinya sendiri. Seperti karbohidrat yang terdapat pada beras, umbi-umbian dapat membuat tubuh berenergi dan akan menimbulkan efek kenyang setelah memakannya. Karbohidrat semacam ini merupaka kebutuhan pokok yang disandang oleh manusia. Selain itu ada pula lemak, zat ini juga berfungsi sebagai penambah energi untuk tubuh yang terdapat pada makanan. Ada mineral dan vitamin yang terdapat dalam air dan buah-buahan serta sayur-sayuran. Hal ini bertujuan sebagai kelancaran metabolisme dalam tubuh serta mengurangi dampak dehidrasi yang mungkin kita alami.

Dampak Dari Nutrisi Yang Rusak Pada Makanan
Tidak semua jenis makanan memiliki nutrisi yang optimal. Ada pula jenis makanan yang rusak nutrisinya dan memang tidak memiliki nutrisi sama sekali. Dalam cara memasak makanan pun juga kita harus perhatikan, jangan sampai memasaknya terlalu lama sehingga vitamin dan mineral yang semula lengkap akan hilang begitu saja. Ada pun untuk makanan yang tidak begitu jelas kadar nutrisinya akan berdampak baruk bagi kesehatan kita. Awal dari terjadinya gangguan kesehatan dapat bermula dari nutrisi yang tidak kita dapat pada makanan yang dikonsumsi atau hilangnya nutrisi tersebut. dampak jangka panjang atau pun saat ini bisa kita rasakan akibat mengkonsumsi makanan yang tidak cukup akan nutrisi. Gangguan pencernaan, metabolisme tubuh terganggu, dehidrasi, jantung, liver, gagal ginjal, fungsi hati dan pankreas terganggu. Semua itu akibat dari nutrisi yang tidak terserap optimal dalam tubuh dan kurang memperhatikan kadar nutrisi pada makanan. Bagaimana pun juga kebutuhan nutrisi merupakan hal utama sebagai pola hidup sehat.
Baca Juga: Dampak Kekurangan Gizi Saat Kehamilan

0 komentar

Post a Comment