12/07/2014

Memahami Bagaimana Pembentukan Kelenjar Payudara

Memahami Bagaimana Pembentukan Kelenjar Payudara


Firdaus45 -  Payudara merupakan suatu organ yang dimiliki oleh setiap manusia. Payudara terletak pada bagian dada sebelah atas. Pembentukan kelenjar payudara pada wanita tidak sama dengan pembentukan kelenjar payudara pada laki-laki. Payudara wanita dan laki-laki sangat berbeda, pada wanita, payudara mengalami perkembangan dan pertumbuhan, sedangkan pada laki-laki tidak mengalami perkembangan serta pertumbuhan. Pada wanita, payudara memiliki fungsi yang sangat vital dalam hal memberikan nutrisi dan gizi pada bayi yang baru dilahirkan. 

Menjadi sebuah kewajiban bagi seorang wanita untuk merawat payudara yang dimilikinya. Payudara yang dimiliki oleh wanita sangat rawan sekali terkena penyakit, terutama untuk penyakit kanker payudara jika tidak dirawat sebaik mungkin. Untuk itu memahami bagaimana payudara yang anda miliki jauh lebih bermanfaat daripada sekedar memberperbesar payudara yang anda miliki menggunakan berbagai macam cara.

Salah satu yang perlu diketahui adalah pembentuk payudara dan bagaimana mereka berkembang dari waktu ke waktu. Secara umum, payudara dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu : Korpus adalah bagian payudara yang membesar. Areola adalah bagian dari payudara yang berwarna kehitaman di bagian tengah. Papilla atau puting adalah bagian dari payudara yang menonjol di puncang payudara. 
Kesehatan, Seputar wanita, Kesehatan payudara, cara merawat payudara,

Pembentukan Kelenjar Payudara

  1. Sebelum Pubertas. Duktus primer dan duktus sekunder sudah terbentuk pada masa fetus. Pada masa pubertas, duktus tumbuh sangat cepat karena pengaruh dari hormone esterogen. Di masa seseorang sedang mengalami pubertas, ada dua hormon yang sedang aktif berkembang dan mempengaruhi tubuh yaitu hormon esterogen dan hormon progesteron. hormon esterogen akan membentuk kelenjar payudara bagian duktus sedangkan untuk hormon progesteron akan mempengaruhi pertumbuhan alveoli. Beberapa hormon yang mempengaruhi bentuk payudara adalah hormon prolaktin, Hormon prolaktin ini dikeluarkan oleh kelenjar adenohipofise.
  2. Masa Pubertas. Pada masa pubertas, pertumbuhan kelenjar payudara lebih banyak terjadi dalam hal membentuk percabangan-percabangan pada sistem duktus, poliferasi dan kanalisasi dari unit-unit lobuloalveolar yang terletak pada ujung-ujung distal duktus.  Pada masa pubertas, jaringan penyangga stoma juga mengalami perkembangan dan sekaligus membentuk septum interlobalir.
  3. Masa Siklus Menstruasi. Pada saat wanita sedang mengalami menstruasi, kelenjar payudara wanita dewasa mengalami perkembangan atau perubahan pada kelenjar payudara yang diperngaruhi oleh siklus menstruasi dan beberapa hormon. Pada masa menstruasi hormon esterogen dan progesteron yang dihasilkan oleh korpus luteum juga akan mempengaruhi siklus menstruasi seseorang. Apabila kedua kadar hormone tersebut meningkat, maka yang akan terjadi adalah payudara akan dirasa berat dan penuh, payudara akan terlihat lebih padat dari biasanya. Apabila siklus menstruasi sudah selesai, maka secara otomatis ukuran payudara juga akan kembali normal seperti semula. Payudara seseorang akan selalu bertambah besar pada saat siklus menstruasi sedang berjalan, dimulai dari awal kali atau pertama kali mengalami menstruasi sampai pada umur 30 tahun. 
  4. Masa Kehamilan. Pada masa kehamilan, terjadi peningkatan pertumbuhan pada kelenjar duktus yang baru, percabangan-percabangan dan lobulus. Perkembangan ketiga kelenjar ini dipengaruhi oleh adanya hormon plasenta dan korpus luteum.
  5. Pada Masa 3 Bulan Kehamilan. Prolaktin dan adeno hipofase yang terdapat dalam payudara wanita hamil akan merangsang kelenjar air susu untuk menghasilkan asi yang disebut kolostrum. Pada masa ini, asi yang dihasilkan oleh kelenjar asi belum bisa dikeluarkan karena tehambat oleh keberadaan hormon esterogen dan hormon progesteron. Meskipun keluarnya asi masih terhambat oleh kedua hormon tersebut, tetapi kadar prolaktin dalam payudara akan meningkat hanya untuk membuat kolotrum.
  6. Pada Masa Trimester Kedua Kehamilan. Laktogen plasenta sudah meulai merangsang pembentukan kolostrum. Pada masa ini, asi yang tadi masih terhambat oleh hormon esterogen dan progesteron sudah mulai dapat untuk dikeluarkan

Baca juga artikel tentang:

0 komentar

Post a Comment